Terus terang dan terang terus... Saya tidak tahu:  rumus apa untuk bisa
menghasilkan jawaban yg dikehendaki,  tetapi saya malah jadi teringat:
suatu ketika seseorang datang langsung bertanya :

"bagaimana mbak cara membuat "Wel-Gedu-wel-Beh" ?? "

saya memikirkan jawaban terbaik selama 5 detik sambil memandangi wajah si
penanya mencoba mendudga keseriyusannya..
setelah 5 detik berlalu, saya ganti bertanya:

Bagimana cara anda membuat "Si-mi-li-ki-thi " ??

"Saya tidak tahu mbak"

Kenapa tidak tahu ?

"Karena  'si-mi-li-ki-thi' pun seperti apa,  saya tidak tahu, mbak.. "

Kalau begitu sama dik, saya juga tidak tahu babar blass apa yg disebut
dengan
*"Wel-Gedu-wel-Beh"*; apalagi membuatnya..

he hehe... ndak begitu lucu ya ???
Intinya: sejak "terjadi sunami", kepala kita seperti terketuk palu sehingga
ada
sesuau yg hilang; yaitu jika bertanya, yg kita ajukan hanya pertanyaannya
saja
Kita tidak suka mengajukan permasalahannya (baru mengajukan pertanyaannya).

Kita tunggu rekans lain yg bisa menangkap maksud pak Goro Gitu Loch...



2011/5/9 Goro Gituloh <[email protected]>

>
>  Halo teman2 Excel, saya ada problem nih tentang sumproduct.
> Mungkin kalau lebih jelas lagi ada di attachment saya.
>
> Trims.
>
> NB: Problem sebenarnya lebih kompleks dari contoh ini. Jadi ini hanya
> contoh sederhana nya saja.
>
>
>

Kirim email ke