Hai Tjahya,

Coba geser kolom tanggal ke paling kiri.
Atur format numbernya sesuai kebutuhan, mau menampilkan hari bulan dalam
bantuk apapun yang bisa dilakukan oleh format number.
Caranya : klik kanan nama kolomnya dalam pivot table -> field setting ->
number format -> atur sajah sesukanya.

Otomasi ?
Pivot table sangat otomatis ketika dibantu oleh fitur excel table.
Sudah coba tambah record lalu klik kanan pivot table refresh all ?

Jika dengan array formula, ketika data bertambah banyak, perlu peng-copy-an
formula di sheet report-nya. Belum lagi kalo yang meng-copy belum kenal
dengan array formula. Maka penggunaan array formula akan terasa lebih
report dibanding dengan pivot table.

Ketika datanya buanyak sekali, array formula akan memperlambat kerja Excel,
sedang pivot table tidak akan signifikan memberatkan kerja Excel.

Dengan array formula hanya bisa disusun 1 fix report dan harus membuat
array formula lain untuk kebutuhan report sederhana yang bentuknya berbeda
(seperti jumlah les si Nixon yang pake guru si A). Sedangkan dengan sebuah
pivot table, Anda bisa meng-copy pivot table tersebut ke sheet naru untuk
menjadi bentuk report baru, kemudian mengatur layout report yang baru. Hal
ini hanya dilakukan sekali saja setiap ada pengubahan bentuk layout.

Pengubahan jumlah record atau nilai dalam record cukup melakukan refresh
data melalui ribbon Data -> klik Refresh All.
Hal ini setara dengan setting calculation manual pada saat menggunakan
array formula.

Kenapa kok di set calculation manual si array formula ?
>> jadi gini, ketika jumlah record banyak, maka kalkulasi excel terhadap
array formula akan lambat. Supaya proses ganti nilai di tabel data tidak
memicu array formula yang kerjanya memperlambat Excel, maka perlu di set
calculation menjadi manual dulu. Setelah seluruh pengubahan nilai di tabel
data selesai, baru di set calculation automatic. Setelah di set calculation
automatic, maka dilanjutkan dengan menunggu si array formula selesai
dikalkulasi.

Pivot table juga bergantung pada tabel data sumbernya. Ketika ada
pengubahan nilai di tabel sumber, maka pivot  table perlu memperbarui data
yang disimpan oleh si pivot table. Proses memperbarui ini dilakukan ketika
ada perintah Refresh All.

Bedanya apa dengan array formula yang di calculation manual pada kondisi di
atas tadi ?
>> pivot table akan me-refresh jauh lebih cepat (sangat jauh lebih cepat)
daripada kalkulasi Excel terhadap array formula.

Contoh kasus saja deh...
Workbook A dengan data di sheet bernama Data berisi 900K record lalu di
buat report dengan array formula di sheet bernama Report bisa menghabiskan
waktu untuk kalkulasi (relatif terhadap komputer dan kekomplekan kriteria
array formula (misal array formula filtering)) bisa memakan waktu 3 menit
(ingat ya, ketika komputernya cukup tangguh dan kriterianya ndak terlalu
rumit dan ndak banyak)

Workbook B dengan data seperti workbook A diletakkan di sheet bernama
DataPivot dan report dengan Pivot table diletakkan di sheet bernama
report1, hanya membutuhkan waktu 5 detik.

Saya rasa, 180 detik array formula dibanding 5 detik pivot table sangatlah
signifikan.


Kasus berikutnya :
Workbook A, Kalau repportnya ternyata ada 3 model report, report umum,
report jumlah kelas, report jumlah mengajar si guru (misal) yang diletakkan
pada 2 sheet berbeda lagi (reportMurid dan reportGuru). Setiap sheet report
butuh array formula filtering juga, maka kalkulasi yang 5 menit tadi akan
jadi lebih lama karena yang dikalkulasi ada 3 sheet berarray formula. Bisa
jadi kalkulasi akan menjadi 9 menit.

Workbook B yang dikenai keadaan yang sama (ada report Guru dan report
Murid) yang dibuat dengan pivot table (hasil copy pivot table di sheet
report1 ke sheet reportGuru dan sheet reportMurid) yang kemudian diatur
layoutnya. Maka pivot table akan membutuhkan waktu refresh tetap 5 detik
(tidak berubah).

Kali ini, 9 x 60 = 540 detik dibanding 5 detik refresh pivot table akan
semakin terasa perbedaan waktunya.

