Sepertinya hal ini tidak memungkinkan. Sesuatu yang berurusan dengan format (selain Conditional Formatting), meskipun memanfaatkan UDF, tidak dapat diikuti perubahannya setiap saat. Artinya, jika sekarang kondisi ter-bold dan formula terpasang, ketika beberapa detik kemudian diubah menjadi Un-Bold, maka formula biasanya tidak bisa menangkap perubahan tersebut, meskipun memanfaatkan fitur track changes (yang bisa mencatat semua perubahan nilai yang dilakukan user) sekalipun.
Jika data yang ter-bold adalah tetap, sebaiknya dibuatkan daftarnya di suatu range. Jika tidak tetap, pasti ada penyebabnya hingga data tersebut harus di-bold. Sebaiknya menggunakan logika penyebabnya saja. Misal jika penjualan masuk 5 besar maka nama kota di-bold, maka pemberian tanda sebaiknya memanfaatkan kondisi 5 besar itu. Oleh sebab itu, format yang dilakukan melalui conditional formatting lebih memungkinkan untuk diikuti perubahannya karena disana ada kondisi penyebabnya. Ketika dibuatkan menjadi sebuah UDF pun relatif lebih memungkinkan. Mungkin juga salah.... hehehehehe.... mungkin ada rekan lain yang pernah membuat class with event yang berkaitan dengan pengubahan format yang bisa dibagikan... siapa tahu.. Wassalam, Kid. 2012/6/29 Jimmy <[email protected]> > ** > > > Saya mau bertanya bagaimana membuat huruf yang bercetak tebal (bold > text) menjadi nol (0). > contoh: nama - nama kota di indonesia,dan yang bercetak tebal (bold > text) yang di rubah menjadi nol (0). > misalnya : di cell A1 "Jakarta" > cell A2 "Medan" > A3"Bengkulu" > A4"Tebing Tinggi" > Dan masih banyak kota-kota yang ada di indonesia yang sebagian bercetak > tebal (bold text) dan yang tidak bercetak tebal. > > Kemudian di cell B1 saya mau buat yang bercetak tebal menjadi nol (0) > dan yang tidak bercetak tebal menjadi satu (1). > > terimakasih,mohon bantuan nya. > > --- Mods --- > Mohon posting kasus baru (bukan reply) diberi judul email (subject). > ------------ > > >

