agar tidak salah tangkap, saya ulangi lagi membuat kwitansi di excel tidak harus pakai makro
yg "mengharuskan" pakai makro adalah *tahap mencatat kwitansi yg telah * *dibuat dengan FormKwitansi di sheet kedalam tabel* satu persatu (ostosmastis); karena setiap mencatat harus sambil mencari BARISBARU dlm tabel. ceritaknya kan begini.. setiap membuat kwitansi >>> bisa dicetak >>> sambil data-datanya bisa di msukkan ke tabel lalu apa gunanya tabel ? ( sudah tahu sendiri ) antara lain berdasarkan tabel, data tabel dapat ditampilkan lagi sbg kwitansi seperti yg ditunjukkan oleh mas zain pada jawaban pertama thread ini.. Menghindari meyimpan Kwitansi 1 sheet = 1 kwitansi (cara jaman-nya Kyai Gringsing ) Dapat dianalisa / re rekap. summary dsb.. bayangkan bagimana menjawab pertanyaan ini jika tidak ada tabelnya "dlm tiga bulan terkahir ini ada berapa kwitansi a/n Neza, berapa total Rp nya, berapa minimunmya, berapa Maksimumnya?" 2011/4/11 neza ibaneza <[email protected]> > > > Dear al Be-Excel > aku pernah coba buat rumus untuk kwitansi tapi bukan VBA, > semua dalam bentuk rumus sederhana, mungkin bisa jadi referensi biasa > (tingkat dasar) > hehehehehe..... namanya juga belajar excel.. > > Neza > >

