--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 02 Februari 2005 14:30 UTC ** JOHN HOWARD BERKUNJUNG KE ACEH ** KABINET BARU DI NEPAL ** PAUS JOHANNES PAULUS DIRAWAT DI RUMAH SAKIT ** TINJAUAN PERS: BILL CLINTON SEBAGAI UTUSAN KHUSUS PBB URUSAN BENCANA TSUNAMI ASIA, RAJA NEPAL AMBIL ALIH KUASA PEMERINTAHAN, KUNJUNGAN JOHN HOWARD KE ACEH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : REFERENDUM UUD EROPA DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MEMBANGKITKAN SEMANGAT WIRASWASTA DI EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SIAPA YANG AKAN MENGUASAI PROYEK PEMBANGUNAN ACEH PASCA TSUNAMI? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TNI SETUJU GENCATAN DI ACEH, ASALKAN PEMERINTAH TETAP BERTANGGUNGJAWAB * JOHN HOWARD BERKUNJUNG KE ACEH Perdana Menteri Australia John Howard berkunjung ke daerah bencana di Aceh. Australia menyediakan dana 1 milyar dollar untuk bantuan darurat dan pembangunan kembali Aceh. Selain itu lebih dari seribu tentara Australia saat ini berada di Aceh. Howard berbicara antara lain dengan Menko Kesra Alwi Shihab yang mengkoordinir aksi bantuan dari Jakarta. Indonesia menyewa 20 kapal-kapal khusus untuk membawa bahan makanan ke daerah-daerah terisolir. Sampai saat ini di Aceh telah dikuburkan 110.000 jenazah dan diperkirakan jumlah tersebut belum separuh dari jumlah total korban jiwa. Jumlah korban yang tewas dan hilang di seluruh Asia dan Afrika mencapai lebih dari 290.000 orang. * KABINET BARU DI NEPAL Raja Nepal Gyanendra membentuk kabinet baru yang terdiri dari orang-orang monarki. Selasa kemarin Gyanendra membubarkan pemerintahan dan mengambil alih kekuasaan. Hal ini menimbulkan banyak kritik internasional. Sekeretaris Jendral PBB Kofi Annan menuntut pemulihan kembali demokrasi di Nepal. Sementara itu kehidupan di Kathmandu kembali berjalan normal, walaupun ketatnya pengamanan dan tidak adanya komunikasi melalui telefoon. Kebebasan pers dikesampingkan. Pemimpin oposisi Nepal belum muncul dihadapan umum, kemungkinan dia dikenakan tahanan rumah. Gyanendra menggunakan pemberontakan kaum Maois sebagai alasan untuk membubarkan pemerintah Nepal. * PAUS JOHANNES PAULUS DIRAWAT DI RUMAH SAKIT Paus Johannes Paulus Kedua dirawat di rumah sakit di Roma. Pemimpin gereja Katholik yang berusia 84 tahun ini menderitai infeksi tenggorokan akibat flu yang dideritanya akhir pekan lalu, demikian juru bicara Vatikan. Perawatan di rumah sakit dianggap penting karena infeksi ini mengakibatkan kesulitan pernafasan. Hari Minggu lalu, untuk pertama kali setelah beberapa bulan, Paus Johannes Paulus terpaksa membatalkan beberapa tugasnya. Kondisi kesehatan Paus sudah beberapa tahun ini memburuk. Paus juga diberitakan menderita penyakit Parkinson. * DEWAN KEAMANAN PBB PERTAJAM EMBARGO SENJATA PANTAI GADING Dewan Keamanan PBB mempertajam embargo senjata atas Pantai Gading. Resolusi yang diajukan Prancis ini disetujui dengan suara mutlak oleh Dewan Keamanan PBB. Dewan Keamanan PBB dan pasukan perdamaian Prancis di Pantai Gading sekarang memiliki kekuasaan untuk memeriksa kapal-kapal, pesawat dan kendaraan untuk mencari senjata. Dewan Keamanan berharap pertajaman embargo senjata ini dapat berperan mengakhiri konflik antara pemberontak dan pemerintahan presiden Laurent Gbagbo. * OPERASI