semua yg bagi bapak masih menjadi 'BAGAIMANA SEANDAINYA" itu, sebaiknya bapak coretkan ke sheet berupa contoh-contoh set data
merger nya seperti apa dibandingkannya dengan cell mana ( kriteria nya cell mana) hal lain / kemungkinan lain pokoknya: semua data yg mungkin / diduga akan bisa terjadi, tuliskan di suatu kolom dan kemudian, seandainya terjadi data tsb mau dinilai sebagai apa ( salah / benar ?, atau berapa skor nya? begitulah pak *** set contoh data* dan *** contoh hasil yg dikehendaki* sebaiknya tergambar dengan jelas di sheet (karena kita membatasi mengenai excel saja) setelah memahami dua hal itu biasanya jawabannya gampang, yaitu cuma dua kemungkinan: bisa tidak bisa kita menjawab memang membatasai hanya hal yg *dicontohkan & ditanyakan *saja kalau kita perluas sendiri, selain bisa salah, pembahasannya menjadi tidak fokus, juga seringnya karena tidak sempat, kekterbatasan waktu... kita menunggu data contoh dari pak heru mul. salam -haps- 2011/10/15 heru mulyono <[email protected]> > ** > > terimakasih atas solusinya.... > namun bagaimana jika bukan hanya teks saja yg dikoreksi, tetapi juga > pengaturan kolom (misalnya merger, dalam hal ini cell c6 dan cell c7, shg > jika tdk dimerger maka nilai tidak keluar), demikian juga untuk rumus. > > maturnuwun.... > > Pada 15 Oktober 2011 09:27, Haps <[email protected]> menulis: > > > > Sebaiknya dibatasi area tempat jawaban akan ditulis, misalnya C6:C55 > > (lima puluh baris sekolom) > > Data di C2 tetap dibiarkan, dianggap sebagi Kriteria : yaitu data untuk > > pembanding guna menentukan apakah data di C6:C55 benar atau salah. > > Tiap baris khusus di kolom D6:D55 diberi formula penilaian, > > disini kita gunakan fungsi EXACT untuk membandingkan dua data > > (agar Lower-Case dan Upper-Case juga di nilai benar/ tidaknya) > > =IF(EXACT(C6,$C$2),2,0) > > SCORE di cell K4 adalah jumlah dari C6:C55 > > =SUM(C6:C55) >

