FYI... :-)
artikel selengkapnya -> http://id.wikipedia.org/wiki/Golongan_darah


ABO

Golongan darah manusia ditentukan berdasarkan jenis
antigen<http://id.wikipedia.org/wiki/Antigen>dan
antibodi <http://id.wikipedia.org/wiki/Antibodi> yang terkandung dalam
darahnya, sebagai berikut:

   - Individu dengan golongan darah *A* memiliki sel darah merah dengan
   antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap
   antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah
   A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah
   A-negatif atau O-negatif.


   - Individu dengan golongan darah *B* memiliki antigen B pada permukaan
   sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum
   darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat
   menerima darah dari orang dengan dolongan darah B-negatif atau O-negatif


   - Individu dengan golongan darah *AB* memiliki sel darah merah dengan
   antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun
   B. Sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah
   dari orang dengan golongan darah ABO apapun dan disebut *resipien
   universal*. Namun, orang dengan golongan darah AB-positif tidak dapat
   mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-positif.


   - Individu dengan golongan darah *O* memiliki sel darah tanpa antigen,
   tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan
   golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan
   golongan darah ABO apapun dan disebut *donor universal*. Namun, orang
   dengan golongan darah O-negatif hanya dapat menerima darah dari sesama
   O-negatif.

Secara umum, golongan darah O adalah yang paling umum dijumpai di dunia,
meskipun di beberapa negara seperti
Swedia<http://id.wikipedia.org/wiki/Swedia>dan
Norwegia <http://id.wikipedia.org/wiki/Norwegia>, golongan darah A lebih
dominan. Antigen A lebih umum dijumpai dibanding antigen B. Karena golongan
darah AB memerlukan keberadaan dua antigen, A dan B, golongan darah ini
adalah jenis yang paling jarang dijumpai di dunia.

Ilmuwan Austria, Karl
Landsteiner<http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Landsteiner>,
memperoleh penghargaan Nobel <http://id.wikipedia.org/wiki/Nobel> dalam
bidang Fisiologi <http://id.wikipedia.org/wiki/Fisiologi> dan
Kedokteran<http://id.wikipedia.org/wiki/Kedokteran>pada tahun
1930 <http://id.wikipedia.org/wiki/1930> untuk jasanya menemukan cara
penggolongan darah ABO.


 
[sunting<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Golongan_darah&action=edit&section=2>
] Frekuensi

Penyebaran golongan darah A, B, O dan AB bervariasi di dunia tergantung
populasi atau ras. Salah satu pembelajaran menunjukkan distribusi golongan
darah terhadap populasi yang berbeda-beda.
 Populasi O A B AB  Suku pribumi Amerika
Selatan<http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Selatan>
100% – – –  Orang Vietnam <http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam> 45.0% 21.4%
29.1% 4.5%  Suku Aborigin di
Australia<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Aborigin&action=edit&redlink=1>
44.4% 55.6% – –  Orang Jerman <http://id.wikipedia.org/wiki/Germany> 42.8%
41.9% 11.0% 4.2%  Suku
Bengalis<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Bengal&action=edit&redlink=1>
22.0% 24.0% 38.2% 15.7%  Suku
Saami<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Saami&action=edit&redlink=1>
18.2% 54.6% 4.8% 12.4%

[sunting<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Golongan_darah&action=edit&section=3>
] Pewarisan Tabel pewarisan golongan darah kepada anak Ibu/Ayah O A B AB  *O
* O O, A O, B A, B  *A* O, A O, A O, A, B, AB A, B, AB  *B* O, B O, A, B, AB O,
B A, B, AB  *AB* A, B A, B, AB A, B, AB A, B, AB

[sunting<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Golongan_darah&action=edit&section=4>
] Rhesus

Jenis penggolongan darah lain yang cukup dikenal adalah dengan memanfaatkan
*faktor Rhesus* atau *faktor Rh*. Nama ini diperoleh dari monyet jenis
Rhesus yang diketahui memiliki faktor ini pada tahun
1940<http://id.wikipedia.org/wiki/1940>oleh Karl
Landsteiner <http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Landsteiner>. Seseorang yang
tidak memiliki faktor Rh di permukaan sel darah merahnya memiliki golongan
darah Rh-. Mereka yang memiliki faktor Rh pada permukaan sel darah merahnya
disebut memiliki golongan darah Rh+. Jenis penggolongan ini seringkali
digabungkan dengan penggolongan ABO. Golongan darah O+ adalah yang paling
umum dijumpai, meskipun pada daerah tertentu golongan A lebih dominan, dan
ada pula beberapa daerah dengan 80% populasi dengan golongan darah B.

Kecocokan faktor Rhesus amat penting karena ketidakcocokan golongan.
Misalnya donor dengan Rh+ sedangkan resipiennya Rh-) dapat menyebabkan
produksi antibodi terhadap antigen Rh(D) yang mengakibatkan
hemolisis<http://id.wikipedia.org/wiki/Hemolisis>.
Hal ini terutama terjadi pada perempuan yang pada atau di bawah usia
melahirkan karena faktor Rh dapat mempengaruhi janin pada saat
kehamilan<http://id.wikipedia.org/wiki/Hamil>
.

[sunting<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Golongan_darah&action=edit&section=5>
] Golongan darah lainnya

   - *Diego* positif yang ditemukan hanya pada orang Asia
Selatan<http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Selatan>dan pribumi Amerika.
   - Dari sistem *MNS* didapat golongan darah M, N dan MN. Berguna untuk tes
   kesuburan.
   - *Duffy* negatif yang ditemukan di populasi
Afrika<http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika>
   .
   - Sistem *Lutherans* yang mendeskripsikan satu set 21 antigen.
   - Dan sistem lainnya meliputi *Colton*, *Kell*, *Kidd*, *Lewis*, *
   Landsteiner-Wiener*, *P*, *Yt* atau *Cartwright*, *XG*, *Scianna*, *
   Dombrock*, *Chido/ Rodgers*, *Kx*, *Gerbich*, *Cromer*, *Knops*, *Indian*,
   *Ok*, *Raph* dan *JMH*.

 
[sunting<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Golongan_darah&action=edit&section=6>
] Kecocokan golongan darah Tabel kecocokan RBC Gol. darah resipien Donor
harus  AB+ Golongan darah manapun  AB- O- A- B- AB-  A+ O- O+ A- A+  A- O-
A-      B+ O- O+ B- B+  B- O- B-      O+ O- O+      O- O-        Tabel
kecocokan plasma Resipien Donor harus  AB AB manapun  A A atau AB manapun  B B
atau AB manapun  O O, A, B atau AB manapun





2009/3/22 Thekill Forever <[email protected]>
Menurut oom wiki semilikiti weleh weleh...
GolDar ditentukan berdasarkan jenis antigen dan antibody yg terkandung
dalam darahnya.

Untuk GolDar O negatif, tidak memiliki antigen namun memiliki antibody A dan
B.
Jadi GolDar O- bisa di terima oleh GolDar A/B/AB, namun hanya dapat
menerima GolDar sejenis(O-).

Warning! Transfusi yg gak kompatibel dapat menyebabkan gagal ginjal
hingga kematian bagi sipenerima donor.

Selain itu, masih ada penggolongan berdasarkan faktor Rhesus.
<CMIIW>

Info lebih lanjut akan diinformasikan oleh Dik Budi! ;-)




--
mencoba wujudkan mimpi!
http://www.formulabisnis.com/?id=Krisdenis

Kirim email ke