Hai Tini,

Sekedar tanya saja...
maklum, kepo terhadap kondisi detilnya...
diberi info syukur, tidak diberi info ya gpp...
1. Kalau A bukan V1 akan dapat faktor pengali berapa ya ?
2. Ada berapa banyak varian isian kolom A.
3. Berapa banyak varian faktor pengalinya ?
4. Apakah data di kolom B sampai F *pasti *hanya terisi 1 cell saja ?
5. Currency nya *pasti* yang tertulis di B1:F1 atau ada currency lainnya ?

maaf kalo malah merepotkan...
sebab kepo diatas adalah :
- Jika V1 adalah suatu kondisi yang menyebabkan faktor pengalinya berbeda
dan ada banyak varian isian kolom A, maka tabel referensi akan lebih
memudahkan daripada memanfaatkan fungsi IF.
- Jika Currency bisa bertambah dan berkurang dan pasti hanya berisi 1 nilai
currency per record data, maka memanfaatkan fungsi Sum akan banyak
kemudahannya karena bisa insert kolom ketika menambah currency baru.
Biasanya malah disediakan 1 kolom dummy bernama valas lainnya sebelum VAT,
sehingga insert kolom adanya currency baru bisa selalu tetap di kolom valas
lainnya.
- selain jika-jika diatas, biasanya perlu mengetahui kolom-kolom lain
selain kolom A yang berisi nilai seperti V1 tersebut.
- Ketika per record pasti berisi nilai dari sebuah currency saja, tabel
data akan lebih mendekati normal sehingga mudah diolah ketika memiliki
Header bernama : (orientasi tabel akan menjadi vertikal saja -- keadaan
contoh tabel berorientasi vertikal dan horisontal -- )
Cat. VAT     Currency      Nilai       VAT

Moga-moga kepo diatas ndak menambah ruwet permasalahan ya....

Wassalam,
Kid.




2013/11/7 hartini dewi <[email protected]>

>
>
> Dear All,
>
> Saya ingin menggabungkan beberapa formula IF menjadi satu, tetapi saya
> terkendala atas ketidak pahaman saya dengan formula excel.
>
> Saya ingin membuat Formula di Kolom G, Jika kolom A=V1, maka kolom B*10%
> or Kolom C*10% or Kolom D*10%, Kolom E*10% dan kolom F*10%.
> mohon bantuan dari rekan semua, bagaimana caranya..
>
> terima kasih sebelumnya.
>
> Salam
>
> Tiny
>
>  
>

Kirim email ke