---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 25 Januari 2005 15:40 UTC



** KORBAN TSUNAMI INDONESIA HAMPIR SEPEREMPAT JUTA JIWA

** WIDODO PIMPIN DELEGASI INDONESIA KE FINLANDIA

** MUSIBAH PERAHU MOTOR DI THAILAND

** TOPIK PERS: TANTANGAN DAN PELUANG PASCA TSUNAMI  

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENJELANG PEMILIHAN UMUM: PERANG URAT SYARAF 
BERLANGSUNG DI IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BELANDA UMUMKAN LANGKAH-LANGKAH MENCEGAH 
SERANGAN TERORISME

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MEULABOH MENANGIS PANITIA KETAWA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SEKOLAH-SEKOLAH DI MEULABOH RESMI DIMULAI KEMBALI



* KORBAN TSUNAMI INDONESIA HAMPIR SEPEREMPAT JUTA JIWA

Pemerintah Indonesia berpendapat bahwa puluhan ribu orang yang hilang sesudah 
bencana tsunami 26 Desember, tidak akan ditemukan lagi. Oleh karena itulah, 
jumlah mereka ditambahkan pada jumlah korban tewas, sehingga mencapai 228.000. 
Di seluruh wilayah bencana di sekitar Samudra Hindia, hampir 282 ribu orang 
tewas. Jumlah tersebut belum mencakup ribuan orang yang masih hilang di 
Thailand dan Sri Lanka.


* WIDODO PIMPIN DELEGASI INDONESIA KE FINLANDIA

Delegasi tinggi pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Menko Polhukam Widodo 
Adi Sutjipto  akan melangsungkan perundingan dengan Gerakan Aceh Merdeka GAM di 
Finlandia. Menurut Jakarta, delegasi itu antara lain terdiri dari Menteri 
Kehakiman dan juru runding pertama Hamid Awalludin,  serta Mentri Luar Negri 
Hassan Wirayuda. Pembicaraan di Finlandia itu diselenggarakan oleh mantan 
Presiden Martti Athisaari. Pemerintah Indonesia khawatir bahwa jalannya bantuan 
kemanusiaan di Aceh terganggu apabila konflik dengan GAM terus berlanjut. 
Sementara GAM menyatakan untuk terus berjuang bagi kemerdekaan. Tetapi apabila 
mungkin, hal itu hendak dicapai melalui cara lain selain senjata. Dan kami 
terbuka untuk itu, demikian dikatakan jurubicara GAM di Aceh,  Sofyan Dawood.


* MUSIBAH PERAHU MOTOR DI THAILAND

Kecelakaan dengan perahu motor cepat di Pantai Thailand, menyebabkan delapan 
orang tewas. Sedangkan 13 lainnya masih hilang. Menurut polisi, perahu itu 
terbalik akibat gelombang tinggi karena terlalu banyak penumpang. Perahu motor 
itu mengangkut 80 penumpang, sebagian besar adalah wisatawan asing. Sesudah 
berpesta di Pulau Phangan, para wistawan itu sedang menuju ke Samui, di 
Thailand Timur.


* PEMIMPIN KOMUNIS FILIPINA BISA KEMBALI DENGAN AMAN

Pemimpin komunis Filipina Jose Maria Sison, yang telah betahun-tahun tinggal di 
Belanda, bisa kembali ke negaranya dengan aman. Pesan tersebut disampaikan 
Menteri Luar Negri Filipina Romulo kepada kabinet dalam kunjungannya di 
Belanda. Sejak tahun 1987, Sison tinggal di Belanda dan mendapatkan status 
khusus. Ia tidak diakui sebagai pengungsi tapi pengadilan memutuskan ia tidak 
boleh diusir. Menurut Romulo, Sison tidak perlu khawatir lagi akan pengadilan 
politik terhadapnya karena masa-masa itu telah berlalu. Menlu yang pekan ini 
berada di Belanda, akan membicarakan dengan kabinet mengenai proses perdamaian 
antara pemerintah dengan Partai Komunis yang didirikan oleh Sison. Pihak 
komunis menuntut agar mereka tidak lagi dianggap sebagai teroris oleh Amerika 
Serikat dan negara-negara barat lainnya.


* PENYIKSAAN TAHANAN IRAK LEBIH LUAS DARI YANG DIAKUI

Organisasi hak-hak sipil Amerika ACLU, mengatakan bahwa penyiksaan tahanan di 
Irak berlangsung jauh lebih luas dari yang sampai saat ini diakui. Organisasi 
tersebut berhasil mendapatkan dokumen intern Kementrian Pertahanan sesudah 
melalui prosedur tertentu. Ternyata, pimpinan tentara telah diberitahu tentang 
penyiksaan sebulan sebelum skandal Abu Ghraib meledak. Menurut ACLU, sejumlah 
penyelidikan dihentikan bahkan sebelum para saksi didengar keterangannya. 
Penyiksaan tidak hanya terjadi di Abu Ghraib tapi juga di dua penjara lainnya 
di Bhagdad.


