Untuk memenuhi konsistensi keterurutan data (alias sekalian di-sort), maka
formula yang awalnya :
=INDEX($J$2:$J$10,MOD(SMALL(COUNTIF($J$2:$J$10,$J$2:$J$10)**1000*
+ROW($J$2:$J$10)-ROW($J$1),ROW()-ROW($L$1)),1000))

diubah sisi komposit nya untuk menyertakan nomor keterurutan (bukan nomor
urut) data, sehingga formatnya berubah dari NRRR menjadi NUUURRR, dimana
UUU adalah 3 digit nomor keterurutan data.
Nomor keterurutan data bisa disusun dengan operator < (untuk ascending) dan
> (untuk descending) memanfaatkan fungsi CountIF
Jadi, *bagian yang berwarna biru*, yang mulanya hanya menyediakan 3 digit
ruang untuk nomor record, diperluas menjadi 6 digit dan disisipi nomor
keterurutan.
Bagian biru akan berubah menjadi (asumsi akan di-sort ascending) :
**10^6 + COUNTIF($J$2:$J$10, "<" & **$J$2:$J$10)** * 1000*

Array formula utuhnya menjadi :
=INDEX($J$2:$J$10,MOD(SMALL(COUNTIF($J$2:$J$10,$J$2:$J$10)**10^6 +
COUNTIF($J$2:$J$10, "<" & **$J$2:$J$10)** * 1000*
+ROW($J$2:$J$10)-ROW($J$1),ROW()-ROW($L$1)),1000))

Wassalam,
Kid.

2012/6/10 ghozi alkatiri <[email protected]>

> **
>
>
> berdasarkan pertanyaan ringkas yang diajukan  bagaimana mengubah  baris
> data  A A A B B B B C C  menjadi  C C A A A B B B B.
> saya menyimpulkan  bahwa yang diinginkan adalah  bagaimana  mengurutkan
> sederet data  dimulai dari data yang jumlah  itemnya paling sedikit
> (kecil) .
> dalam  kasus contoh di atas kebetulan  jumlah masing masing  item data
> berbeda  satu sama lain.  data A= 3,  data B=4, data C=2
>  padahal dalam prakteknya tidak menutup kemungkinan  jumlah  untuk masing
> masing  data sama. dan tidak selalu dimulai dari  A langsung diikuti
> dengan  B, bisa jadi  berselang seling  satu  sama lain misalkan  C B A C
> B A C B A atau kemungkinan kemungkinan  yang  lain dengan jumlah data
> yang sangat banyak .
> sebuah formula yang baik  harus fleksibel  dan  konsisten  mengantisipasi
> setiap kemungkinan yang terjadi di lapangan.
> misalkan  jumlah item  data C dan A sama sama 3 tetapi  data C muncul
> duluan dalam deret data  awal , maka dalam hasil sortasi  huruf C berhak  
> muncul
> lebih dulu dari A.
>  untuk bisa  mensortir  data berdasarkan kriteria di atas  adalah
> mengkonversi  data  dari masing masing input menjadi sebuah  record unik  
> berdasarkan
> jumlah itemnya dan awal munculnya data .
>
> formula global (tanpa  kolom  bantu ) data yang disortir di range  A2:A10
> formula awal di B2 (formula array) adalah :
>
>
> {=INDEX($A$2:$A$10;MATCH(SMALL(COUNTIF($A$2:$A$10;$A$2:$A$10)+MATCH($A$2:$A$10;$A$2:$A$10;0)/COUNTA($A$2:$A$10);ROW(1:1));COUNTIF($A$2:$A$10;$A$2:$A$10)+MATCH($A$2:$A$10;$A$2:$A$10;0)/COUNTA($A$2:$A$10);0))}
> copy ke bawah.
> proses  formula ada di attachment
>
> wassalam
> Ghozi Alkatiri
>
>   ------------------------------
> *Dari:* Kid Mr. <[email protected]>
> *Kepada:* [email protected]
> *Dikirim:* Sabtu, 9 Juni 2012 21:49
> *Judul:* Re: [belajar-excel] mengurutkan data duplikat
>
>
> Andai akan menggunakan kolom bantu berisi formula menghitung jumlah cacah
> item di suatu data memanfaatkan fungsi CountIF, maka fitur Sort berdasar 2
> kriteria dapat digunakan.
>
> Jika akan menggunakan array formula tanpa kolom bantu, maka susunan
> formula Index(,Mod( Small() ) ) bisa digunakan. Yang menjadi input untuk
> fungsi Small adalah sebuah nilai komposit gabungan jumlah cacah item
> (dengan countif) diikuti nomor record (bukan nomor baris Excel) hingga
> tersusun dengan struktur tertentu (misal : NRRR yang artinya jumlah cacah
> item diikuti selalu 3 digit nomor record, seperti 3025 akan berarti jumlah
> cacah 3 untuk record ke-25)
>
> Lebih lengkapnya pada file terlampir.
>
> Wassalam,
> Kid.
>
> 2012/6/9 Ephi Lintau <[email protected]>
>
> **
>
>  mhn bantuan teman2 nih...
> bagaimana cara mengurutkan data yg duplikat berdasarkan banyaknya tingkat
> duplikat. misalnya :
> data
> A
> A
> A
> B
> B
> B
> B
> C
> C
> ..., menjadi
> C
> C
> A
> A
> A
> B
> B
> B
> B
>
> atas bantuannya diucapkan terima kasih.
>
> salam
> Ephi
>
>
>
>
>
>   
>

Kirim email ke