PENGGELEDAHAN DI JERMAN Kepolisian Jerman melakukan penggeledahan di 37 tempat untuk mencari jaringan kriminal dan ekstrimis muslim. Operasi ini terutama dilakukan di propinsi Bavaria, namun di daerah utara Jerman juga dilakukan beberapa penggeledahan. Tidak ada berita apakah ada orang yang ditangkap. Penyidikan ditujukan terhadap 24 orang tersangka yang diduga mengumpulkan dana untuk membiayai aksi-aksi kriminal kaum muslim radikal di Jerman. Bulan lalu kepolisian Jerman juga melakukan razia untuk mencari ekstrimis muslim yang melibatkan ratusan polisi. * KONFLIK VENEZUELA DAN KOLOMBIA BERAKHIR Presiden Venezuela Hugo Chavez menyatakan konflik diplomatik dengan Kolombia akan segera berakhir. Senin lalu Duta Besar Venezuela untuk Kolombia telah kembali ke kantornya di ibukota Bogota. Duta Besar Kolombia masih menunggu surat yang menyatakan apakah ia masih dipercaya sebagai duta besar di Venezuela, namun hal ini nampaknya hanya formalitas. Pertengkaran antara Venezuela dan Kolombia dimulai pertengahan Desember lalu. Pemburu bayaran Venezuela menangkap pimpinan pemberontak FARC di Caracas, atas perintah Kolombia. Presiden Chavez marah besar atas kejadian ini dan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara tetangganya. Kamis ini Chavez akan bertemu dengan Presiden Kolombia Alvaro Uribe untuk menyelesaikan konflik tersebut. * BERITA BURSA Setelah dibuka, indeks bursa di Amsterdam mencatat kenaikan setengah poin lebih tinggi dari titik tertinggi tahun lalu, yaitu 365 poin. Nilai ini kemudian turun namun index tetap positif. Beberapa bursa lain di Eropa juga mengalami kenaikan. Index Nikei di Jepang ditutup dengan keuntungan 0,2 %, yaitu pada 11.407 poin. Nilai tukar euro terhadap dolar Amerika tercatat: $1,3069. * TINJAUAN PERS: BILL CLINTON SEBAGAI UTUSAN KHUSUS PBB URUSAN BENCANA TSUNAMI ASIA, RAJA NEPAL AMBIL ALIH KUASA PEMERINTAHAN, KUNJUNGAN JOHN HOWARD KE ACEH "Mendorong negara-negara maju untuk tetap memberikan dana bagi proses pembangunan kembali negara-negara di sekitar Samudera India yang tertimpa bencana tsunami", demikian komentar harian Washington Post sehubungan tugas mantan Presiden Amerika Bill Clinton sebagai utusan khusus PBB untuk wilayah bencana tsunami. Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan Selasa kemarin mengangkat Clinton sebagai utusan khusus PBB untuk mengepalai proyek pembangunan kembali negara-negara di Asia yang tertimpa bencana tsunami, demikian diberitakan harian Belanda de Volkskrant. Clinton juga harus menjaga agar perhatian dunia internasional terhadap daerah bencana tidak hilang. 'Tidak ada orang lain yang bisa melakukan ini lebih baik dari Clinton', demikian juru bicara PBB Fred Eckhard. Eckhard menambahkan, PBB berharap Clinton dapat menggunakan keahliannya berpolitiknya untuk melanjutkan pembicaraan damai antara pihak-pihak yang bertikai di Sri Lanka dan menjadi penengah antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka GAM di Aceh. Eckhard melanjutkan 'Sekjend PBB yakin Clinton dapat membawa kekuatan baru, dinamisme dan perhatian penuh dari dunia internasional untuk pembangunan kembali daerah-daerah bencana'. Sebelumnya Bill Clinton ditunjuk Presiden George Bush untuk memimpin kampanye pencarian dana di Amerika bagi korban tsunami. Clinton berkeliling Amerika bersama mantan presiden George Bush senior untuk mengumpulkan dana. Demikian diberitakan de Volkskrant. Sekarang kita beralih ke proses pengambi-alihan kekuasaan di Nepal. Raja Nepal Gyanendra Selasa kemarin memberlakukan keadaan darurat, membubarkan pemerintah dan menetapkan tahanan rumah kepada sejumlah anggota kabinet. Dengan ini secara tidak langsung Gyanendra mengambil alih kekuasaan pemerintah Nepal. Demikian diberitakan NRC Handelsblad, Trouw dan de Volkskrant hari ini. Lalu lintas komunikasi melalui telefoon ditutup, tentara militer berpatroli di jalan-jalan di Ibukota Kathmandu. Dalam sebuah siaran resmi melalui televisi dan radio, Gyanendra menuduh pemerintah koalisi Nepal tidak mampu mempersiapkan pemilu parlemen dan memulihkan perdamaian di Nepal. Menurutnya pemerintah ini juga bertanggung jawab atas gagalnya pembicaraan damai dengan pemberontak Maois. Dalam pidatonya Gyanendra berjanji mengadakan pemilu dalam waktu tiga tahun dan menyatakan tindakannya bukanlah kudeta. Demikian NRC Handelsblad. Selain itu de Volkskrant memberitakan Sekretaris Jendral PBB Koffi Annan memerintahkan pemulihan kembali demokrasi di Nepal, karena untuk kedua kalinya Raja Nepal mencoba menarik kekuasaan. Dikhawatirkan kejadian tersebut justru akan menambah kekacauan yang terjadi di Nepal. Pemberontak Mao mulai berperang dari tahun 1996 untuk menjadikan Nepal republik komunis. Banyak penduduk Nepal menganggap raja sebagai titisan dewa Wisnu. Tapi Gyanendra diangkat menjadi raja setelah keponakannya, putra mahkota Dipendra membunuh ayahnya Raja Nepal serta seluruh anggota keluarga lainnya di tahun 2001. Dipendra kemudian bunuh diri. Tetapi Gyanendra tidak pernah disukai oleh rakyat Nepal Demikian diberitakan Trouw. Harian Australia Sydney Morning Herald dan The Age memberitakan kunjungan Perdana Menteri John Howard ke daerah bencana di Aceh. Kunjungan yang hanya empat jam tersebut, demikian The Age, dimulai dengan lawatan ke tim medis Australia yang membantu pembangunan kembali rumah sakit di Banda Aceh. Sementara satuan tentara Australia membantu membersihkan kota, dengan sejumlah peralatan berat. Mereka masih menemukan banyak mayat korban. Dalam empat hari terakhir masih 7000 mayat yang ditemukan, dimasukkan ke dalam kantong mayat dan langsung dikubur di kuburan massal. Dalam waktu dekat pasukan PBB dan relawan Indonesia akan mengambil-alih tugas-tugas pasukan asing di Aceh. John Howard disambut warga Aceh dengan penuh rasa terima kasih tetapi juga kesedihan. Demikian The Age. Sementara Sydney Morning Herald menambahkan, John Howard juga meninjau wilayah pantai barat yang hancur, dengan helikopter. Kunjungan Howard disambut positif oleh Jakarta dan membantu perbaikan hubungan kedua negara. Selain itu dengan hibah dan sumbangan sebesar 1 milyar dolar dalam lima tahun mendatang, menjadikan pemerintah Canberra salah satu donor terbesar untuk Aceh. Howard mengomentari kerjasama antara pasukan Australia dan TNI di Aceh sangat baik, tetapi pemerintahnya tidak berencana menambah jumlah atau memperpanjang waktu. . Demikian Sydeny Morning Herald dan demikian tinjauan pers hari ini. * REFERENDUM UUD EROPA DI BELANDA Apabila warga Belanda secara massal menolak undang-undang dasar Eropa lewat referendum, maka pemerintah Belanda telah menyediakan dana cadangan sebesar 1,5 juta euro untuk melangsungkan kampanye yang harus mengubah pendapat negatif tersebut. Mayoritas anggota majelis rendah Belanda tidak mendukung rencana kabinet Belanda ini, karena mendorong orang untuk memilih satu pihak. Ulasan redaktur Eropa Barat Thijs Papot: Dalam beberapa bulan mendatang, pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa harus menjalankan tugas berat meyakinkan warganya akan pentingnya dukungan terhadap undang-undang dasar bersama Eropa. Untuk itu banyak negara kemungkinan harus menjalankan kampanye yang tegas dan dapat dipercaya. Misalnya pemerintah Spanyol meminta bantuan tokoh sepakbola Belanda, Johan Cruijff untuk melakukan kampanye publik. Dalam beberapa bulan mendatang pemerintah Den Haag juga harus menjalankan taktik yang serupa. Untuk itu kabinet menyediakan dana setidaknya 1 juta euro. Sebuah komisi independen harus membagi dana tersebut sama banyak diantara berbagai organisasi kemasyarakatan yang menjalankan kampanye publik dan mendukung maupun menentang UUD Eropa. Menurut jajak pendapat terbaru, mayoritas besar warga Belanda, yaitu 63% akan menyetujui UUD Eropa, hanya 11% saja yang akan menentang. Namun demikian, hal ini tidaklah bisa menentramkan pemerintah, terbukti dari dana sebesar 1,5 juta euro yang disediakan untuk kampanye. Menurut anngota parlemen Harry van Bommel dari Partai Sosialis, terjadi penggunaan dana yang tidak benar dari uang pajak. Bommel: Dana tambahan ini juga harus disediakan untuk mereka yang menentang referendum. Melihat situasi di Belanda sekarang, di mana banyak orang yang mempertanyakan segi-segi positif UUD Eropa, kabinet buru-buru menyediakan dana lebih banyak lagi untuk membujuk warga belanda mendukung UUD tersebut. Hal itu saya anggap tidak adil. Ini tentu dilema yang sangat sulit. Kabinet Belanda cemas banyak pihak yang akan mencampuradukkan masalah yang tidak ada hubungannya dengan UUD dalam kampanye agar warga belanda memberikan suara yang negatif. Misalnya dengan mengetengahkan masalah mata uang bersama euro dan rencana keanggotaan Turki. Geert Wilders, anggota parlemen Belanda yang independen misalnya telah memulai diskusi dengan menyerukan kepada elektorat belanda untuk menentang UUD Eropa, dengan alasan pemerintah Turki bisa berpengaruh besar terhadap peraturan hukum di Eropa dan juga Belanda. Harry van Bommel mengakui bahwa referendum ini rentan terhadap populisme. Apabila tidak ada kampanye seimbang maka dengan demikian pendapat warga tidaklah dihormati. Jadi 1,5 juta euro itu harus dibagi secara adil. Bommel: 'Menurut saya, harus ada lebih banyak dana untuk memberi informasi kepada warga mengenai pro dan kontra referendum karena banyak yang tidak mengerti isinya. Dengan demikian, debat terbuka bisa diselenggarakan, juga untuk mencegah agar tidak semua orang datang dengan argumen yang bukan-bukan' Bagi kabinet, sangatlah penting untuk memenangkan suara warga ini. Tapi sebenarnya apa yang dipertaruhkan? Referendum, yang pertama kali akan dilakukan di Belanda, tidaklah bersifat mengikat tapi hanya sekedar memberi pertimbangan. Kabinet bisa saja mengesampingkan hasil refrendum. Tetapi hal ini akan menjadi isyarat buruk kepada warga. Demikian dikatakan Harry van Bommel walaupun ia tidak menutup bahwa hal inilah yang akan terjadi. Bommel: 'Masalah besar akan muncul di Belanda. Tetapi banyak isyarat yang muncul bahwa VVD dan CDA akan mempertimbangkan hal itu apabila misalnya mayoritas tipis yang mengatakan 'tidak''. Pekan depan, menteri muda urusan Eropa Atzo Nicolai akan meminta penjelasan kepada kabinet mengenai pembagian dana kampanye itu. * MEMBANGKITKAN SEMANGAT WIRASWASTA DI EROPA Bagaimana membangkitkan kewiraswastaan warga Eropa? Lima tahun lalu di Lissabon, negara-negara Uni Eropa sepakat bahwa Eropa harus menjadi ekonomi berbasis pengetahuan yang paling dinamis sebelum tahun 2010. Apabila gagal maka sistim sosial Eropa yang murah hati terancam tidak bisa dibiayai lagi. Namun di banyak negara Eropa, tampak tidak adanya kemauan politik. Oleh sebab itulah Brussel datang dengan sebuah rencana aksi untuk menggugah para pemimpin pemerintah. Koresponden Paul Hazebroek menemui para wiraswasta untuk mencari tahu apa kekurangan iklim wiraswasta di Eropa. Ekonomi Eropa ibarat anak yang lemah dibandingkan ekonomi Amerika sejak dulu. Ini berkaitan dengan semangat kewiraswastaan di kedua belahan benua. Apabila di Amerika, orang lebih suka menjadi majikan diri sendiri, di Eropa, rata-rata orang lebih menghendaki kepastian dan pekerjaan tetap. Bahkan mendirikan usaha dianggap sebagai hal yang menakutkan karena bisa bangkrut. Penelitian sekali lagi menunjukkan hal itu. Namun Komisi Eropa sebagai penguasa harian Uni Eropa menghendaki darah kewiraswastaan yang lebih besar. Menurut komisaris Eropa urusan industri, Gunther Verheugen, terutama para pengusaha di sektor teknologi yang membutuhkan 'DNA' untuk mengghidupkan ekonomi Eropa. Menurut Brussel, pembaharuan itu sangatlah dibutuhkan apabila tunjangan sosial dan pensiun penduduk Eropa yang dengan cepat menua, hendak dipertahankan. Di Brussel, muncul desas desus mengenai langkah-langkah baru untuk membangkitkan semangat para wiraswasta berbasis pengetahuan. Sebenarnya, apa kekurangannya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penasehat perusahaan Belgia Philippe Vermeulen membandingkannya dengan iklim usaha di Amerika. Vermeulen: Menurut Vermeulen sikap orang Amerika yang tidak takut memulai usaha sendiri disebabkan oleh budaya Amerika itu sendiri, yang memungkinkan seseorang gagal tanpa harus distigmatisasi selamanya. Ini terjadi di Eropa. Apabila seorang pengusaha sekali bangkrut maka nasib selanjutnya akan sulit. Eropa juga bisa belajar dari Amerika. Pengusaha yang berhasil misalnya pemimpin Microsoft Bill Gates, seperti halnya para olahragawan top, mendapatkan status pahlawan yang menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda. Seorang pengusaha Belgia, yang berhasil menjadi pahlawan tapi kemudian dikucilkan adalah Jo Lernhout. Perusahaannya Lernhout & Hauspie, merajai pasar teknologi pemroses suara untuk komputer sampai tiga tahun lalu ketika bangkrut karena salah manajemen. Adalah perusahaan Amerika dan bukan perusahaan Eropa yang sekarang meraup untung dari pengetahuan asal Belgia itu. Seperti halnya Vermeulen, Lernhout menjelaskan kenapa para wiraswasta Amerika seringkali lebih cekatan dari sejawat Eropanya. Lernhout: Alasan kenapa dalam bidang teknologi Amerika meninggalkan Eropa dan dunia lainnya sangat sederhana: wiraswasta Amerika memiliki modal resiko yang lebih besar. Universitas dan perusahaan di Amerika bekerja sama untuk memperkenalkan penemuan baru ke pasar. Universitas juga menggunakan lebih banyak bakat dari Asia. Tetapi Eropa tidaklah selalu ketinggalan. Finlandia misalnya dengan perusahaan telepon genggam Nokia mencapai puncak dunia. Sedangkan perusahaan pesawat terbang Airbus mampu mengalahkan pemimpin pasar pesawat terbang, Boeing dari Amerika. Menurut Komisi Eropa, ini harus lebih baik lagi walaupun tidak mudah. Demikian Lernhout. Lernhout. Kepentingan-kepentingan lama menghambat pembaharuan di Eropa. Demikian Lernhout. Di Eropa, sebagian besar subsidi pemerintah diberikan kepada sektor-sektor perusahaan yang sudah ada. Tidak ada banyak uang tersisa untuk proyek-proyek yang beresiko. Pemerintah juga tidak banyak mengeluarkan dana untuk mendidik pakar teknik. Dalam pertemuan bulan Maret, para pemimpin Eropa harus menghidupkan ekonomi berbasis pengetahuan ini. Lernhout dan Vermeulen sudah siap dengan daftar mereka. Subisidi pemerintah terhadap wiraswasta berbasis pengetahuan harus ditingkatkan sepuluh kali lipat. Di samping itu pemerintah juga harus mau menjadi penjamin bagi wiraswasta untuk mendapatkan pinjaman bank. Invesatasi yang lebih banyak dalam pendidikan dan penelitian, dan membuka lebar-lebar pintu universitas serta perusahaan ke Asia. Mereka yakin bahwa itu adalah resep terbaik untuk menghadapi Amerika. Jadi para pemimpin Eropa telah diperingatkan. * SIAPA YANG AKAN MENGUASAI PROYEK PEMBANGUNAN ACEH PASCA TSUNAMI? Cetak biru pembangunan kembali Aceh pasca tsunami sudah akan siap dalam dua atau tiga minggu ini. Proses rehabilitasi yang dilanjutkan kemudian dengan rekonstruksi akan dimulai sesudah operasi bantuan darurat berakhir. Pertanyaan yang muncul, siapa atau perusahan mana yang akan mendapatkan durian runtuh, untuk melaksanakan proyek-proyek pembangunan kembali Aceh ini. Berbekal pertanyaan tersebut, Radio Nederland menghubungi pengamat sosial-politik George Aditjondro. Terlebih dahulu ia menggambarkan peta usaha di Nanggroe Aceh Darussalam sebelum tsunami. George Aditjondro [GA]: Tiga kelompok pemain. Satu, asing yang memerlukan teknologi canggih, pengeboran minyak dan pengembangannya. Itu dipegang oleh kelompok Exxon Mobil dari Amerika. Yang kedua, beberapa derivat dari Petrokimia yang memasok bahan untuk pabrik kerjasama Asia Tenggara Asean. Dan yang ketiga, keluarga cendana dan antek-anteknya. Radio Nederland [RN]: Kita tahu Cendana sudah tidak berkuasa lagi sejak 1998. Dan Tommy serta Bob Hassan sudah dipenjara. Apakah dalam periode itu, mereka masih bercokol di Aceh? GA: Sejauh yang saya ketahui, selama mereka di penjara, tidak ada satupun bisnis mereka baik yang di dalam maupun yang di luar negeri yang dipreteli. RN: Lalu terjadi bencana tsunami. Tampaknya bencana ini mengubah bukan hanya suasana fisik Aceh tapi juga peta bagaimana orang berusaha di sana ya? GA: Betul. Kuncinya juga harus dilihat dengan begitu menyoloknya peranan militer dalam kegiatan darurat, dalam kegiatan penyelamatan dan juga dalam kegiatan rehabilitasi. Ini mempunyai dua aspek. Artinya, ekspansi militer menjadi hampir merata ke seluruh Aceh, paling tidak ke dua pertiga wilayah Aceh. Kecuali daerah pegunungan di mana masih terjadi baku tembak antara TNI dan TNA, Tentara Naggroe Aceh. Sementara, dua pertiga wilayah yang dikuasai tentara, kemudian menjadi boleh dikatakan kerjaan tentara mengclearing untuk bisnis militer yang paling besar di Indonesia sekarang, yaitu Artha Graha Group dinahkodai oleh Tommy Winata. RN: Itu menjadi semacam kekuatan baru di Aceh, begitu? GA: Ya. Karena dengan adanya tsunami dan dengan penambahan pasukan yang dikirim ke Aceh yang dengan demikian bisa dikirim ke Aceh di bawah lindungan atau samaran sebagai proyek kemanusiaan, sekaligus punya fungsi tempur melawan GAM dan sambil membuka jalan yang saya istilahkan itu tentara melakukan clearing untuk Artha Graha, yang terutama berpusat di daerah Meulaboh. Enam belas hari yang lalu, bupati Meulaboh sudah mengirim suart ke Artha Graha Group, minta Artha Graha untuk rekonstruksi dan mendatangkan para insinyur untuk membangun kembali kota Meulaboh yang rata diterjang tsunami dan gempa. Waktu itu, Artha Graha sendiri lewat media terbitan mereka....majalah mingguan Tiras, menggambarkan betapa luasnya wilayah yang dijangkau oleh posko-posko mereka dan bagaimana dermawannya anak-anak perusahaan Artha Graha untuk menyumbang bagi rehabilitasi Aceh yang kemudian kita lihat adalah merupakan fase antara menuju ke konstruksi. Nah, dua kelompok perusahaan yang dari bacaan saya paling banyak posko dan relawan serta membagi-bagikan bantuan di Aceh adalah Artha Graha Group, ya bisnis militer dan kelompok pengusaha Tionghoa yang juga bermain dalam berbagai bisnis di Asia Tenggara. Kemudian Media Group yang dipimpin oleh pengusaha asal Aceh dan juga anak militer, yaitu Surya Paloh. Yang lain-lain kayaknya adalah bisnis yang masuk dengan menggunakan peluang itu. Mereka boleh dikatakan adalah kelompok kapitalis birokrat pribumi yang dulu merupakan pemasok dana buat Golkar atau mungkin masih merupakan pemasok dana buat Golkar, yaitu Kalla dan Bukaka Groupnya Jusuf Kalla. Kemudian Bakrie Group, yang sangat berkuasa atas perkebunan-perkebunan kelapa sawit di Pulau Sumatra lewat PT Bakrie Sumatra Plantation. Dugaan saya, mereka ingin memperluas penguasaan komoditi kelapa sawit ke Aceh. Dan Hartati Murdaya dengan Murdaya Groupnya yang dulu juga merupakan pemasok dana dari Golkar. Apalagi dengan Jusuf Kalla menjadi ketua Golkar, yang terjadi adalah the return of the old players minus keluarga Cendana secara langsung. Demikian George Adjitondro. * . TNI SETUJU GENCATAN DI ACEH, ASALKAN PEMERINTAH TETAP BERTANGGUNGJAWAB. Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto kepada Radio Nederland mengatakan, tentara akan patuh pada pemerintah, juga apabila sampai perlu mengadakan gencatan senjata dengan Gerakan Aceh Merdeka GAM, asalkan tanggungjawab politik tetap berada di tangan pemerintah. Jendral Endriartono juga menjelaskan bahwa tanggal akhir 26 Maret bagi kehadiran pasukan asing itu sebenarnya cuma patokan yang disesuaikan dengan kebutuhan operasi darurat kemanusiaan. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Banda Aceh Endriartono Sutarto: Pada intinya adalah itu suatu tahapan, waktu yang ada, yang tujuannya lebih memacu kepada kita agar supaya tahapan emergency ini bisa segera dilalui. Dimana tahapan emergency itu, kriterianya adalah apabila semua pengungsi yang memang menghendaki atau memerlukan suatu tempat akomodasi sementara, atau tempat pemukiman sementara yang representatif. Yang bisa dipergunakan setahun, dua tahun sebelum dia memiliki rumah kembali, yang didalamnya ada sanitasi, ada tempat pengobatan, maupun dapur lapangan. Dan anak-anak dari pengungsi ini bisa melanjutkan sekolahnya. Itu tidak berarti apabila pada tanggal itu kita masih memerlukan, maka yang bersangkutan masih kita minta untuk keberadaanya disini guna membantu kita. Apakah itu dalam kaitan dengan penjernihan air misalnya, dia menyediakan sarana air dimana diperlukan, dan itu hanya bisa disediakan oleh militer dari negara mana misalnya. Kenapa kita harus usir dia pulang. Dan itu sudah disetujui oleh presiden maupun wakil presiden. Baik, bahwa pada dasarnya penyelesaian keputusan politik itu ada ditangan pemerintah. Dan TNI itu tidak mempunyai kewenangan ikut didalam keputusan politik. Bahwa TNI itu ikut memberikan masukan-masukan terhadap keputusan politik, iya! Tapi hanya sekedar sebagai masukan. Nah, sebelum keputusan politik yang baru itu datang, maka keputusan politik yang sebelumnya itu yang tetap berlaku. Bahwa pemerintah dengan keputusan politiknya yang terakhir masih tetap memerintahkan kepada TNI untuk ikut didalam melakukan operasi terpadu, demikian juga pemulihan keamanan. Maka itulah yang dipegang oleh TNI Namun karena situasi saat ini akibat dari tsunami, masyarakat masih memerlukan bantuan TNI untuk tugas-tugas kemanusiaan, dibandingkan untuk mengejar-ngejar GAM. Maka memang percaya adalah bahwa karena ini memang suatu situasi lapangan, ada pada kewenangan saya, saya memang punya hak untuk mengambil keputusan. Pokok persamaanya lebih kepada kegiatan bantuan kemanusiaan. Yang lainnya itu adalah mengamankan kegiatan kemanusiaan itu sampai kita melihat ada suatu titik dimana yang lain tidak bisa melakukannya, dan barangkali aktivitas lainnya bisa dilakukan. Dan sebelum ada keputusan politik yang lain. Dengan kata lain, deadline itu tidak ketat, sayap keras di Jakarta sudah melunak, dan yang utama adalah operasi kemanusiaan. Mengenai kemungkinan gencatan, istilah yang tidak pernah dipakai TNI dan masih dihindari pemerintah, Panglima TNI juga menjanjikan TNI akan patuh pada keputusan Presiden.. Endriartono Sutarto: Kalau itu merupakan suatu keputusan, yah kita wajib melaksanakan. Karena kita berada dalam satu sistem yang sistem itu kalau memang itu tingkatannya pada urusan politik, kita dapat adalah siapa ada di tingkat politik. Tingakatannya TNI kalau memang di bawah itu ya harus menyesuaikan dan kemudian di lapangannya juga disesuaikan. Radio Nederland: Anda kan tidak pernah pakai istilah gencatan, tapi mengatakan fokus akan dialihkan pada operasi bantuan kemanusiaan. Endriartono Sutarto: Ini kan di lapangan. Bahwa di lapangan itu kewenangan saya untuk mengatur bagaimana prajurit dalam rangka melaksanakan tugas yang dibebankan oleh pemerintah. Itu ada pada saya. Kalau memamng sekaran ini TNI melihat bahwa lebih utama memberikan bantuan, tetapi operasinya sendiri tetap berjalan terutamanya untuk mengamankan aktivitas kemanusiaan. Tapi kalau nanti ada keputusan, akibat dari pembicaraan yang ada ini kemudian presiden atas persetujuan DPR mengatakan gencatan senjata ya segera kita patuhi. Sekian laporan Aboeprijadi Santoso dari Banda Aceh --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
