Beda Orang Tiongkok Bagian Utara & Bagian Selatan

Tiongkok adalah negara yang sangat besar baik dari segi tanah maupun jumlah 
penduduknya. Konsep Tiongkok bagian utara dan selatan berasal dari perbedaan 
iklim, geografi, budaya, dan sifat fisik. Orang Tiongkok selalu mendefinisikan 
diri mereka sebagai orang utara atau selatan ketika mereka bersosialisasi. Kita 
dapat dengan mudah mengidentifikasi perbedaan orang utara dan orang selatan 
menurut penampilan, karakteristik, dialek, dan makanan yang mereka makan.

Apa yang membedakan Tiongkok bagian utara dan selatan?

Tiongkok dibagi menjadi Tiongkok bagian utara dan selatan oleh Garis 
Qinling-Huaihe (secara harfiah berarti Garis Pegunungan Qinling-Sungai Huai) 
berasal dari zaman neolitik. Namun, secara budaya, pembagiannya lebih ambigu. 
Di provinsi timur seperti Jiangsu dan Anhui, Sungai Yangtze kadang dianggap 
sebagai batas utara-selatan alih-alih Sungai Huai.

Beda orang Tiongkok utara dan selatan

1. Penampilan

Secara umum, orang Tiongkok bagian utara lebih tinggi, mata lebih sipit, kulit 
lebih cerah, dan wajah lebih panjang.

Orang Tiongkok bagian selatan bertubuh lebih pendek, mata bulat besar, kulit 
lebih gelap, wajah bulat, dan leher lebih pendek.

Keanekaragaman tersebut terbentuk karena adaptasi manusia terhadap iklim dan 
pola makan.

2. Karakter penduduk

Orang Tiongkok bagian utara lebih blak-blakan dan langsung, lucu, suka berteman.

Sebaliknya, orang Tiongkok bagian selatan lebih pendiam, berhati-hati, dan 
detail dalam perencanaan.

3. Dialek

Meskipun Tiongkok menggunakan bahasa Tionghoa, yang berdasarkan dialek 
Beijing-Utara, ada lebih dari 100 dialek di Tiongkok.

Ini dapat menjelaskan mengapa orang utara berbicara bahasa Tionghoa dengan 
lebih baik. Anda dapat dengan mudah memahami dialek orang utara, bahkan dengan 
aksen utara (rhotik).

Di sisi lain, ada dialek yang lebih sulit dipahami di Tiongkok selatan, 
termasuk bahasa lokal dari banyak kelompok minoritas, seperti Zhuang, Yao, dan 
Miao.

Dialek selatan lebih sulit untuk dipahami, kebanyakan dari mereka berasal dari 
Yue (misalnya Kanton), Minnan (misalnya Hokkien), Wu (misalnya Shanghai), Hakka 
(misalnya Taiwan), Xiang (misalnya Hunan) atau Gan (misalnya Jiangxinese).

4. Makanan

Karena iklim yang berbeda, bagian utara menghasilkan gandum, bersama dengan 
jagung, sayuran akar, dan kubis, sedangkan bagian selatan menghasilkan terutama 
beras, bersama dengan terong, tomat, dan varietas sayuran berdaun.

Orang Utara makan lebih banyak roti kukus (mantou), mie, pangsit, dan makanan 
berbasis gandum lainnya, sementara orang Selatan makan lebih banyak makanan 
berbasis nasi.

Buah dari utara dan selatan juga berbeda. Sebagian besar apel, melon, dan 
persik tumbuh di utara, sedangkan selatan menghasilkan lebih banyak buah tropis 
seperti mangga, pisang, kelapa, dan leci.

Ketika orang pergi untuk membeli bahan makanan, orang utara akan membeli banyak 
sekaligus. Disisi lain, orang selatan lebih suka membeli makanan setiap hari 
untuk kesegaran dan dalam jumlah yang lebih kecil.

5. Kebiasaan “minum”

Di Tiongkok bagian selatan, kamu cenderung lebih sering bertemu dengan orang 
minum teh. Mereka minum bir / arak hanya untuk kebutuhan sosial. Sedangkan di 
Tiongkok bagian utara, mereka lebih dan sangat sering minum bir / arak.

Terima kasih telah membaca, silahkan kunjungi Tionghoa Indonesia untuk 
artikel-artikel lain yang lebih menarik.

https://www.tionghoa.org/1646

March 05, 2022 at 01:11AM

Arsip Berita & Informasi Tionghoa Oleh:
- Tionghoa.com : https://www.tionghoa.com
- Tionghoa.org : https://www.tionghoa.org
- Daily Tionghoa : https://www.dailytionghoa.com

Manage

Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email service.




IFTTT

        Manage on IFTTT:
        https://ifttt.com/myrecipes/personal/126321331

Reply via email to