Memperpendek Garis Orang Lain Tidak Harus Dengan Menghapus Garis Itu

Alkisah pada suatu pagi di sebuah kelas, seorang guru tidak biasanya langsung 
menggambarkan sebuah garis panjang di papan tulis.

Panjang garis yang digambarkannya sekitar 30 cm. 

Setelah menggambar garis tersebut, ia memandang tajam semua muridnya di kelas.

Cukup lama ia terdiam sambil menatap semua murid-muridnya.

Tiba-tiba sang guru berujar, “Silahkan perpendek garis yang saya gambar ini!”

Tantangan sang guru ini disambar oleh seorang murid yang duduk di deretan depan.

Sambil maju ke papan tulis, ia bergumam di dalam hatinya, “Sangat gampang 
memperpendek garis sang guru ini.”

Maka ia pun mengambil penghapus dan menghapus seperempat garis 30 cm milik sang 
guru ini. Ia pun berujar dengan mantap, “Garis ini sekarang lebih pendek 
daripada garis yang guru gambarkan tadi. Jika garis tadi panjangnya 30 cm maka 
sekarang saya menghapus seperempatnya hingga panjangnya tinggal 22,5 cm.”

Sang guru menggelengkan kepala tanda tidak setuju dengan perlakuan muridnya 
terhadap garis yang ia gambarkan. “Adakah diantara kalian yang mempunyai solusi 
lain untuk memperpendek garis ini?”, tantang sang guru lagi. Ketika mendengar 
hal ini, seorang murid yang duduk di deretan belakang maju dan mengambil kapur 
di papan tulis.

Sang murid tanpa mengucapkan sepatah kata pun menggambarkan sebuah garis lebih 
panjang di bawah garis sang guru. Seandainya garis milik guru tinggal 22,5 cm 
maka ia menggambarkan garis lebih panjang di bawahnya sepanjang 32,5 cm.

Sang guru tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepala sebagai tanda persetujuan 
terhadap tindakan sang murid yang berhasil memperpendek garis sang guru. 
“Inilah solusi yang saya inginkan! Memperpendek garis punya saya tidak harus 
dengan menghapusnya. Namun buatlah garis baru yang lebih panjang sehingga garis 
punya saya terlihat lebih pendek. Apakah anda semua terfikir tentang ini?”

Betul kawan, memperpendek garis orang lain tidak harus dengan menghapus garis 
itu.

Cukup buatlah garis yang lebih panjang daripada garis orang lain tersebut.

Mengkritik orang lain tidak harus dengan menghapus karyanya atau menghujat 
karyanya.

Cukup dengan membuat karya yang lebih baik dan fokus dengan karya kita.

Artikel pertama muncul di:

Aramaprada - Jual, Beli, Sewa & KPR Properti Bali - Rumah, Ruko, Villa, Tanah, 
Gudang & Kios Bali

Pada:

Memperpendek Garis Orang Lain Tidak Harus Dengan Menghapus Garis Itu

https://www.aramaprada.com/19485

Milis Berita oleh:
 
Aramaprada

https://www.aramaprada.com

Linktree:
 
https://linktr.ee/aramaprada

Published:
 
September 20, 2023 at 09:33AM

            Manage

    Unsubscribe
       from these notifications or sign in to manage your
    Email service.




IFTTT

        Manage on IFTTT:
        https://ifttt.com/myrecipes/personal/129668571

Reply via email to