Dear All

Sekedar saran tambahan bila ada rencana membuat mesin absen dengan fingerprint 
sebaiknya jangan beli mesin absen yang sudah jadi. Tapi beli saja Finger Print 
Scannernya aja, pilih yang menyediakan file DLL atau API interface lainnya  
(banyak pilihannya kok). Nah baru program absensinya dibuat sendiri dengan MS 
Access, datanya kan bisa dipungut langsung dengan bantuan API interfacenya. 
Dengan cara ini anda akan lebih leluasa mengatur alur program, tampilan 
program,  dan punya "kontrol penuh" pada program, karena desain sendiri  :)
Keuntungan kedua harganya bisa jauuuuuuuh lebih murah kan, daripada membeli 
sebuah mesin absen yang sudah jadi.

Salam,

Nino


  ----- Original Message ----- 
  From: budi laksamana 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, April 16, 2009 4:24 PM
  Subject: [belajar-access] Re: Mesin Absen





  access kami, link table ke database nya program fingerprint.

  jadi, fingerprint software akan menarik data dari fingerprint.
  lalu di cemplung kan ke database nya.

  trus buka access, access nya ada link ke database ini (bisa lho link ke dbf), 
trus plus table table yang lain.

  tuk ngitung lembur, gaji dan cuti dll.

  cheers,
  BL

  --- In [email protected], Darsono <darson...@...> wrote:
  >
  > Bang Nino Guevara Ruwano,
  >  
  >  
  > Terima kasih atas tanggapan yang diberikan,
  > berikut informasi tambahan yang bisa saya sampaikan, semoga dapat untuk 
analisa:
  >  
  > 1. Perangkat ini selain menggunakan TCP/IP ada juga RS232
  >  
  > 2. Alamat TCP/IP menggunakan 192.168.1.145
  > pada saat di net view tidak kelihatan, karena IP untuk yang lain 
menggunakan IP 110.110.110.xxx
  > 
  > 3. Extension databasenya *.DBF
  >  
  > Terlampir beberapa snapshot sebagai tambahan bahan analisa.
  >  
  > Terima kasih tas bantuannya:
  >  
  >  
  > Darsono
  > 
  > 
  > --- On Wed, 4/15/09, Nino Guevara Ruwano <buku_mi...@...> wrote:
  > 
  > 
  > From: Nino Guevara Ruwano <buku_mi...@...>
  > Subject: Re: [belajar-access] Re: Menampilkan query dengan kode terbesar
  > To: "Milis MS-Access" <[email protected]>, "Darsono" 
<darson...@...>
  > Date: Wednesday, April 15, 2009, 11:42 PM
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > Dear Mr Darsono
  >  
  > Wah sayangnya anda gak menyertakan data2 pendukung lainnya, seperti file 
.EXE yg dipergunakan dan connection diagramnya yang jelas kalau protokol TCP/IP 
yg dipergunakan berarti pada mesin absen sudah terdapat CPU mini tersendiri 
yang mengeksekusi data yang dikirimkan dari CPU. Sehingga data2 yg dikirmkan 
bukanlah data pengontrol seperti pada protokol RS232. 
  > Sehingga sulit bagi saya untuk memberikan advis tanpa harus berhadapan 
langsung dengan mesin absen dan program yang dieksekusi di CPUnya
  > Beberapa data pendukung yang perlu anda collect:
  > 1. Alamat TCP/IP dari mesin absen (bisa cek dengan menjalankan net view 
dari DOS prompt)
  > 2. Extension file dari database yg dipergunakan (DBF, MDB, DB atau apa) ini 
perlu untuk menentukan jenis databasenya
  > 3. Error Message yg tampil berikut detailnya (kalau ada) dalam Hexadecimal, 
biasanya kan kalau ada error mesage ada tombol untuk melihat detailnya
  >  
  > Salam,
  >  
  > Nino
  >  
  >  
  >  
  > 
  >  ----- Original Message ----- 
  > From: Darsono 
  > To: belajar-access@ yahoogroups. com 
  > Cc: buku_mi...@yahoo. co.id 
  > Sent: Tuesday, April 14, 2009 4:36 PM
  > Subject: Re: [belajar-access] Re: Menampilkan query dengan kode terbesar
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > Hallo rekan-rekan access,
  >  
  > terutama bang Nino Guevara Ruwano, yang kalau gak salah cukup menguasai 
access v.s. hardware.
  >  
  > Begini ceritanya,
  > saya lagi ada tantangan ... (wuii.....h tantangan serem amat)
  >  
  > ditempat saya, sudah ada program Personalia yang cukup sederhana yang saya 
bangun sendiri dengan ilmu nekat dibantu rekan-rekan di belajar access dan 
membaca bukunya bang Haer serta beberapa tutorial dari berbagai sumber, sert 
msukan para suhu di belajar access. pokoknya comot sana-sini.
  >  
  > salah satu fungsi yang saya terapkan, adalah Absensi.
  > karena untuk absensi saat itu masih manual, akhirnya saya buatkan interface 
yang tidak memberatkan staff personalia. Terciptalah menu absensi yang mencatat 
yang tidak hadir saja. ... pemikiran saya lebih mudah dan sedikit meng-entry 
yang tidak hadir di hari tertentu saja dibanding meng-entry keseluruhan 
karyawan tiap hari.
  > terlepas itu sempurna atau tidak... sudah berjalan hampir 2 tahun, 
reportnya cukup membantu.
  >  
  > nah seiring berjalannya waktu,.
  > management memutuskan untuk membeli TimeCard dengan methode FingerPrint 
untuk mengantikan timecard lama yg kebetulan rusak tersambar petir.
  >  
  > Masalahnya,
  > di FingerPrint Timecard sudah ada program bawaannya, terhubung dengan 
TCP/IP untuk download data ke Interface Program. (yang sudah .exe )
  >  
  > Ada yang punya solusi atau sudah menerapkan untuk me-Download data Absensi 
di FingerPrint atau sejenis langsung ke DataBase Access dengan komunikasi 
TCP/IP.
  >  
  > Wau...... modal pas-pasan ... keinginan tinggi...
  > semoga ada dermawan yng mau membantu
  >  
  > Terima kasih
  >  
  > Darsono
  >  
  >  
  >  
  >  
  >  
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > No virus found in this incoming message.
  > Checked by AVG - www.avg.com 
  > Version: 8.5.287 / Virus Database: 270.11.54/2055 - Release Date: 04/12/09 
13:14:00
  >



  


------------------------------------------------------------------------------



  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG - www.avg.com 
  Version: 8.5.287 / Virus Database: 270.11.54/2055 - Release Date: 04/12/09 
13:14:00

Kirim email ke