Halo Bagus,
Penjelasan yang rinci ada di Excel Help atau di Online Excel
Help<http://office.microsoft.com/en-us/excel-help/lookup-function-HP010342671.aspx?CTT=1>
Jika dengan bahasa yang bisa saya pahami adalah sebagai berikut :
"Mencari *nilai yang sama atau kurang-dari *dari sebuah nilai data, *yang
terakhir kali diperoleh dalam suatu array sebaris atau array sekolom*, *yang
memiliki tipe data yang sama dengan nilai data yang dicari (lookup value)*"
(yang e buanyak banget)
Yang *hitam *: berarti seperti fungsi VLookUp atau HLookUp dengan match_type
TRUE (approximate), yang idealnya akan bekerja baik ketika array terurut
secara Ascending.
Yang *hijau *: array yang digunakan selalu sebaris atau sekolom
Yang *biru *: bekerja pada tipe data yang sama saja, dan karakteristik tipe
data mempengaruhi hasil, memenuhi kaidah Excel dalam me-lookup yang selalu
Syntax yang umum : (tidak perlu dipedulikan jenisnya array atau vector)
LOOKUP(lookup_value *, lookup_vector , result_vector*)
Ketika hanya sampai lookup_vector saja yang diinputkan, maka lookup_value
dicari di lookup_vector dan hasil formula adalah nilai yang ditemukan di
lookup_vector.
Ketika sampai result_vector, maka lookup_value dicari di lookup_vector dan
hasil formula adalah nilai pada index item array yang sama, yang ada di
result_vector
=LookUp( 17 , { 1, 9 , 25 } ) hasilnya adalah 9
=LookUp( 17 , { 1, 9 , 25 } , { "Aku" , "Saya" , "Kulo" } ) hasilnya adalah
Saya
Dengan begitu, maka fungsi LookUp bisa menjadi pengganti nested IF yang
seabreg. Tapi, perlu diingat bahwa fungsi ini tidak selengkap VLookUp atau
HLookUp, tetapi pada kasus tertentu, menjadi lebih simple dibanding
menggunakan VLookUp atau HLookUp.
Contohnya :
=LOOKUP( D2*10^8+E2*10^5+F2+0.1 , *$J$2:$J$4* , *$K$2:$K$4* )
Bahasa manusianya :
"Cari nilai kurang dari atau sama yang terakhir ditemukan dari hasil
D2*10^8+E2*10^5+F2+0.1 di suatu array lookup_vector (*$J$2:$J$4*), dan ambil
nilai dengan index item yang sama
di array result_vector ( *$K$2:$K$4* )"
Dengan memiliki tabel nilai-nilai batas bawah berdasar banyak kriteria yang
tersusun sebagai sebuah nilai komposit ( *$J$2:$J$4* ), maka apapun dan
perubahan kriteria apapun dapat diubah pada tabel referensi, tanpa mengubah
formula.
Karakteristik Excel dalam melakukan lookup (dari warna biru), akan
memperluas kemampuan fungsi LookUp, karena lookup_vector bisa disusun dengan
berbagai formula yang menghasilkan array dan dapat diatur tipe datanya.
Contoh :
=LookUp( 17 ,* IF( refValutaTransaksi = "USD" , refWarningDays ) *,
refTeksWarning )
Bahasa manusianya :
"Cari yang kurang dari atau sama yang terakhir ditemukan dari nilai 17,
dalam array lookup_vector yang merupakan hasil pengkondisian (IF) berdasar
nilai valuta transaksi di tabel referensi yang USD saja, yang akan
menggunakan nilai-nilai di kolom warning_days (bertipe numerik) sebagai
array vector. Ketika kondisi tidak terpenuhi alias valuta transaksi bukan
USD, maka isi item array lookup_vector dengan FALSE (bertipe boolean).
Kemudian ambil item pada index tersebut di array result_vector yang berisi
Warning_Teks."
Jadi, tabel referensi memiliki kolom-kolom :
>> valuta_transaksi [tipe : text] -- (isinya ada USD, IDR, EUR, dsb)
>> warning_days [tipe : numerik] -- (isinya, masing-maisng valuta transaksi
bisa bermacam-macam angka antara 1 sampai 25 days, sebagai batas harus
diberi warning berbunyi tertentu) <-> contoh : USD 17 days warning teksnya
"Perlu segera ditindak lanjuti". Pada nilai lainnya bisa berbunyi "Segera
tidak boleh ditunda" dsb.
>> warning_teks [tipe : text] -- (isinya pada setiap kombinasi valuta
transaksi dan warning days akan berisi warning teks tertentu).
Perhatikan pemanfaatan karakteristik Excel dalam melakukan LookUp, yaitu
selalu mencari yang datatype-nya sama dengan nilai lookup (lookup_value).
Pada contoh diatas, lookup_value bertipe numerik, maka array lookup_vector
juga yang digunakan hanya yang bertipe numerik, yaitu nilai di *refWarningDays
*
Kurang-kurangnya penjelasan, mohon dikoreksi.
Wassalam.
Kid.
2011/9/21 ahmad bagus <[email protected]>
> Dear Pak Kid,
>
> Aku sedang ingin mengetahui fungsi Lookup.
> Bisa tolong jelaskan mengenai contoh soal yang ini.
> Seperti tentang mencari result vector dan lookup value nya.
>
> terimakasih sebelumnya
>
> Bagus
>
> ------------------------------
> *From:* Kid Mr. <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Monday, September 19, 2011 9:56 AM
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Fw: IF Excel
>
>
> Dear Yudi,
>
> File terlampir menggunakan tabel bantu kriteria. Merepotkan saja ya..
> Sekedar wacana saja, siapa tahu kedepannya kelak kriteria akan berkembang.
> Mungkin juga bisa diterapkan pada kasus berkriteria yang lain.
>
> Formula menggunakan fungsi LookUp. Yang di-lookup adalah sebuah nilai
> komposit. Jadi tabel kriteria berupa tabel berbasis (primary key-nya) adalah
> kolom komposit.
> Struktur komposit yang digunakan adalah *MMOVcallQTY* dengan struktur
> digit : 4 3 5
> =LOOKUP(D2*10^8+E2*10^5+F2+0.1,$J$2:$J$4,$K$2:$K$4)
>
> Regards.
> Kid.
>
> 2011/9/19 Yudi Dwiyono <[email protected]>
>
> **
>
>
>
> Dear Master Excel,
>
>
> Saya ada pertanyaan mengenai rumus IF pada excel, adapun pertanyaannya
> adalah sebagai berikut :
>
> Jika M Mov>=4, Call >=3, Qty>=20 adalah Fast Moving
> M Mov<=3, Call <=2, QTY<=20 adalah Medium Moving
> M Mov<=1, Call <=1, QTY<=1 adalah slow Moving
>
> Mohon bantu untuk menentukan rumusnya.
> Terlampir contoh soalnya.
> Thanks.
>
> Regards,
> Yudi
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>