* PRESIDEN UKRAINA BERKUNJUNG KE DEWAN EROPA

Presiden Ukraina Viktor Yuschenko berkunjung ke Dewan Eropa di Strasburg, di 
mana ia  akan menyampaikan pidato. Dalam beberapa bulan belakangan, Yuschenko 
menunjukkan keinginan untuk  meningkatkan hubungan dengan Eropa Barat. Komisi 
Eropa telah menyusun sepuluh butir rencana untuk Ukraina tapi tidak dibicarakan 
mengenai keanggotaan dalam Uni Eropa. Kemarin di Moskou, Yuschenko 
melangsungkan pembicaraan dengan Presiden Vladimir Putin. Ia menyebut Rusia 
sebagai 'mitra strategis yang abadi'. Dalam pemilihan presiden di Ukraina lalu, 
Moskou mendukung lawan Yuschenko yaitu perdana menteri pro Rusia Yanukovich.


* MASYARAKAT INTERNASIONBAL GAGAL CEGAH GENOSIDA

Sekjen PBB Kofi Annan berpendapat masyarakat internasional gagal mencegah 
genosida di Kamboja, Rwanda, dan bekas Yugoslavia walaupun telah memiliki 
pengalaman dengan Perang Dunia Kedua. Dalam sidang luar biasa PBB, Annan 
memperingati pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz, 60 tahun yang lalu. Lebih 
dari satu juta orang yahudi dibunuh. Annan mengimbau masyarakat internasional 
untuk terus berjuang memerangi sikap anti yahudi dan rasisme. Penulis dan 
pemenang hadiah Nobel Eli Wiesel, salah satu orang yang selamat dari kamp 
Auschwitz, mengatakan masyarakat internasional pada waktu itu bisa bertindak 
lebih banyak untuk mencegah pembantaian terhadap orang yahudi.


* BILL GATES SUMBANG RATUSAN JUTA EURO UNTUK VAKSINASI ANAK MISKIN 

Yayasan amal milik konglomerat Amerika Bill Gates menyumbang 575 juta euro 
untuk pemberian vaksinasi kepada anak-anak di negara miskin. Pendiri Microsoft 
itu memberikan uang tersebut kepada sebuah organisasi yang dekat dengan 
Organisasi Kesehatan Sedunia. Lima tahun lalu, Gates juga menyumbangkan ratusan 
juta untuk organisasi tersebut. Aksi vaksinasi ini dilakukan menjelang Forum 
Ekonomi Dunia yang akan dimulai akhir pekan ini di Davos, Swiss. Di sana, para 
pemimpin dunia antara lain akan membicarakan akses terhadap layanan kesehatan.


* BURSA EROPA TERTEKAN

Naiknya harga minyak serta pengumuman sejumlah laporan perusahaan dalam waktu 
dekat, menekan bursa-bursa Eropa. Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan lebih 
rendah, tapi kemudian menunjukkan trend naik. Pada pertengahan pagi ini, Indeks 
AEX tercatat pada 354,68 atau 0,3 persen keuntungan. 

Bursa Tokio ditutup lebih rendah pada 11.276. Kerugian sebesar 0,1 persen itu 
disebabkan oleh sikap menunggu para pedagang yang menantikan laporan dari 
industri elektronika. 

Bursa di New York juga ditutup lebih rendah. Indeks Dow Jones ditutup pada 
10.374 atau 0,18 persen kerugian. Sedangkan Indeks teknologi Nasdaq ditutup 
pada 2.009 atau 1,22 persen kerugian.

Nilai tukar euro tercatat $ 1,3066.


* TANTANGAN DAN PELUANG PASCA TSUNAMI  

International Herald Tribune menampilkan foto seorang ibu korban tsunami yang 
menggendong boneka. Ibu tersebut sedang mencari putrinya yang hilang ditelan 
gelombang laut pada 26 Desember lalu. Foto tersebut menggambarkan keadaan jiwa 
para korban tsunami yang selamat. Sebanyak 30 hingga 50 persen mengalami 
masalah kejiwaan seperti kecemasan, depresi, dan stress. Demikian dikatakan 
seorang peneliti kesehatan mental di Organisasi Kesehatan sedunia WHO. Sekitar 
90% diperkirakan bisa sembuh kembali, tapi 10% sisanya akan mengalami gangguan 
kejiwaan berkepanjangan. Mereka yang beresiko tinggi mengalami gangguan jiwa 
adalah anak-anak yang kehilangan kedua orang tua, perempuan yang kehilangan 
anggota keluarga dekatnya, mereka yang kehilangan hampir semuanya, serta mereka 
yang memang telah memiliki masalah sebelum bencana. Demikian International 
Herald Tribune. 

