----- Original Message -----
Subject:Awas, 9 Februari DKI Diterjang Rob (Air Pasang Besar)
Date:Fri, 6 Feb 2009 6:36:01
From:Aries_eMyU <[email protected]>
To:gusti boc <[email protected]>,muhammad chairuddin 
<[email protected]>,iu <[email protected]>,arie nala 
<[email protected]>,ade jaja <[email protected]>,adjat 
<[email protected]>,deri boc <[email protected]>,uci tiger 
<[email protected]>,cahyo komputer <[email protected]>,nadin 
<[email protected]>,Sofyendono Om Don <[email protected]>,Dwi purnomo 
<[email protected]>,pepenk <[email protected]>,Dumesi Sonta 
<[email protected]>, <[email protected]>,UCOK dono 
<[email protected]>

    ... Best Regards ... .:: Ariesanto Mardi Utomo ::. Multimedia Broadband 
Operational Center Gedung Menara Multimedia Lt.14 Jalan Kebon Sirih No.12 
Jakarta Pusat 10110 Email : [email protected] Contact : 021-33372791 ; 
021-92055583  Bener atau tidak, kita harus tetap waspada. Apalagi sekarang 
musin hujan. WASPADALAH.. .WASPADALAH. ..WASPADALAH. .. Awas, 9 Februari DKI 
Diterjang Rob                                       
                                                                                
 Senin, 2 Februari 2009 - 12:25 wib Arief Pratama - Okezone                     
                                                                           
BANDUNG - Warga Ibukota diminta waspada, pasalnya 9 Februari nanti           
diprediksi akan terjadi air pasang besar atau rob yang menyebabkan banjir    di 
                                                                          empat 
wilayah.                                                                        
                                                              
      Rob merendam kawasan Polugadung, Kramat Jati, Kebayoran Baru, dan Kebon   
   Jeruk mulai pukul 07.30-23.40 WIB. Peristiwa alam ini diakibatkan            
pergerakan                                                                   
angin dan awan yang menyelimuti langit Jakarta .                                
                                                                          
Pengamat meteorologi Institut Teknologi Bandung (ITB) DR Armi Susandi ,      MT 
                                                                          
mengatakan, intensitas hujan pada Februari 2009 tidak telalu tinggi          
dibandingkan dengan 2008 dan 2007.                                              
                                                                          
"Melihat intensitasnya saat ini sangat memungkinkan curah hujan tidak        
terlalu tinggi, namun air pasang di Jakarta masih sangat besar
 terjadi,"     ungkap Armi yang juga ketua program studi meteorologi ITB di 
Bandung,        Senin                                                           
             (2/2/2009).                                                        
                                                                                
       Menurut dia, jika curah hujan stabil antara 200 mm - 300 mm, maka 
Jakarta    tidak akan terendam. Namun melihat dari pergerakan angin dan awan 
yang       menyelimuti ibukota, diprediksi tanggal 9 Februari nanti akan 
terjadi rob    besar atau air pasang yang menggenangi empat wilayah di Jakarta 
.                                                                               
          Kemungkinan ini didasari dari pergerakan dan pergeseran angin serta 
awan,    sehingga dapat memicu rob besar di Pantai Utara Jakarta .              
                                                                
                   Dalam perkembangan dan pengamatannya, rob diprediksi kembali 
merendam        sebagian Jakarta , Bekasi dan Depok, jika curah hujan saat ini 
menjelang     tanggal 9 Februari tetap tinggi.                                  
                                                                                
        Pengamatan dengan menggunakan pola Fast Foryer Transform dan simpangan  
     awan                                                                       
  ini, memungkinkan untuk bisa mengakuratkan ketepatan dalam penelitian        
dengan                                                                       
kejadian sebenarnya.                                                            
                                                                          
"Dengan metode yang digunakan ini, kita bisa mengetahui pergerakan awan      
dan                                                   
                       angin setiap harinya, di mana keakuratan metode ini 
sekitar 90 persen,"      terang Armi. (ram)                                     
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                    "  Apakah saya bisa menurunkan berat badan? 
  Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! "                                       
                

     




      

Kirim email ke