Mampir ke the red's?

® Bebek Penjelajah ® 

-----Original Message-----
From: "bebek.tangguh" <[email protected]>

Date: Fri, 14 Aug 2009 01:53:28 
To: BEKAsi KArisma Komuniti<[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Wacana Introspeksi Diri


Koq gak mampir tho mas Fajar...

BekaKak CARE : 0813 1890 5511
Sinyal Kuat si Tangguh
Powered by Tangguh ®

-----Original Message-----
From: "fajar.karyanto" <[email protected]>

Date: Fri, 14 Aug 2009 01:37:31 
To: bekakak<[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Wacana Introspeksi Diri


Mangga dua square...
Kemaren aku habis dr sana...
Beli trackball...
N benerin colokan usb...
Trackball+ring : 150rb
Solder usb yg lepas: 100rb..
Untung ga jd ganti...kalo ganti 350rb
Sent from eFKa'sBerry®
powered by MATRIX
YM: fajar_bumen
Gtalk: fajar.karyanto

-----Original Message-----
From: ryolix <[email protected]>

Date: Fri, 14 Aug 2009 08:31:51 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [BekaKak] Wacana Introspeksi Diri


sorry lex,

kemaren ane ga foto2 di offshore karena BB gw bermasalah.
mo di service dulu.

kalo seru-nya sih jangan ditanya deh....
gw pengen banget kerja di sana. ......

sorry yah...

Fajar,
dimana ya tempat buat service BB yang bagus dan bs dipercaya?