Sementara harian Algemeen Dagblad memberitakan situasi tim bedah Belanda di 
Medan. Tim tersebut terdiri dari ahli bedah plastik dan ahli tulang. Dalam tiga 
minggu pertama, mereka telah mengoperasi 80 orang dan menangani 1200 pasien. 
Namun belakangan, jumlah orang yang dikirim ke rumah sakit Deli menurun. 
Menurut para dokter Indonesia, para pasien dihalang-halangi untuk ke Medan. 
'Ini akibat koordinasi buruk serta kurangnya kepemimpinan', demikian direktur 
rumah sakit Deli di Medan. Baik tim Indonesia maupun asing tidak bersedia 
menyerahkan pasien mereka untuk 'mengejar kuota bantuan'. Sejumlah dokter 
merasa terlalu gengsi untuk menyerahkan pasien ke orang asing. Di samping itu, 
faktor politik dan agama juga berperan, seperti penanganan warga muslim Aceh di 
rumah sakit kristen. Ini membuat 'frustasi', demikian direktur rumah sakit 
Deli. Akibatnya banyak amputasi yang sebenarnya tidak perlu berlangsung di 
Banda Aceh. Demikian Algemeen Dagblad. 

'Tsunami' dan 'Meulabaoh', adalah nama-nama bayi yang menjadi favorit saat ini 
di antara warga Aceh, khususnya yang menjadi korban gelombang tsunami. Nama 
tersebut merupakan penghormatan terhadap kekuataan alam serta kehancuran besar 
yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia. Demikian de Volkskrant. 'Mohamad 
Adha Tsunami' dilahirkan 3 Januari lalu dari pasangan suami istri yang 
kehilangan keluarga serta rumah mereka di Banda Aceh. 'Bahwasanya anak saya 
bernama tsunami, merupakan bukti bahwa tsunami tidak bisa membunuh semua 
orang', demikian dikatakan sang ayah M Agus Pitra, yang tak henti menatapi 
anaknya itu. Saat ini sebayak 800 perempuan Aceh sedang menunggu untuk 
melahirkan anak mereka.  Demikian de Volkskrant.  

Pekan ini adalah seratus hari pemerintahan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 
Demikian diingatkan harian de Telegraaf. Suatu awal yang penuh gejolak: 
pembunuhan aktivis HAM Munir, konfrontasi dengan parlemen, dan terakhir bencana 
hebat 26 Desember. Dalam mistik Jawa, demikian de Telegraaf, banyak kerusuhan 
biasanya merupakan pertanda buruk. Tapi bagi SBY ini juga menawarkan kesempatan 
yang unik. Saat ini semua mata terarah ke Indonesia. Dunia internasional ingin 
membantu Indonesia, mulai dari peringanan utang sampai pemulihan kerjasama 
militer. Apabila SBY bisa menunjukkan kepemimpinan kuat, mampu memberantas 
korupsi  dan mendobrak birokrasi, maka kejayaan sudah menunggunya. Demikian de 
Telegraaf.

Dan demikian pula tinjauan pers untuk kali ini.


* MENJELANG PEMILIHAN UMUM: PERANG URAT SYARAF BERLNAGSUNG DI IRAK

Intro: Pemilihan umum di Irak tinggal lima hari lagi. Dengan waktu yang makin 
singkat, maka baik para pemberontak yang tidak menghendaki pemilu maupun 
pemerintah ad interim yang berupaya mati-matian mensukseskan pemilu, 
dilancarkan perang urat syrafat. Laporan redaktur senior Timur Tengah Bertus 
Hendriks,

Abu Muzab al-Zarqawi, teroris Yordania yang didakwa bertanggung jawab terhadap 
pelbagai serangan berdarah di Irak, Ahad lalu melalui internet mengancam akan 
melancarkan perang total untuk merongrong pemilihan umum Ahad mendatang. 
Pemilihan umum itu, demikian Al-Zarqawi, bertujuan mendorong kalangan Syiah 
yang murtad tampil berkuasa. Keesokan harinya kelompok Al-Zarqawi ini mengaku 
bertanggung jawab atas serangan terhadap markas besar Perdana Menteri ad 
interim Iyad Allawi dan kelompok-kelompok penting yang ikut serta pada 
pemilihan umum Ahad mendatang.

Pemerintahan Perdana Menteri ad interm Iyad Allawi sendiri mengumumkan berhasil 
menahan dua pembantu dekat Al-Zarqawi, antara lain Abu Omar al Kurdi. Tokoh ini 
dianggap bertanggung jawab langsung terhadap serangan Markas besar PBB di 
Bagdad dan serangan terhadap Mesjid Imam Ali di Najaf yang mengawali awal 
pemberontakan di Irak. Jelas Abu Omar al Kurdi adalah ikan besar.

Pada saat yang sama santer beredar desas-desus bahwa Al-Zarqawi sendiri sudah 
hampir ditangkap, baik oleh pasukan Amerika maupun oleh pemerintah Irak. Konon 
kabarnya ia sudah kembali di Fallujah dan dikesankan ia sudah dikepung. Kalau 
desas-desus ini benar, dan lebih dari itu kalau Abu Muzad al-Zarqawi 
benar-benar ditangkap, maka jelas akan merupakan dorongan hebat bagi 
pemerintahan Perdana Menteri Allawi dan pukulan telak bagi kalangan 
pemberontak. 

Tetapi untuk sementara ini semua tampaknya masih merupakan perang urat syaraf, 
sebagai pengimbang ancaman al-Zarqawi lewat internet. Masalahnya adalah 
Al-Zarqawi dan kaki tangannya tidak segan-segan membuktikan ancamannya dalam 
pertumpahan darah. Dan seorang jenderal Amerika sangat memperhitungkan akan 
terjadi serangan besar-besaran menjelang pemilihan umum Ahad mendatang. Untuk 
sementara kalangan pemberontak tampaknya berada di atas angin dalam perang 
psikologis maupun perang benaran di Irak. 

Boikot pemilihan umum yang dilancarkan kalangan Sunni, paling tidak untuk 
sementara, merupakan kemenangan kalangan pemberontak dengan Abu Muzab 
al-Zarqawi sebagai tokoh berdarah. Tidak adanya caleg Sunni bersamaan dengan 
sedikitnya jumlah pemberi suara dari kalangan mereka, karena para pemberontak 
berkedudukan di wilayah Sunni, pasti akan merongrong legitimasi pemilihan umum, 
paling tidak di kalangan warga Sunni. Dan dukungan kalangan Sunni merupakan 
bentuk perlawanan antara para pemberontak dengan kelompok lain yang bekerjasama 
dalam proses politik Irak, seperti kalangan Kurdi dan Syiah. 

Pukulan baru bagi pemerintahan sementara Irak adalah keputusan beberapa negara 
Arab, yaitu negara-negara penganut Islam Sunni untuk mudur dari pemilihan 
daerah di Kirkuk, wilayah Kurdi di Utara. Pemilihan daerah ini juga akan 
dilangsungkan Ahad mendatang, bersamaan dengan pemilihan umum nasional. Inilah 
protes mereka terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum Irak. KPU Irak 
mengijinkan ribuan orang Kurdi yang diusir Saddam Hussein dari wilayah mereka 
untuk ikut dalam pemilihan umum Ahad mendatang. Sesuatu yang merupakan keadilan 
bagi ornag-orang Kurdi, menjadi bukti bahwa warga Sunni makin terpojok, 
demikian pendapat para caleg Sunni yang segera memutuskan tidak ikut pemilu 
saja.

Oleh karena itu keikutsertaan minoritas Sunni makin kecil saja. Itu merupakan 
ancaman bagi kesatuan Irak yang bisa menyebabkan perang saudara, bahkan menurut 
kalangan tertentu perang saudara ini sudah mulai. Boikot ini juga mendatangkan 
bahaya bagi warga Sunni lain yang tinggal di Irak tengah. Ahmed Chalabi, 
politikus Irak yang pernah disukai Pentagon, departemen Pertahanan Amerika, 
berada pada peringkat atas daftar Aliansi orang-orang Syiah. Pada sebuah 
kampanye ia mengancam akan menjadikan tiga propinsi Syiah di selatan sebagai 
propinsi Kurdi yang punya otonomi. Pihak Sunni memperingatkan, 90% minyak Irak 
dihasilkan di wilayah-wilayah Syiah. Ini juga merupakan wujud perang urat 
syaraf. Tetapi menggarisbawahi bahwa walau pun pemilihan umum bisa 
dilangsungkan, masalah raksasa yang dihadapi Irak tidak akan langsung 
terselesaikan.


