Hai Vega,

Pasang formula pada suatu range dengan VBA :
sheets("nama sheet").range( "a2:a717" ).formula = "formulanya di baris 2
karena range yang diberi formula mulai baris 2"

Contoh :
Sheets("DATA").Range("ai2:ai717")*.formula* = *_*
*"*=IF(-J2,IF(L2<>""X"",IF(K2>0,""Faktur Pajak Normal"",IF(*" & _ *
*"*(K2<0)*J2,""Nota Retur"",""Faktur Pajak Batal"")*" & _*
*"*),""Invoice Pendukung"")*" & _ *
*"*,IF(J2,IF(K2,""masih"",""bingung""),""Invoice Belum Proses""))*"*

1. Menuliskan " dalam suatu input berupa data string menggunakan ""
2. Pada kalimat perintah yang panjang sekali, buatlah menjadi multiline
dengan menggunakan underscore.
3. Penggabungan data string dapat menggunakan karakter &
4. Hati-hati terhadap merged cell pada penggunaan properti  *Formula* milik
object range.
5. Ikuti dengan perintah calculate pada sheet ( *misal :
*Sheets("DATA").calculate
) jika ada kemungkinan setting calculation Excel diubah-ubah ke selain
xlAutomatic.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Kid.


On Mon, Feb 20, 2012 at 02:18, vw <[email protected]> wrote:

> **
>
>
> terima kasih mr. Kid,
> penjelasannya sangat berguna...
>
> sekalian belajar..
> bagaimana cara menjatuhkannya di macro,
> misal :
>
> Sub rumus()
>
> Sheets("DATA").Range("AI1").Value =
>
> "=IF(-J2,IF(L2<>"X",IF(K2>0,"Faktur Pajak Normal",IF((K2<0)*J2,"Nota
> Retur","Faktur Pajak Batal")),"Invoice
> Pendukung"),IF(J2,IF(K2,"masih","bingung"),"Invoice Belum Proses"))
> End Sub
>
> akan error karena masalah penggunaan tanda ", tapi rumus IF nya
> sendiri membutuhkan tanda " untuk eksekusi nya. bila dikasih tanda &
> akan jadi butuh penjelasan tentang X.
>
>
> On 2/18/12, Kid Mr. <[email protected]> wrote:
> > 1. data pada tabel kolom tersebut memiliki tipe data text walau tampaknya
> > berisi angka. Karena isinya adalah teks angka, maka operasi matematis
> akan
> > mengubah tipe data dari teks menjadi numerik. Beberapa caranya adalah
> > menggunakan - atau +0 atau *1 atau -0
> > Kondisi pada fungsi IF akan TRUE selama bukan 0.
> > Jadi, jika diharapkan kondisi <>0 maka kerjakan yang TRUE, dan kalau 0
> > kerjakan yang FALSE, fungsi IF menjadi :
> > =IF( -nilai_kondisi , pekerjaan_bagian_TRUE , pekerjaan_bagian_FALSE )
> >
> > 2. Supaya gak bingung, coba dojabarkan seperti penyusunan kriteria pada
> file lalu.
> > Untuk menyusun formulanya, bisa disusun dalam banyak baris agar
> memudahkan penyusunan.
> >
> > Misal :
> > =IF(-J2,IF(L2<>"X",IF(K2>0,"Faktur Pajak Normal",IF((K2<0)*J2,"Nota
> > Retur","Faktur Pajak Batal")),"Invoice
> > Pendukung"),IF(J2,IF(K2,"masih","bingung"),"Invoice Belum Proses"))
> >
> > di susun multi baris menjadi :
> > =IF( -J2 ,
> > IF( L2<>"X" ,
> > IF( K2>0 ,
> > "Faktur
> > Pajak Normal" ,
> > IF(
> > (K2<0)*J2 ,
> >
> > "Nota Retur" ,
> >
> > "Faktur Pajak Batal"
> > )
> > ) ,
> > "Invoice Pendukung"
> > ) ,
> > IF( J2 ,
> > IF( K2 ,
> >
> > "masih","bingung"
> > ) ,
> > "Invoice Belum Proses"
> > )
> > )
> >
> > Maka akan tampak, bahwa :
> > 1. IF level 1 (baris 1)
> >>> memiliki pekerjaan bagian TRUE di baris 2 sampai 11
> >>> memiliki pekerjaan bagian FALSE di baris 12 sampai 17
> >>> ditutup oleh tutup kurung di baris 18
> >
> > 2. Pekerjaan bagian TRUE dari level 1
> >>> memiliki fungsi IF level 2
> > - Bagian TRUE mulai baris 3 sampai baris 9
> > - bagiab false mulai baris 10 saja.
> > dst
> >
> > Kid.
>
>  
>

Kirim email ke