Goblok..... Hehehehe... RyoBerry®
-----Original Message----- From: "[email protected]" <[email protected]> Date: Thu, 13 Aug 2009 06:44:01 To: [email protected]<[email protected]> Subject: RE: [BekaKak] Wacana Introspeksi Diri Jadi inti dari kehidupan ini adalah titik hitam diatas kertas.! Heriyanto Candra wrote: > > Sekedar berbagi artikel bagus dari milist lain, mudah- > mudahan bisa menjadikan atau mengingatkan kita untuk senantiasa > bersyukur atas apa yang telah kita nikmati hingga saat ini. > Bertahun-tahun yang lalu hingga sekitar beberapa bulan yang lalu, terus > terang saya menjadi seorang yang merasa kehidupan dunia ini datar- datar > saja, tidak ada yang istimewa dan layak disyukur i. Bagi saya > saat tidurlah suatu kebahagiaan terindah. Entahlah, saya begitu > menyesal atas apa yang > saya miliki, istri, pekerjaan, kehidupan, kemampuan serta fisik > yang saya miliki sepertinya tidak sesuai harapan. Saya selalu merasa > menjadi orang yang KEKURANGAN di dunia ini. Semakin kuat saya berusaha > untuk merubah > keadaan, yang saya terima adalah semakin banyak kekecewaan . Saya tidak > tahu harus memulai dari mana, hingga suatu saat seorang sahabat memberika > n suatu nasehat yang sungguh luar biasa dan memberikan suatu gambaran utuh > tentang sebuah arti syukur dalam kehidupan. Di suatu tempat aku dan > sahabatku berbincang -bincang : Ya...aku mengerti apa yang kau > alami, tidak hanya kamu akupun sendiri pernah mengalami dan > mungkin banyak orang lainnya, sekarang aku akan ambil satu > kertas putih kosong dan aku tunjukkan padamu, apa yang kamu lihat ?, ucap > sahabatku. Aku tidak melihat apa-apa semuanya putih, jawabku lirih. > Sambil mengambil spidol hitam dan membuat satu titik ditengah kertasny a, > sahabatku berkata "Nah..sekarang aku telah beri sebuah titik hitam diatas > kertas itu, sekarang gambar apa yang kamu lihat?". "Aku melihat satu > titik hitam",jawabku cepat. "Pastikan lagi !", timpal sahabatku. > "titik hitam",jawabku dengan yakin. "Sekarang aku tahu penyebab masalahm > u. Kenapa engkau hanya melihat satu titik hitam saja dari kertas > tadi? cobalah rubah sudut pandangmu, menurutku yang kulihat bukan > titik hitam tapi tetap sebuah kertas putih meski ada satu > noda didalamnya, aku melihat lebih banyak warna putih dari kertas > tersebut sedangkan kenapa engkau hanya melihat hitamnya saja dan itu > pun hanya setitik ?". Jawab Sahabatku dengan lantang, > "Sekarang mengertikah kamu ?, Dalam hidup, bahagia atau tidaknya hidupmu > tergantung dari sudut pandangmu memandang hidup itu sendiri, jika engkau > selalu melihat titik hitam tadi yang bisa diartikan kekecewaan , > kekurangan dan keburukan dalam hidup maka hal-hal itulah yang > akan selalu > hinggap dan menemani dalam hidupmu". "Cobalah fahami, bukankah disekeli > lingmu penuh dengan warna putih, yang artinya begitu banyak anugerah > yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kamu, kamu masih bisa > melihat, mendenga r, membaca, berjalan, fisik yang utuh dan > sehat, anak yang lucu-lucu dan begitu banyak kebaikan dari istrimu > daripada kekurangannya, berapa banyak suami-suami yang kehilangan > istrinya ? , Juga begitu banyak kebaikan dari pekerjaanmu dilain sisi > banyak orang yang antri > dan menderita karena mencari pekerjaan. Begitu banyak orang yang lebih > miskin bahkan lebih kekurangan daripada kamu, kamu masih memiliki rumah > untuk berteduh, aset sebagai simpananmu di hari tua, tabungan , asuransi > dan teman- teman yang baik yang > selalu mendukungmu. Kenapa engkau selalu melihat sebuah titik hitam saja > dalam hidupmu ?" dan juga..... ... ...... ... . Itulah kamu, betapa > mudahnya melihat keburukan orang lain, padahal begitu banyak hal baik > yang telah diberikan orang lain kepada kamu. > Itulah kamu, betapa mudahnya melihat kesalahan dan kekurangan > orang lain, sedangkan kamu lupa kelemahan dan kekurangan diri kamu. . > Itulah kamu, betapa mudahnya kamu menyalahkan dan mengingkari- Nya atas > kesusahan hidupmu, padahal begitu besar anugerah dan karunia yang telah > diberikan oleh- Nya dalam hidupmu. Itulah kamu betapa mudahnya menyesal > i hidup kamu padahal banyak kebahagiaan telah diciptakan untuk kamu > dan menanti kamu > "Mengapa kamu hanya melihat satu titik hitam pada kertas ini? PADAHAL > SEBAGIAN KERTAS INI BERWARNA PUTIH ?, sekarang mengetikah engkau?", ucap > sahabatku sambil pergi (entah kemana). "Ya aku mengerti", ucapku lirih. > Kertas itu aku ambil, aku buatkan satu pigora indah dan aku gantung di > dinding rumahku. Bukan untuk SESEMBAHAN bagiku tapi sebagai PENGINGAT > dikala lupa,..lupa. ..bahwa begitu banyak warna putih di hidupku > daripada sebuah > titik hitam. Sejak itu aku mencintai HIDUP ini. Bisa Hidup adalah suatu > anugerah yang paling besar yang diberikan kepada kita oleh Perekayasa > Agung... Aku tidak akan menyia- nyiakannya. Pak Mariopun juga pernah > berpesan > kepadaku : Kadang-kadang Tuhan menaruh kita pada tempat yang sulit > supaya kita tahu dan menyadari bahwa tidak ada yang sulit bagi Tuhan > Temukan cara bersyuku r akan masalah- masalahmu dan semua itu akan menjadi > berkah bagimu ... Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif > menjadi positif ... AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI > oleh karena itu AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN. ......... > ... > -- Heri 0812 10 77955 Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