* BELANDA UMUMKAN LANGKAH-LANGKAH MENCEGAH SERANGAN TERORISME

Intro: Pemerintah Belanda akhirnya mengumumkan juga langkah-langkah yang 
ditempuhnya untuk mencegah serangan teroris. Secara umum langkah ini bisa 
dipilah menjadi dua, di bidang intelijen dan di bidang hukum. Berikut laporan 
redaktur perdamaian dan keamanan Hans de Vreij:

Terlambat 10 hari, pemerintah Belanda Senin kemarin mengumumkan perincian 
rencana menindak dengan cepat teroris Islam radikal. Dalam empat tahun 
mendatang, langkah ini akan menghabiskan dana sampai 414 juta euro. Dana ini 
terutama ditujukan untuk menambah karyawan pelbagai dinas rahasia dan dinas 
keamanan, sehingga secara keseluruhan jumlahnya mencapai 587 orang. Selain itu 
juga akan diadakan langkah-langkah pengetatan hukum. Tujuannya adalah mengubah 
pikiran mereka yang ingin melakukan tindakan teror sebelum mereka benar-benar 
melakukan tindakan melanggar hukum.

Misalnya dengan "menunjuk" mereka yang terdakwa, mereka bisa dilarang berada di 
wilayah-wilayah strategis, atau mereka harus melapor kepada polisi secara 
teratur. Beberapa tempat misalnya bandar udara Schiphol akan dinyatakan sebagai 
"wilayah aman" permanen, sehingga orang bisa digeledah. Ulama yang 
mengkhotbahkan "kebencian atau kekerasan" akan bisa dikenai larangan 
menjalankan mata pencariannya.

Menurut Peter van Heemst, jurubicara Partai Buruh PvdA yang beroposisi, maksud 
kabinet baik-baik saja. Tetapi semuanya masih serba kabur.

Yang banyak menimbulkan pertanyaan adalah beberapa unsur dalam langkah besar 
ini. Mitra koalisi partai liberal D66 banyak ragu, seperti juga partai oposisi 
Groenlinks. Ketua Fraksi Groenlinks Femke Helsema berpendapat langkah baru ini 
banyak bernilai simbolis. Sistem perundang-undangan Belanda sekarang, demikian 
Groenlinks sudah cukup untuk menindak terorisme. "Jadi tidak perlu lagi untuk 
membatasi kebebasan warga. Tetapi pemerintah Belanda berharap tidak menghadapi 
masalah menggolkan rencana ini dalam parlemen. Dua mitra koalisi sudah setuju, 
bahkan partai oposisi terbesar PvdA sudah setuju secara garis besar.

Rencana ini diumumkan bersama oleh Menteri Kehakiman Piet Hein Donner, yang 
paling bertanggung jawab pada masalah terorisme, dan Menteri Dalam Negeri Johan 
Remkes yang bertanggung jawab pada dinas rahasia AIVD.

Selain langkah yuridis itu, pemerintah juga mengumumkan langkah-langkah lain, 
seperti kode warna bagi ancaman terorisme yang mengumumkan bahaya itu dalam 
tiga warna, kuning, oranye dan merah. Untuk sementara sistem warna ini baru 
berlaku pada infrastruktur penting Belanda, seperti jaringan kereta api, 
pelabuhan Rotterdam, Bandara Schiphol dan jaringan air minum serta jaringan 
listrik.

Yang paling menonjol adalah penambahan jumlah karyawan keamanan. Dinas rahasia 
AIVD memperoleh tambahan karyawan sampai 350 orang, jumlah karyawannya sekarang 
diperkirakan mencapai 1000 orang. Dinas yang mengamankan tokoh-tokoh masyarakat 
Belanda, dinas keamanan kerajaan dan diplomatik, ditambah stafnya menjadi 235 
orang. Selain itu polisi dan polisi militer juga mengalami penambahan.

Sebagian besar rencana yang diumumkan kemarin merupakan jawaban pemerintah 
terhadap penelitian komisi Havermans terhadap dinas rahasia AIVD tahun lalu. 
Dari 50 butir rekomendasi komisi ini hanya satu yang tidak diambil alih oleh 
pemerintah. Itulah usul untuk menghapus jabatan Koordinator Nasional untuk 
intelijen dan keamanan. Pengambilalihan sebagian besar rekomendasi dengan 
beberapa catatan tambahan, berarti bahwa dinas rahasia AIVD haus bekerja sama 
lebih baik lagi dengan aparat kejaksaan. Hubungan dengan pemerintah daerah 
harus dipererat dan komunikasi dengan dunia luar dan parlemen harus 
ditingkatkan. 

Selain itu, kerja 22 dinas rahasia daerah juga harus diperbaiki. Mereka adalah 
wakil dinas rahasia AIVD pada satuan polisi regional yang memperoleh informasi 
dari polisi biasa, yang biasanya disebut jalur pertama sistem intelijen, pada 
tingkat kota dan provinsi. Selain itu pemerintah juga merancang kerjasama yang 
lebih erat antara dinas rahasia sipil AIVD dengan dinas rahasia militer MIVD.

