Forward dari tetangga..

Belum beberapa waktu lalu kita dimilis membahas mengenai tata cara touring.....
Tiba
- tiba semua bikers indonesia terhenyak oleh berita miris ini. Sungguh
sebuah pencorengan / bad image yang diberikan mereka dalam dunia
bikers. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita bikers, dan kita
dapat memberi image baik pada pengendara jalan yang lain. Kejadian ini
hanya ulah sebagian oknum saja, tapi yang terkena dampak nya semua
bikers. Semoga tidak terulang dimasa yang akan datang oleh siapa pun.
Ride safe - Respect Others.
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- -------- --------- --------


JAKARTA,
KOMPAS.com — Polsek Cisarua telah memeriksa delapan anggota konvoi
motor gede (moge) sebagai saksi atas pelaporan pengendara mobil
Darmawan Edwin Sudibyo (51) terkait pemukulan yang dilakukan oleh
pengendara moge di kawasan Puncak terhadap dirinya.

Kepala
Polsek Cisarua Ajun Komisaris Hepi Hanafi, yang dihubungi pada Minggu
(14/6) kemarin mengatakan, sejauh ini belum ada pengakuan dari pihak
rombongan moge. "Meski begitu, penyidikan polisi tidak hanya akan
berdasarkan pengakuan. Kami masih terus mendalami kasus ini," katanya.

Sementara
itu, Ketua Harian Harley Davidson Club Indonesia Inspektur Jenderal
Nanan Soekarna menegaskan, pihaknya mendukung penuh proses hukum
tersebut. "Harus ditindak tegas pidananya, organisasi juga akan
mencabut keanggotaan anggota yang arogan seperti itu. Mereka akan
dikucilkan dari komunitas," kata Nanan.

Kronologi

Peristiwa
itu terjadi pada 24 Mei lalu di kawasan Puncak sekitar pukul 16.00.
Edwin mengendarai mobil Nissan X-Trail dari arah Cisarua menuju
Jakarta. Bersama Edwin, ikut pula istrinya, Dian Fara (39), yang tengah
hamil lima bulan; ketiga anaknya, yaitu Akbar (14), Athaa (7), dan
Raditya (4); serta ayah mertua, Syahrul Malik (70).

Menurut
Edwin, ketika itu kondisi jalan tengah macet. Lalu, muncul konvoi moge
yang melaju di jalur kanan menuju Jakarta. Konvoi yang dibimbing oleh
vorrijder itu rupanya terputus karena padatnya lalu lintas. Rombongan
moge yang tertinggal rupanya menganggap mobil yang dikendarai Edwin
menghalangi laju konvoi.

"Mobil saya sudah tidak bisa minggir ke
kiri karena sangat padat. Mereka lalu menggebrak-gebrak dan mengepung
mobil saya. Saya buka jendela mobil dan tanya kenapa mobil saya
dipukul. Tetapi, mereka rupanya marah, memaki-maki, dan meludahi.
Tiba-tiba ada yang pukul muka saya dan beberapa yang lain mencoba
memukul juga, tetapi saya menghindar," tutur Edwin seusai melengkapi
pemeriksaan polisi di Polsek Cisarua, Bogor.

Selain dipukul,
mobil Edwin yang digebrak dan ditendangi juga mengalami rusak, dua kaca
spion terlepas, washer lampu rusak, dan lecet pada badan mobil.

Menurut
Edwin, seusai kejadian, dirinya langsung melapor ke Polsek Cisarua dan
menjalani visum di klinik terdekat. "Istri dan anak-anak menangis
histeris ketakutan melihat kami dikepung dan bapaknya dipukul seperti
itu oleh mereka. Sampai sekarang kalau mendengar kata 'Puncak', mereka
trauma. Saya melapor ke polisi, berharap ada efek jera dan hal ini
tidak terjadi lagi kepada siapa pun," kata Edwin.

>>>>>>>>
---- ----- ---............. ^__^ .............--- ----- ----
<<<<<<<<<<


di copy dari:
YMML @ Bandung
yamaha_matic_ band...@yahoogro ups.com
www.yamahamaticband ung.multiply. com
http://www.facebook .com/topic.. php?topic= 8778&uid=60243504940# /group.php? 
gid=60243504940

catatan asli bisa diliat di :
http://www.facebook.com/photo.php?pid=356533&op=5&o=global&view=global&subj=1268510691&id=1478440156#/note.php?note_id=188293330087&ref=nf

 


Yukie 006
Speed Is Nothing... Safety Is Everything.
H125C [Honda Karisma Supra 125 Community] Purwakarta
PR Div & Area Coord Honda Karisma Club Indonesia West Java II
Yamaha Vixion Club Support
Mobile: 08562192194, 0818112194, 0264.9146194
FB & E-mail: [email protected]


Powered By: FLASH®smartmodem from Telkomsel.



      

Kirim email ke