Hai Haris, Coba gunakan macro recorder sesaat sebelum merefresh Pivot Table. Copas macro tsb ke bagian akhir macro yang diaktifkan dengan tombol.
Salam, HK Sent from Samsung Mobile <div>-------- Original message --------</div><div>From: "ris ha [email protected] [belajar-excel]" <[email protected]> </div><div>Date:18/11/2014 09:52 (GMT+07:00) </div><div>To: [email protected] </div><div>Subject: Re: [belajar-excel] Menampilkan Multiple data secara vertikal dengan kriteria </div><div> </div>Hehehe, in sya Alloh saya g kayak gitu, saya sgt butuh bimbingan dan petunjuk dr Mr. Kid. Jadi penasaran sama Mr. Kid, kayak apa sih orangnya, pasti udah tua y, soalnya asam dan garam excel udh dimakan semua Master Data udah sy rubah, trus pivot sudah sy buat. Lalu, apakah bisa refresh All di ganti dengan macro, sehingga pada saat sy klik tombol refresh juga bisa dilakukan. Salam Haris On Tuesday, November 18, 2014 2:48 AM, "'Mr. Kid' [email protected] [belajar-excel]" <[email protected]> wrote: Pak Haris, "Data yg ada tidak selalu begitu, karena bisa jadi No Batch dg tgl 5 muncul pada akhir bulan, tapi tetap ditulis tanggal 5, sehingga kl di insert row akan sangat tidak praktis. Mau tidak mau nomor batch dg tgl 5 ditulis dibawah tgl 30 (misal)." > karakteristik input seperti ini justru membutuhkan sebuah tabel penyimpan > data yang dijaga agar terus berkaidah tabel database. "karena data duplicate harus hilang dan data tidak diurutkan?" >> pivot table sangat ringan dalam melakukan hal ini ketimbang formula apapun "Kalo pake pivot tabel yg pernah aku praktekan tidak bisa update datanya, gimana y?" >> apanya yang akan di-update ? bukankah data di sheet DataBatch sekedar bahan >> untuk bisa mendapatkan daftar unique tidak diurutkan saja ? Kemudian user2 >> akan mengisi dikolom baru yang bernama [ke] ? Lalu user2 harus meng-update >> apanya ya ? >> jika maksud update disini adalah pivot table berubah mengikuti penambahan >> data di sheet DataBatch, maka yang dibentuk adalah dengan urutan sebagai >> berikut : 1. buat sheet data batch dengan header hanya 1 baris tidak ada merge cell dan tidak ada formula dan tidak ada kolom tidak berheader 2. input seluruh data batch tepat pada baris di bawah header 3. blok databatch (termasuk header 1 baris) -> ribbon Home -> group Styles -> klik Format as Table -> pilih sebuah style apa saja -> centang has header -> OK 4. klik sebuah cell databatch -> lihat tulisan nama-nama menu -> klik menu TableTools -> pilih ribbon Options -> lihat paling kiri -> tulis di Table Name dengan _Kid_wakaka_ 5. buat sebuah sheet output baru 6. buat pivot table di sheet output baru tersebut dengan data source si pivot diisi nama tabel di nomor 4 tadi PERINGATAN!!! Setiap kali usai mengubah data di sheet DataBatch (hapus, tambah, ganti) lakukan refresh data dengan cara : ribbon Home -> group Connections -> Refresh All imho, beban untuk menekan tombol menu Refresh All tidak akan seberat dan seriskan meng-copy formula. Lagi pula, 1 pivot table awal bisa menjadi berbagai sheet output dengan layout output berbeda tapi tetap cukup di-refresh sekali saja dengan cara di atas. Berbeda dengan penyusunan 15 output berbeda dengan lebih dari 15 macam formula di 15 sheet berbeda yang menuntut setiap formula output di setiap sheet harus di-copy ke baris baru ketika data baru menyebabkan kebutuhan dimunculkannya output di baris yang baru dan belum ada formulanya. Keribetan meng-copy formula output ini sering dibantah pengguna Excel senior karena katanya, mereka sudah meng-copy formula sampai ratusan sampai ribuan baris untuk mengantisipasi suatu saat data akan banyak dan membutuhkan copy formula tersebut. Dan UMUMNYA, para user Excel senior seperti ini akan ke milis lalu mengeluh 'OH MY EXCEL SANGAT LAMBAT TOOOLOOOONG....' (terkadang nulisnya sampe gede semua gitu kaya lagi caper harus diutamakan) trus ketemu Kid yang masih yunior di Excel (soale masih imut-imut nih) n Kid said : "Cape deh" (wal hasil, di-reject postingannya karena kebanyakan huruf kapital) ;) Wassalam, Kid. 2014-11-17 15:53 GMT+11:00 ris ha [email protected] [belajar-excel] <[email protected]>: Terima kasih banyak atas koreksi dan panduannya Mr. Kid, saya akan membahas 1 per satu, takutnya sy yg bingung. Saya ambil yg paragraf 1 dulu y. "hasil input user1 di data batch ditampilkan summarynya untuk bahan input user2 mengisi manual pada kolom bernama [ke]. Proses inputnya harus tersusun ke kanan ? User2 ndak bisa kalau mengisi kebawah ya ?" Kalo kebawah gimana formulanya? Apa masih pake =IFERROR(INDEX(DataBatch!$C$9:$C$998;MATCH(0;COUNTIF($AY$2:AY2; DataBatch!$C$9:$C$998);0));0) karena data duplicate harus hilang dan data tidak diurutkan? Kalo pake pivot tabel yg pernah aku praktekan tidak bisa update datanya, gimana y? "Bukankah input akan selalu terurut tanggalnya. Artinya, tanggal 5 bulan 9 selalu di atas tanggal 17 bulan 9" Data yg ada tidak selalu begitu, karena bisa jadi No Batch dg tgl 5 muncul pada akhir bulan, tapi tetap ditulis tanggal 5, sehingga kl di insert row akan sangat tidak praktis. Mau tidak mau nomor batch dg tgl 5 ditulis dibawah tgl 30 (misal). Salam haris On Sunday, November 16, 2014 2:12 PM, "'Mr. Kid' [email protected] [belajar-excel]" <[email protected]> wrote: owh... hasil input user1 di data batch ditampilkan summarynya untuk bahan input user2 mengisi manual pada kolom bernama [ke]. Proses inputnya harus tersusun ke kanan ? User2 ndak bisa kalau mengisi kebawah ya ? Bukankah input akan selalu terurut tanggalnya. Artinya, tanggal 5 bulan 9 selalu di atas tanggal 17 bulan 9. Setelah user2 menginput kolom ke secara manual, maka user3 akan membuat record baru berisi 6 kolom di repeat. Apakah tidak bisa user3 membuatnya tersusun ke bawah menjadi 7 kolom (6 kolom seperti di sheet repeat tambah 1 kolom tanggal atau bulan). Dengan data yang disusun ke bawah (vertikal) disertai sebuah kolom waktu sebagai pengenal setiap paket data, maka proses komputasi berbagai output bisa lebih simple formulanya atau bahkan bisa memanfaatkan fitur pivot table. hehehe... tapi yang namanya mengubah struktur data, maka biasanya akan muncul kalimat 'repot mengubahnya pak'. So, mo gimana lagi ya to.. ;) Wassalam, Kid. On Fri, Nov 14, 2014 at 2:49 PM, ris ha [email protected] [belajar-excel] <[email protected]> wrote: Maaf Mr.Kid br bisa bales, karena br selesai rekap bulanan Saya bingung cara menjelaskan data yg sebenarnya, sehingga sy buat dalam file excel, semoga dapat dipahami. Berikut saya kirimkan file data dan alur data yg sebenarnya. Semoga berkenan Salam Haris On Thursday, November 13, 2014 11:00 AM, ris ha <[email protected]> wrote: Maaf Mr.Kid br bisa bales, karena br selesai rekap bulanan Saya bingung cara menjelaskan data yg sebenarnya, sehingga sy buat dalam file excel, semoga dapat dipahami. Berikut saya kirimkan file data dan alur data yg sebenarnya. Semoga berkenan Salam Haris On Thursday, November 6, 2014 8:38 AM, "'Mr. Kid' [email protected] [belajar-excel]" <[email protected]> wrote: Jadi data dasarnya yang berbentuk seperti apa ya ? Bisa jadi mengolah data dasar yang di-input user secara langsung menjadi berbagai output (tamoilan per bulan batch, tampilan per bulan batch dan produk, dsb, baik unique, terurut, atau sebagainya) akan lebih mudah atau setidaknya akan lebih efisien. On Wed, Nov 5, 2014 at 6:38 PM, ris ha [email protected] [belajar-excel] <[email protected]> wrote: Subhanallah luar biasa ingatan Mr. Kid, dari puluhan email milis ternyata masih hapal tiap detailnya, saya sendiri malah lupa. Betul, ini masih ada kaitannya dengan kasus yg dimaksud Mr. Kid, yg sampai skrg masih terkendala oleh formula =IFERROR(INDEX(DataBatch!$C$9:$C$998;MATCH(0;COUNTIF($AY$2:AY2; DataBatch!$C$9:$C$998);0));0) karena formula tersebut kinerja entry data menjadi lama. Yang kemudian diberi solusi terkait Advance Filter. Tapi sampai saat ini blm saya coba karena lagi lapor bulanan. "Kenapa kasus ini tidak menggunakan data aslinya dan malah menggunakan data hasil olahan formula ?" Itu karena datanya berkembang, setelah dipilah sesuai dengan bulannya, kemudian penunjang data tsb di entry secara manual dengan mengacu pada nomor batch yaitu data repeat. Artinya nomor batch tsb ada pengulangan produksi dan tes karena off spec. Pada kasus ini, dihitung tiap bulannya seberapa besar repeat tsb beserta item apa saja yang menyebabkan repeat, kemudian produk apa saja yang terkena repeat. Semua itu acuannya pakai nomor batch, sehingga perlu memunculkan data batch repeat. Semoga dapat dipahami Salam Haris Yahoo! Groups Assalamu'alaikum Selamat Siang para master Excel. Saya ada kasus, Bagaimana Macronya untuk pengganti formula Array dibawah ini yang berfungsi untuk menghil... View on groups.yahoo.com Preview by Yahoo Yahoo - login Forgot password or username? Create Account OR SIGN IN WITH Facebook Google View desktop version View on us-mg5.mail.yahoo.com Preview by Yahoo Yahoo - login Forgot password or username? Create Account OR SIGN IN WITH Facebook Google View desktop version View on us-mg5.mail.yahoo.com Preview by Yahoo On Wednesday, November 5, 2014 12:40 PM, "'Mr. Kid' [email protected] [belajar-excel]" <[email protected]> wrote: Wa'alaikumussalam Wr. Wb. Boleh bertanya kah ? Kalau ndak salah data yang digunakan Pak Haris pada kasus ini hasil olahan formula terhadap data asli yang telah tersusun sebagai tabel vertikal. Kenapa kasus ini tidak menggunakan data aslinya dan malah menggunakan data hasil olahan formula ? Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Kid. 2014-11-04 18:13 GMT+11:00 ris ha [email protected] [belajar-excel] <[email protected]>: Assalamu'alaikum para master yang saya hormati Siang ini, saya ada masalah, yaitu Cara Menampilkan Multiple data secara vertikal dengan kriteria (File terlampir). Mohon para master dapat berkenan memberikan solusi atas permasalahan saya. Saya ucapkan terima kasih atas solusi yang diberikan. Semoga para master selalu dimudahkan segala urusan oleh Allah Swt. Amin Salam Haris

