Coba di tes ki sama wanita berkulit pucat.... Hehehehe On 11/24/09, TiVo <[email protected]> wrote: > Intermezo dari milis sebelah .... > > Konon, > Tempat lokalisasi di Jalur Pantura dapat dideteksi dari tempat mangkalnya > Truk Gandeng. Sepanjang jalan, apabila terdapat banyak Truk Gandeng mangkal > (parkir massal lebih dari 1 hari), bisa dipastikan di situ terdapat tempat > lokalisasi. Tercatat sepanjang jalur pantura di Jawa Tengah terdapat lebih > dari lima tempat, seperti SK, JBL, P, BP, C, dan M. Bentuknya ber gang-gang > layaknya perkampungan 1 RT. Tiap rumah ada sang Germo yang siap 'ngabsen' > anakbuahnya. Jatidiri anak buah biasanya penuh kerahasiaan. Biasanya niat > dan pamitnya dari kampunghalaman adalah 'bekerja ke Jakarta'. Sehingga wajar > apabila ada orang berbadan tegap berjalan di gang-gang tersebut, mereka > sudah sangat cemas dan kabur ngumpet, karena disangka ada garukan atau > minimal checking identitas. Suasana ruang tamu di tiap rumah hampir seragam, > yaitu penuh hiasan poster minuman Bir yang terkenal di negeri ini. Tapi yang > jelas harganya terjangkau kantong sang sopir.Biasanya si 'pengguna' selepas > 'action' akan duduk kipas-kipas di teras rumah, sebelum kembali dari > 'penyamarannya' . Para penjual barang kreditan juga cenderung laris manis, > walau harganya 3x lipat harga umum. Cicilan bisa seribu atau lima ribu per > minggu. Cicilan pun bisa offline jika ternyata si empu nya kedatangan 'tamu > bulanan'. Lha namanya juga PSK, terkadang apabila penagih merangsek terus, > si empunya bisa langsung memamerkan lokasi TKP sebagai bukti yang > meyakinkan. Yang agak terenyuh kadang berseliweran anak-anak kecil di sana. > Entah anak siapa mereka. Walau sudah ada 'pengamanan' , bisa saja action > si Hidung Belang berbuah anak manusia. Lebih nyampur lagi dalilnya, ternyata > para PSK ini ada juga yang ikut pengajian secara rutin. PSK adalah pekerjaan > karena terpaksa, ngaji adalah pelipur lara hati. Entah bagaimana Malaikat > mencatat amalnya. Ternyata lokalisasi bukan hanya di pinggir jalan besar. > Tetapi bahkan berada di pelosok perkampungan. Suatu hari di tahun 2005, 2 > orang surveyor (co dan ce) mampir ke sebuah warung desa yang banyak > pengunjungnya. Si Cowok turun dari motor untuk membeli sesuatu, si Ce > menunggu motor. Sesampai di warung, ada om-om yang nanya ke si Cowok, "Itu > temanmu berapa, Mas? 75 ribu ya?" tanyanya dengan serius.Gubrak!, ternyata > itu lokalisasi berkedok warung. Si Ce yang datang dianggap barang baru > hehehe. Bagaimana ciri-ciri PSK pantura dibandingkan dengan PSK ala ayam > kamp**. Perbedaanya cukup mencolok. Yang pertama cenderung berdandan menor > dan pandangan mata yang 'menjurus'. Yang kedua, sangat sulit dideteksi. > Namun kata seorang Sopir taxi, "Biasanya berkulit pucat, Mas. karena sering > 'kerja' malam dan jarang kena sinar matahari langsung". demikian,Cerita > detailnya mana kutahu... hehehe...Aku hanyalah pengamat, bukan pengguna, > apalagi pengedar :p > Powered by TiVoBerry® > > ------------------------------------ > > see more information about us in www.bekakak.or.idYahoo! Groups Links > > > >
-- Ochep
