Sama-sama.

hehehe... sarapannya array formula Pak, ;P

Andai saja array formula :
=IFERROR(INDEX($D$2:$D$12;MATCH(0;COUNTIF($E$1:E1;$D$2:$D$12);0));"")

diubah sedikit saja menjadi :
=IFERROR( INDEX( $D$2:$D$12 ; MATCH( Sum( CountIF( $D$2:$D$12 ,  $E$1:E1
)  ) ; COUNTIF( $D$2:$D$12 ; ">" & $D$2:$D$12 ) ; 0 ) ) ; "" )
maka bisa didapat daftar unique yang sorted descending. Array formula di
atas bisa digunakan untuk tipe data text.
Tanda ">" adalah untuk sorting descending. Jika diganti menjadi "<" maka
hasilnya akan sorted ascending.
Proses Sum terhadap array hasil CountIF data sumber dengan kriteria semua
item yang sudah diperoleh adalah petugas pemilih data unique-nya.

hehehe... masih Index Match kan... Dalemannya Match yang ketambahan Sum.

Wassalam,
Kid.


2012/11/15 Mardi <[email protected]>

> **
>
>
> Terima kasih banyak Mr Kid dan juga Pak Hendrik,
> Sangat gamblang sekali pemaparan Mr Kid , Yang saya salut dari
> master-master semua.....bisa-bisanya menuangkan bahasa manusia ke bahasa
> formula ,makananya apaaaaa gitu lho . Mbok sekali-kali diajakin makan
> bareng biar ketularan pinternya....he..he.. Setau saya index match ya
> fungsinya hampir sama kayak vlookup/hlookup gitu doang , ternyata bisa juga
> buat nyari uniq record.
> Terima kasih banyak Mr Kid
> salam
>
> mardi
>
>
> On 15/11/2012 19:56, Mr. Kid wrote:
>
>

Kirim email ke