--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 05 Januari 2004 15:10 UTC ** PEMIMPIN INDIA DAN PAKISTAN BERBICARA SEJAM ** CINA RESMI AKUI PASIEN GUANGDONG KENA SARS ** DUA BOM DI THAILAND BUNUH DUA APARAT POLISI ** AKHIR PEKAN BERDARAH DI ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SAAKASHVILI AKAN MENGHADAPI PELBAGAI KESULITAN DALAM NEGERI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMERINTAH ISRAEL TIDAK AKAN BERGEMING DALAM HAL PAGAR PEMISAH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KTT ASIA SELATAN, WADAH SEMPURNA PERTEMUAN INDIA-PAKISTAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ORGANISASI PEMUDA DAN MAHASISWA SERUKAN BOYKOT PEMILU 2004 ** GEWA WARTA TOPIK INDONESIA: PEMILU APRIL MENDATANG TIDAK AKAN BAWA PERUBAHAN * PEMIMPIN INDIA DAN PAKISTAN BERBICARA SEJAM Perdana Menteri India, Atal Behari Vajpayee dan Presiden Pakistan, Pervez Musharraf berbicara selama satu jam di ibukota Pakistan, Islamabad. Inilah pertemuan pertama sejak Juli 2001, ketika Pakistan dan India nyaris berperang soal wilayah sengketa Kashmir. Sumber Pakistan menyebut kedua pemimpin membahas topik-topik penting. Tidak disebutkan apakah mereka juga membicarakan masalah Kashmir. Pertemuan ini berlangsung di tengah-tengan KTT Asia Selatan, SAARC di Islamabad. Ahad, PM India itu juga bertemu rekan sejawatnya dari Pakistan, Zafarullah Jamali. * CINA RESMI AKUI PASIEN GUANGDONG KENA SARS Pemerintah Cina memperkuat berita bahwa warga propinsi Guangdong memang terjangkit penyakit akut pernapasan, SARS. Selama ini baru tim medis saja yang mengumumkan kasus ini. Tahun 2002 lalu SARS pertama kali muncul di propinsi ini dan menewaskan 350 korban di Cina. Autoritas Cina memerintahkan pelacakan dan pemusnahan semua kucing jenis Civet di Guangdong. Di samping itu semua pasar hewan di Guangdong yang menjual binatang buas ditutup. Virus SARS yang ditemukan pada manusia menyerupai virus yang menjangkiti kucing Civet. Penyakit pernapasan ini pun diduga berpindah dari kucing ke manusia. Sementara itu di Filipina diduga muncul kasus baru SARS. Pemerintah Filipina mengkarantina seorang perempuan dan dokter, yang menunjukkan gejala SARS. * DUA BOM DI THAILAND BUNUH DUA APARAT POLISI Dua ledakan bom di ibukota propinsi Pattani Thailand menewaskan dua aparat polisi. Tidak jelas siapa dibelakang aksi itu. Ledakan terjadi sehari setelah kelompok tak dikenal merampok gudang senjata milik angkatan bersenjata Thailand dan pembakaran dua puluhan gedung sekolah. Empat serdadu tewas dalam aksi pembobolan itu. Media Thailand menduga kalangan pedagang senjata dibelakang aksi itu. Sehubungan insiden ini pemerintah Thailand memberlakukan keadaan darurat di tiga propinsi selatan. * AKHIR PEKAN BERDARAH DI ACEH Gelombang baru kekerasan di Aceh, akhir pekan lalu menewaskan sedikitnya 16 jiwa. Pihak TNI melaporkan menewaskan sepuluh anggota Gerakan Aceh Merdeka, GAM dalam sejumlah kontak senjata. Tentara juga menuduh GAM membunuh enam warga sipil. Pihak GAM belum menanggapi tuduhan ini . * BAKAL PRESIDEN GEORGIA INGIN DEKATI RUSIA DAN UNI EROPA Pemenang pemilu presiden Georgia, Michail Saakashvili ingin menjalin hubungan baik dengan Rusia dan Uni Eropa. Saakashvili ingin berbicara dengan Kremlin mengenai kawasan konflik lama Abchasia. Sebelumnya mantan pemimpin oposisi Georgia itu mengumumkan sejumlah kebijakan