On 8/14/09, Alex Setia <[email protected]> wrote:
>
>
>
>  Mana nih foto2 offshorenya…………….. pasti keren2 euy…….!
>
>
>
> *Alex Setia***
>
> Policy Owner Services (POS)
>  ------------------------------
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On
> Behalf Of *ryolix
> *Sent:* 12 Agustus 2009 17:43
> *To:* Bekakak
> *Subject:* Re: [BekaKak] Wacana Introspeksi Diri
>
>
>
>
>
> Goblok.....
> Hehehehe...
>
>  RyoBerry®
>  ------------------------------
>
> *From*: "[email protected]"
> *Date*: Thu, 13 Aug 2009 06:44:01 -0700 (PDT)
> *To*: [email protected]<[email protected]>
> *Subject*: RE: [BekaKak] Wacana Introspeksi Diri
>
>
>
> Jadi inti dari kehidupan ini adalah titik hitam diatas kertas.!
>
> Heriyanto Candra wrote:
> >
> > Sekedar berbagi  artikel bagus  dari milist  lain, mudah- mudahan bisa
> menjadikan atau  mengingatkan  kita untuk  senantiasa  bersyukur
> atas apa yang telah kita nikmati  hingga saat  ini. Bertahun-tahun
> yang lalu hingga  sekitar beberapa  bulan yang  lalu, terus
> > terang saya menjadi  seorang yang  merasa kehidupan  dunia ini datar-
> datar saja, tidak ada  yang istimewa  dan layak disyukur i. Bagi saya
> saat tidurlah suatu kebahagiaan  terindah.  Entahlah,  saya begitu
> menyesal atas  apa yang
> > saya miliki, istri,  pekerjaan,  kehidupan,  kemampuan  serta fisik
> yang saya miliki sepertinya  tidak sesuai  harapan. Saya  selalu merasa
> menjadi orang yang KEKURANGAN  di dunia ini.  Semakin kuat  saya berusaha
> untuk merubah
> > keadaan, yang  saya terima  adalah semakin  banyak kekecewaan
> . Saya tidak  tahu harus memulai  dari mana,  hingga suatu  saat seorang
> sahabat memberika n suatu nasehat yang sungguh  luar biasa  dan memberikan
> suatu gambaran  utuh
> > tentang sebuah  arti syukur  dalam kehidupan.  Di suatu tempat  aku dan
> sahabatku berbincang -bincang :  Ya...aku mengerti  apa yang kau
> alami, tidak  hanya kamu  akupun sendiri  pernah mengalami dan
> mungkin banyak  orang lainnya,  sekarang aku  akan ambil  satu
> > kertas putih kosong  dan aku tunjukkan  padamu, apa  yang kamu lihat
> ?, ucap sahabatku.  Aku tidak melihat  apa-apa semuanya putih, jawabku
> lirih.  Sambil mengambil  spidol hitam  dan membuat  satu titik
> ditengah kertasny a,
> > sahabatku berkata "Nah..sekarang  aku telah beri  sebuah titik
> hitam diatas kertas itu, sekarang  gambar apa  yang kamu lihat?".
> "Aku melihat satu  titik hitam",jawabku cepat.  "Pastikan lagi
> !", timpal sahabatku.
> > "titik hitam",jawabku dengan  yakin.  "Sekarang aku tahu
> penyebab masalahm u. Kenapa engkau  hanya melihat  satu titik hitam saja
> dari kertas  tadi? cobalah  rubah sudut  pandangmu,  menurutku
> yang kulihat bukan  titik hitam  tapi tetap  sebuah kertas  putih meski
> ada satu
> > noda didalamnya,  aku melihat  lebih banyak  warna putih  dari kertas
> tersebut sedangkan kenapa  engkau hanya  melihat hitamnya  saja dan itu
> pun hanya setitik ?". Jawab Sahabatku  dengan lantang,
> "Sekarang mengertikah  kamu ?, Dalam  hidup, bahagia  atau tidaknya  hidupmu
>
> > tergantung dari  sudut pandangmu  memandang hidup itu sendiri,
> jika engkau  selalu melihat  titik hitam  tadi yang bisa
> diartikan kekecewaan , kekurangan dan  keburukan  dalam hidup  maka hal-hal
> itulah yang  akan selalu
> > hinggap dan menemani  dalam hidupmu".  "Cobalah fahami,
> bukankah disekeli lingmu penuh  dengan warna  putih, yang artinya begitu
> banyak anugerah  yang telah  diberikan  oleh Tuhan  kepada kamu,
> kamu masih bisa  melihat, mendenga r, membaca,  berjalan,  fisik yang
> utuh dan
> > sehat, anak yang  lucu-lucu  dan begitu  banyak kebaikan  dari istrimu
> daripada kekurangannya,  berapa banyak  suami-suami  yang kehilangan
> istrinya ? , Juga begitu banyak  kebaikan dari  pekerjaanmu  dilain sisi
> banyak orang  yang antri
> > dan menderita  karena mencari  pekerjaan.  Begitu banyak  orang yang
> lebih miskin bahkan lebih kekurangan daripada kamu,  kamu masih
> memiliki rumah  untuk berteduh,  aset sebagai simpananmu di
> hari tua, tabungan  , asuransi  dan teman- teman yang  baik yang
> > selalu mendukungmu.  Kenapa engkau  selalu melihat  sebuah titik
> hitam saja dalam hidupmu  ?" dan juga..... ... ...... ... .
> Itulah kamu, betapa  mudahnya melihat  keburukan  orang lain,
> padahal begitu banyak hal baik  yang telah  diberikan  orang lain
> kepada kamu.
> > Itulah kamu, betapa  mudahnya melihat  kesalahan  dan kekurangan
> orang lain, sedangkan kamu  lupa kelemahan  dan kekurangan  diri kamu. .
> Itulah kamu, betapa  mudahnya kamu  menyalahkan  dan mengingkari-  Nya atas
> > kesusahan hidupmu,  padahal begitu  besar anugerah  dan karunia
> yang telah diberikan oleh- Nya dalam hidupmu.  Itulah kamu betapa
> mudahnya menyesal i hidup kamu  padahal banyak kebahagiaan
> telah diciptakan  untuk kamu  dan menanti  kamu
> > "Mengapa kamu hanya  melihat satu  titik hitam  pada kertas  ini? PADAHAL
> SEBAGIAN KERTAS  INI BERWARNA  PUTIH ?, sekarang  mengetikah  engkau?", ucap
> sahabatku sambil  pergi (entah  kemana).  "Ya aku mengerti", ucapku lirih.
> > Kertas itu aku  ambil, aku  buatkan satu  pigora indah  dan aku gantung
> di dinding rumahku.  Bukan untuk  SESEMBAHAN  bagiku tapi
> sebagai PENGINGAT  dikala lupa,..lupa.  ..bahwa begitu  banyak warna
> putih di hidupku  daripada sebuah
> > titik hitam. Sejak  itu aku mencintai  HIDUP ini.  Bisa Hidup
> adalah suatu anugerah yang  paling besar  yang diberikan  kepada kita
> oleh Perekayasa Agung... Aku tidak  akan menyia- nyiakannya.  Pak Mariopun
> juga pernah  berpesan
> > kepadaku :  Kadang-kadang  Tuhan menaruh  kita pada tempat  yang sulit
> supaya kita  tahu dan menyadari bahwa  tidak ada yang  sulit bagi  Tuhan
> Temukan cara bersyuku r akan masalah- masalahmu  dan semua itu
> akan menjadi
> > berkah bagimu  ...  Rasa syukur dapat  mengubah hal  yang negatif
> menjadi positif  ...  AKU TAK SELALU  MENDAPATKAN  APA YANG KUSUKAI
> oleh karena  itu AKU SELALU  MENYUKAI APAPUN  YANG AKU DAPATKAN. .........
> ...
> > -- Heri 0812 10 77955 Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute
> >
>
>__________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> 
>



-- 
RyolixBerry®

Kirim email ke