Anak kecil yg udah bisa ngompolin dengan sengaja
Hahaha

Powered by my BoldBerry®
adem teruusss 

-----Original Message-----
From: Mahargyo Ruswindiarso <[email protected]>

Date: Tue, 21 Apr 2009 19:51:45 
To: <[email protected]>
Subject: RE: [BekaKak] just info...Fwd: [Horneterz] Komparasi Rantai Diuji
          Tarik


hahaha....
dasar anak kecil....
 

[m.a.h.a.r.G.y.o]  

 Sugihtanpobondho nglurugtanpobolo mênangtanpongasoraké

 

_____  

From: [agiel] [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, April 21, 2009 7:21 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [BekaKak] just info...Fwd: [Horneterz] Komparasi Rantai Diuji
Tarik





terbaik di pengujian tarik,
klo pas pemakaian kan belum tentu.
dari yg sudah2 sih.
Part Ori lebih pasti.

TK gak diuji her.
masih kekecilan kali, kadang2 msh suka ngompol di skolahan.
:D



2009/4/21 Heriyanto Candra <bebeksilver@ <mailto:[email protected]>
-gmail.com>




kesimpulannya, Indopart memiliki kualitas terbaik ya ? gimana dengan TK ?



2009/4/21 [agiel] <simplyblack85@ <mailto:[email protected]>
-gmail.com>








---------- Forwarded message ----------
From: Aldo Desatura (tm) <hanja...@gmail. <mailto:[email protected]> -com>
Date: 2009/4/21
Subject: [Horneterz] Komparasi Rantai Diuji Tarik
To: 






Komparasi Rantai Diuji Tarik 

 Rugi deh kalau nggak baca tulisan ini. MOTOR Plus membuktikan nggak
selamanya harga bicara. Mau bukti? Tengok perbandingan rantai yang diuji di
laboratorium Destructive Test (DT), Center For Materials Processing And
Failure Analysis, Jurusan Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik,
Universitas Indonesia.
 Dites enam merek rantai. NCN, Speed, Indopart, Aspira, Honda Genuine Part,
Yamaha Genuine Part dan Kawasaki Genuine Part. NCN, Speed, dan Indopart
dijual di kisaran harga nggak lebih dari Rp 30.000. Rantai yang
direkomendasi pabrikan lebih dari Rp 40.000.
       
 Pengujian di DT buat melacak kekuatan rantai yang ditarik. Tentu
menggunakan uji tarik. Semakin cepat putus berarti rantai nggak tahan beban.
Artinya rantai gampang mulur dan nggak tahan lama.
  "Standar internasional pengujian rantai di 2.000 kg. Benda yang dites
pasif. Umpama di motor saat tarikan mesin awal," ungkap Nuddin S. instruktur
laboratorium DT.
 Nuddin jelasin puncak kekuatan rantai di sekitar 2.000 kg. Secara umum
rantai akan putus. Tapi, rantai yang memenuhi syarat putusnya di bagian
pelat. "Kalau putus pada sambungan atau pin berarti sistem produksinya nggak
bagus," beber warga Depok ini.
Alat Uji 
Dalam menguji tarik kekuatan rantai harus menggunakan alat ukur presisi.
Alat yang dipakai Servopulser buatan Shimadzu Jepang. Kapasitas kekuatan
sampai dengan 20 ton. Sepuluh kali lipat kekuatan rantai.
 Alat ini dapat digunakan untuk menguji empat macam tes. Uji tarik, tekan,
relaksasi dan fatique atau kelelahan. Untuk uji rantai cukup tarik. Sesuai
fungsi dan waktu yang ada.
Metode PengetesanSampel rantai yang diuji diambil acak dari toko di Kebon
Jeruk III, Kota, Jakarta Barat. Juga sebagian didapat dari daerah Depok.
Dicari yang benar-benar asli dan tidak palsu. Sehingga didapat hasil valid.
 Tiap merek rantai yang diuji tarik, dibagi dua tahap. Pertama, bagian yang
utuh tanpa sambungan. Tahap kedua, bagian yang ada sambungan. Posisi
sambungan tepat di tengah. Bagian yang ditarik hanya 5 mata.
 Pengujian pertama dites yang tanpa sambungan. Dipasang di mesin
servopulser. Setelah patah akan didapat angka kekuatannya. Bahkan grafiknya
bisa dilihat di hasil printer.
 Pengujuan kedua yaitu rantai yang ada sambungan. Posisi sambungan pas di
tengah. Kalau lima mata yang ditarik, berarti posisi sambungan di nomor 3.
Uji StatisIni hanya uji statis. Artinya kondisi rantai diam. Makanya hanya
uji tarik. Tapi cukup mewakili untuk pengujian internasional. Sebab pabrikan
rantai pun punya alat macam servopulser.
 Memang seharusnya ada satu uji lagi. Namanya uji fatique atau uji
kelelahan. Kondisi rantai seperti ditarik terus-menerus pada frekunsi
tertentu. Sehingga seperti kerja rantai yang sebenarnya saat dinamis.
 Namun uji fatique butuh waktu cukup lama. "Satu kali uji butuh waktu 8
hari," jelas Nuddin. Bayangkan kalau menguji rantai sebanyak sekarang. Butuh
waktu berapa bulan.
Hasil Tes Kekuatas Rantai 428

Tanpa Sambungan
 1. NCN       = 1.720 kg putus di pen (gak lulus)
 2. FSCM     = 1.860 kg putus di pelat
 3. AHM      = 1.900 kg putus di pelat
 4. Yamaha  = 1.920 kg putus di pelat
 5. Kawasaki = 1.960 kg putus di pelat
 6. Aspira     = 1.960 kg putus di pelat
 7. Speed     = 2.000 kg putus di pelat
 8. Indopart  = 2.090 kg putus di pelat

Ada Sambungan
 1. NCN        = 1.760 kg putus di sambungan
 2. FSCM      = 1.860 kg putus di pelat
 3. Kawasaki = 1.960 kg putus di pelat
 4. Aspira     = 1.870 kg putus di pelat bagian sambungan
 5. AHM       = 1.900 kg putus di pelat
 6. Yamaha   = 1.920 kg putus di pelat
 7. Speed     = 1.980 kg putus di pelat
 8. Indopart  = 2.040 kg putus di pelat

Kesimpulan:
 - Rantai yang putus di pen berarti enggak lulus Rantai yang memenuhi syarat
putusnya di pelat
 - Rantai paling kuat yaitu buatan Indopart

(motor plus)

-- 
Aldo Desatura ® & ©
============-====
Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala dan Perjuangan Adalah pelaksanaan kata kata







-- 
[agiel]
B 6115 KKU
-ordinary black scorpio-





-- 
Heri
0812 10 77955
Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute





-- 
[agiel]
B 6115 KKU
-ordinary black scorpio-





--- 



Kirim email ke