memberantas KKN dan kriminalitas. Menurut penghitungan suara sementara, Saakashvili meraup 95% suara. Kemenangan lebih besar lagi dari dugaan semula. Jumlah elektorat yang mencoblos mencapai 83%, jauh di atas angka syarat 50%. Pangamat internasional melaporkan pemilu berjalan lancar dan tertib. Saakashvili akan menggantikan Edouard Shevardnadze yang dipaksa lengser November lalu menyusul protes massal. * PRANCIS YAKIN KECELAKAAN PESAWAT MESIR KARENA KERUSAKAN MESIN Menteri Lalu Lintas Prancis, Gilles de Robien meyakini kecelakaan pesawat Mesir dekat Sharm el Sheikh akibat kerusakan mesin. Semua mengarah ke sana, karena tidak ada ledakan sebelumnya dan tidak ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan. Maskapai carter Mesir, Flash Airlines punya reputasi kurang baik. Flash Airlines sudah setahun lebih tidak boleh masuk Swiss, karena beberapa pemeriksaan pesawat membuktikan banyak kekurangan. Direksi Flash Airlines menyangkal berita itu dan mengatakan bahwa larangan Swiss berkaitan dengan masalah uang. Pesawat milik Flash Airlines jatuh di Laut Merah Sabtu silam. Semua 148 orang penumpang dan awak tewas, 133 di antaranya wisatawan Prancis. Operasi pencarian korban di laut terus digalakan. Prancis mengirim tim pakar untuk mengindentifikasi mayat para korban. * IRAN TOLAK PENGAMAT PEMILU DARI UNI EROPA Pengamat pemilu dari Uni Eropa tidak perlu datang ke Iran memantau pemilu 20 Februari mendatang. Demikian ditegaskan Menteri Dalam Negeri Iran, Mussava Lari. Menurutnya Iran sudah punya cukup pengamat sendiri. Ditambahkan pula bahwa para pemimpin agama di Iran tidak akan mengijinkan penggunaan komputer untuk menghitung suara. Mereka masih menghendaki penghitungan tangan. Sementara itu kalangan moderat Presiden Mohammad Khatami mengimbau agar seleksi caleg berjalan berdasarkan undang-undang dasar. Selama ini semua caleg Iran harus melewati saringan komisi khusus yang beranggotakan kalangan konservatif. * KALAU TEMBOK SELESAI, ISRAEL CAPLOK 6% WILAYAH PALESTINA Israel mencaplok 6 persen wilayah Palestina, bilamana pembangunan tembok pemisah selesai tahun 2005. Demikian ditulis koran Israel, Haaretz dari sumber pejabat keamanan Israel. Sekarang saja sudah 2 persen wilayah Tepi Barat Sungai Yordan jatuh ke tangan Israel. Menteri Kehakiman Israel, Yosef Lapid memperingatkan bahwa masalah ini bisa memicu boycot internasional terhadap Israel. Menteri-menteri lain dari pemerintahan PM Ariel Sharon mengecam ungkapan Lapid itu. * MANTAN MENLU BELANDA AWALI TUGAS BARU SEKJEN NATO Mantan menteri luar negeri Belanda, Jaap de Hoop Scheffer, Senin ini memulai tugas barunya sebagai sekretaris jendral pakta NATO di Brussel. Ia menggantikan Lord George Robertson dan akan memangku jabatan selama empat tahun. Bulan Januari ini De Hoop Scheffer dijadwalkan akan mengunjungi tiga negara, Bosnia, Kosovo dan Amerika Serikat. Kemudian ia akan keliling ke 25 negara anggota NATO. Tugas utama sekjen baru ini adalah memulihkan kembali keretakan dalam tubuh NATO akibat krisis Turki. Menjelang perang Irak, Jerman, Prancis dan Belgia menyatakan tidak akan membantu mitra NATO, Turki kalau sampai diserang Irak. Jaap de Hoop Scheffer akan mengetuai KTT NATO di Istanbul Turki, Juni mendatang. * BOM SURAT MELEDAK DI PARLEMEN EROPA Sebuah bom surat meledak di kantor Parlemen Eropa di Brussel. Ledakan tidak menelan