Kasus lain,
Karena datanya sudah makin banyak (misal 2M record [usahanya sudah berjalan
2 tahun dan semakin maju]) dan gak muat di Excel, maka dipindah ke Access.
Pivot table cukup mengubah data source yang tadinya ke sheet Excel menjadi
ke sebuah Data Connection yang dibentuk dengan fitur Get External Data.
Sedang array formula harus beribet menggunakan VBA atau Get External Data
untuk ambil datanya lebih dulu baru menjadi sebuah potongan tabel (ndak
bisa semuanya).

imho,
Pengguna Excel tetaplah harus diluar comfort zone yang dibentuk Excel
selama ini agar prinsip-prinsip pengolahan data yang cepat, tepat, akurat,
sesuai kebutuhan bisa terus dipenuhi mengikuti perkembangan data.
Jadi, semakin kedepan, Excel formula (termasuk array formula) akan semakin
kecil lingkup penggunaannya, tetapi tidak bisa dihilangkan dari Excel.
Lingkup tersebut akan semakin rapat ke area penyiapan data source (tabel
data dasar hasil mengolah data mentah ajalah nyebutnya).

hehehe....
kampanye Excel Table, pivot table, dan Get External Data... Fitur dasar
yang dianggap repot untuk digunakan dalam membuat report karena harus
belajar dari nol lagi. Padahal banyak pengguna Excel yang belajar formula
juga dari nol dan sekiun tahun belajar formula masih kelas 1 ajah...

ayo BeExceller,
belajar bersama tentang fitur Excel selain formula yuk....
Insya Allah ndak rugi deh...

Wassalam,
Kid.




2014-02-09 10:32 GMT+07:00 Tjahya Hartono <[email protected]>:

>
>
> Terima kasih Mr. Kid, sambil menunggu bantuan dari be exceller lain untuk
> arraynya (karena kebutuhannya memang lebih butuh  untuk otomatisasi
> datanya) bisa dibantu untuk pivotnya kalo di sort tanggal yang terbaru saja
> yang berada diatas.  karena sudah saya mencoba di sort tidak bisa misal
> tanggal 3 dan 4 masih berada dibawah tanggal 2 dan 1, kemudian dibantu
> untuk data per aktif tanggal ini saja yang diberi warna dan data tanggal
> diberikan hari supaya lebih mudah melihatnya.
> Saya sangat berterima kasih sekali lagi atas bantuannya
>
>
>   Pada Minggu, 9 Februari 2014 9:32, Mr. Kid <[email protected]> menulis:
>
>  Hai Tjahya,
>
> Sambil menunggu solusi dengan array formula filtering sumbangan BeExceller
> ya....
> File terlampir menggunakan fitur Excel Table yang diberi formula penyusun
> data source pivot table. Kemudian output ditampilkan dengan Pivot Table.
>
> File terlampir menggunakan Excel 2007. Pengguna xl2003 juga bisa
> memanfaatkan pivot table seperti file terlampir. Pada xl2010 (terutama
> xl2013), fitur pivot table sudah jauh lebih bagus. Pada xl2013 malah sudah
> di-default-kan untuk bisa menggunakan power pivot yang data source-nya
> berasal dari virtual data warehouse. Excel Pivot Table maupun addin Power
> Pivot akan terus dikembangkan oleh pembuat Excel. Sepertinya akan ada
> banyak keuntungan di depan sana ketika mempelajari fitur Excel Pivot Table
> sejak dini (sukur-sukur bisa belajar Power Pivot sekalian).
>
> Moga-moga pivot table semakin banyak digunakan. Seringkali keengganan
> menggunakan pivot table karena harus memperlajarinya, yang berarti harus
> keluar dari comfort zone seseorang. Padahal mempelajari pivot table jauh
> lebih mudah dibanding mempelajari array formula ataupun VBA.
>
> Wassalam,
> Kid.
>
>
>
> 2014-02-08 19:14 GMT+07:00 Tjahya Hartono <[email protected]>:
>
>
>   Minta ijin dulu ke Pak Jonathan, kebetulan casenya sama dengan yang
> saya hadapi.^^
>
> Master excel,
> boleh saya dibantu untuk menyelesaikan masalah dlm kasus ini, sedikit
> perkembangan untuk kasus pak Jonathan
> Terima kasih atas bantuannya
>
>
> Tjahya H
>
>
>
>
>    
>

Kirim email ke