Setelah saya liat2 lagi, ada kesalahan ngitung di total akhir, terkait dengan ppn. seharusnya total after discount, ditambah dengan ppn-nya. Yang saya kasih ternyata dikurangi.

aksan kurdin

Aksan Kurdin wrote:
Dear P. Maulana,
Kita lanjutkan episode yang tertunda kemarin. :)

Sebaiknya saya bercerita dulu bagaimana jalannya form ini, baru kemudian langkah-langkah pembuatannya.

Saya buat contoh kasus, bahwa sekarang sudah ada dua dokumen indent yang di entri ke dalam database:

<deleted>

Saya pikir capture gambar di atas bisa dibaca dengan jelas. Ada dua dokumen indent, IND-001 dan IND-002. Masing2 dengan tiga quantity berbeda.
Dari diskusi awal, satu indent bisa di-PO berkali-kali.


Sekarang saya akan membuat PO untuk IND-001. Untuk kasus awal ini, saya akan membuat langsung di order seluruh item di IND-001.

<deleted>

Nah, setelah informasi PO sudah saya isi berupa nomor, tanggal, ref/tanggal, supplier, currency yang dipergunakan, dan saatnya untuk memilih Dokumen Indent. Cara entry Dokument Indent ini ada dua, yaitu memasukkan nomor dokumen indent di text box, atau klik tombol lookupnya. Kita coba dulu dengan klik tombol lookup, maka akan muncul file search dialog versi aksan.

<deleted>

Karena Indent yang masih outstanding cuma dua, maka yang tampak dalam list juga cuma dua. Kalau udah banyak, baru fasilitas find itu enak digunakan. Saya pilih dokumen Indent-001, lalu menekan tombol select, atau langsung tekan enter.

<deleted>


Saya akan ditawari oleh sistem, mau semua detail item indent yang saya pilih otomatis dientri dalam detail order, atau mau masukkan nanti satu persatu. Saya pilih tidak ingin repot, semuanya langsung masuk ke dalam form entri detail. Saya pilih tombol yes. Otomatis, item2 dalam IND-001 akan di order semuanya.

<deleted>


Nah... saya tinggal mengecek per item memang sejumlah itu yang akan di order. Jika ada perubahan, langsung saya edit di form tersebut. Contoh misalkan item S02 saya order cukup 20 saja, lalu item S03 tidak jadi order. Maka Order Qty S02 saya ganti 20, lalu item S03 saya delete.

Total semua discount adalah 15%, maka daripada saya kasih 15% di setiap item, saya bisa memberikan discount di discount dokumen. Jadilah dokumen PO:

<deleted>


Ok....
Sekarang saya menggunakan cara kedua untuk memasukkan entri order, yaitu memilih per item. Saya akan melakukan pesanan terhadap sisa indent IND-001. Buat dokumen baru, lengkapi informasi PO. Nah, saat saya hendak mengisi nomor dokumen indent, saya pake cara dengan memasukkan ke dalam text box. Katakanlah saya tidak ingat nomor dokumennya, saya bisa saja memasukkan karakter sembarang ke dalam text box indent no, sistem akan mengecek, jika ada dalam database indent, maka langsung ke detail pengisian. Jika tidak ditemukan, maka form search indent akan muncul. Saya pilih dari list IND-001, lalu menjawab dengan No saat ditanya hendak include semua item Indent ke dalam order. Berikut capture-an saat saya isi dengan titik textbox indent-no, karena . tidak ada dalam tabel indenth, maka search dialog aksan keluar:

<deleted>


Nah, sekarang bagian yang tidak kalah menariknya, pengisian detail ini akan dibatasi hanya terhadap nomor dokument indent di IND-001 saja. saya tidak hapal akan store kode yang ada di IND-001, maka saya memilih cara search. seperti memilih indent-no, maka di store kode saya juga isi tanda titik, maka otomatis search dialog aksan keluar lagi, tetapi kali ini isinya beda. Pilihan yang disediakan adalah item2 indent dari dokumen IND-001 saja, beserta informasi qty sisa indent, dan harga dari master tabel store.

<deleted>

dari gambar, S01 sudah habis (0) di orderkan. S02 masih ada 30, karena 20 sudah diorder sebelumnya. sedang S03 masih lengkap belum di order.
Saya pilih S02, lalu tekan enter.
Selanjutnya sekalian saja S03 diorderkan lengkap dengan cara yang sama.

Jadilah:
<deleted>



Ok, sampai disini, penjelasan terakhir.
IND-001 sudah selesai diorderkan semua.
Sekarang jika saya membuat dokumen PO baru, dalam list Indent Outstanding, IND-001 tidak lagi bakalan muncul:


<deleted>



(bersambung .....)


aksan kurdin




aksankurdin wrote:
ternyata belum sempat, pak ...
maklum sambil disambi yang lain ini ....
entar malam deh pak, di rumah .....

aksan kurdin

--- In [email protected] <mailto:belajar-access%40yahoogroups.com>, Aksan Kurdin <aksan.kur...@...> wrote:
>
> maaf pak, sementara saya utak-atik sebentar, untuk menyederhanakan
> pembahasan....
>
> aksan kurdin
> Maulana wrote:
> >
> >
> > Dear P.Aksan
> >
> > Maaf sebelumnya bagaimana cara mengisi detail form melalui memilih
> > dokumen indent yang akan di po, sehingga isi detail akan dipagar hanya > > terhadap dokumen indent yang nomor indentnya di pilih di header order.
> > dan satu form monitor indent, mana yang sudah jadi po, mana yang
> > parsial, mana yang sudah full.......
> >
> > Trims
> > Maulana
> >
> >
>





Kirim email ke