korban. Surat yang meledak ketika dibuka itu serupa dengan surat yang dikirim lembaga-lembaga Eropa lainnya seperti Europol di Den Haag. Surat-surat berisi bom sebelumnya dikirim dari Bologna Italia. Dinas pos Italia diperintah untuk menyaring semua surat-surat untuk lembaga-lembaga Eropa yang dikirim dari Bologna. Kehakiman Italia menduga pengiriman bom ini adalah ulah kelompok anarkis. * BERITA BURSA: DAMRAK POSITIF Lantai bursa Damrak di Amsterdam menyambut pekan ini dengan lonjakan. Se saat setelah pembukaan, indeks AEX mencatat nilai plus 5,11 poin. Berarti kenaikan 1,51 persen mencapai angka total 342,76. Penanam saham di Jepang juga optimis membuka tahun 2004. Senin indeks Nikkei meraup keuntungan 148,53 point sama dengan 1,39 persen. Angka total indeks Nikkei sampai 10.825,17. Nilai tukar mata uang euro sama dengan 1,2590 dolar. * SAAKASHVILI AKAN MENGHADAPI PELBAGAI KESULITAN DALAM NEGERI Intro: Seperti diduga semula, pemimpin oposisi Gerogia, Mikheil Saakashvili memenangkan pemilihan presiden di negeri itu. Dia sudah diduga bakal memang sejak terjadinya protes massal yang menumbangkan presiden Eduard Shevardadze November lalu. Dengan meraih 95 persen suara Saakashvili muncul sebagai calon sangat populer. Tapi apakah dia lebih mampu dari pendahulunya? Menurut koresponden Peter d'Hamecourt, akar masalah di negeri itu belum terpecahkan. Meski rakyat Georgia berpesta pora, namun kesulitan justru segera bermunculan. Rakyat Georgia menyadari bahwa ini semua datang terlalu cepat buat mereka. Maklum, mereka tidak memiliki uang sama sekali. Oleh karena itu mereka mengimbau negara-negara Barat untuk membantu. Menyadari betapa sulitnya kondisi di Georgia, Amerika sudah berjanji akan membayar gaji polisi untuk satu tahun. Dengan polisi ini, pemerintah Georgia harus memberantas korupsi, suatu kesulitan besar lainnya di Georgia. Popularitas Saakashvili adalah popularitas sesaat. Karena setelah di bawah pimpinan Eduard Shevardnadze selama 11 tahun, rakyat Georgia banyak mengalami kemiskinan. Makanya rakyat Georgia menumpukan semua harapan di pundak Saakashvili, seorang sarjana hukum yang berusia 36 tahun ini, yang tidak begitu berpengalaman sebagai politikus. Satu-satu senjata yang dimilikinya adalah karisma, semangat dan keyakinannya bahwa dia akan mampu membawa kemajuan di Georgia dan memalingkan kiblat negeri ini ke Eropa. Maklum saja, banyak generasi muda Georgia mengenyam pendidikan di Amerika dan Eropa. Dan itu adalah impian besar generasi baru Georgia untuk mendorong negeri mereka berbalik dari kakak tua Rusia dan berpaling ke Eropa. Namun kesulitan lain, Saakashvili akan berhadapan dengan masalah etnik Abkasia. Dan tidak hanya itu saja. Masalah orang Azaria juga. Ini memang mengkhawatirkan Saakashvili. Saakashvili adalah seorang nasionalis yang percaya kepada kesatuan Georgia. Saakashvili dikhawatrikan akan mengambil langkah terlalu emosional. Kalau dia berbuat demikian, dia akan berhadapan langsung dengan Rusia. Pendahulul Saakashvili, Eduard Shevardnadze punya gaya sendiri dalam menghadapi Rusia. Maklum mantan menlu Uni Soviet ini tahu betul seluk beluk Kremlin. Sementara Saakashvili tidak memiliki itu semua. Saakashvili hanya bisa mengatasi masalah ini bersama Presiden Rusia Vladimir Putin. Karena masalah etnik ini sebenarnya adalah masalah Rusia. Propinsi-propinsi tersebut ingin bergabung dengan Federasi Rusia, karena merasa lebih dekat Rusia. Namun, presiden Putin sudah menegaskan bahwa dia tidak mau menganggu integritas Georgia sebagai negara berdaulat. Para pengamat dari Rusia positif atas terpilihnya Saakashvili sebagai presiden. Mereka tahu bahwa pemilihan presiden ini diimprovisasi. Dan tujuan utamanya untuk memberi legitimasi terhadap revolusi bludru yang terjadi enam minggu lalu. Jadi tidak ada komentar negatif dari pihak para pengamat Rusia. Mereka menilai ini adalah awal baru bagi Georgia. Jadi hubungan antara Rusia dan Georgia akan tetap berjalan. Ini berarti track record Saakashvili langsung naik. Meski pemilu ini sepertinya direkayasa, tapi jalannya jurdil dan bersih, seperti diduga semula. Pemilihan presiden ini berhasil digelar dalam kurun waktu enam minggu seperti direncanakan. Eropa menyumbang lima juta euro untuk menyelanggarakan pemilu ini. Dengan demikian ini merupakan awal yang baik bagi Saakashvili. Karena dia dipilih oleh mayoritas besar rakyat Georgia. * PEMERINTAH ISRAEL TIDAK AKAN BERGEMING DALAM HAL PAGAR PEMISAH Intro: Menteri Kehakiman Israel mengimbau supaya pagar pemisah kontroversial yang dibangun Israel di Tepi Barat agar dialihkan. Pernyataan Yosef Lapid itu muncul pada saat surat kabar Ha'aretz melaporkan apabila pembangunan pagar pembatas yang sekarang ini selesai maka 6% wilayah Tepi Barat akan masuk ke wilayah Israel. Menteri Lapid khawatir Palestina akan mengadukan Israel ke Pengadilan Internasional yang bisa berakibat pada diberlakukannya sanksi terhadap Israel. Berikut rangkuman wawancara dengan koresponden surat kabar Ha'aretz mengenai imbauan menteri Israel tersebut. Sayangnya opini publik Israel terhadap pembangunan pagar tersebut acuh tak acuh saja. Demikian pula halnya dengan para politisi. Hanya apabila masyarakat internasional meributkannya, maka Israel baru sadar. Menteri Yosef Lapid mengeluarkan pernyataan yang seharusnya sudah dulu-dulu dilakukan. Menteri Lapid mengatakan bahwa Israel berhak membangun pagar seperti itu, tapi harus di wilayahnya sendiri dan bukan di wilayah milik orang lain. Pernyataan Lapid itu adalah untuk melindungi Israel sendiri. Menurut Lapid, jalur yang paling adil untuk membangun pagar adalah sepanjang garis hijau. Ia seharusnya telah menyatakan hal itu dulu-dulu. Partai Yosef Lapid menjadi minoritas dalam pemerintahan partai Likud pimpinan Perdana Menteri Ariel Sharon. Oleh karena kenyataan ini, maka pernyataan Lapid itu tampaknya tidak akan dihiraukan. Terlebih lagi, tembok tersebut saat ini sudah hampir selesai, paling tidak sebagian besarnya telah berdiri. Pemerintah tampaknya mustahil akan mengalihkan pagar itu. Lapid lebih jauh menyatakan kekhawatirannya bahwa pihak Palestina dan negara-negara Arab lainnya akan mengajukan Israel ke Pengadilan Internasional di Den Haag yang memungkinkan Israel dijatuhi sanksi. Lapid menyebut bahwa situasinya nanti bisa menjadi seperti Afrika Selatan dulu. Bahkan ia mengatakan Israel telah menyerupai Afrika Selatan dulu dalam berbagai hal. Pagar tersebut akan semakin memperburuk keadaan. Israel tampaknya sedikit khawatir juga terhadap keumungkinan yang akan terjadi di Den Haag. Mereka tidak bisa mengacuhkan seluruh dunia dan melakukan semaunya saja di wilayah pendudukan. Namun apakah kekhawatiran itu akan mengubah pendirian Israel dalam hal pagar ini? Tampaknya tidak demikian. * KTT ASIA SELATAN, WADAH SEMPURNA PERTEMUAN INDIA-PAKISTAN Intro: Para pemimpin India dan Pakistan bertemu untuk pertama kalinya dalam dua tahun ini, di sela-sela KTT negara-negara Asia Selatan SAARC di Islamabad. Perbaikan hubungan bermula April lalu ketika Perdana Menteri India, Atal Behari Vajpayee mengatakan bahwa ia melihat adanya peluang perdamaian. Jabat tangan antara Vajpayee dengan Presiden Pakistan Pervez Musharraf Ahad lalu, memperkokoh optimisme yang ada. Namun masih tidak jelas sejauh mana keduanya akan membicarakan masalah Kashmir. Berikut laporan koresponden RN, Vir Singh. Media banyak memuat gambar kedua pemimpin yang sedang berjabat tangan, serta pembicaraan ramah antara keduanya. Tetapi apa dibalik itu semua, masihlah tidak jelas. Sulit bagi wartawan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya berlangsung karena keamanan di sekitar keduanya sangatlah ketat. Dua upaya pembunuhan terhadap Presiden Musharraf baru-baru ini menyebabkan ia dijaga secara ketat. Demikian pula halnya dengan pemimpin India. Wartawan tidak bebas mengikuti para pemimpin itu. Berita yang mereka dapatkan tergantung pada sumber resmi, seperti pejabat atau menteri luar negeri yang memiliki akses terhadap keduanya. Kedua belah pihak sangat menjaga ketat informasi yang dikeluarkan. Keduanya memang berbicara tentang perlunya untuk duduk bersama membahas masalah Kashmir serta masalah-maslah lain yang memecah kedua negara. Yang diharap-harapkan saat ini adalah munculnya jadwal pertemuan mengenai hal itu , yang sangat diharapkan oleh masayarakat di kedua negara. Masyarakt awam di jalan-jalan yang diwawancarai menyatakan harapannya agar kedua negara bisa mewujudkan perdamaian dan bukannya perang. Adanya pertemuan regional dan bukannya pertemuan biltaeral, sebenarnya sangatlah membantu kedua negara terutama bagi India yang telah menyatakan tidak akan ada pertemuan bilateral dengan Pakistan sampai Pakistan menghentikan dukungannya terhadap militan bersenjata di Kashmir dan di India. Forum regional ini memberi peluang bagi kedua negara untuk bertemu tanpa harus menyebutnya sebagai pertemuan resmi. Sebelum KTT, mereka berdua tergantung pada laporan-laporan media. Mereka melempar umpan untuk mengetahui sikap masyarakat di kedua negara. Bertemu di sela-sela KTT menjadi wadah yang sesuai bagi kedua pemimpin. Mereka tidak perlu khawatir dengan suara-suara dari dalam negeri yang menentang pertemuan resmi antara keduanya, karena mereka dapat mengatakan mereka berada di sana untuk membicarakan isu-isu dagang dan isu lain yang menjadi kekhawatirkan tujuh negara di wilayah itu, dan bukan semata-mata pertemuan langsung antara keduanya. * ORGANISASI PEMUDA DAN MAHASISWA SERUKAN BOYKOT PEMILU 2004 Intro: Sebanyak 12 organisasi pemuda yang menamakan dirinya Kaum Muda Tidak Percaya Pemilu 2004, mengimbau masyarakat untuk memboikot pemilu mendatang. Menurut mereka, pemilu 2004 tidak akan membawa perubahan apapun karena sama seperti pemilu sebelumnya tahun 1999, maka pemerintahan yang akan dihasilkan oleh pemilu 2004 nanti adalah pemerintahan yang korup. Kelompok ini menghendaki agar pemilu ditunda atau dibatalkan sampai UU Pemilu yang ada sekarang diubah terlebih dahulu. Demikian penjelasan Q. H. Mustagufirin dari HMI MPO, salah satu dari 12 organisasi yang menyerukan boikot pemilu. Mustagufirin [MG]: Kita melihat situasi yang terjadi di Indonesia ini kan perpolitikannya sungguh tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat kita. Di mana pemilu 1999 kemarin yang dijustifikasi sebagai pemilu yang demokratis tenyata menumbuhkan sebuah pemerintahan yang korup juga. Legislatif, Judikatif dan Eksekutif praktis semua nggak berjalan. Tidak mempunyai akuntabilitas yang jelas. Sehingga pemilu 2004 tidak bisa diharapkan apa-apa oleh rakyat, gitu. Sehingga kita sepakat dari elemen 12 itu meminta supaya pemilu 2004 itu ditunda atau dibatalkan. Tawaran kita adalah bikin pemerintahan transisi, sehingga dengan pemerintahan transisi itu kan kita akan mendapatkan politisi-politisi yang betul-betul bisa diaharpkan oleh rakyat, gitu. Radio Nederland [RN]: Jadi yang anda usulkan atau dari 12 organisasi itu untuk menunda pemilu yang akan datang. Jadi bukan menolak pemilu? MG: Ya.. pemilu itu kan bagian dari demokrasi yang harus kita jalankan, untuk mengganti sebuah pemerintahan yang korup itu. Sehingga kita tidak bisa kalau menolak pemilu, jadi kita sepakat untuk menunda pemilu dan mekanisme pemilunya itu juga harus jelas. Kalau selama ini yang terjadi kan enggak seperti itu. Undang-undang pemilu sendiri masih didominasi oleh partai-partai besar yang dulu pernah ikut pemilu tahun 1999 kemarin, yang jelas-jelas dia punya dosa terhadap bangsa dan negara ini. RN: Jadi anda juga tidak mengimbau kepada masyarakat begitu untuk memboykot pemilu? MG: O iya itu sudah. Kebetulan ketika kita ingin menolak pemilu itu tidak langsung kita menolak ya. Kita sudah membentuk sebuah tim investigasi, maksud dari pembentukan tim investigasi adalah melihat sejauh mana rakyat melihat respon pemilu 2004. Dan ternyata hampir 75% itu rakyat sudah tidak percaya lagi pada pemilu. Alasan-alasan mereka sangat beragam, di antaranya mereka sudah tidak percaya lagi dengan politisi-politisi sekarang yang penuh dengan KKN, yang sangat korup, yang hanya mementingkan pribadi dan itu banyak sekali. Alasan kita menolak pemilu tidak asal kita mbikin alasan seperti itu, kita sudah melakukan investigasi juga ke lapangan terhadap rakyat kita melihat pemilu 2004 itu. RN: Bagaimana menurut anda, apakah imbauan 12 organisasi untuk memboykot pemilu mendatang ini akan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat? MG: Saya kira masyarakat sangat mendukung sekali dengan gerakan kita ini, karena masyarakat sendiri juga sudah tidak percaya lagi dengan politisi-politisi yang sekarang lagi duduk di pemerintahan sekarang ini. Sehingga pemilu 2004 ini tidak menghasilkan apa-apa. Bahkan prediksi kita bahwa pemilu 2004 itu akan terjadi konflik horizontal yang menurut saya ini harus kita antisipasi gitu. Nah salah satu antisipasi adalah menunda pemilu itu. RN: Kalau anda ingin menunda pemilu itu sampai kapan itu? MG: Jadi untuk UU Pemilu sendiri itu juga harus dikaji ulang. Karena saya melihat UU Pemilu yang sekarang sudah disyahkan oelh DPR itu sangat tidak berorientasi pada rakyat. Nantinya pemilu 2004 itu juga akan menghasilkan pemerintahan yang korup juga, karena pembentukan UU Pemilu itu sendiri juga tawar-menawar politik yang didominasi oleh partai-partai besar waktu itu. RN: Bagaimana menurut anda tentang gerakan yang akhir-akhir ini cukup santer yaitu gerakan yang ingin mengumumkan para politisi yang korup atau yang kotor begitu. Apakah gerakan semacam itu menurut anda tidak mencukupi? MG: Ya.. ini salah satu tawaran juga. Jadi nanti kalau toh memang harapan kita untuk menunda pemilu itu ternyata memang tidak gol, artinya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, maka salah satu alternatifnya adalah mempublikasikan politisi-politisi yang memang dia punya dosa pada waktu orde baru dan pasca reformasi ini. Dengan mempublikasikan politisi-politisi busuk itu, nantinya kita akan lebih hati hati di dalam memilih siapa calon yang terbaik buat bangsa ini. RN: Kalau tadi anda juga mengatakan bahwa anda mengkhawatirkan pemilu 2004 ini justru akan bisa menimbulkan konflik horizontal. Anda bisa menjelaskan hal itu lebih lanjut? MG: Begini, partai-partai politik yang sekarang ikut pemilu 2004 itu yang sudah masuk verifikasi itu kan kebanyakan lebih berdasarkan oleh etnik. Sangat kental unsur agamanya, NU mbikin partai sendiri, Kristen mbikin partai sendiri trus masih banyak sekali. Dan itu sangat rawan untuk terjadi konflik itu. Demikian Q. H. Mustagufirin dari HMI MPO, salah satu dari 12 organisasi yang menyerukan boykot pemilu. * PEMILU APRIL MENDATANG TIDAK AKAN BAWA PERUBAHAN Pemilihan umum April mendatang tidak akan membawa perubahan yang berarti, dengan kata lain mempertahankan status quo. Pemimpin-pemimpin yang muncul tetap itu-itu juga. Suatu hal yang baru adalah munculnya putri sulung mantan presiden Soeharto, Mbak Tutut, sebagai salah satu calon presiden. Namun ini semua tidak akan membawa manfaat kepada rakyat kecil. Satu-satunya yang bisa dilakukan rakyat kecil adalah bersabar saja. Demikian tegas pakar politik Arbi Sanit kepada Radio Nederland. Arbi Sanit [AS]: Tidak akan ada perubahan karena pemilu ini sudah didesign untuk satus quo, sistemnya pura-pura dirobah. Sistem pemilu proporsional digabung dengan distrik tetapi dibolehkan hanya memilih tanda gambar sehingga orang tidak memilih nama calon, jadi tidak jadi masalah. Nah itu kan pura-pura perubahannya. Jadi akhirnya toh prakris akan menjadi proporsional oleh karena partai-partai akan menganjurkan: "Kalian sudah tinggal pilih tanda gambar, dan pulang! pasti sah." kan begitu. Jadilah kembali kepada sana. Dan kedua adalah persyaratan calon yang ada dalam Undang-undang pemilihan umum itu, itu sama sekali tidak memenuhi kriteria-kriteria kepemimpinan yang secara universal itu memang diakui atau diterima sebagai pemimpin yang baik bagi negaranya. Nah misalnya persyaratan tentang integritas, tidak jelas, integritas pemimpin. Persyaratan tentang kemampuan pemimpin politik juga tidak jelas dalam undang-undang pemilu presiden dan legislatif. Juga persyaratan tentang visi yang dipunyai oleh para pemimpin juga tidak ada di situ. Lalu persyaratan tentang kepemimpinan yang cenderung moderen, padahal yang tradisional yang berlaku. Itu juga dipersyaratkan. Lalu memang popularitas tentu saja otomatis diperlukan tapi kan tidak ada popularitas untuk mayoritas mutlak kecuali pemilihan presiden, dalam pemilihan DPR tidak. Jadi oleh karena itu para pemimpin yang akan keluar (menjadi pemenang red.) dari pemilihan umum adalah para pemimpin yang sekarang, juga kebanyakan. Karena partai-partai sudah menentukan 60% calonnya adalah yang lama, 40% baru. Dan presiden dalam UU dipersyaratkan boleh orang yang tidak berpendidikan atau berpendidikan rendah itu Mega akan dibolehkan maju. Boleh orang yang tidak sehat itu Gus Dur akan boleh maju. Boleh orang partai kecil itu semua partai bisa maju, termasuk partai-partai guram pun. Boleh orang terdakwa nah itu Akbar Tandjung boleh maju. Ah itu berarti memang sudah didesign untuk mereka-mereka saja. Nah mereka yang sudah lima tahun membuktikan ketidakberhasilan yang memadai dan akan berkuasa kembali, mana mungkin kita harapkan dapat memperbaiki dirinya dan memperbaiki negara sekaligus. Jadi 2004 menurut saya, tetep saja seperti dulu 2003 lebih kurang; pemerintah ada tetapi tidak menjadi effektif, tabiat politik akan tetap akan dipertahankan, keamanan akan tetap dipertahankan seperti sekarang, lalu ekonomi akan tetap dipikul oleh rakyat sebagian besar. Radio Nederland [RN]: Jadi anda tidak melihat sama sekali ada kekuatan-kekuatan lain yang bisa merubah ini Pak Arbi? AS: Ada, sejauh ini adalah partainya Tutut. Kalau kita lihat dari empat aspek dibanding Megawati dan Tutut, ini dua tokoh yang akan bersaing 2004. Kenapa begitu, ada empat faktor. Pertama adalah faktor kepemimpinan. Mega punya warisan kharismatik leadership dari bapaknya. Tutut tidak, jadi Tutut kalah, dalam hal itu. Lalu persoalan jaringan organisasi. Mega sudah terbukti mempunyai jaringan organisasi banyak besar dan sampai ke desa-desa.Tutut dalam waktu enam bulan bisa punya 21 propinsi dalam hal yang sama. Lalu ini boleh dikatakan potensial besar Tutut, jadi boleh dikatakan ini agak seimbang. Tapi dalam soal sumber daya, Hartono mengatakan :"Kalau dilempar batu kepada partai PKPB maka pasti akan kena kepala jendral." Itu menunjukkan sumber dayanya banyak orang jendral, orang pensiunan yang dulunya menguasai daerah-daerah, paham atas daerah dan desa-desa. Jadi sumberdayanya jauh lebih baik dari preman-preman tukang batu yang jadi anggota DPRD dari PDI Perjuangan. Lalu soal dana. Dana PDI Perjuangan sekarang digunjingkan punya 17 trilyun untuk pemilu 2004. Tetapi Tutut kan terkenal keluarga Cendana, termasuk sepuluh besar kaya di dunia dulunya. Mana mungkin uang itu abis. Nah oleh karena itu mungkin dengan menggunakan dana itu bisa lebih unggul. Lalu kemungkinan keunggulan Tutut itu menjadi realita nanti 2004, ditentukan oleh apakah akan main curang, money politics misalnya. Kalau main curang money politics semua partai, maka dia akan menang, karena dia paling banyak fasilitasnya. Ha itulah kira-kira. RN: Itu kan alternatif, tetapi apakah dengan alternatif ini akan ada manfaatnya bagi rakyat ini Pak Arbi? AS: Ini nggak ada semua hubungan. Sebab tanpa Tutut pun nggak ada hubungannya dengan rakyat toh! He..he..he.. ini kan permainan buat elit (politik red.) aja, ini semua. Rakyat Indonesia tetap terjajah, tetap menontot, tetap menunggu dan harus sabar begitu aja. RN: Berbicara soal rakyat, apakah tidak ada sama sekali kekuatan-kekuatan lain yang bisa membela rakyat. Ini kan sekarang umpamanya ada partai Mukhtar Pakpahan? AS: Kalau perjuangannya pasti ada, karena ada perjuangan yang mungkin lebih rumit, lebih sengit. Tapi masalahnya apakah mereka bisa memenangkan perjuangan itu. Karena menurut saya, amat pesimis mereka itu akan dapat suara yang signifikan. Kalau mereka hanya punya satu dua korsi atau di bawah treshold apa yang mereka bisa buat!? Demikian pakar politik Arbi Sanit kepada Radio Nederland. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
