Hai Abdoel Khobir, Biasanya kasus borongan seperti ini dijauhi oleh BeExceller :( Andaikan dipecah menjadi beberapa topik maka akan lebih besar kemungkinannya untuk mendapatkan respon yang cepat. Selain itu, kasus yang dipecah menjadi beberapa topik relatif akan menunjukkan kepada BeExceller bahwa pemilik kasus berusaha mempelajari solusinya secara bertahap agar bisa benar-benar paham dan bukan sekedar ingin mendapatkan hasil akhir bantuan berupa file kerja yang siap pakai karena telah dibantu untuk dibuatkan.
btw, secara singkat begini : 1.Bagaimana caranya dengan mengisi data di sheet ini,otomatis memilah dan mengcopy otomatis disheet lain berdasar cabang (jakarta bogor bandung dll) (tanpa kolom biaya) >> Fitur Excel Pivot Table bisa membantu menyusun per cabang dengan cara membuat sebuah pivot table lalu di-filter berdasar cabang tertentu. Pivot table dirujuk ke sebuah nama range yang dinamis megikuti jumlah record data di tabel sumbernya (yang ada di sheet kumpulan data). Kemudian pivot table yang sudah jadi tersebut di-copy ke sheet lain dan di filter untuk cabang lain. Begitu seterusnya sampai seluruh cabang membentuk sheets yang masing-masing sheet nya berisi pivot table yang terfilter sesuai cabang tertentu untuk sheet tersebut. Proses ini hanya dilakukan setiap kali ada cabang baru saja atau ada cabang yang belum punya sheetnya. Setiap kali ada penambahan data, yang dibutuhkan adalah proses refresh data melalui ribbon Data -> group Connections -> Refresh All Cara ini juga akan memungkinkan untuk meletakkan sheets report per cabang di file lain dengan membuat pivot table merujuk ke suatu koneksi data hasil kerja fitur Get External Data. Pivot table bisa dibaca secara singkat mulai disini <http://excel-mr-kid.blogspot.com/2013/04/pivot-table-1-kenalan.html> . >> Cara lainnya adalah dengan VBA. Banyak contoh kasus seperti ini yang sudah beredar di milis Belajar-Excel. Silakan search disini <https://groups.yahoo.com/neo/groups/belajar-excel/conversations/messages>. Solusi dengan VBA untuk kasus seperti ini membutuhkan pengetahuan dasar tentang VBA sebagai alat otomasi di Excel. Pengenalan dengan VBA bisa dimulai dari sini <http://b-excel.blogspot.com/2013/06/belajarvba-000-kenalan.html>. 2. Bagaimana formulanya kolom TAGIHAN terisi otomatis dengan dasar TABEL HARGA ? >> Sebut saja ada sebuah tabel DATA di suatu sheet tertentu dan ada tabel HARGA di suatu sheet yang lain. Pada tabel HARGA ada kolom harga dan sebuah kolom kriteria atau bahkan lebih dari satu buah kolom kriteria, sehingga terbentuk tabel daftar harga setiap produk misalnya. Bunyi tulisan di kolom kriteria yang ada di tabel HARGA ini harus ada di tabel DATA pada suatu kolom yang bunyi tulisannya sama persis. Jika tidak sama persis, maka yang dibutuhkan adalah adanya potongan kata yang sama persis dengan isi kolom kriteria tabel HARGA. Dari kolom inilah formula penghubung tabel DATA dengan tabel HARGA. Jika belum ada kolom yang demikian, maka buatlah lebih dulu. Excel dan program lainnya tidak bisa mendefinisikan secara otomatis bahwa kata berbunyi 'NAMA' akan sama dengan 'NAME' apalagi kata 'JLN' akan sama dengan kata 'JALAN'. 3.Bagaimana caranya hasil dari penjumlahan Kolom H dan kolom I hasilnya terisisi otomatis di sheet "KAS" >> Jika KAS adalah sebuah tabel data berkaidah tabel database, maka fitur pivot table bisa membantu menyusunnya. >> Jika KAS berupa tabel yang berisi gabungan dari beberapa tabel data (tabel data pembelian, tabel penjualan, tabel lain-lain misalnya), dan susunannya tidak berkaidah tabel database, maka dibutuhkan VBA untuk meng-create records di KAS. 4. Bagaimana caranya Kalau Menginput Tanda terima yang sudah masuk di kolom P dan Q menghasilkan stus MASUK atau BELUM >> Jika inputan P dan Q tidak pernah ada yang dihapus sepanjang masa, maka fungsi CountIF atau CountIFs bisa membantu. Fungsi CountIF untuk 1 kriteria dan CountIFs untuk banyak kriteria. Andaikan ada isi kolom P yang sama tapi isian kolom Q berbeda, maka ini disebut lebih dari 1 kriteria, yaitu kriteria berdasar kolom P dan kriteria berdasar kolom Q, sehingga fungsi CountIFs lah yang digunakan. Andaikan setiap isi kolom P pasti hanya punya 1 isian di kolom Q, maka ini disebut 1 kriteria, yaitu berdasar kolom P dan fungsi CountIF yang digunakan. Fungsi CountIF atau CountIFs tersebut digunakan sebagai alat cek saja. Jika hasil fungsi tersebut adalah 0, berarti belum ada data tersebut di tabel kolom P dan Q. Hasil cek bisa ditentukan berupa teks BELUM. Jika hasil fungsi bukanlah 0, berarti sudah ada dan teks hasil adalah MASUK. Secara umum, susunan formulanya akan berbunyi : -> 2 kriteria kolom P dan kolom Q =IF( CountIFs( range_kolom_P , satu_cell_data_sesuai_kolom_P , range_kolom_Q , satu_cell_data_sesuai_kolom_Q ) , "MASUK" , "BELUM" ) kira-kira demikian. mohon maaf jika tidak berkenan. Wassalam, Kid. 2014-12-24 17:18 GMT+11:00 Abdoel Khobir [email protected] [belajar-excel] <[email protected]>: > > > Dear Master Excel yang kami hormati, > > Mohon bantuannya saya SANGAT kesulitan mencari solusi atas file terlampir. > mengingat usia yg sudah tidak muda lagi,sudah berusaha browsing tetap saja > kesulitan mengikuti formula excel yang menurut saya "Njlimet" > > Pertanyaan saya; > > 1.Bagaimana caranya dengan mengisi data di sheet ini,otomatis memilah dan > mengcopy otomatis disheet lain berdasar cabang (jakarta bogor bandung dll) > (tanpa kolom biaya) > > 2.Bagaimana formulanya kolom TAGIHAN terisi otomatis dengan dasar TABEL > HARGA ? > > 3.Bagaimana caranya hasil dari penjumlahan Kolom H dan kolom I hasilnya > terisisi otomatis di sheet "KAS" > > 4.Bagaimana caranya Kalau Menginput Tanda terima yang sudah masuk di kolom > P dan Q menghasilkan stus MASUK atau BELUM > > > Mohon dengan sangat jawaban Master tidak dengan file contoh Tapi persis > seperti Format terlampir > > Atas Budi baik Master kami ucapkan Terima kasih > > Salam > > Abdoel Khobir > > >

