keren.....

Pada 9 November 2009 17:13, Afri Y <[email protected]> menulis:

>
>
>
> /me gak punya FB.... :-p
>
>
>
> Joan Crawford<http://www.brainyquote.com/quotes/authors/j/joan_crawford.html> 
> - "I, Joan Crawford, I believe in the dollar. Everything I earn, I spend."
>
> 2009/11/9 Alex Setia <[email protected]>
>
>
>>
>>
>> KEREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN……….
>>
>>
>>
>> Yah fenomena yang banyak terjadi sekarang ini …………….!
>>
>>
>>
>>
>>
>> *Alex Setia***
>>
>> Policy Owner Services (POS)
>>   ------------------------------
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On
>> Behalf Of *[agiel]
>> *Sent:* 09 Nopember 2009 14:59
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* Re: [BekaKak] oot : dibalik fenomena facebook
>>
>>
>>
>>
>>
>> [image:
>> ?ui=2&view=att&th=124d7f41b10321d4&attid=0.1&disp=attd&realattid=ii_124d7f41b10321d4&zw]
>>
>> 2009/11/9 tivo <[email protected]>
>>
>>
>>
>> hanya memforward,
>>
>> tapi kayaknya sih emang bener demikian adanya
>>
>>
>>
>> semoga bermanfaat
>>
>>
>>
>>
>>  ------------------------------
>>
>> *From:* Triswahyudin, Iman
>> *Sent:* Monday, November 09, 2009 11:05 AM
>> *To:* Dwi, Mirta; Nurholis, Lilis; Fitria, Wieka; Indah, Nur; Sugi,
>> Ciswondo; Mahdi, Imam; Gustia, Winda; Hakim, Nasrudin; Nastiti, Ritty;
>> Irawan, Hendry; Abdul, Darmawan
>> *Subject:* FW: Di Balik Fenomena FacebooK
>>
>>
>>
>> Lumayan bacaan ringan yang bermanfaat….
>>
>>
>>
>> Best Regards,
>>
>> Iman
>>
>>
>>   ------------------------------
>>
>> *From:* Triyanto [mailto:[email protected]]
>> *Sent:* Monday, November 09, 2009 10:44 AM
>> *To:* Triswahyudin, Iman; Gloria-Ardhy Sumardi; Gloria-Dade Hikmat;
>> Gloria-Listiyono; Gloria-Agus Santoso; Gloria-Ifan Nur; Gloria-Edy Santoso;
>> Gloria-Andri Saputra; Gloria-Fatrisan; Gloria-Iyang Supriyadi
>> *Subject:* Fwd: Di Balik Fenomena FacebooK
>>
>>
>>
>>
>>
>> Di Balik Fenomena FacebooK " (Rugi Kalau tidak dibaca)
>>
>>
>>
>> Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah
>> episode infotainment setiap hari.
>>
>> Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam
>> berita-berita media massa.
>> *
>> Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar
>> pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu ...'siapa
>> calon bapak si jabang bayi?'*
>>
>> Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang
>> belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan
>> bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.
>>
>> Wuiih......mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya
>> seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur
>> lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.
>>
>>
>> *Wuiiih......ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu,
>> sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun
>> diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ....'dilecehkan'
>> orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.*
>>
>> *
>> Fenomena itu bernama facebook*, setiap saat para facebooker meng update
>> statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja
>> hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi
>> kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :
>> Seorang wanita menuliskan *"Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya
>> ngapain ya.....?"------*kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki
>> dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan "mau ditemanin?
>> Dijamin puas deh..."
>>
>> Seorang wanita lainnya menuliskan "* Bangun tidur, badan sakit semua,
>> biasa....habis malam jumat ya begini*...:" kemudian komen2 nakal
>> bermunculan...
>>
>> Ada yang menulis " *bete nih di rumah terus, mana misua jauh 
>> lagi....",*----kemudian komen2 pelecehan bermunculan.
>>
>> Ada pula yang komen di wall temannya " *eeeh ini si anu ya ...., yang
>> dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu...."*----lupa 
>> klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.
>>
>> Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya *"habis minum jamu
>> nih...., ada yang mau menerima tantangan* ?'----langsung berpuluh2 komen
>> datang.
>>
>> Ada yang hanya menuliskan, "*lagi bokek, kagak punya duit..."*
>>
>> Ada juga yang nulis *" mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake
>> dalaman lagi nih" .*
>>
>> *Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen
>> dari lainnya.*
>>
>>
>> *
>> Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita,
>> telinga kita, bahkan pikiran kita.*
>> *
>> Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan
>> hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang
>> semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.*
>>
>> Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload
>> di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan
>> celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah
>> berjilbab
>>
>> Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah
>> dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah
>> bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....
>>
>> Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya
>> dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah
>> berkeluarga dan hidup dengan tenang.
>>
>> <http://www.facebook.com/photo.php?pid=30294142&op=1&view=all&subj=149359303894&aid=-1&auser=0&oid=149359303894&id=1301748730>
>>
>> Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai
>> Allah...., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang
>> sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah
>> bertanya pada Aisyah r.ha
>>
>>
>> *" Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?" maka Istri tercinta,
>> sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab " Rasul, kekasih hatiku,
>> sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini". Rasul dengan senyum
>> teduhnya berkata "baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini". Tidak perlu orang
>> tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah....*
>>
>>
>> Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah
>> ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian
>> rumahnya,
>> maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar.
>> Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya
>> kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana
>> Rasulullah, bersabda, "Malu itu sebahagian dari iman". (Bukhari dan Muslim).
>>
>> *
>> Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni
>> 'kesenangan semu' dan dibungkus dengan 'persahabatan fatamorgana'
>> ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas
>> semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.
>> *
>>
>> Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita
>>
>>
>> *"Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau." (Bukhari).*
>>
>> *
>> Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah
>> mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak
>> bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.
>>
>> Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya
>> oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter
>> inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya
>> teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang
>> mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.
>> **
>> Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu,
>> mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.**
>> **
>> Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan
>> rapat aib-aib diri, jangan bebaskan 'kesenangan', 'gurauan' membuat Iffah
>> kita luntur tak berbekas.**
>> **
>> catatan
>> ***"Iffah (bisa berarti martabat/kehormatan) adalah bahasa yang lebih
>> akrab untuk menyatakan upaya penjagaan diri ini. Iffah sendiri memiliki
>> makna usaha memelihara dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak halal,
>> makruh dan tercela."
>>
>> Sumber : 
>> **FTJAI*<http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=149359303894&h=6bcf1b4818a5f5a70e65d9649a96f9f2&url=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2Fgroup.php%3Fgid%3D88154308162>
>> <http://www.facebook.com/photo.php?pid=30294143&op=1&view=all&subj=149359303894&aid=-1&auser=0&oid=149359303894&id=1301748730>
>> *<http://www.facebook.com/photo.php?pid=30294143&op=1&view=all&subj=149359303894&aid=-1&auser=0&oid=149359303894&id=1301748730>
>> Judul Asli : Ketika Iffah mulai luntur (dibalik fenomena facebook)
>>
>> ---------------------------------------------------------------------------------------------
>>
>> Beberapa orang sering dgn mudahnya meng-up date status mereka dgn
>> kata-kata yg tidak jelas**" entah apa tujuannya selain untuk numpang
>> beken, cari perhatian dan pengin ada komen-komen dari lainnya".*
>> *
>> > Dingin . . .
>> > B.E.T.E. . . .
>> > Capek
>> > Puanass buaget neh !
>> > Arghhh .. . !!!!
>> > Gile tuh org !
>> > . . .
>> > Aku masih menanti . . .
>> etc....
>>
>> *****************************************************************
>> Mohon kiranya untuk men-tag ataupun men-sharing artikel ini dengan orang
>> yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama. **
>> Jazakallah khair *
>>
>> *
>>  *
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
> 
>

<<image001.jpg>>

Kirim email ke