Dear bros,
Mari kita luangkan waktu sejenak untuk berdoa atas kepergian bro Afwan,
pendiri KHCC.
Mari kita doakan alm, kita kesampingkan pemberitaan yang barusan gue baca di
bawah ini.


*Bunuh Diri, Afwan Kepala Cabang Sarijaya yang Pendiam
*Indro Bagus SU - detikFinance

Jakarta - Aksi gantung diri Afwan Surya Hendra membuat syok karyawan PT
Sarijaya Permana Sekuritas (SPS). Afwan yang menjabat Kepala Cabang SPS
Sudirman, Jakarta memang dikenal sosok yang pendiam dan agak tertutup.

Puluhan karyawan Sarijaya tampak melayat ke rumah duka di Jalan Batu Ampar
Batu Permata 4 Ujung RT 07 RW 05 No 7 Condet Jakarta Timur, Rabu (4/3/2009).
Karyawan mengaku kaget dan prihatin dengan kejadian tragis yang menimpa
Afwan.

Afwan yang kelahiran 1974 diketahui bunuh diri dengan cara gantung diri di
garasi rumahnya pada Selasa malam (3/3/2009) pukul 20.00 WIB.

"Ini kejadian yang sangat tragis, kita sangat prihatin," kata seorang
karyawan yang ditemui detikFinance, di rumah duka.

Sementara kuasa hukum Sarijaya, M Lutfi Hakim mengatakan perusahaan sangat
terpukul dengan peristiwa mengenaskan yang menimpa Afwan.

"Kita prihatin dan turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga keluarga yang
ditinggalkan tabah dan diberi kekuatan," kata Lutfi.

Informasi yang didapat Lutfi dari rekan kerjanya, Afwan adalah sosok pekerja
yang pendiam dan cenderung tertutup.

"Kita tidak tahu apa penyebabnya karena Afwan itu pendiam," kata Lutfi.

Lutfi mengatakan dalam kasus penggelapan dana nasabahyang dilakukan oleh
Komisaris Utama SPS Herman Ramli, nama Afwan tidak pernah muncul dalam
pemeriksaan.

"Sejauh ini tidak ada kaitan antara kasus Herman Ramli dan Afwan," ujarnya.

Sarijaya saat ini tengah mengalami kesulitan likuiditas karena kegiatan
perdagangan saham perseroan dibekukan oleh Bursa Efek Indonesia setelah
kasus penggelapan nasabah yang dilakukan Komisaris Utama Sarijaya Herman
Ramli senilai Rp 245 miliar.

Herman Ramli kini masih mendekam di tahanan Bareskrim Mabes Polri. Selain
kasus penipuan, Herman Ramli juga tersandung kasus money laundering.

-- 
La victoria siempre...

Kirim email ke