Pak Lukman, sekedar berbagi pengetahuan yang saya dapat saat saya pertama masuk ke sebuah perusahaan komputer yang perwakilannya hampir bisa ditemukan di mana saja kita menunjuk suatu tempat di bola dunia.
Jumlah core processor komputer dapat diibaratkan dengan jumlah truk yang digunakan untuk mengangkut barang dari 1 tempat ke tempat lain, semakin banyak truk yang kita miliki dan semakin besar ukuran muatan truk tentu saja proses memindahkan barang dari 1 tempat ke tempat lain akan semakin cepat. Bagaimana jika jumlah core dan kecepatann processor yang kita bandingkan berbeda, bukan perbandingan apel to apel? Secara logika perhitungannya juga akan sama dengan waktu yang kita butuhkan untuk memindahkan barang berdasarkan kapasitas truk dan jumlah truk yang kita miliki, jadi tinggal kita kalikan saja jumlah core dengan kecepatannya, semakin besar nilainya maka akan semakin cepat waktu prosesnya. Tapi, selain jumlah core dan kecepatan processor, kecepatan kerja komputer juga dipengaruhi oleh FSB, apa sih FSB itu? FSB bisa diibaratkan sebagai sebuah jalan, jika jalan tersebut sangat lebar tentu saja akan dapat dilewati kendaraan secara bersamaan dalam jumlah yang banyak, dibandingkan dengan jalan yang sempit yang mengharuskan kendaraan berjalan dengan cara antri, atau bahkan mungkin saja terjadi fenomena bottleneck saat kapasitas kendaraan melebihi lebar jalan yang ada. Ada sebuah istilah yang disebut OverClocking, yaitu suatu upaya meningkatkan kecepatan kerja komputer dengan cara meningkatkan nilai FSB, biasanya kecepatan processor bisa naik sampai kisaran 20% s/d 30% dari kecepatan normal, tentu saja ada efek samping dari overclocking ini, misalnya panas yang berlebih atau terjadinya kekurangan daya, akan menarik jika pak Lukman melihat kompetisi overclocking, dimana saya menyaksikan bahwa kecepatan kerja komputer naik secara signifikan tetapi akhirnya terbakar karena over heating (saya sangat menyukai saat melihat komputer peserta yang terbakar karena over heating xixixixi :D) processor mana yang lebih baik antara Intel atau AMD? untuk ini saya tidak dapat menjawab karena pada saat salah satu pemegang merk tersebut mengusulkan diadakan kompetisi di Sgp, usulan tersebut tidak ditanggapi oleh pemegang merk yang lain, alhasil uji coba yang pernah saya lihat hanya dilakukan oleh 1 pemegang merk saja maka saya rasa hasilnya akan tidak objektif jika saya ceritakan di sini. Lalu bagaimana dengan memory? memory atau RAM biasa digunakan untuk menyimpan data sementara dari program yang aktif, semakin besar kapasitas RAM yang kita miliki maka akan semakin besar data yang bisa disimpan dalam RAM tersebut. Secara umum komputer akan mengambil data yang sudah disimpan dalam RAM dibanding mengambil langsung dari HDD agar proses dapat berjalan lebih cepat. Kalau jumlah baris & kolom dalam Excel sudah dibatasi sampai dengan jumlah tertentu, hanya saja dalam excel versi 2007 ke atas, jumlah sheet & conditional formating dibatasi dengan kapasitas memory komputer. cmiiw Jan Raisin Pada 11 November 2012 11:50, lkm jktind <[email protected]> menulis: > ** > > > Bila hendak merakit komputer desktop. > > Kebanyakan hanya untuk excel. (nga pakai untuk game , multi media , atau > photoshop) > > OS : win 7 : 64 bit > > 1. Prosesor : core to duo : 3,4 GB core 4 : 3 GB core 8 : > 2,6 GB. > mana yg lebih cocok buat excel. (lebih cepat). GB nya atau > banyak nya core apakah bisa membuat excel lebih cepat. > > 2. memory .(ddr3) : 4 gb, 8 gb , 16 gb, 32 gb. > berapa jumlah memory ideal nya yg di butuhkan buat excel. > > 3. Bila didalam excel : banyak formula nya . Jumlah row nya lumanyan saja > : lebih butuh proseor atau memory ? > > 4. bila file excel nya row nya sangat banyak . lebih membutuhkan > prosesor atau memory ? > > > Salam > > > Lukman. > > > nb : file excel 40 MB ~ 89 Mb > > >

