Unique n Sorted? saran saya gunakan bantuan PivotTable
Padukan dengan jurus "Dynamic Name Range" ke PivotTable area-nya,
Masukkan Defined Names yang dibuat ke List dari Data Validation


>semoga bermanfaat






________________________________
From: hendrik karnadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, June 17, 2010 1:00:28 PM
Subject: Re: [belajar-excel] A non simple (but useful) validation formula

  
Terima kasih Mr. Kid atas pencerahannya. 
Saat ini saya masih mencoba mengurutkan kolom E (hasil dari formula array 
tersebut).
 
Salam,
Hendrik Karnadi




________________________________
 From: Mr. Kid <mr.nm...@gmail. com>
To: belajar-excel@ yahoogroups. com
Sent: Wednesday, June 16, 2010 14:52:08
Subject: Re: [belajar-excel] A non simple (but useful) validation formula

  
Hai Hendrik,

Array formula :
=IFERROR(INDEX( $D$2:$D$18,MATCH(0,COUNTIF( $E$1:E1,$ D$2:$D$18) ,0)),"")

cari yang belum ada di kolom E (running references) dari data suatu range pada 
kolom D

Jadi harus dibuat daftar (larik=array) jumlah cacah masing-masing data di kolom 
D terhadap kolom E. Maka kolom D jadi kriteria karena jumlah cacah 
masing-masing data di kolom D.
Kalau ketemu 0 pertama, pastilah itu belum ada di kolom E (oleh si Match), maka 
ambil data dari kolom D (oleh si Index) berdasar hasil si match yang menemukan 
data keberapa yang status isi kolom D berjumlah cacah 0. Match selalu mengambil 
yang pertama ditemukan jika memenuhi syarat. Karena Match dan Index bisa 
menghasilkan error value, dipakailah IFError(). 

Di Excel 2003 menggunakan IF(IsError(Match( )),"",Index( Match( CountIF() )))

Ketika range pada kolom D yang digunakan pada Index tidak memiliki nilai 
(Blank) maka hasil Index akan 0. Jadi, misalkan data di kolom D hanya berisi 5 
cells (D2:D6) maka bagian Index cukup diisi D2:D6 supaya tidak ada hasil 
formula oleh Index bernilai 0 karena cell tersebut masih blank.

Regard.
Kid.



2010/6/16 hendrik karnadi <hendrikkarnadi@ yahoo.com>

  
>Para Pakar Formula Excel 2007,
>Mohon diberikan pencerahan untuk formula "{=IFERROR(INDEX( 
>$D$2:$D$18,MATCH(0,COUNTIF( $E$1:E1,$ D$2:$D$18) ,0)),"")}, yang digunakan 
>sebagai sumber validation list (array formula) dalam file terlampir.
> 
>Yang menjadi pertanyaan adalah :
>- Mengapa fungsi Match diawali dengan  "0" (nol)?
>- Mengapa yang dijadikan criteria dalam fungsi Countif justru range $D$2:$D$18 
>danbukan$E$1:E1, dstnya.
> 
>Terima kasih.
> 
>Salam,
>Hendrik Karnadi
>


 


      

Kirim email ke