yg menjadi keinginan calon pananggap (jika diperkenankan) adalah :
"Mengetahui *syarat / kondisi yg mendasari pemberian WARNA cells dlm kasus
tsb*";
karena (dugaan kita) warna² tsb TENTUNYA tidak diberikan secara semena-mena;
dengan menutup mata, sekenanya: cell yg benasib mujur akan didiamkan saja,
cells bernasib malang akan diwarnai, dengan warna sekenanya pula).
Tentu bukan seperti itu !

Jika syarat kondisi /warna itu memang ada, calon  penanggap tidak perlu lagi
membuatkan UDF peraba warna
(dan ujung-ujungnya juga memperingan pembuat data (rekan pak Budi) tidak
perlu
mewarnai cell demi cell dengan syarat yg hanya ada di dalam hati.

SETAHU KITA, bahwa di Excel kita dapat "mengelompokkan" banyak data (untuk
dijumlah, dihitung, di-rerata, di-product, difilter, di-manipulasi dengan
operasi
tertentu dst) JIKA kolompok data tsb (walaupun terpisah tempatnya)
diketahui
PUNYA KONDISI yg sama.  Sedangkan Syarat/Kondisi terhadap sekelompok data,
di Excel, dapat diexpressikan dengan FORMULA.


maaf kalau kasus ini telah ditutup, jadi komentar kesiangan deh...

siti



2011/7/26 Budhi Cahyanto <[email protected]>
>
> @pak Fran’z, mantaps sekali rumusnya. Thanks a lot.
>
> @Mr Kid, awalnya saya tidak ingin memanfaatkan warna sebagai kriteria,
tapi karena data yang masuk dibedakan berdasarkan warna, akhirnya warna
menjadi suatu kriteria utk membedakan dengan kriteria lainnya. Thanks Mr Kid
untuk inputnya.
>
> ________________________________
> From: [email protected] On Behalf Of Mr. Kid
> Sent: Tuesday, July 26, 2011 12:41 PM
>
> Mungkin sebaiknya Pak Budhi berusaha untuk tidak memanfaatkan warna
sebagai kriteria, karena pemberian warna pun membutuhkan kriteria. Misal
jika kondisi A maka warnanya merah. Sebaiknya kriteria pemberian warna itu
yang menjadi data, bukan hasil pewarnaannya.
>
> Regards.
> Kid.

Kirim email ke