Dear Bung Haer Talib.
  Terima kasih banyak atas atensinya yang baik ini.
   
  Sebenarnya saya sudah diterima disana cuma saja masih menggantung tentang 
gaji (sudah dihitung sama istri masih ada sisa sich ) namun akomodasi kita yg 
tanggung itu jadi permasalahannya.
   
  Gaji yang saya terima itu take home pay, cuma yang menarik dari jawaban anda 
adalah masalah perburuhan disana misalnya visa kerja dan jaminan sosial.
   
  Namun yang saya masih blank bgt adalah bagaimana cara mengurus surat-2 dari 
awal maksud saya memulai dari mana kalo pasport sudah pasti namun yang lainnya 
apalagi.
   
  Mohon bantuan rekan-2 lainnya, jika ada perkumpulan/profesional Indonesia 
disana .
   
  Regards
   
  Herjun JP

Haer Talib <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          OOT masih ditolerir di milis mana pun.
Selain sebagai intermezo di antara arus topik yg menjadi bahasan milis, juga 
tdk ada salahnya jika bermanfaat (sbg info) utk yg lain. Namun tentunya jika 
OOT itu bukan utk iklan yg termasuk spam, dan yg memposting OOT juga tau 
etikanya.

Tentang bekerja di luar negeri, hati-hati dan waspadanya harus dikalikan 10.
- Masalah kewarganegaraan akan menjadi isu yg sangat crusial bagi anda. Apakah 
anda mendapatkan visa utk bekerja di sana?
- Ongkos. Anda tidak bisa bolak-balik seperti bekerja di tanah air.
- Jaminan sosial. Dengan siapa anda akan hidup di sana? Siapa yg akan care thd 
anda?
- Jaminan pekerjaan. Apakah anda akan menjadi karyawan tetap, atau kontrak? 
Bagaimana kontraknya? Pelajari dg baik.
- Berapa gaji / renumerasi yang akan anda terima? Harusnya jauh lebih banyak 
daripada yg bisa didapat di negeri sendiri, minimal 1/2 gaji bisa anda sisihkan 
utk tabungan dan 1/2 lagi cukup utk biaya hidup yang wajar (jangan menahan diri 
hingga makan saja nunggu kiriman mi instan dari Indonesia :)
- Apakah pekerjaan itu sangat menarik bagi anda? Bagaimana peluang pekerjaan yg 
sama diperoleh di Indonesia?

Well, kata pepatah: rumput di halaman tetangga lebih hijau dari halaman 
sendiri. Kayaknya bekerja di singapur dan malaysia lebih menjanjikan ya?
Tapi jangan lupa, ada juga pepatah: hujan emas di negeri orang, hujan batu di 
negeri sendiri, lebih baik di negeri sendiri.

Salam,
Haer Talib


  2008/2/14 Herjun J Purba <[EMAIL PROTECTED]>:
      Dear member's.
   
  Mungkin pertanyaan saya ini sudah berulang kali disampaikan namun tidak ada 
salahnya member bisa memberikan advise lagi kesaya tentang :
   
  Bagaimana memulai bekerja disingapura, maksud saya dari mulai nol hingga 
bekerja disana.
   
  Kebetulan saya ada tawaran dari sana melalui agency Clarissa Rennainsance 
(apa ada yg tahu agency gimana??) namun tanpa akomodasi jadi kayak karyawan 
yang sudah pernah tinggal disingapura padahal kesana pun baru rencana liburan 
tahun ini apalagi bekerja alias buta/blank.
   
  Tolong bantu saya untuk pencerahan hal ini, karena sangat penting buat saya.
  Mohon dikirimkan lewat Japri saya saja takut mengganggu member lainnya namun 
jika moderator menyetujui untuk di milis ini saya silahkan saja biar members 
lainnya juga tahu.
   
  JBU
Herjun JP

  
  
---------------------------------
  Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers 


  

                         

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke