Penjelasan dari Mr. Kid mengingatkan aku pada pelajaran “angka penting” dalam 
perhitungan Teknik….

he he he

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, December 01, 2014 2:47 PM
To: BeExcel
Subject: Re: [belajar-excel] Menentukan konversi nilai otomatis pada suatu 
interval

 

  

hehehe...

yak tul. Fungsi round memang digunakan untuk membulatkan dan sebagai tools 
manipulasi data.

yang rada aneh, kolom nilai berisi bilangan desimal (entah 2 atau 3 digit 
dibelakang koma) yang tidak dibulatkan. Kemudian suatu ketentuan yang baku dan 
terstandarisasi digunakan untuk menentukan suatu grade tertentu.

Nilai yang dikonversi masih berupa nilai asli yang belum di-publish sebagai 
suatu nilai yang telah dibulatkan. Tetapi nilai pembulatannya yang digunakan 
untuk menentukan suatu grade. Apalagi nilai aslinya ditampilkan sebagai nilai 
bilangan bulat (hanya tampilannya) dan bukan aslinya.

imho,

Akan lebih transparan jika kolom nilai diberi nama kolom 'pembulatan nilai' 
yang berisi fungsi round terhadap bunyi formula yang ada. Kemudian di kolom 
konversinya tidak berisi fungsi round. Kolom pembulatan nilai ini tidak perlu 
diformat cells number dengan 0 desimal dibelakang koma. Jadi kolom 'pembulatan 
nilai' menampilkan nilai nyatanya. Nilai yang di kolom 'pembulatan nilai' 
inilah yang dikonversi. Sehingga formula konversi tidak perlu menggunakan 
round. Hal ini akan membuat proses menjadi lebih transparan karena apa adanya 
sesuai proses yang dilakukan. Proses pembulatan tampak dari nama kolom 
'pembulatan nilai'. Sehingga suatu saat jika akan ada proses yang membutuhkan 
pelacakan kesetimbangan, maka nama kolom bisa memberi indikasi awal yang 
memudahkan proses audit.

Untung saja prosesnya hanya berhenti sampai diproses konversi ini. Andai masih 
ada proses yang panjang yang kemudian proses cek balancingnya dilakukan 
terhadap nilai asalnya, maka ketidak setimbangan nilai akan tampak sekali dan 
bahkan bisa sulit melacaknya.

 

btw,

mungkin memang hal ini ndak terlalu penting atau dianggap ndak penting. 
hehehe.... sekedar kebiasaan, kalau lihat proses yang mengganjal (berpotensi 
membawa masalah jika menjadi kebiasaan) jadi agak deg-deg-an.

;)

Wassalam,
Kid.

 

 

 

2014-12-01 17:01 GMT+11:00 'Bagus' [email protected] [belajar-excel] 
<[email protected]>:

  

 

Oom Kid;

 

Bukan bermaksud utk manipulasi..

mungkin karena fungsi round dll. itu diciptakan utk manipulasi data...

 

J

 

 

Wassalam

~ Bagus ~

 

----- Original Message ----- 

From: 'Mr. Kid' [email protected] [belajar-excel] 
<mailto:[email protected]+[belajar-excel]>  

To: BeExcel <mailto:[email protected]>  

Sent: Saturday, November 29, 2014 9:41 AM

Subject: Re: [belajar-excel] Menentukan konversi nilai otomatis pada suatu 
interval

 

  

waaa....

formulasi mas Bagus ini :

misal:

=IF($H7>=70,VLOOKUP($H7,Sheet1!$A$2:$C$32,2),0)

menjadi:

=IF($H7>=70,VLOOKUP(Round($H7,0),Sheet1!$A$2:$C$32,2),0)

 

pada nilai hasil formulasi di kolom nilai yang menghasilkan 84.5 akan dianggap 
memiliki nilai 85. COBA ubah format cells number kolom nilai menjadi GENERAL

Andai file Excel nya diaudit dan kolom nilai diubah format numbernya menjadi 
GENERAL maka akan tampak manipulasinya karena memasukkan sesuatu yang realnya 
(kolom Nilai) dibawah ambang batas menjadi masuk di kelompok yang lebih tinggi.

btw,

mungkin hal seperti ini masih dianggap lumrah ya... sayang sekali.


Wassalam,
Kid.

 

 

2014-11-28 12:38 GMT+11:00 Pukka Hamonangan Pardede [email protected] 
[belajar-excel] <[email protected]>:

  

sipp..! sejauh ini berjalan lancar.. thanks suhu.. saya akan kembali jika 
sewaktu-waktu ada koreksi kembali.. 

semoga hari mu menyenangkan karena membantu sesama.

 

amin.

 

Pada Jumat, 28 November 2014 8:15, "'Bagus' [email protected] 
[belajar-excel]" <[email protected]> menulis:

 

  

 

Pak Pukka;

 

 

Coba ditambahin fungsi round(),

 

misal:

=IF($H7>=70,VLOOKUP($H7,Sheet1!$A$2:$C$32,2),0)

menjadi:

=IF($H7>=70,VLOOKUP(Round($H7,0),Sheet1!$A$2:$C$32,2),0)

 

 

Wassalam

~ Bagus ~

 

----- Original Message ----- 

From: Pukka Hamonangan Pardede [email protected] [belajar-excel] 
<mailto:[email protected]+[belajar-excel]>  

To: [email protected] 

Sent: Friday, November 28, 2014 12:55 AM

Subject: Bls: [belajar-excel] Menentukan konversi nilai otomatis pada suatu 
interval [1 Attachment]

 

  

entah bagaimana ceritanya saya kurang tahu pasti, tapi pihak sekolah harus 
memastikan bahwa nilai yg dikonversikan harus sesuai seperti apa yg sudah 
ditentukan pada file terlampir sheet 1.. pada rumus file terlampir memang sudah 
berjalan.. cuma terbentur dengan masalah pembulatan saya kira. nilai 85 
seharusnya konversi menjadi 3.00 dan nilai 86 seharusnya 3.01. namun yg terjadi 
malah nilai 85 menjadi 2.92 dan nilai 86 menjadi 3.00. mohon bantuannya pada 
masalah ini suhu.

 

file terlampir.

 

Pada Kamis, 27 November 2014 11:54, "Nang Agus [email protected] 
[belajar-excel]" <[email protected]> menulis:

 

  

Dear Pukka,

setahu saya, konversinya cukup dibagi dengan 25.  (100/25 = 4)

di daftar nilai saya juga begitu sedangkan untuk nilai ABCDnya gunakan fungsi 
Vlookup,

Coba lihat lampiran, 

sudah saya sesuaikan dengan permendikbud nomor 104 tahun 2014.

dan di H7 rumusnya yang benar adalah menggunakan maximum =MAX(E7:H7) sesuai 
dengan permen tersebut bahwa nilai keterampilan menggunakan nilai Optimum, 
bukan rata-rata.

Salam

NangAgus 

 

2014-11-27 9:29 GMT+07:00 'Mr. Kid' [email protected] [belajar-excel] 
<[email protected]>:

  

oh begitu...

bagaimana kalau begini :

0. buka file lampiran dari saya tempo lalu (ada dua sheet kan)

1. buat sheet baru (bisa gak membuat sheet baru alias menambah sheet kosong 
dalam sebuah workbook ?)

    >> kalau gak bisa,coba lihat daftar sheet (persis dibawah sheet) [namanya 
tab sheets] 
     -> klik yang paling kanan berbunyi Insert Worksheet kalau mousenya 
digerakkan ke arahnya

2. copy paste tabel referensi (yang ada di salah satu sheet) ke sheet baru itu.

3. lihat sheet lama (bukan yang baru) pada salah satu cell berformula vlookup

4. ubah rujukan range dalam formula vlookup itu ke tabel referensi yang ada di 
sheet baru tadi (jangan lupa untuk meng-absolute rujukan ke tabel referensi di 
sheet baru itu, bisa kan, yak betul, yang pencet tombol F4 di keyboard supaya 
tanda '$' dollar nya pindah-pindah sampai keluar 4 bijik tanda '$' dollar...)

5. selesai jika Anda sudah tahu cara membuat formula di Excel (misal formula 
=a7 dsb, jika belum bisa membuat formula seperti =a7, maka sebaiknya mengenal 
Excel lebih dulu).

Wassalam,

Kid.





 

On Thu, Nov 27, 2014 at 1:18 PM, Pukka Hamonangan Pardede 
[email protected] [belajar-excel] <[email protected]> wrote:

  

nah.. seperti itu yg ada di kepala saya gan.. masalahnya.. saya tidak tahu 
membuat yg seperti itu.. (maaf)

sekiranya suhu berkenan memberikan penerapannya pada file terlampir sebelumnya 
(file terlampir "real converting)

 

Pada Kamis, 27 November 2014 2:28, "'Mr. Kid' [email protected] 
[belajar-excel]" <[email protected]> menulis:

 

  

Letakkan saja tabel referensi nya pada sebuah sheet tersendiri. Formula merujuk 
ke sheet khusus tersebut. Sheet khusus tersebut di-hide. Akhirnya, jadi seperti 
tabel referensi yang disimpan di kepala bukan ? Sama-sama ndak kelihatan tapi 
ada.

Wassalam,

Kid.

 

2014-11-27 3:57 GMT+11:00 [email protected] [belajar-excel] 
<[email protected]>:

  

terimakasih atas respon nya Suhu Mr.kid

maksut saya begini, ketentuan nilai dan konversinya kita simpan di kepala.. 
(ketentuan konversi tadi tidak disertakan dalam lembar kerja)

 

file terlampir,

regards.

 

 

 

 

 

 

 

 



Kirim email ke