Yang tidak terlalu mendapat perhatian adalah organisasi intelijen terbaru NSO, 
Organisasi Penyadapan Sinyal Nasional. Belum lama berselang diputuskan untuk 
mendirikan organisasi sendiri yang bertugas menyadap pembicaraan telpon dan 
jalur komunikasi satelit lain. Inilah organisasi intelijen Belanda ketiga 
selain AIVD dan MIVD. Kapasitas NSO ditingkatkan sampai 10 kali, menjadi 22 
buat satelit. Pemerintah tidak menyinggung kemungkinan persaingan di antara 
ketiga organisasi, sementara dari pengalaman sudah jelas bahwa dinas rahasia 
merupakan sumber persaingan sengit.

Untuk kerjasama internasional, pemerintah Belanda mengumumkan bahwa bulan-bulan 
belakangan dinas rahasia AIVD bekerja keras membentuk pusat kemampuan intelijen 
SitCen yang dimiliki oleh Uni Eropa. Untuk tahun ini dititikberatkan kerjasama 
dengan CTG, Group Anti Teroris 25 negara anggota Uni Eropa.


* MEULABOH MENANGIS PANITIA KETAWA

Hampir sebulan setelah musibah gempa dan gelombang tsunami, tangis untuk Aceh 
seperti tak berhenti. Tangis itu datang dalam berbagai bentuk bantuan baik 
milyaran dollar yang dijanjikan dunia, maupun yang telah datang dalam bentuk 
natura di Aceh. Pada umumnya bantuan pangan, obat-obatan dan pakaian itu datang 
dan tersalur cukup baik. Namun demikian belakangan temponya lambat dan ada saja 
tikus-tikus atau pihak ketiga yang di sini disebut "pantia", yang melahapnya di 
tengah jalan. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Meulaboh Aceh:

Operasi bantuan kemanusiaan Indonesia di Meulaboh seolah semacam mikrokosmos 
dari makrokosmos Indonesia. Niatnya baik dan solidaritas rekan sebangsa dari 
luar Aceh sangat tinggi. Namun banyak kalangan mencatat ada amburadul operasi 
yang dilaksanakan bakorlak setempat ini. Ada tiga pola penyaluran bantuan. 
Pertama bantuan datang, melapor kepada satgas korlak yaitu danrem TNI, kemudian 
langsung bekerja. Itulah yang dilakukan tentara-tentara dan lsm-lsm asing. 
Kedua, ada juga bantuan yang datang dari luar Aceh dan langsung menuju 
titik-titik tempat para korban yang membutuhkan. Misalnya kamp-kamp pengungsi 
dan rumah sakit. Inilah yang dilakukan oleh sejumlah lsm Jakarta, Medan, 
Universitas Gadjah Mada, tim Rumah Sakit Dokter Sardjito dan juga tim PKS 
Partai Keadilan Sejahtera. 

Sebuah tim yang datang sejak hari pertama dan menjadi harum karena 
menyelamatkan banyak orang, adalah tim kedokteran dari Universitas Hasanuddin. 
Radio Nederland juga menyaksikan sebuah konsorsium bantuan yang dioperasikan 
oleh KSSP dari Medan yang didukung lembaga Terre des Hommes, Prancis cabang 
Belanda dan Jerman. Tetapi ada pula pola ketiga yang dilakukan banyak pihak 
yaitu dengan melapor, lantas mempolkan bantuan di kantor-kantor TNI seperti di 
Kompi C di Meulaboh. Di kamp itu pula kebanyakan wartawan dan relawan menginap, 
dan sekaligus dapat menyaksikan operasi bantuan. Sabtu lalu misalnya sebuah 
truk dari Medan berisi ratusan karung pakaian bekas dan baru harus dijaga 
karena banyak anak-anak lokal datang dan mengambil isinya. Mereka segera diusir 
aparat, tapi belakangan truk itu harus mampir di sebuah posko aparat TNI untuk 
menurunkan kira-kira seperempat dari karung-karung besar itu.

