---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 24 Januari 2004 12:50 UTC



** INDONESIA DAN BANGLADESH PERERAT HUBUNGAN EKONOMI

** DUA ORANG TEWAS AKIBAT LEDAKAN BOM MOBIL DI IRAK

** FLU BURUNG TELAN KORBAN DI VIETNAM

** PAKISTAN DITENGARAI MENJUAl INFORMASI SENJATA NUKLIR

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: PETINGGI CIA DIMINTAI KESAKSIAN
KASUS PERDAGANGAN SENJATA PERU

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: MANTAN PENTINGGI BELANDA HARUS
MENGHADAP PENGADILAN

** TOPIK TINJAUAN INTERNASIONAL: BELANDA HIDUPKAN KEMBALI DINAS
INTELIJEN ASINGNYA



* INDONESIA DAN BANGLADESH PERERAT HUBUNGAN EKONOMI

Indonesia dan Bangladesh menandatangani tiga naskah kesepakatan di
bidang ekonomi dan perdagangan, hari Sabtu ini. Kesepakatan ini
diharapkan dapat meningkatkan volume perdagangan kedua negara. Upcara
penandatanganan di Istana Merdeka, Jakarta dihadiri oleh Presiden
Megawati Sukarnoputri dan Perdana Menteri Bangladesh Begum Khaleda
Zia. Perdana menteri Bangladesh melakukan lawatan resmi di Indonesia
hingga tanggal 25 Januari besok. Sementara itu Indonesia mendukung
ambisi Bangladesh untuk menjadi sekjen OKI, Organisasi Konferensi
Islam. Sedangkan sebaliknya Bangladesh mendukung niat Indonesia untuk
menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2007.


* DUA ORANG TEWAS AKIBAT LEDAKAN BOM MOBIL DI IRAK

Dua orang dipastikan tewas dan puluhan lainnya menderita luka akibat
ledakan bom mobil di Irak. Bom yang meledak disembunyikan di sebuah
mobil yang diparkir di dekat kantor dewan kotapraja di jantung kota
Samarra, sekitar 100 kilometer sebelah utara Baghdad. Sebagian besar
korban yang jatuh adalah polisi dan penduduk sipil Irak. Tujuh
tentara Amerika menderita luka ringan akibat pecahan kaca.


* FLU BURUNG TELAN KORBAN DI VIETNAM

Seorang anak berusia 13 tahun meninggal dunia akibat flu burung di
sebuah rumah sakit di ibukota Vietnam, Ho Chi Min City. Jumlah korban
akibat flu burung di Vietnam dengan demikian bertambah menjadi enam
orang. Flu burung tersebut nampaknya cenderung menyerang anak anak.
Menurut Organisasi Kesehatan Sedunia WHO para korban terjangkit virus
melalui unggas yang tertular. Sampai sekarang belum terdapat petunjuk
bahwa manusia dapat saling menulari virus flu burung. Sementara itu
flu burung juga melanda sejumlah negara Asia lainnya. Korban tewas
pertama akibat flu burung di Muangthai, jatuh hari Jumat kemarin.
Banyak negara, diantaranya negara negara anggota Uni Eropa
menghentikan impor ayam dari Muangthai. Industri unggas di Muangthai
adalah salah satu yang terbesar di dunia dengan nilai omset sebesar
1,2 milyar dolar per tahun.


* ANCAMAN PECAHNYA PERANG NUKLIR CUKUP BESAR

Risiko pecahnya perang nuklir saat ini lebih besar ketimbang
sebelumnya. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Badan Energi Atom
Internasional IAEA, El Baradei, dalam wawancara dengan mingguan
Jerman Der Spiegel. El Baradei terutama meresahkan perdagangan teknik
nuklir. Ia menduga adanya pasar gelap internasional dengan transaksi
terselubung. Menurut kepala IAEA asal Mesir itu, pengawasan ekspor
selama beberapa tahun belakangan gagal total. El Baradei khawatir
senjata nuklir akan jatuh ke tangan diktator atau teroris. Ia
menyerukan pembentukan sistim pengawasan internasional baru. El
Baradei mengkritik Amerika yang melakukan pengawasan sendiri terhadap
negara negara lain. Pengawasan itu adalah tanggung jawab IAEA dan
tidak adak pihak lain yang berhak melakukannya, tandas El Baardei.


* PAKISTAN DITENGARAI MENJUAl INFORMASI SENJATA NUKLIR

Sejumlah ilmuwan Pakistan diduga menjual informasi mengenai senjata
nulir kepada warga asing. Hal ini dikemukakan oleh Presiden Pakistan
Pervez Musharraf. Ia menekankan bahwa tidak ada pejabat pemerintah
Pakistan yang terlibat dalam transaksi penjualan tersebut. Sebelumnya
Islamabad menyatakan bahwa rahasia mengenai senjata nuklir mungkin
disebar luaskan melalui Pakistan. Pemerintah Pakistan tengah
melakukan penyelidikan mengenai kemungkinan penjualan teknologi
nuklir kepada Iran dan Libya. Sementara itu penguasa Pakistan memulai
interogasi sejumlah ilmuwan nuklir, diantaranya bapak bom nuklir
Pakistan, Abdul Qadeer Khan. Pada tahun 70-an, ia menyelundupkan
rahasia nuklir dari Belanda ke Pakistan.


* ANGGARAN PERTAHANAN AMERIKA MEMBENGKAK

Pemerintah Amerika akan meminta persetujuan kongres untuk
meningkatkan anggaran pertahanan tahun 2005 sebesar tujuh persen.
Bila disetujui maka anggaran pertahanan Amerika akan mencapai nilai
sebesar lebih 400 milyar dolar. Departemen pertahanan Amerika
Pentagon menyatakan bahwa anggaran pertahanan lima tahun mengatur
peningkatan berangsur sampai hampir 490 milyar dolar pada tahun 2009.
Anggaran itu tidak memasukkan pemeliharaan gudang persenjataan nuklir
Amerika. Dana tambahan tersebut terutama ditujukan untuk memerangi
terorisme internasional.


* KAZAA DEPERBOLEHKAN AJUKAN GUGATAN

Hakim di Amerika memperbolehkan Kazaa, sebuah program Internet yang
sangat populer untuk mengajukan gugatan terhadap industri musik.
Sharman Networks, pemilik Kazaa mengeluh karena produsen piringan
hitam menghalangi para pengguna Kazaa untuk melakukan download tanpa
izin. Untuk merintangi pertukaran musik para produsen piringan hitam
selain itu juga memasang file palsu di jaringan. Hakim di Los
Angeles, Amerika menilai bahwa Kazaa boleh meneruskan proses terhadap
industri musik. Kalangan industri musik selama beberapa tahun
belakangan mengecam praktek pertukaran musik tersebut. Akibat praktek
download gelap, industri musik kehilangan omset dalam jumlah besar.
Namun Kazza telah memenangkan proses peradilan sebelumnya, karena
dianggap tidak menciptakan musik sendiri tetapi hanya membuat program
komputer.


* HELMUT NEWTON, JURUFOTO SELEBRITI MENINGGAL DUNIA

Helmut Newton, seorang jurufoto selebriti meninggal dunia akibat
kecelakaan lalu lintas di Los Angeles. Helmut Newton, kelahiran
Jerman 83 tahun silam menabrak tembok setelah kehilangan kendali
mobil yang ditumpangi. Organisasi penyiaran televisi CNN melaporkan
Helmut Newton meninggal dunia di rumah sakit. Nama Helmut Newton
berkibar sejak awal tahun 60-an. Foto foto hasil jepretannya menghias
majalah mode terkenal seperti Vogue dan Elle. Helmut Newton juga
membuat foto foto perempuan bugil untuk majalah Playboy.


* PETINGGI CIA DIMINTAI KESAKSIAN KASUS PERDAGANGAN SENJATA PERU


Sebuah pengadilan Peru pekan lalu mendesak pejabat tinggi Dinas
Intelijen Amerika CIA agar datang memberikan kesaksian dalam kasus
perdagangan senjata gelap. Pada tahun 90-an Amerika menjalin hubungan
dekat dengan para agen mata mata korup rejim mantan Presiden Peru
Alberto Fujimori. Ulasan redaktur Amerika Latin Edwin Koopman.

Para saksi Amerika tersebut diundang datang memberikan kesaksian
dalam proses kontroversial terhadap mantan kepala dinas intelijen
Peru, Vladimiro Montesinos. Dalam kurun waktu antara tahun 1990
hingga 2000 ia berperan sebagai dalang di balik kekuasaan mantan
Presiden Alberto Fujimori. Dalam kurun waktu itu, Montesinos menjadi
tonggak penyangga pemerintahan Fujimori. Montesinos menopang rejim
Fujimori dengan praktek praktek penyuapan, perdagangan gelap senjata,
penggelapan uang, penculikan serta pembunuhan lawan lawan politik
presiden. Melalui praktek praktek tersebut duet Fujimori-Montesinos
sukses menumpas organisasi gerilya Maois, Sendero Luminoso. Namun
dengan memecat, mengancam dan menyuap para anggota parlemen dan
hakim,  Fujimori dan Montesinos bersamaan waktu juga membunuh
demokrasi.

Praktek korupsi tersebut terbongkar lebih tiga tahun silam. Sebuah
organisasi penyiaran televisi menayangkan gambar video yang merekam
adegan saat Montesinos menyuap anggota parlemen dengan uang senilai
puluhan ribu dolar. Tayangan video ini menjadi pertanda awal
runtuhnya rejim Fujimori. Semua gambar video direkam oleh Montesinos
sendiri. Rekaman video itu mungkin dimaksudkan untuk tetap dapat
memeras para korban. Tidak lama setelah penayangan video tersebut,
Fujimori kabur ke Jepang dan Montesinos terbang ke Venezuela. Namun
Montesinos ditangkap dan diserahkan ke Venezuela dua tahun silam.
Sambil menanti 67 proses terhadap Montesinos, ia untuk sementara
menjalani hukuman penjara enam tahun.

Dalam proses yang dimulai pekan lalu, Montesinos dituduh memasok 10
ribu pucuk senjata kepada Tentara Revolusioner Kolombia FARC pada
tahun 1999. Hal ini kemungkinan dilakukan dengan dukungan CIA.
Amerika saat itu mempunyai kepentingan dengan pemasokan senjata itu.
Mantan Presiden Bill Clinton tengah meyakinkan kongres mengenai
pentingnya bantuan milyaran dolar kepada Kolombia untuk memerangi
penyelundupan obat bius gerilaywan. Selain terhadap Kepala Dinas
Intelijen Amerika CIA, George Tenet, gugatan juga diajukan terhadap
mantan kepala perwakilan CIA di Peru dan seorang agen Biro
Investigasi Federal FBI dan dua orang diplomat.

Hubungan baik antara Montesinos dengan CIA sudah menjadi rahasia
umum. Amerika kala itu menyukai Fujimori karena dianggap sukses
menumpas gerilya Sendero Luminoso. Yang lebih menarik adalah
kenyataan bahwa CIA mungkin mengetahui atau bahkan terlibat dalam
pemasokan senjata kepada FARC. Amerika menganggap FARC adalah
organisasi teror terbesar di Amerika Latin.

Salah satu hal yang juga menarik adalah permohonan agar direktur CIA
dimintai keterangannya datang dari advokat Montesinos. Tayangan
gambar video memperlihatkan bahwa Montesinos tidak mau tenggelam
sendirian ke dalam kemelut. Ia juga menyeret seluruh kancah politik
Peru. Kini mungkin giliran CIA untuk ikut terseret dalam skandal di
Peru. Meski demikian kecil peluang para petinggi Amerika itu akan
datang ke Peru untuk memberikan keterangan.


* MANTAN PENTINGGI BELANDA HARUS MENGHADAP PENGADILAN


Intro: Mantan Perdana Menteri Belanda Wim Kok akan menghadap
pengadilan Den Haag, Senin lusa. Dua mantan sejawatnya yang juga akan
menghadap pengadilan yaitu Mantan Menteri Luar Negeri Jozias van
Aartsen dan Mantan Menteri Pertahanan Frank De Grave. Ketiganya akan
diambil keterangannya mengenai serangan yang dilancarkan
pesawat-pesawat pemburu Belanda F16 tahun 1999 terhadap pemancar
televisi pemerintah Serbia di Beograd yang menewaskan 15 orang. Para
sanak keluarga korban menuntut kompensasi dari pemerintah Belanda
karena serangan tersebut melanggar hukum perang. Penggunaan bom
fragmentasi di Nis dulu juga ilegal. Lebih jauh laporan Sebastian
Gotlieb.

Pengadilan Den Haag ditugasi mencari jawaban atas sejumlah pertanyaan
dalam kasus ini.

Pertanyaan pertama, apakah tuntutan diajukan ke alamat yang tepat di
Den Haag. Sebab kasus ini menyangkut serangan pakta NATO terhadap
bekas Yugoslavia. Masalahnya karena, tidak mungkin bisa mengawali
prosedur hukum terhadap NATO sebagai pakta, yang mungkin adalah
gugatan terhadap negara-negara anggotanya. Itupun, pengadilan Den
Haag masih bisa menolak proses, dengan alasan Belanda tidak
bertanggungjawab atas serangan NATO.

Pertanyaan ke dua yang harus dijawab sejauh mana keluarga korban bisa
memanfaatkan undang-udang pelanggaran perang, karena hanya negara,
saja yang bisa menggunakan alasan itu untuk menuntut. Baru-baru ini
memang ada putusan Mahkamah Agung, bahwa dalam situasi tertentu warga
sipil bisa menggunakan hak menuntut sebuah negara, tetapi orang
tersebut harus menjadi korban langsung dari tindak kejahatan perang.
Ini juga yang harus dijawab oleh Pengadilan Den Haag.

Pertanyaan ketiga yaitu, apakah menara televisi di Beograd adalah
sebuah sasaran militer. Keluarga korban tentu melihatnya bukan
sebagai sasaran militer, menurut mereka itu adalah sasaran sipil.
Tetapi Perdana Menteri Kok, waktu itu melihatnya lain. Beberapa saat
setelah pemboman NATO, Kok menyatakan bahwa pemancar itu bukan
stasiun televisi biasa karena banyak dipakai bangsa Serbia untuk
berpropaganda. Jadi menurut Kok, serangan terhadap pemancar itu
merupakan bagian dari strategi militer untuk melumpuhkan kekuatan
Milosevic.

Pengadilan juga harus memberi keputusan tentang penggunaan bom
fragmentasi yang dijatuhkan di kota Nis. Bom fragmentasi memang tidak
dilarang, tetapi pemakaiannya tidak boleh menimbulkan korban
sampingan yang tidak diharapkan. Kebanyakan dari bom yang tidak
meledak, bisa bertahan mengancam keamanan anak-anak dan warga sipil.
Pengadilan harus memberi penilaian sejauh mana penggunakan bom
fragmentasi di Nis itu memang diperbolehkan.

Kalau pengadilan menilai bahwa telah terjadi pelanggaran hukum
perang, maka harus dilihat lagi apakah Belanda bertanggungjawab,
kendati itu menyangkut operasi NATO. Pada dasarnya memang bisa
mengadili salah satu negara anggota, tetapi itu jelas tidak
diharapkan. Itu bisa berakibat, negara anggota akan berpikir dua kali
untuk mengirim pasukan perdamaian dibawah komando NATO atau PBB.

Kalau mungkin, yang paling tepat sebenarnya adalah menggugat langsung
NATO atau PBB. Di PBB seharusnya dibentuk semacam komisi pengaduan
yang bertugas menampung gugatan warga sipil terhadap setiap operasi
yang dilakukan atas nama Perserikatan Bangsa-bangsa. Juga NATO
semustinya memiliki komisi semacam itu, tetapi entah kapan bisa
terbentuk.

Jadi untuk sementara ini, hakim Belanda yang harus menangani tuduhan
pelanggaran hukum perang yang terjadi dalam operasi-operasi
internasional.


* BELANDA HIDUPKAN KEMBALI DINAS INTELIJEN ASINGNYA


Intro: Selama kurun waktu delapan tahun, Belanda merupakan salah satu
dari segelintir negara industri yang tidak memiliki dinas intelijen
asing. Namun sekarang Belanda kembali ke bisnis intai mengintai
itu--suatu kenyataan yang sejauh ini pada umumnya dikesampingkan oleh
media. Badan Keamanan dan Intelijen Pusat (AIVD) telah melahirkan
Direktorat Intelijen Asing (DIB) yang sudah hampir sepunuhnya
beroperasi. Lebih jauh ulasan redaktur masalah keamanan Hans de
Vreij.

Tahun 1992, pemerintah Belanda pada waktu itu yang dipimpin Perdana
Menteri Ruud Lubbers memutuskan untuk menghapus Dinas Rahasia Asing
(IDB) menyusul berbagai skandal dan perseteruan internal yang
merongrong kredibilitas nasional dan internasional dari dinas
tersebut. Di samping itu, juga muncul desas desus mengenai manajemen
yang buruk dan terjadinya tumpang tindih tugas dengan Badan Intelijen
Militer MIVD. Sebelum tahun 1994, pembubaran IDB sudah benar-benar
tuntas. Sejumlah tugas diambil alih oleh dinas keamanan nasional dan
Badan Intelijen Militer. Pengumpulan bahan-bahan intelijen non
militer bisa dikatakan tidak dilakukan lagi.

Menurut pakar Belanda, kalangan politik tidak menaruh minat yang
cukup besar dan bahkan pada waktu itu ada sikap negatif terhadap
keberadaan dinas intelijen baik dari pemerintah maupun parlemen.
Namun pembantainan 1995 terhadap warga muslim Bosnia di wilayah
kantung Srebenica, yang berada di bawah penjagaan serdadu baret biru
Belanda pada waktu itu, meyebabkan perubahan sikap dalam kalangan
politik Belanda. Pada waktu itu, serdadu Belanda dikejutkan oleh
serangan mendadak tentara Serbia yang puncaknya adalah pembantaian
terhadap kurang lebih 7000 tentara dan warga sipil muslim. Perubahan
sikap dalam politik Belanda semakin kentara dengan kenyataan bahwa
absennya dinas intelijen asing menyebabkan sejumlah kemunduran.
Demikian dikatakan Cees Wiebes dari Universitas Amsterdam.

'Saya pikir pemerintah menyadari dengan cukup cepat terjadinya
kekeringan informasi sumber-sumber tertentu'. Demikian dikatakan Cees
Wiebes. Ia  menambahkan bahwa informasai dari dinas-dinas intelijen
asing tidak lagi mengalir ke Belanda karena Belanda sendiri tidak
memiliki lagi dinas intelijennya lagi.

Penghapusan IDB serta agen-agen dan jaringannya di luar negeri telah
menyebabkan insiden yang luar biasa. Di akhir tahun 90an, Dinas
Intelijen Ingrris SIS, yang lebih dikenal dengan julukan M16,
berupaya merekrut seluruh jaringan intelijen Belanda di negara-negara
Eropa Timur. M16 tidak melaporkan rencananya itu kepada para mantan
staf IDB. Pemerintah Belanda sama sekali tidak tertarik dengan
tawaran itu dan pada tahun 2000, perwakilan M16 di Den Haag
dilaporkan telah diminta dengan hormat untuk meninggalkan Belanda.

Perdana Menteri memberikan tugas kepada Direktorat Intelijen Asing
yang baru setiap tahunnya. Hal ini tetap tidak berubah sejak
berdirinya direktorat tersebut pada tahun 2002. Versi umum dari
tugas-tugas direktorat mencakup enam pokok, mulai dari terorisme
internasional dan senjata pemusnah massal sampai pada ketegangan dan
konflik di negara-negara atau wilayah tertentu, dan perkembangan di
negara-negara asal para pendatang di Belanda. Rincian dari tugas
tersebut dijabarkan dalam lampiran tambahan rahasia.

Tugas yang paling akhir, yang dipublikasikan awal bulan ini, mencakup
unsur baru. Ke enam pokok perhatian dari cabang inteleijen asing
Belanda sekarang juga diberikan kepada dinas intelijen militer MIVD
di samping tugas-tugasnya sendiri. Kedua dinas diperintahkan untuk
bekerjasama dengan erat serta saling bertukar informasi yang relevan.
Mereka telah memulai suatu operasi bersama dengan membentuk
Organisasi SIGINT Nasional. Melalui SIGINT kedua cabang dinas
intelejen Belanda akan meningkatkan kegiatan intelijen.

Menurut situsweb AIVD, Direktorat Intelijen Asing yang baru dikepalai
oleh Kees Klompenhouwer, mantan duta besar Belanda di Beograd.
Dokumen-dokumen publik menyebutkan bahwa jumlah staf IDB yang bekerja
di markas besar mereka di kota Leidschendam mencapai angka 70 orang
tahun lalu. Jumlah ini diharapkan akan meningkat menjadi lebih dari
seratus dalam waktu dekat ini. Jumlah personil tersebut jelas tidak
termasuk agen-agen atau informan-informan di luar negeri yang mungkin
dimiliki atau tidak dimiliki oleh IDB.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke