Hai Danny,

Ternyata menyusun tabel data yang baik sehingga mudah diolah dengan nyaman
adalah suatu hal yang penting ya...
Coba deh, si file terlampir dibandingkan tabelnya antara sheet1 (asli milik
Anda) dengan tabel yang ada di sheet Contoh.

File terlampir menggunakan mode malas ber-VBA banyak-banyak.
Meski tidak menggunakan VBA yang tampak rumit script nya atau yang tampak
shopisticated bunyi kodingnya, tetap bisa menghasilkan sesuatu yang sesuatu
juga kok...

Hal ini dimaksudkan untuk mengembalikan VBA pada khitohnya, yaitu sebagai
alat otomasi. Jadi, sebisa mungkin fasilitas yang dimiliki si aplikasi
(dalam hal ini Excel) dimanfaatkan sebesar-besar kemakmuran proses.
Kemudian barulah diotomasi.

Jadi, pada file terlampir, VBA maupun userform (yang ada 2 bijik) bisa
tidak digunakan alias tanpa VBA. Yaitu dengan memanfaatkan data validation.

Berhubung pemilik kasus lebih memilih userform (mungkin biar tampak ciamik,
padahal lebih tampak expert nya kalau tidak pakai VBA, pendekar sakti
mandraguna bisa menjadikan apa saja menjadi senjata sakti loh...karena yang
sakti adalah pendekarnya dan bukan senjatanya) , maka dibuatlah 2 bijik
userform tersebut agar memudahkan penelusuran alur proses dari setiap
proses otomasi yang ada.

Semoga file terlampir ada bagian yang bisa dinikmati...

Wassalam,
Kid



2016-01-18 15:49 GMT+07:00 Danny Prasetyo [email protected]
[belajar-excel] <[email protected]>:

>
>
> Ini saya tampilkan contoh datanya.
> Sudah nyerah saya -__-
> Tolong bantuannya yaa master master...
>
> Regards,
>
> Danny Prasetyo
>
> 
>

Attachment: re-Testing.xlsm
Description: application/vnd.ms-excel.sheet.macroenabled.12

Kirim email ke