penjelasannya mantap mr..

ternyata dari 1 kasusnya pak hendrik, kalo dijabarkan bisa sampai segitu
banyak ilmu yang didapat..

syukron atas ilmunya.. semoga menjadi berkah untuk semua. Aamiin..

Wassalam,

-MJR-


Pada 11 April 2013 12.11, Mr. Kid <[email protected]> menulis:

> **
>
>
> kenapa bisa beda begitu ya? padahal berjalan di mesin yang sama
> >> bisa jadi, untuk awal kegiatan, akan ada banyak penyesuaian dan
> inisialisasi didalam sana. saya ndak tahu persis apa saja yang terjadi.
> Anggap saja sebuah pengkondisian.
>
>
> mungkin bisa dijelaskan mr.. sekalian tanya gimana cara kok tau harus
> memilih script ini:
> private declare function QueryPerformanceCounter Lib "kernel32.dll" (ByRef
> lpPerformanceCount As LARGE_INTEGER) As Long
> >> hehehehe... kalo dijawab hafalan pasti ndak terima.
> kira-kira gini :
> 1. waktu itu ada dua sisi, yaitu sisi makro dan sisi mikro.
> Sisi makro adalah dari tahun sampai ketepatan 1 detik
> Sisi mikro adalah antara 0 dan 1 detik.
> Jadi, untuk menghitung waktu proses yang sangat cepat, perlu ketepatan
> yang tinggi, yaitu di sisi mikro
>
> 2. rentang dari 0 sampai 1 detik itu bisa dipecah menjadi banyak, misal
> per milidetik,mikro detik, atau nanodetik, dsb.
>
> 3. Biasanya, untuk sisi mikro ini akan dimulai dengan penggunaan timer
> seperti :
> dim dblTime as double
> dbltime=timer
> 'proses
> dbltime=timer-dbltime
> debug.print "waktu proses : " & dbltime & " detik"
> Coba lihat hasilnya, ada angka didepan koma (detik) dan dibelakang koma
> (bisa sampai milidetik)
> Yang perlu dipahami adalah lompatan dari satu tik waktu ke tik waktu
> berikutnya tidaklah per 1 milidetik, melainkan bisa mencapai 55 milidetik
>
> 4. Yang lebih tinggi dari timer adalah GetTickCount, hanya saja kadang
> kala lompatan tik ke tik nya bisa 55 milidetik juga walau biasanya 10
> milidetik. Fungsi ini adalah fungsi WinAPI dan silakan cari di internet
> tentang detil duduk perkara si GetTickCount ini.
>
> 5. Yang lebih tinggi lagi dari GetTickCount adalah yang sampai pada
> sedekat mungkin menghitung clock komputer.
> Masih ingat bukan bahwa clock komputer seperti 2.3GHz artinya ada 2.3G tik
> per detik.
> Jadi, jika bisa mendapatkan nilai waktu dari satu tik ke tik berikutnya
> yang sangat rapat, maka pastilah harus yang mendekati frekuensi clock
> komputer tadi.
> Fungsi QueryPerformanceCounter adalah yang paling mendekatinya, karena
> bisa sampai mencatat 1.000.000.000 tik per detiknya.
>
> 5. Jadi, dengan bekal keinginan untuk tahu cara membaca tik komputer
> setepat mungkin, maka akan bertemulah dengan fungsi
> QueryPerformanceCounter
>
> 6. Fungsi QueryPerformanceCounter punya teman namanya
> QueryPerformanceFrequency
> Karena ada Frequency nya, berarti yang dihitung bukan tik nya tapi
> frekuensi per detik.
> Jika diterapkan pada kasus tadi, maka yang didapat adalah nilai frekuensi
> nya.
> Nah kalau counternya 1000000000 tik per detik, maka kalau cara 1 diproses
> sebanyak 1000 tik, maka frekuensinya 1000/1000000000
> hehehe bakal ruwet bacanya kali ya....
>
> kira-kira demikianlah...
>
> Wassalam,
> Kid.
>
>
>
> 2013/4/11 Jan Raisin <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> tetap lebih cepat cara 2 mr. Kid
>>
>> tapi gini:
>> cara 1 di atas hasilnya: cara 2 lebih cepat 8x
>> cara 2 di atas hasilnya: cara 2 lebih cepat 4x
>>
>> kenapa bisa beda begitu ya? padahal berjalan di mesin yang sama
>> os : Win7 Ultimate 32-bit
>>  proc : corei5 2,3Ghz
>> Ram : 2GB
>> excel: 2K10
>>
>> mungkin bisa dijelaskan mr.. sekalian tanya gimana cara kok tau harus
>> memilih script ini:
>> private declare function QueryPerformanceCounter Lib "kernel32.dll"
>> (ByRef lpPerformanceCount As LARGE_INTEGER) As Long
>>
>> Wassalam,
>>
>> -MJR-
>>
>>
>>
>> Pada 11 April 2013 11.35, Mr. Kid <[email protected]> menulis:
>>
>> **
>>>
>>>
>>> eh... tapi,
>>> (mumpung ada yang nyoba wakakaka)
>>>
>>> gimana kalau posisi dibalik,
>>> cara 2 di atas dan cara 1 dibawah
>>> hasilnya seperti apa ya
>>>
>>> ty
>>>
>>> Wassalam,
>>> Kid
>>>
>>
>  
>

Kirim email ke