Chart dinamis dibentuk dengan menyusun sumber series yang dinamis.
Sumber series yang merujuk ke suatu range dinamis disimpan dengan suatu
nama range tertentu.
Nama range yang dinamis disusun dengan fungsi-fungsi kelompok reference
seperti Offset, Indirect, atau Index.

File terlampir memanfaatkan fungsi Index untuk menyusun suatu nama range
yang dinamis.
Bagian refers to saat pendefinisian nama range diisi dengan formula :
(misal nama range : axisHor)
=Result!$B$2:INDEX(Result!$B:$B,Result!$H$1+1)

formula di atas membutuhkan sebuah cell bantu di H1 yang berisi jumlah
record yang ada dalam tabel (tanpa header).
Salah satu formula kalkulasi jumlah record untuk kasus ini adalah :
=MAX(COUNTA(C:C)-1,COUNTA(D:D)-1,COUNTA(E:E)-1)

Setelah terbentuk sebuah nama range, maka data untuk chart bisa dirujuk ke
nama range tersebut dengan format :
*='nama file excelnya.ekstensinya'!nama_rangenya*

Wassalam,
Kid.

2012/8/30 Abang Tukang tanya <[email protected]>

> **
>
>
> Dear Master & teman2 belajar-excel,
>
>
> Saya boleh bertanya lagi? Bisakah dalam data terlampir saya bisa membuat
> grafik ini sifatnya custom atau bisa berubah sesuai dengan bertambahnya
> kolom D (D1,D2, dstnya) tanpa harus secara manual mengedit grafiknya?
> Terima kasih
>
>
> Regards
>
>
> Abang Tukang Tanya
>
>  
>
>

Attachment: re-Update Grafik.xlsx
Description: application/vnd.openxmlformats-officedocument.spreadsheetml.sheet

Kirim email ke