Hallo mas Arief,
welcome back.

Kalau yg mas arief bilang, ini bukan hanya program yg dibuat dg Access, tapi
berlaku utk semua software aplikasi yang dibuat dg apapun. Problemnya, ada
yg memandang program yg dibuat dg Access itu BISA LEBIH MURAH KARENA
MEMBUATNYA LEBIH MUDAH hehehe...
Pengalaman mas Arief dg programmer yg gak selesai2 bikin programnya, ada
juga yang sebaliknya, programnya sudah jadi dan dipakai, bayarnya yang gak
selesai-selesai.... :)
Jadi memang kudu ada perjanjian tertulis. Hanya saja (lagi-lagi problemnya)
programmer/developer umumnya gak pandai membuat ikatan transaksi, apalagi
sudah senang dapat kerjaan/project... yg terbayang adalah keasyikan
ngopreknya... ya gak?

Saran saya sih: programmer/developer harus punya teman yg suka bisnis. Suruh
dia yang make a deal dg client/customer, tentukan harga yg cukup dibagi
dua...

Haer


2010/7/8 noorshiam <[email protected]>

> Permisi..., ikutan nimbrung nih :-P
>
> Dari uraian-uraian yang disampaikan sepertinya hanya dilihat dari sisi
> Programmer saja nih? Kayaknya masih belum imbang deh kalau belum ada uraian
> soal HARGA PROGRAM ACCESS dari sisi user.
>
> Ini pengamalan saya dahulu kala ketika menjadi user dari program yang
> didevelop menggunakan Access. Hmm..begini kala itu sang Programmer
> mengajukan harga 10jt, wow!! Akan tetapi dia memberikan gambaran bahwa soal
> harga segitu mahal atau murah tergantung dari manfaat yang diperoleh si
> user. Jadi apablia manfaat yang diperoleh jika dikalkulasi lebih dari 10jt
> maka dapat dikatakan harga segitu murah. Kalau dipikir-pikir bener juga sih,
> misal tanpa program, pegawai mesti berlembur-lembur jika saat perhitungan
> komisi akhir tahun, dan akan menjadi singkat jika pakai program, jadinya
> ongkos lembur kan bisa dikurangi?? Dan masih banyak keuntungan lainnya.
> Kesimpulannya saya sebagai user saat itu juga setuju bahwa soal harga
> mahal/murah relatif, tergantung manfaat yang diperoleh user dari program
> tersebut.
>
> Namun,... juga perlu diperhatikan, hendaknya user lebih selektif ketika
> mempercayakan seseorang untuk mengerjakan program pesanannya. Sebab saya
> juga ada pengalaman yang kurang mengenakkan. Uang sudah diterima penuh, tapi
> penyelesaian pekerjaan berlarut-larut. Ada oknum programmer yang seperti
> itu. Mendingan ada perjanjian tertulis, jadi landasan hukumnya ada, walaupun
> kita kenal baik, sangat baik malah, tapi .... bussiness is bussiness ^_^,
> jangan sampai deh, teman makan teman
>
> OK, mungkin itu sekilas uraian dari pengalaman saya sebagai seorang user
> yang blank soal pemrograman
>
> Salam
>
> Arief Noorshiam
>
> --- In [email protected], "imam safari" <imam_safari_hida...@...>
> wrote:
> >
> > Kayau saya akan buat serba 5 m,
> >
> > tapi boro-boro di jual dilihat aja access saya bingung
> >
> > orang ngucapin "hatur nuhunya" saya dah merasa bangga apalagi kalau
> dikasih
> > cek
> >
> >
> >
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> SPAM IS PROHIBITEDYahoo! Groups Links
>
>
>
>


-- 

Jadikan www.gapura.web.id sebagai homepage browser anda.
=> Akses ke website favorit tinggal klik aja. (Lihat dulu deh).

Kirim email ke