Masalahnya tidak hanya kehadiran tikus-tikus itu. Tapi juga koordinasi dan 
birokrasinya membuat koordinasi lamban dan sampai sekarang kantong-kantong 
pakaian itu masih tertumpuk, belum juga terbagi kepada para penungsi. Variasi 
lain dari pola ketiga ini juga tampak dari polling bantuan di lapangan udara 
Polonia, Medan. Sebuah sumber mengatakan sebagian bantuan Amerika berisi boneka 
untuk akan kecil diganti dengan selimut. Praktek ini jelas merupakan kolusi 
terbuka, sebab sejak kapan Amerika mengirim barang dengan daftar muatan 
berbahasa Indonesia. Suara-suara anonim, datang dari para relawan Palang merah 
Indonesia PMI. mereka juga kecewa mengapa pada hari pertama banyak truk TNI 
sibuk mengangkut barang milik anggotanya dan membiarkan PMI bekerja sendiri 
mengevakuasi ratusan jenazah. Para relawan juga mengeluh, pada kemana 
tenaga-tenaga Aceh yang ada? Mengapa semuanya seolah diserahkan kepada 
relawan-relawan luar Aceh.

Sebaliknya kami menyaksikan regu-regu militer Singapura dan Amerika bekerja 
efisien di Lanud Polonia dan para relawan paramedis memuji peran serta tim 
Prancis yang membangun kembali sekolah dan mendirikan klinik di Meulaboh. Tapi 
yang paling runyam adalah jika kritik-kritik semacam itu, datang dari para 
korban sendiri dan ditujukan kepada aparat tentara maupun pejabat lokal. Dalam 
hal ini khususnya para keucik atau kepala desa, dalam membagi-bagi bantuan yang 
datang dari luar. Kalangan pengungsi menyebut mereka dengan istilah panitia:

Pengungsi: Ya kalau Indonesia menangis sudah wajar. Jadi malah ibaratnya 
seperti saudara-saudara kita yang ada di luar propinsi Aceh kan. Semua 
bersusah-payah membantu bagaimana bangsanya harus diselamatkan, yang sudah 
selamat. Tapi sekarang kalau kita pikir-pikir kalau bantuan memang cukup penuh, 
yang rakyat akan membanjir. Tapi saya rasa rakyat Meulaboh ini tidak 
membutuhkan bantuan itu. Kalau seandainya membutuhkan, barang-barang ini kan 
sudah dibagi.

Radio Nederland: Mengapa kok bisa begitu menurut bapak?

Pengungsi: Kurang tahu, pak. Karena kita juga tidak punya hak sebagai seorang 
pengugsi. Seadanya yang kita terima. Jadi yang kita harus selamatkan, seperti 
kami-kami ini memikirkan keluarga kami sendiri. Bagaimana yang selamat ini 
harus diselamatkan kembali. Kan begitu dia. yang tidak sekolah bagaimana harus 
bisa sekolah. Jadi untuk masa depan, siapa yang mengganti pejabat-pejabat ini 
ataupun yang melanjutkanlah pendidikan-pendidikan. Kalau memang kayak gini kan 
semua jadi bodoh akhirnya. 

Kekecewaan para pengungsi yang tidak sabar menantikan pemulihan kehidupan 
mereka itu, barangkali hanya berlebihan. Masalahnya hanya sepuluh ribuan 
pengungsi Meulaboh tertampung di kamp-kamp. Sedangkan dua puluhan ribu lainnya 
menumpang di kerabat atau meninggalkan Aceh. Akan tetapi jika trend kritik 
semacam itu berkelanjutan, ini hanya merugikan citra TNI dan pemda lokal. 
Padahal banyak perorangan TNI, bahkan juga dandim dan danremnya berperan 
terpuji pada menit-menit pertama dan pada minggu pertama tsunami di Meulaboh 
sebulan lalu. Krisis pasca tsunami bagaikan besi yang hanya dibengkokkan ketiak 
dia membara. Saat-saat seperti itulah yang seharusnya dapat dimanfaatkan 
sebagai peluang emas aparat sipil dan militer untuk merebut hati rakyat Aceh, 
yang sudah terluka dan sekarang ketiban bencana ini. 

Sekian laporan Aboeprijadi Santoso dari Meulaboh, Aceh Barat. 



* SEKOLAH-SEKOLAH DI MEULABOH RESMI DIMULAI KEMBALI

Menurut rencana Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Rabu ini akan 
meresmikan hari pencanangan pendidikan bagi daerah musibah Nanggroe Aceh 
Darussalam bertempat di Meulaboh Aceh Barat. Dalam cerita rakyat Aceh, gempa 
yang terjadi tepat sebulan lalu itu pernah diramalkan dan disebut iebeuna. 
Menurut dongeng itu, tsunami atau iebeuna terdiri dari tiga bagian. Hitam, 
putih dan kuning. Yang hitam untuk mereka yang tidak sembahyang. Putih untuk 
mereka yang taat pada agama, dan kuning untuk kanak-kanak. Yang paling dahsyat 
adalah air yang hitam dan kuning. "Kaum kuning" inilah yang paling perlu 
mendapat perhatian dunia. Sebuah LSM Korea Selatan Good Neighbour atau tetangga 
baik, kemarin menggelar acara untuk para murid madrasah tsanawiyah SLTP Negeri 
Meulaboh, yang kehilangan 28 dari 679 siswanya. Laporan rekan Aboeprijadi 
Santoso dari Meulaboh:


Kepala Sekolah: Ini terima kasih yang sebesar-besarnya kita ucapkan kepada 
organisasi Good Neighbour yang telah membantu kita pada hari ini untuk 
memberikan bantuan buku-buku dan alat tulis yang lain. Ya semoga kegiatan 
belajar kita besok akan dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Dan 
tentunya kepada kita semua atas perhatian yang telah diberikan oleh Good 
Neighbours, kita ucapkan terima kasih. Coba ucapkan terima kasih ...

Murid-murid: Terima kasih Good Neighbour!

Kepala Sekolah: Kepada anak-anak kami, besok pagi kita mulai belajar. Jam 07.30 
kita telah berada di sekolah. Kemudian pakaiannya, bagi yang masih memiliki 
pakaian seragam sekolah dapat menggunakannya. Yang tidak bebas. Bagi yang tidak 
memiliki lagi pakaian seragam sekolah, besok mengenakan pakaian bebas, sopan. 
Bagi yang putri pakaian muslimahnya, dan juga bagi yang putra pakaian yang 
rapih. Kemudian yang nggak ada punya sepatu juga mohon besok boleh mengenakan 
sandal yang memang pantas untuk kita datang ke sekolah. Bebas yah!

Jadi jangan ada yang keberatan besok karena tidak ada perlengkapan, tidak 
datang ke sekolah. Kegiatan belajar besok akan kita mulai laksanakan. Jadi 
tidak ada hambatan apa-apa lagi. Semuanya berhadir ke sekolah. Kemudian lagi 
bagi teman-teman kalian yang belum berhadir pada hari ini dan belum mengambil 
bantuannya, dapat mengunjungi bapak besok. Dan tolong sampaikan kepada 
teman-teman bahwa yang belum daftar ulang, segera daftar ulang. 

Kemudian bagi yang memang dalam kondisi sakit, beritahukan kepada bapak juga, 
Insya Allah pada hari Senin kita akan mulai mengadakan ujian ...

(Murid-murid protes)

Kepala sekolah: Itu perencanaannya. Mungkin-mungkin kalian itu nilai untuk 
semester ini, belum musyawarah guru-guru. Kemungkinan ujian pra-semester kalian 
akan jadi tolak ukur nanti sebagai ujian semester kalian. Nah itu nanti 
kesepakatan yang akan dilaksanakan oleh guru-guru. Kemudian lagi seperti bapak 
utarakan tadi, bapak-bapak dari GN Good Neighbour ini, telah memberikan bantuan 
yang begitu besar kepada kita. Mudah-mudahan the Good Neighbour will give us 
the machine, the supllier, the water to drink. Mesin untuk mensuplai air yang 
dapat diminum langsung.

Rekan Aboeprijadi Santoso kemudian mewawancarai pimpinan LSM Good Neighbour dan 
menanyakan apa misi bantuan mereka di Aceh:

Good Neighbour: Sebenarnya kita mau membantu anak-anak. Bukan hanya anak-anak 
melainkan msyarakat di sini, karena mereka sudah mengalami kesulitan besar. 
Sehingga kita bawa sesuatu hal untuk mereka, macam-macam. Sebenarnya pelayanan 
untuk anak-anak pertama, kemudian putar film, kemudian semprot untuk supaya 
mati nyamuk-nyamuk. Kemudian tim medis juga sudah ada, tapi pagi ini mereka 
baru berangkat. Tapi tugas mereka sudah selesai. Dari kita kita sudah pergi ke 
daerah lain supaya penyakit campak. Jadi kita sudah 400 lebih menyuntik 
anak-anak di bawahnya usia 15 tahun.

Radio Nederland: Sudah berapa lama anda di sini dan masih berapa lama lagi akan 
giat?

Good Neighbour: Sekarang sudah kelompok yang ketiga, sudah hampir lewat. Minggu 
yang keempat, mungkin minggu yang berikutnya kelompok yang keempat akan tiba di 
sini. Mungkin mereka bawa tugas macam-macam. Tergantung kelompok, tugasnya suka 
beda sedikit.

Demikian pimpinan lsm Korea Selatan di Meulaboh, yang membantu sekolah-sekolah 
di Meulaboh. Dan sekian pula laporan Aboeprijadi Santoso dari Meulaboh, Aceh 
Barat.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke