--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 21 Maret 2005 15:10 UTC ** TIGA AWAK KAPAL JEPANG BEBAS ** MENLU AMERIKA AKHIRI LAWATAN DI CINA ** RUSIA DIYAKINI MELANGGAR BERAT HAM DI CHECHNYA ** PERS: PEMERINTAH FEDERAL AS TURUN TANGAN SOAL TERRI SCHIAVO DAN INDONESIA MELUPAKAN PELUANG PASAR MINYAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PAKTA STABILITAS EROPA SUDAH MATI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KTT ARAB DI ALJAZAIR ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SIKAP DPR YANG LUNAK BUKANLAH KEMENANGAN PEMERINTAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GARUDA DITUNTUT BERSIHKAN CITRA * TIGA AWAK KAPAL JEPANG BEBAS Dua warga Jepang dan seorang Filipina yang di sandera perompak laut di Selat Malaka sejak pekan lalu, akhirnya bebas. Ketiganya ditemukan keletihan di sebuah perahu di pulau dekat Thailand dan Malaysia. Mereka menuturkan, selama sepekan ini dipindah perahukan sebanyak lima kali. Tidak jelas apakah pemilik kapal membayar uang tebusan untuk pembebasan ini. * MENLU AMERIKA AKHIRI LAWATAN DI CINA Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Condoleezza Rice mengakhiri lawatan di Cina. Di Beijing ia mencari kemungkinan melanjutkan perundingan enam negara soal senjata nuklir Korea Utara. Presiden Cina, Hu Jintao berjanji negaranya tetap akan mendesak Korea Utara melanjutkan perundingan. Selanjutnya Menlu Rice juga berseru pada Uni Eropa agar mempertahankan embargo senjata Cina. Washington menilai pencabutan embargo untuk Cina sebagai isyarat yang salah, mengingat ketegangan antara Cina dan Taiwan. * RUSIA DIYAKINI MELANGGAR BERAT HAM DI CHECHNYA Organisasi HAM, Human Rights Watch menuduh pemerintah Rusia, terus menerus melanggar HAM di Chechnya. Dalam laporannya, human Rights Watch menyebut bahwa "di republik Rusia Selatan itu sangat sering terjadi penghilangan warga, tindakan yang bisa digolongkan kejahatan terhadap kemanusiaan." Rusia, demikian organisasi ham itu, adalah nonor satu di dunia soal penculikan dan pelenyapan manusia." Pemerintah pusat di Moskow mengetahui semua ini tetapi tidak berbuat apa-apa. Pelakunya adalah serdadu Rusia dan tentara federal Chechnya pro-Rusia. * ENAM TEWAS AKIBAT GEDUNG RUNTUH DI KAMBOJA Enam orang warga ibukota Kamboja, Phnom Penh tewas dan 17 lain luka-luka, akibat gedung runtuh. Saat kejadian di dapur sedang sibuk memasak. Menurut polisi, gedung runtuh karena ledakan salah satu panci tekan raksas. Dua pegawai dapur masih dilaporkan hilang. * 12 NEGARA EURO, PERLUNAK BATAS DEFISIT ANGGARAN 12 negara Eropa pengguna mata uang bersama euro, mencapai kesepakatan mengenai aturan defisit anggaran. Dengan demikian defisit anggaran negara anggota boleh melewati tiga persen. Khususnya Jerman dan Prancis selama ini menghendaki keluwesan "pakta stabilitas" anggaran ini. Negara kecil seperti Belanda lebih mendukung aturan ketat bagi defisit anggaran. * KONGRES AMERIKA SETUJUI UU PERPANJANGAN INFUS TERRI SCHIAVO Kongres Amerika Serikat menyetujui undang-undang yang memungkinkan mempertahankan hidup Terri Schiavo, perempuan koma asal Florida. Dengan demikian Senat dan Dewan Perwakilan memutar keputusan pengadilan Florida, yang mengijinkan pencabutan infus makanan bagi Schiavo. Undang-undang baru ini memungkinkan pengadilan federal membahas masalah ini. Sebelumnya Presiden George W. Bush pulang seketika dari liburan, untuk menandatangani undang-undang yang disetujui kongres. Terri Schiavo sudah 15 tahun ini terkapar koma. Kasus Schiavo di Amerika memicu debat sengit mengenai eutanasia atau penghentian kehidupan. Sang suami menghendaki infus makanan dihentikan, dengan dalih itu adalah kehendak istrinya. Sementara itu orang tua sang pasien dan kalangan partai Republik, menentang keras dan menyebutnya sebagai pembunuhan. * UEFA PERIKSA PELATIH CHELSEA Asosiasi Sepakbola Eropa UEFA memulai pemeriksaan disipliner terhadap Jose Mourinho, pelatih klub Inggris, Chelsea. Seusai pertandingan Champions League, tiga pekan lalu antara Barcelona lawan Chelsea, Mourinho secara tidak langsung mengungkapkan bahwa pelatih Barcelona, Frank Rijkaard telah bersekongkol dengan wasit Aners Frisk. Mourinho mengatakan bahwa keduanya berembuk saat istirahat. Menurut UEFA, Mourinho telah menghina persepakbolaan. Wasit ulung asal Swedia itu kemudian mengumumkan berhenti, setelah beberapa kali mengalami ancaman pembunuhan oleh para suporters Chelsea. * BURSA SENIN PAGI 21 03 2005 Perdagangan di lantai-lantai bursa di Eropa membuka pekan ini, sangat hati-hati. Di Amsterdam, indeks AEX dibuka 0,1 persen lebih rendah pada titik 369. Nada serupa juga terjadi di bursa Paris dan Frankfurt. Sedangkan di London mencatat angka positif 0,2 % pada pembukaan. Bursa Tokyo Jepang, tutup karena libur. Nilai tukar mata uang euro ke dolar. 1 euro = 1 dolar koma 3224 * PEMERINTAH FEDERAL AS TURUN TANGAN SOAL TERRI SCHIAVO DAN INDONESIA MELUPAKAN PELUANG PASAR MINYAK Media Belanda ramai menyorot kasus perempuan koma di Amerika, Terri Schiavo. Sudah 15 tahun Terri terkapar di rumah sakit dan mendapat bantuan makanan lewat infus. Selama tujuh tahun terakhir terjadi pergelutan yuridis antara pihak suami yang menghendaki pencabutan infus makanan yang juga berarti kematian bagi sang pasien. Di pihak lain keluarga Terri yang ingin mempertahankan infus dan nyawa pasien koma ini. Sejak Jumat silam sesuai keputusan hakim pengadilan federal Florida, Terri Schiavo tidak mendapat bantuan infus lagi. Ahad kemarin Kongres Amerika menyetujui perubahan undang-undang yang pada intinya pengadilan federal harus membahas kembali keputusan hakim yang mengijinkan pencabutan infus. Sang suami mengeluh mengapa negara, dalam hal ini pemerintah federal, sampai mencampuri terlalu jauh urusan pribadi warganya. Kasus ini bahkan sampai melibatkan Presiden George W. Bush yang terpaksa pulang cepat dari liburan untuk menandatangani perubahan UU tersebut. Senat dan dewan perwakilan di Washington sedang menggodok UU penyelamatan nyawa. Kalau UU ini diterima maka bisa menyelamatkan atau menunda kematian Terri Schiavo selama bertahun-tahun, demikian harian Belanda, Trouw. Namun UU baru tersebut bertentangan dengan asas mendasar di Amerika, yaitu pemisahan kekuasaan antara badan yudikatif, legislatif dan eksekutif. UU baru ini menyebutkan secara spesifik nama Terri Schiavo, sehingga bila UU itu dinyatakan legal oleh pengadilan federal, maka hanya berlaku untuk satu kasus, yaitu kasus Terri saja, demikian Trouw. Kita ke Indonesia menyorot topik hangat BBM. Di harian International Herald Tribune di halaman bisnisnya dinilai industri minyak Indonesia tidak dikelola dengan baik dan selama bertahun-tahun minyak dihambur-hamburkan atau dibakar begitu saja. Investasi di sektor minyak tidak memadai karena didera birokrasi berbelit-belit, korupsi dan investasi asing yang ragu-ragu. Penurunan hasil produksi minyak Indonesia, sampai sepertiga dalam sepuluh tahun ini memaksa Indonesia mengimpor minyak. Padahal Indonesia memiliki cukup kandungan minyak dan anggota OPEC, organisasi pengekspor minyak. International Herald Tribune menyayangkan sebagai satu-satunya negara Asia Timur anggota OPEC, semustinya Indonesia bisa punya peran penting memenuhi kebutuhan banyak minyak untuk Cina dan negara-negara di kawasan. Yang terjadi malah, Cina dan negara Asia lainya mendatangkan minyak dari negara-negara paria seperti Sudan, demikian International Herald Tribune. Kalangan populis malah ada yang mengusulkan Indonesia keluar saja dari OPEC untuk berhemat dana iuran dua juta dolar setahun. Menteri Enerji dan Sumberdaya Mineral, Purnomo Yusgiantoro yakin Indonesia bisa mengoptimalkan produksi minyaknya sehingga di masa mendatang menjadi pengekspor minyak lagi. Tetapi, demikian IHT, merubahnya tidaklah mudah kalau mengingat subsidi BMM yang salah kaprah. BBM murah dibakar habis di kemacetan lalulintas kota-kota besar. Lalu Pertamina juga lamban beraksi mencari ladang minyak baru, sekalipun sumur-sumur lainya sudah mulai kering. Investor asing ogah-ogahan berurusan dengan pemerintah Indonesia, karena demikian IHT, sembari menunjuk kasus di Cepu tiga tahun lalu, di sana Exxon Mobil mendapat ijin pengeboran dan menemukan cadangan luas minyak, dan diperkirakan akan meningkatkan seperlima produksi minyak Indonesia. Tetapi belum juga produksi dimulai, pemerintah Jakarta sudah minta-minta tambahan bayaran. Lalu apa yang harus diperbuat Indonesia, demikian IHT mempertanyakan. Karena harga minyak di pasar dunia terus meningkat, maka pemerintah harus mengeluarkan lebih dari seperenam anggaran hanya untuk mempertahankan harga BBM dalam negeri. Namun pencabutan subsidi sudah memicu protes masal dan perkelahian di DPR. Adalah sebuah pilihan yang sulit karena selalu ada pihak yang dirugikan. Mengekploitasi minyak di Indonesia sangat mahal, perusahaan asing pada takut karena biaya bisa mendadak mengelembung kalau produksi dimulai. * PAKTA STABILITAS EROPA SUDAH MATI Para menteri keuangan Uni Eropa akhirnya mendukung penyesuaian aturan anggaran tahunan negara anggota atau apa yang juga dinamakan Pakta Stabilitas, setelah berdiskusi selama beberapa bulan. Terutama atas desakan Jerman dan Prancis akhirnya disepakati perlunakan dan penyesuaian aturan yang cukup besar. Sekarang Pakta Stabilitas boleh dikatakan sudah mati. Tetapi di atas kertas aturan main pakta tersebut masih tetap berlaku, dan para pembela pakta yang dianggap ketat ini berusaha untuk mempertahankannya. Ulasan redaktur Uni Eropa Johan Huzinga: Ketika itu apa yang dinamakan Pakta Stabilitas bertujuan untuk menjamin agar mata uang bersama Eropa, euro menjadi mata uang yang kuat dan dapat dipercaya. Jadi ketika itu ditentukan negara-negara yang menggunakan euro harus punya anggaran tahunan yang seimbang atau tidak boleh defisit lebih dari 3 persen. Sekarang tuntutan ini dianggap tidak mungkin direalisasi. Ketika beberapa tahun lalu pemerintah Prancis dan Jerman melanggar batasan tersebut, sebagai dua negara terbesar di Eropa mereka berhasil melakukan tekanan politik sehingga negara anggota Uni lainnya terpaksa menuruti permintaan Paris dan Berlin. Kedua negara ini juga tidak dikenai denda oleh Komisi Eropa yang bertugas mengawasi agar aturan-aturan Eropa dijalankan sebagaimana mestinya. Dengan kata lain Pakta Stabilitas Eropa dapat dikatakan telah mati. Akhirnya para menteri keuangan Uni Eropa memutuskan untuk memperlunak dan menyesuaikan Pakta Stabilitas. Paling tidak masyarakat internasional harus punya anggapan bahwa masih ada aturan main dan bahwa Komisi Eropa tetap menjamin euro yang stabil. Itulah yang sekarang terjadi. Keputusan para menteri keuangan Uni Eropa ini diambil menjelang KTT Eropa Selasa dan Rabu besok di Brussel. Dengan ini kecil kemungkinan akan pecah diskusi panas dengan Jerman. Sebelumnya para diplomat di Brussel telah memperhitungkan KTT Eropa yang alot. Jerman berhasil menggolkan sebagian besar tuntutannya, yaitu Biaya untuk menyatukan kembali Jerman Barat dengan Jerman Timur sekarang dianggap sebagai faktor yang melunakkan. Sementara Prancis juga dibuat senang, karena anggaran untuk pertahanan dan bantuan pembangunan tidak lagi dimasukkan ke dalam anggaran nasional. Keduanya menurut Paris ada hubungannya dengan faktor "solidaritas internasional" sehingga tidak perlu dimasukkan ke dalam anggaran tahunan, apabila perlu. Menteri keuangan Belanda Gerrit Zalm yang dikenal sebagai pejuang gigih pakta stabilitas dalam bentuk lama, menamakan kompromi baru ini dapat dipertahankan. Di atas kertas Belanda dapat menegur para pelanggar aturan anggaran Eropa. Tetapi karena persyaratannya tidak begitu jelas, maka dalam prakteknya negara-negara yang melanggar tidak akan merasakan dampak negatif sama sekali. Pakta Stabilitas sudah mati, tetapi saat ini masih banyak pihak di Brussel yang menganggapnya masih hidup. * KTT ARAB DI ALJAZAIR Para kepala negara dan pemerintahan 22 negara Arab berkumpul di ibukota Aljazair, Algiers Selasa ini untuk menghadiri KTT Liga Arab. Menjelang KTT, para menteri luar negeri menyepakati rancangan resolusi untuk menghidupkan kembali rencana perdamaian Arab dengan Israel. Dari Algiers, berikut laporan redaktur senior Timur Tengah, Bertus Hendriks. Rencana perdamaian Arab itu sebenarnya telah dibuat tiga tahun lalu atas prakarsa Putra Mahkota Arab Saudi, Abdallah. KTT Arab mengadopsi rencana tersebut di Beirut tahun 2002. Dalam rencana itu, untuk pertamakalinya dunia Arab menawarkan perdamaian dengan Israel, dengan imbalan penarikan tentara Israel sepenuhnya dari wilayah-wilayah Arab yang diduduki sejak 1967 termasuk Yerusalem timur. Di samping itu, Israel diminta bekerjasama memuwujdkan penyelesaian adil terhadap masalah pengungsi Palestina sejalan dengan resolusi PBB tahun 1994. Resolusi itu mencakup hak untuk kembali dan kompensasi. Langkah yang dianggap besar oleh dunia Arab itu, pada kenyataannya tidak membuahkan hasil sejak 2002. Israel tetap enggan membolehkan pengungsi Palestina kembali karena khawatir bahwa hal ini bisa berarti akhir negara yahudi. Penarikan mundur dari wilayah pendudukan juga tidak terjadi. Sebaliknya, segera sesudah KTT Beirut, tentara Israel melancarkan serangan di wilayah Palestina untuk mematahkan Intifada Kedua. Tahun berikutnya, pecahlah perang Irak yang sejak itu sangat mempengaruhi agenda politik di Timur Tengah. Namun kematian Yasser Arafat dan terpilihnya Mahmoud Abbas, mampu mendekatkan Israel dan Palestina. Ini menjadi alasan bagi Raja Yordania Abdallah untuk mengusulkan agar rencana Beirut dihidupkan kembali. Hanya saja ia mengusulkan perumusan yang lebih luwes supaya rencana ini memiliki peluang untuk diterima oleh opini publik Barat. Dalam prakteknya berarti tuntutan terhadap Israel dibuat agak kabur dan memungkinkan hubungan normal dengan Israel apabila tercapai perdamaian yang adil dan langgeng berdasar resolusi internasional dan prinsip 'tanah bagi perdamaian'. Oleh banyak delegasi Arab, hal ini dipandang sebagai upaya untuk memulihkan hubungan dengan Israel meskipun belum semua masalah dibereskan. Akhirnya perumusan Yordania ditolak walaupun rencana Beirut 2002 tersebut sempat kembali dibicarakan. Dalam jumpa pers, Menlu Aljazair mengatakan bahwa KTT Algiers ini bukanlah KTT mengenai pemulihan hubungan dengan Israel. Namun ini tidak berarti pudarnya tekanan dari Barat terhadap negara-negara Arab untuk memulihkan hubungan. Dan semakin banyak negara Arab yang mengacuhkan tabu hubungan resmi dengan Israel. Ini menjadi bagian dari tekanan Barat terhadap dunia Arab untuk melakukan reformasi. Sesudah pemilu Irak dan Palestina, tekanan tersebut semakin besar. Sekarang tekanan terpusat pada Suriah yang diminta menarik tentara dan dinas rahasianya dari Libanon, sesuai dengan resolusi DK PBB nomor 1559. Namun Mesir dan Arab Saudi juga tidak lepas dari tekanan agar mengijinkan lebih banyak pluralitas politik. Dihadapkan dengan tekanan dari luar dan juga dari dalam negeri sendiri untuk menjalankan reformasi, maka negara-negara Liga Arab memutuskan untuk menyambut gagasan akan reformasi dan modernisasi. Naskah pernyataan akhir juga penuh dengan harapan-harapan dalam bidang ini. Yang ditunggu sekarang adalah pelaksanaanya. * SIKAP DPR YANG LUNAK BUKANLAH KEMENANGAN PEMERINTAH Setelah baku mulut selama dua minggu DPR akhirnya memutuskan meminta pemerintah meninjau kembali keputusan menaikkan harga BBM. Menurut Prof. Ichlasul Amal, pakar politik Universitas Gadjah Mada, artinya DPR meminta pemerintah untuk membuka dialog mengenai kebijakan tersebut. Walaupun keputusan DPR tidak mempunyai kekuatan eksekutorial, tetapi pada tempatnya karena dana yang nantinya tersedia sedemikian besar sehingga mengubah anggaran pemerintah. Permintaan peninjauan kembali tidak dianggap sebagai kemenangan pihak SBY, tidak juga kemenangan fraksi PDI-P yang ingin dianggap kembali sebagai partai pembela "wong cilik": Ichlasul Amal [IA]: Sebenarnya tidak yah. Karena dari awal pemerintah itu menganggap kenaikan BBM adalah haknya pemerintah. Sehingga pemerintah tidak berdiskusi dengan DPR terlebih dulu tentang kenaikan itu. Sedangkan DPR itu merasa mempunyai hak, karena itu menyangkut pada masalah anggaran, perubahan anggaran. Nah yang kemarin terjadi keributan itu kan karena opsi yang diberikan oleh ketuanya itu hanya dua. Antara mendukung dan menolak. Sebenarnya yang diminta oleh anggota DPR sebagian besar, itu kan supaya ada peninjauan kembali dalam arti kenaikan, besarnya dan lain sebagainya dibicarakan dalam kaitannya dengan anggaran yang haknya itu oleh DPR. Radio Nederland [RN]: Seperti yang menurut keterangan bapak tadi, pemerintah itu berhak mengubah harga BBM ini. Karena keputusan DPR ini juga dianggap tidak bisa menekan, karena tidak punya kekuatan eksekutorial? IA: Yah walaupun tidak mempunyai kekuatan pelaksanaan, tetapi itu kan menyangkut perubahan anggaran. Perubahan anggaran itu tadinya yang ditetapkan oleh DPR, bahwa anggaran untuk kompensasi atau subsidi sekitar 18 atau 19 trilyun. Tapi lalu kan diubah oleh pemerintah dengan kenaikan ini sangat besar sekali. Itu mau tidak mau kan merubah anggaran secara keseluruhan. Dan itu adalah hak DPR. RN: Jadi sekarang pemerintah dengan kata lain harus menuruti DPR, atau .. IA: Dalam arti itu harus didiskusikan lagi oleh DPR. Konsultasi. Apakah DPR nanti pada akhirnya setelah mendapatkan penjelasan yang begitu kuat dari pemerintah, lalu tetap mau mendukung kenaikan yang besar ini, atau minta diturunkan sedikit dan lain sebagainya. Itu tergantung kepada fraksi-fraksi yang memilih opsi tentang peninjauan kembali harga BBM. RN: Lalu juga ada banyak pihak yang menuduh bahwa sebelumnya sudah ada deal-deal antara anggota dewan, sehingga diambil keputusan ini. Deal-deal apa pak? IA: Kalau tradisinya yang dulu kan memang biasanya sebelum dilakukan itu dari pemerintah, terutama departemen yang berkaitan, ya ada semacam apalah dengan anggota-anggota fraksi atau komisi yang berkaitan dengan itu. Kalau saya lihat yang sekarang ini, saya kira memang sikap-sikap fraksi memang demikian. Kan memang dulu sejumlah fraksi itu tidak berhadap-hadapan kontras dengan pemerintah. Tetapi yang dia minta itu adalah semacam dialog dengan DPR yang menyangkut pada perubahan anggaran. RN: Lalu pak, sikap PDI yang walk-out tidak mau ikut rapat, apakah ini positif atau negatif? IA: Ini kan di dalam rangka agar menunjukkan kepada publik bahwasanya PDI-P itu konsisten dalam memperjuangkan dalam tanda petik "wong cilik". Kalau dilihat dari situ yah, tidak apa-apa. Dalam arti bahwasanya partai juga bisa menunjukkan sikap yang konsisten di dalam DPR. RN: Apa memang betul pak PDI itu partainya "wong cilik sekarang"? Atau itu cuma "stunt"? IA: Itu persoalan lain lagi. Tapi dia ingin menunjukkan itu. Bahwa dia adalah partainya "wong cilik". RN: Apa ini bukan cuma ambil hati untuk pemilu yang berikutnya? IA: Kalau pemilu yang berikutnya mungkin terlalu jauh. Tetapi paling tidak pada banyak hal. Misalnya saja kaitannya dengan Pilkada, pemilihan kepala daerah. Yang calon-calon dari PDI-P itu akan menujukkan kesan itu, citra itu kepada rakyat yang akan memilih calon-calon dari PDI-P. Demikian Prof. Ichlasul Amal, pakar politik Universitas Gadjah Mada. * GARUDA DITUNTUT BERSIHKAN CITRA Perusahaan penerbanangan Garuda Indonesia, diharapkan lebih membuka diri dan kooperatif dalam investigasi kasus kematian pejuang hak asasi manusia Munir. Demikian inti pertemuan yang berlangsung antara pimpinan Garuda yang baru dengan sejumlah perwakilan LSM hari ini. Tampaknya Garuda tidak bisa berbuat lain apabila ingin membersihkan citra mereka sehubungan dengan dugaan berlangsungnya konspirasi di pihak pimpinan Garuda lama dalam kasus kematian Munir itu. Berikut penjelasan Kepala Operasional Kontras, Edwin Partogi yang hadir dalam pertemuan tadi. Edwin Partogi [EP]: Kami punya harapan terhadap manajemen Garuda yang baru ini dengan Emirsyah Satar agar Garuda lebih membuka diri dalam usaha pengungkapan kasus Munir. Garuda Indonesia nggak bisa lepas tangan dalam kasus ini karena keterlibatan Garuda sudah sangat jelas dalam kasus pembunuhan Munir. Apalagi dengan dibuktikan adanya surat-surat palsu dan penugasan dari direktur utama yang diberikan kepada Pollycarpus. Saya pikir Garuda harus memperbaiki citranya dalam soal ini kalau tidak ingin ditinggalkan oleh konsumennya. Ini juga menyangkut citra nasional dan internasional. Jadi kami meminta supaya pihak Garuda membentuk suatu tim fact finding internal guna mempermudah proses pengusutan ini. Kemudian mengambil tindakan administratif internal terhadap mereka yang terlibat, secara tegas. Kita juga minta supaya pihak Garuda bisa online langsung sama kita dengan memberikan kontak person, siapa yang bisa kita hubungi dari mereka untuk saling memberikan informasi terhadap upaya pengungkapan kasus Munir ini. Radio Nederland [RN]: Nampaknya dalam perkembangan kasus Munir ini terjadi sedikit kemajuan dengan ditetapkannya Pollycarpus sebagai tersangka. Bagaimana menurut anda? EP: Saya pikir memang suatu kemajuan sekalipun belum seluruhnya mengungkap soal pembunuhan itu sendiri. Beberapa orang yang juga direkomendasikan oleh TPF kan belum ditahan. Padahal penahanan terhadap mereka-mereka yang juga terlibat atau tersangka berat kasus ini menjadi penting untuk menghindari penghilangan bukti. Sehingga kita tetap menghendaki ada upaya yang lebih maksimal dari sekedar penangkapan terhadap pelaku lapangan. Pihak intelektual di balik ini juga lebih penting untuk juga diungkap karena hal ini yang selalu saja sulit yang selama ini kita lihat di Indonesia bahwa aktor intelektual itu tidak pernah terjerat oleh hukum karena mereka dilindungi secara politik oleh kekuasaan. RN: Anda melihat tanda-tanda akan adanya terobosan bahwa para aktor intelktual di balik kasus Munir ini nantinya bisa terjamah oleh hukum? EP: Ya seharusnya seperti itu. Saya pikir kalau dukungan politiknya besar dari pemerintah dan DPR, bisa saja. Tetapi memang polisi juga harus diyakinkan bahwa mereka mendapatkan dukungan itu. Putusan politik juga turut menentukan dalam proses-proses hukum di Indonesia. RN: Sejumlah LSM serta aktivis termasuk dari tim pencari fakta, berpendapat adanya keterlibatan sejumlah aparat intelijen. Seberapa jauh Anda bisa mengkonfirmasi hal ini, Bung Edwin? EP: Saya pikir soal keterlibatan aparat intelijen itu bisa kita lacak pemberitaannya sejak awal-awal Pollycarpus diperiksa di tim penyidik Polri. Polri sendiri menyampaikan bahwa Pollycarpus memiliki senjata yang dikeluarkan dengan ijin dari Badan Intelijen Negara BIN. Saya kira memang hal itu yang harus segera dikonfirmasi, dituntaskan. Memang kita lihat bahwa Pollycarpus tidak mungkin bergerak sendiri. Dia adalah orang yang menjadi pelaksana saja di lapangan. Ada kekuatan besar di balik Pollycarpus ini yang harus diungkap. Demikian Kepala Operasional Kontras, Edwin Partogi. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
