---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 12 Juli 2007 14:30 UTC



** KAPAL MINYAK KOREA SELATAN KE KOREA UTARA 

** KECELAKAAN KAPAL DI FILIPINA 

** KEJAHATAN PERANG ISRAEL DAN HIZBULLAH 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: EROPA TETAP BERHARAP ATAS KASUS PERAWAT 
BULGARIA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LIBANON SETAHUN KEMUDIAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: UNI EROPA BERNIAT HADAPI TERORISME BIOLOGIS 

** TOPIK ULASAN PERS: BENDERA, BENARKAH BAHAYA SEPARATISME DAN MELIRIK CITRA 
PARIWISATA THAILAND 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PARTAI BERNAMA DAN BERLAMBANG GAM DI ACEH: 
PATUTKAH DILARANG? 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BATAS PEROLEHAN SUARA PARTAI INDONESIA BERBEDA 
DENGAN KELAZIMAN DI DUNIA



* KAPAL MINYAK KOREA SELATAN KE KOREA UTARA 

Kapal bermuatan minyak Korea Selatan untuk pertama kalinya berlayar ke Korea 
Utara. Sebagai gantinya, Korea Utara akan menutup reaktor nuklir di Pyongyang. 
Pada bulan Februari, Korea Utara Setuju menutup reaktor nuklirnya dan sebagai 
ganti akan menerima bantuan ekonomi serta pasokan energi. Pyongyang menyatakan 
akan menghentikan aktivitas nuklirnya apabila minyak sudah sampai ke Korea 
Utara. Kapal Korea Selatan tersebut diharapkan sampai ke pelabuhan Songbong di 
Korea Utara pada hari Sabtu mendatang.


* KECELAKAAN KAPAL DI FILIPINA 

Dipastikan 12 orang tewas dalam kecelakaan yang menimpa sebuah kapal di 
Filipina. Lebih dari 100 penumpang dinyatakan hilang. Kapal tersebut berlayar 
dengan tujuan pulau Masbate, akan tetapi tenggelam di Laut Sibuyan. Diduga 
kapal tersebut menerjang bebatuan besar saat terjadi gelombang laut. Jumlah 
pasti orang yang hilang belum bisa ditentukan. Ini karena daftar penumpang 
kapal di Filipina sering tidak lengkap. Kapal-kapal di sana sering kelebihan 
penumpang.


* KEJAHATAN PERANG ISRAEL DAN HIZBULLAH 

Amnesty International meminta  PBB untuk menyelidiki kemungkinan kejahatan 
perang yang dilakukan Israel dan Hizbullah pada perang tahun lalu. Dalam 
laporan mereka, organisasi hak-hak azasi manusia ini menyatakan mungkin bisa 
pecah perang baru apabila tidak diambil pelajaran dari perang lalu. Menurut 
Amnesty, dalam perang tersebut Israel menyerang penduduk sipil dan menggunakan 
bom kluster. Hizbullah menembakkan empat ribu rudal ke kota-kota di Israel. 
Hari Kamis ini tepat setahun yang lalu, pecah perang antara Israel dan 
Hizbullah. Dalam perang selama 34 hari itu lebih dari seribu orang tewas. Para 
korban kebanyakan warga Libanon.


* USULAN KEMERDEKAAN KOSOVO 

Amerika Serikat, Prancis dan Britania Raya mengajukan usulan baru bagi status 
Kosovo. Dalam usulan resolusi untuk Dewan Keamanan PBB, negara-negara tersebut 
mengusulkan tenggang waktu empat bulan bagi Serbia dan Kosovo untuk berunding 
tentang status wilayah tersebut. Selanjutnya, PBB harus mengeluarkan resolusi 
baru dan memutuskan kemungkinan kemerdekaan. Di dalam Dewan Keamanan terjadi 
perbedaan pendapat tentang masalah Kosovo. Rusia mengancam akan memveto usulan 
perantara Internasional, Martti Ahtisaari. Ia mengusulkan kemerdekaan Kosovo 
dengan pengawasan PBB. Negara-negara barat mempertimbangkan untuk melakukan 
pengawasan terhadap Kosovo di bawah Uni Eropa dan bukan PBB. Dalam beberapa 
hari ini akan dilakukan perundingan dengan Rusia mengenai usulan tersebut.


* BANJIR SUNGAI HUAI DI CINA 

Lebih dari setengah juta penduduk Cina harus mengungsi karena bahaya banjir 
sungai Huai. Ketinggian air di sungai di Cina timur ini dalam beberapa hari 
terakhir mencapai angka tertinggi sejak 50 tahun terakhir. Beberapa tanggul 
terancam jebol. Air telah dialirkan ke daerah yang lebih rendah. Namun, 
ketinggian air masih saja mengkhawatirkan. Di Cina dalam beberapa minggu 
terakhir dipastikan 130 orang meninggal akibat banjir. Hujan deras menyebabkan 
tingginya air di beberapa tempat.


* PENCULIKAN DI NEGERIA  

Lima orang asing yang diculik di Nigeria dibebaskan. Mereka terdiri dari dua 
orang Selandia Baru, seorang Australia, seorang Venezuela dan seorang Libanon. 
Kelima orang ini bekerja di industri minyak. Mereka diculik minggu lalu di 
Delta Niger. Dua orang Nigeria yang bekerja untuk Shell juga sudah bebas. 
Mereka ditawan sejak Sabtu lalu. Di Nigeria sering terjadi penculikan pegawai 
minyak asing. Para pelaku kebanyakan mengincar uang tembusan. Beberapa penculik 
adalah pemberontak yang menuntut agar bagi rata hasil minyak.


* AMERIKA KIRIM DUTA BESAR KE LIBYA  

Presiden George W. Bush mengangkat duta besar Amerika yang baru untuk Libya. 
Diplomat Amerika terakhir ditarik dari Tripoli pada tahun 1972. Pegawai lainnya 
meninggalkan Libya pada tahun 1979 setelah terjadi serangan terhadap kedutaan 
besar Amerika di Libya. Tiga tahun lalu, hubungan antara kedua negara mulai 
membaik setelah Libya mengakhiri pembangunan senjata pemusnah massal. Namun 
penugasan duta besar Amerika ke Libya masih tertunda karena beberapa masalah 
yang belum selesai. Salah satunya adalah santunan ganti rugi Libya kepada 
korban serangan pesawat milik Pan Am yang terbang di atas desa Lockerbie, 
Skotlandia. Vonis hukuman mati lima perawat Bulgaria oleh pengadilan Libya juga 
menghalangi perbaikan hubungan. Ada perkembangan baru dalam kasus perawat ini. 
Rabu kemarin Mahkamah Agung Libya menguatkan hukuman mati bagi para tersangka. 
Namun, ada kemungkinan hukuman mati tidak jadi dijalankan. Para perawat 
tersebut dituduh sengaja menularkan HIV, virus penyebab AIDS, pada anak-anak 
Libya. Karena minggu ini telah dicapai kesepakatan santunan ganti rugi bagi 
keluarga korban, diharapkan para perawat Bulgaria dan seorang dokter Palestina 
akan bebas.


* HOWARD DAN HITLER 

Mantan perdana menteri Australia, Paul Keating, menimbulkan kehebohan di 
Australia. Ia membandingkan Perdana Menteri John Howard dengan Adolf Hitler. 
Dalam pidatonya di Sydney, Keating mengatakan bahwa Howard bukanlah seorang 
patriot. Ia adalah seorang nasionalis dan populis yang berbahaya dan mengancam 
kelangsungan hidup masyarakat multikultural. Dengan pernyataan ini, Keating 
menarik persamaan dengan era Nazi. Walau ia menambahkan, tidak masuk akal 
menyamakan Howard dan Hitler. Keating dikenal di Australia sebagi orang yang 
sering mengecam lawan-lawan politiknya.


* KOSTA RIKA BUKA HUBUNGAN DIPLOMATIK DENGAN CINA 

Kosta Rika membuka kedutaan besar di Cina. Ini dilakukan sebulan setelah negara 
di Amerika Tengah ini mengakhiri hubungan diplomatik dengan Taiwan. Pos 
diplomatik di Cina ini adalah salah satu kedutaan terbesar milik Kosta Rika. 
Pemerintah di San Jose menyatakan bertindak realistis dalam menjalin hubungan 
dengan Cina. Hubungan dagang adalah salah satu alasannya. Bulan depan Kosta 
Rika berencana untuk mengirim pejabatnya guna merundingkan perjanjian 
perdagangan bebas antara dua negara. Cina mengumumkan akan membangun perusahaan 
pengolah minyak di Kosta Rika.


* EROPA TETAP BERHARAP ATAS KASUS PERAWAT BULGARIA 

Eropa tetap berharap bahwa Libya akan membebaskan lima perawat Bulgaria dan 
seorang dokter Palestina. Keenam tenaga medis itu ditahan sejak tahun 1999. 
Mereka divonis hukuman mati pada 2004 karena didakwa menulari ratusan anak-anak 
Libia dengan HIV, virus penyebab AIDS. Vonis hukuman mati Rabu kemarin kembali 
ditetapkan oleh Mahkamah Agung Libya. Namun sehari sebelumnya dinyatakan ada 
kesepakatan yang tengah berlangsung mengenai ganti rugi. Kesepakatan itu 
tampaknya akan melicinkan jalan untuk penyelesaian kasus itu. Laporan redaktur 
Eropa Johan Huizinga:

Komisaris Kehakiman Eropa Franco Frattini terkejut atas penguatan vonis hukuman 
mati oleh Mahkamah Agung Libya. Keputusan itu memang masih bisa berubah menjadi 
hukuman penjara atau mendapat amnesti dari apa yang disebut dengan Dewan 
Kehakiman. Kendati begitu Frattini sama sekali tak menyangkanya.

Franco Frattini: Ini adalah empat orang warga Eropa yang dijatuhi hukuman mati, 
tetapi menurut kami mereka tidak bersalah. Secara politis ini masalah yang 
sangat peka dan pemerintah Libya harus tahu soal ini.

Frattini memperingatkan hal ini juga tak baik bagi hubungan dengan Libya. Ketua 
bergilir Uni Eropa saat ini Perdana Menteri Portugal Jose Socrates dan ketua 
Komisi Eropa Jose Barroso bereaksi lebih optimis. Mereka tetap punya harapan 
baik bahwa keenam terdakwa akan bebas. Maaike Heijmans, pengamat hubungan 
internasional pada Institut Clingendael berpendapat serupa.  

Maaike Heijmans: Kenyataan bahwa Libya mau berunding dengan Komisi Eropa 
merupakan petunjuk jelas bahwa kemungkinan mereka akan dibebaskan.

Peneliti tersebut bertumpu harapan pada pembicaraan serius antara Yayasan 
Kadhafi Libya dan Uni Eropa. Menurut yayasan milik kakak pemimpin Libya itu, 
telah tercapai kesepakatan tentang ganti rugi finansial untuk keluarga 
anak-anak yang tertular HIV, virus penyebab AIDS. Dari 483 anak-anak yang 
terjangkit, 56 anak sudah meninggal dunia. Telah disepakati ganti rugi yang 
mencapai jutaan euro. Menurut salah satu skenario pembayaran "uang darah" ini 
akan membuka jalan pembebasan keenam terdakwa. Namun sebelum sampai ke sana 
Dewan Kehakiman, jadi bukan pengadilan tapi dewan penasihat politik, harus 
mengubah vonis mati menjadi hukuman penjara atau pengampunan. Dewan akan 
membahas kasus tersebut pada tanggal 16 Juli, kata Miya Draganova, juru bicara 
yayasan Bulgaria Nestesami yang berarti "Anda Tidak Sendiri" 

Miya Draganova: Jadi, mungkin saja bulan depan mereka akan memutuskan bahwa 
hukuman mati itu akan diubah.

Yayasan didirikan dengan tujuan mencermati kasus keenam orang tersebut yang 
berlangsung sejak 1999. Draganova sendiri tak berani meramal akan cepat 
tercapai penyelesaian. Misalnya, bisa jadi hukuman mati dirubah jadi hukuman 
penjara dan keenamnya melanjutkan hukuman penjara di Bulgaria. Si Dokter 
Palestina berwarganegara Bulgaria, oleh karenanya pengaturan macam itu bisa 
berlaku. Advocad asal Belanda Liesbeth Zegveld, yang ikut membela para 
terdakwa, tak mau meramal, bahkan tidak juga atas kemungkinan skenario yang 
bakal terjadi. Jawabnya atas pertanyaan seberapa cepat Dewan Kehakiman 
menjatuhkan putusan berbunyi: "Bisa dalam 24 jam, bisa juga berbulan-bulan."


Satu hal jelas, semua yang terlibat berharap, tapi tak ada yang berani meramal 
kasus itu akan cepat selesai. Pemimpin Libya punya kepentingan besar untuk 
terus memulihkan hubungan baik dengan Eropa dan Amerika Serikat. Ia juga 
berulang kali menegaskan itu. Namun berasumsi bahwa ia akan secara cepat 
memulangkan keenam terpidana juga terlalu dini. Bahwa seyogyanya sejak awal ia 
sudah berbuat sesuatu. Mungkin itu juga yang menjelaskan reaksi berlebihan 
komisaris Eropa Frattini. Bisa jadi itu tidak lebih dari salah satu upaya dalam 
permainan diplomatik untuk menekan Libya habis-habisan.


* LIBANON SETAHUN KEMUDIAN 

Awal mulanya cuma sebuah penculikan. Tapi akhirnya berubah menjadi perang. 
Ketika milisi Hizbullah tahun lalu menyeberang perbatasan Libanon selatan untuk 
menyerang patroli pasukan Israel, situasinya, paling sedikit bagi Hizbullah, 
masih dalam jangkauan. "Kami tangkap beberapa orang prajurit Israel. Sudah 
bertahun-tahun, kalian menyekap beberapa orang kami. Mau tukar?" Laporan 
redaktur Timur Tengah Hans-Jaap Melissen.

Israel yang belun lama sebelumnya harus melihat salah satu prajuritnya diculik 
di Jalur Gaza, punya pendapat lain. Dengan dukungan moral dan militer Amerika 
Serikat, Israel memutuskan menyerbu Libanon, sebuah negara yang menurut Israel 
serta Amerika, sangat dipengaruhi oleh Iran, terutama pada pihak Hizbullah. 
Maka, keesokan harinya pesawat tempur Israel menyerbu bandar udara sipil Beirut.

Akhirnya perang itu berlangsung selama 34 hari. Israel menggempur Libanon dan 
Hizbullah menembakkan rudalnya terhadap Israel. Pasukan Israel masuk ke Libanon 
selatan. Tetapi operasi ini berjalan begitu kacau dan sulit sehingga perang 
harus diakhiri. Sampai hari terakhir rakyat menjadi korban perang, seperti bisa 
didengar dari laporan berikut:

Setelah bom terakhir meledak, pasukan Israel bergegas pulang. Tetapi opini 
publik, untuk pertama kalinya dalam sejarah, melihat Israel kalah perang. Juga 
karena banyak perwira tinggi militer Israel dipecat. Menariknya perdana menteri 
Ehud Olmert tetap bertahan, juga ketika sebuah komisi penyelidik mengeluarkan 
laporan yang menghancurkan soal bagaimana perang ini dijalankan. 

Di Libanon sendiri, Hizbullah berpesta pora. Kalau para penculik di awal perang 
itu oleh beberapa negara Arab dipandang sebagai petualang, maka Hizbullah 
langsung memahkotai diri sendiri sebagai pemenang. Israel yang begitu unggul 
militernya harus menghentikan perang, padahal tujuan perang, dua prajuritnya 
yang diculik belum juga pulang. Dari tank mereka di Libanon selatan, dua orang 
prajurit Israel berterus terang tentang perang ini.

Prajurit Israel: Mereka bukan pemenangnya. Kami juga bukan. Kalau dengan 
pertandingan sepak bola, maka tidak ada pemenangnya. Tentu saja kalau pasukan 
internasional datang maka akan ada perdamaian, dan kami akan menang. Lihat saja 
nanti.

Tetapi, seperti biasanya sebuah pesta pora, pesta Hizbullah juga tidaklah lama. 
Hizbullah yang ikut serta dalam pemerintahan Libanon, ingin memperoleh posisi 
pemerintahan penting. Ketika upaya ini tidak juga berhasil, berlangsung 
demonstrasi besar-besaran. Sebagian jantung ibukota Beirut ditutup oleh 
tenda-tenda para pendukung Hizbullah. Para menteri Hizbullah waktu itu sudah 
meletakkan jabatan. 

Setahun berlalu, pemerintah Libanon masih belum juga lengkap, walau pun Liga 
Arab sudah mati-matian berusaha menjadi penengah. Dan di Libanon muncul masalah 
baru. Kalangan ekstrimis Sunni memancing di air keruh dengan memberontak dalam 
kamp-kamp pengungsi Palestina di Libanon. Polisi Libanon yang anti Suriah 
mereka bunuhi. Sebuah Tribunal PBB yang didirikan untuk mengadili perkara 
pembunuhan mantan Perdana Menteri Rafik Hariri tidak diterima oleh siapa saja 
di Libanon. Belum lama berselang terjadi serangan berat terhadap pasukan PBB 
yang mengawasi gerak gerik Hizbullah di Libanon selatan. Parahnya lagi 
prasarana negeri itu belum pulih, sehingga musim liburan ini wisatawan masih 
enggan datang ke Libanon. Pendek kata Libanon 2007 adalah himpunan dari 
pelbagai krisis.

12 Juli 2007 baik bagi Libanon maupun Israel, adalah saat yang tepat untuk 
memikirkan kembali perang sia-sia yang sudah sekian kalinya terjadi di Timur 
Tengah. Perang yang  menewaskan sekitar 1000 warga sipil Libanon dan 43 warga 
Israel. Perang yang menunjukkan bahwa kekuatan mliter Israel bukanlah jaminan 
bagi kemenangan. Perang yang memaksa Hizbullah membagi kekuasaannya di Libanon 
selatan dengan pasukan PBB dan militer Libanon. Namun keduanya tak berkuasa 
untuk memaksa Hizbullah meletakkan senjata serta melepaskan dua tentara Israel 
yang ditawan. Perang yang memperlihatkan adanya "tidak menukar" dapat 
mendatangkan tangisan.


* UNI EROPA BERNIAT HADAPI TERORISME BIOLOGIS 

Intro: Brussel menegaskan Uni Eropa harus meningkatkan pertahanannya terhadap 
serangan biologis, tetapi tampanya tidak tahu bagaimana harus menangani ancaman 
perang biologis ini. Uni Eropa membeberkan rencana luas untuk melawan terorisme 
biologis, monster berkepala banyak dari serangan anthrax sampai virus yang 
dimasukkan sebagai racun ke dalam bahan makanan. Menurut Komisi Eropa, serangan 
teroris di London dan Madrid bisa berarti meningkatnya resiko bagi serangan 
biologis. Tapi apa yang harus dilakukan Uni Eropa untuk melawan monsters ini, 
kalau bukan memenggal kepalanya? Laporan koresponden Vanessa Mock dari Brussel.

Franco Frattini: Terorisme adalah resiko terbesar terhadap stabilitas dan 
sistem demokrasi kita. Saya tidak bisa membocorkan laporan intelijen kami. 
Tetapi saya bisa memberi tahu anak saya bahwa resiko macam itu tidak ada.

Demikian peringatan Komisaris Kehakiman Uni Eropa Franco Frattini yang ingin 
meningkatkan kesiapan biologis Uni Eropa. Tetapi apa artinya kesiapan biologis 
itu? Bukankah serangan itu bisa berbentuk apa saja? Mulai dari virus mematikan 
seperti cacar air, peracunan makanan sampai anthrax yang dikirim sebagai surat. 

Kalau ingin memerangi ini semua, maka sangat banyak yang harus dilakukan. Itu 
diakui oleh Komisaris kehakiman Franco Frattini, yang sudah mengungkapkan 
rencana besar, tapi agar kabur untuk meningkatkan pencegahan dan perlindungan.

Franco Frattini: Aparat keamanan butuh bantuan, keahlian, bantuan teknis untuk 
bisa mencegahnya. Sepanjang tersangkut resiko biologis, maka kalau hanya 
bereaksi kita jelas sudah terlambat. Kalau reaksinya baru datang setelah 
tragedi atau becana itu juga sudah terlambat. Kedua, adalah melaksanakan 
standar keamanan dan mengajak kalangan universitas serta lembaga ilmiah sebagai 
sekutu untuk menjabarkan strategi menyeluruh Eropa.

Ian Anthony, pakar terorisme pada Institut Penelitian Perdamaian Internasional 
IPRI di Stockholm, Swedia, menyambut langkah pertama menghadapi terorisme 
biologis ini. Tetapi menurutnya, Komisi Eropa mungkin terlalu banyak menghadapi 
pelbagai front sekaligus.

Ian Anthony: Ini adalah keprihatinan absah. Karena itu, ini adalah sebuah 
langkah penting. Jelas kelompok teroris berdampak massal seperti Al Qaida sudah 
lebih maju dalam persiapan teror biologisnya. Jadi ancamannya memang nyata. 
Pada pihal lain, pada tahap ini memang penting untuk memahami masalah yang 
sebenarnya.

Artinya Uni Eropa harus memulai dari awal. Sampai saat ini, organisasi seperti 
badan kesehatan, bekerja mandiri terutama untuk menangkal ancaman biologi 
alamiah seperti misalnya flu burung. Namun mengatasi serangan biologis yang 
disengaja, lebih banyak tantangannya, kata Komisaris Kesehatan Uni Eropa, 
Markos Kyprianou:

Markos Kiprianou: Kami memiliki alat-alat dan mekanisme tapi itu semua 
diciptakan untuk kejadian alam dan kecelakaan. Perbedaannya dengan serangan 
teror adalah bahwa serangan alam itu dapat terjadi secara berturut-turut, di 
pelbagai tempat. Perbatasan tidak dapat melidungi, untuk itu kami ingin 
melakukan koordinasi dengan beberapa negara anggota.

Namun Ian Anthony mengatakan jika memang komisi Uni Eropa ingin melangkah untuk 
mengatasi hal itu maka harus membatasi ambisi mereka.

Ian Anthony: Saya rasa itu terlalu banyak, dan inilah resikonya ingin bertindak 
banyak. Tidak mungkin komisi bisa bertindak di semua bidang yang berbeda-beda, 
walau pun memang itulah keinginannya. Mereka harus bekerja sama dengan badan 
yang berbeda-beda, pada tingkat internasional dan tingkat  Uni Eropa dan di 
antara negara-negara anggota. Dan komisi juga harus mengkaitkan lembaga yang 
tidak pernah bekerjasama,seperti polisi dan tenaga riset spesialis. Itu tidak 
gampang, untuk mengubah itu menjadi sesuatu yang berarti mereka harus saling 
mencocokan pekerjaan mereka. 

Komisi Eropa tak pelak lagi harus menurunkan rencananya, setelah berkonsutlasi 
dengan badan kesehatan, keamanan dan lembaga ilmiah. Namun tampaknya akan juga 
harus menghadapi perlawanan dari negara-negara anggota yang tidak mau bekerja 
sama dengan Brussel di bidang keamanan, meskipun itu untuk memerangi musuh  
bersama.


* BENDERA, BENARKAH BAHAYA SEPARATISME DAN MELIRIK CITRA PARIWISATA THAILAND 

Harian sore Belanda NRC Handelsblad menyoroti pariwisata di Thailand. Tahun 
lalu, Thailand menerima sekitar 16 juta wisatawan mancanegara. Wisata seks 
merupakan daya tarik Thailand bagi banyak wisatawan barat. Banyak wisatawan,  
yang sebagian besar pria setengah baya, akhirnya menetap di Thailand, menikahi 
wanita pribumi. Hal ini terutama terjadi di pedesaan, di mana kemiskinan 
menjadi alasan bagi gadis-gadis muda untuk menikah dengan pria barat. Dengan 
ini mereka bisa membantu keluarga mereka. Semua ini menimbulkan banyak hal yang 
kurang sedap. Terutama untuk apa yang disebut nama baik Thailand. 

Sekarang Thailand tumbuh menjadi negara yang cukup makmur. Kelas menengah 
negeri itu tahu perkembangan internasional. Mereka sadar wisata seks bukanlah 
sesuatu yang wajar bahkan merendahkan martabat mereka. Dinas pariwisata 
Thailand ingin merubah keadaan. Mereka ingin meningkatkan kualitas wisata. 
Thailand juga ingin memperketat peraturan imigrasi. Pemerintah Bangkok juga 
ingin merancang UU hak milik baru. Salah seorang penasehat pemerintah 
mengatakan, kalau makin banyak saja orang asing aneh yang sudah pensiun 
berkeliaran di Thailand dengan pacar-pacar pribumi mereka, maka citra negeri 
itu akan rusak. Demikian NRC Handelsblad. 

Harian The Jakarta Post mengulas insiden pembentangan bendera RMS, Benang Raja, 
di Ambon akhir Juni lalu. Beberapa pihak menanggapi insiden tersebut dengan 
panik. Ini dianggap ancaman terhadap NKRI. Menurut sebuah kolom di The Jakarta 
Post kepanikan pemerintah atas peristiwa tersebut menunjukkan bahwa Indonesia 
belum banyak belajar dari kasus serupa di Timor Leste dan Aceh. 

Bendera adalah simbol kebersamaan yang merepresentasikan identitas dan 
anspirasi nasional. Akan tetapi bendera saja tidak cukup untuk menumbuhkan 
semangat nasionalisme. Banyak aspek lain yang dibutuhkan seperti tersedianya 
pemimpin, organisasi dan sumber daya lainnya. Diragukan apakah RMS memiliki hal 
tersebut. RMS secara organisasi politik sudah lama tidak aktif lagi baik di 
Maluku maupun di Belanda. 

Dari kasus di Aceh, The Jakarta Post menulis bahwa kasus bendera ini tidak 
perlu ditanggapi dengan panik berlebihan. Kasus bendera di Aceh bermula saat 
GAM ingin mengibarkan bendera mereka pada perayaan ulang tahun gerakan tersebut 
4 Desember 1999. Militer, yang pada waktu itu dibawah Jenderal Wiranto, panik 
dan mengancam akan melarang pengibaran bendera GAM. Akan tetapi Presiden Wahid, 
yang pada saat itu menjabat, menolak usulan tersebut. 

Akhirnya di belakang layar dilakukan perundingan antara pejabat pemerintahan 
dan militer di Aceh. Keputusannya adalah bendera GAM bisa dikibarkan kecuali di 
kantor-kantor pemerintah. Tanpa kompromi tersebut hampir bisa dipastikan akan 
terjadi pertumpahan darah di Pidie, Aceh Utara dan Aceh Timur, banyak warga 
wilayah itu ingin mengibarkan bendera GAM. Jadi, walaupun Jakarta pada akhirnya 
harus mengalami kekalahan secara politik, kasus di Aceh ini menunjukkan bahwa 
dialog dan kompromi masih tetap bisa dilakukan. 

Demikian tulis The Jakarta Post dan sekian ulasan pers untuk hari ini.


* PARTAI BERNAMA DAN BERLAMBANG GAM DI ACEH: PATUTKAH DILARANG? 

Berdirinya Partai GAM di Nanggroe Aceh Darussalam menuai kontroversi. 
Pemerintah pusat, juga politisi DPR, menganggap nama dan bendera GAM sebagai 
bukti partai ini bertentangan dengan nota perdamaian Helsinki serta UU 
Pemerintahan Aceh. Namun, pihak GAM menilai, yang dilarang adalah penggunaan 
simbol dan embel-embel militer, bukan nama dan bendera. Petinggi Partai GAM 
juga mengaku sudah mengantongi restu Presiden. Benarkah demikian? Kita simak 
laporan kantor berita 68H di Jakarta. 


Rakyat Aceh diperkaya oleh partai politik lokal baru, namanya Partai GAM. 
Sesuai namanya, partai GAM didirikan oleh bekas anggota Gerakan Aceh Merdeka. 
Ketua Umumnya dipegang oleh bekas Perdana Menteri GAM Malik Mahmud, sedangkan 
Wakilnya Muzakir Manaf, bekas Panglima GAM. Partai dengan kantor yang 
diresmikan akhir pekan lalu di Banda Aceh itu, memilih lambang bulan bintang 
berwarna putih. Di bawahnya tertulis Partai GAM dengan warna dasar bendera 
merah, layaknya bendera Gerakan Aceh Merdeka. 

Nama dan bendera GAM sebagai lambang partai politik lokal ini menuai 
kontroversi. Aparat kepolisian Banda Aceh meminta atribut-atribut partai GAM 
diturunkan. Dalih mereka, penggunaan nama dan bendera GAM bertentangan dengan 
nota perdamaian di Helsinki serta UU Pemerintahan Aceh.

Pada perjanjian damai Helsinki yang diteken Agustus 2005 dalam soal pengaturan 
pengamanan persisnya tertera:

"Pasal 4 ayat 1 : GAM melakukan demobilisasi atas semua 3000 pasukan 
militernya. Anggota GAM tidak akan memakai seragam maupun menunjukkan emblem 
atau simbol militer setelah penandatanganan nota kesepahaman ini"

Sedangkan dalam Undang-undang Pemerintahan Aceh larangan untuk partai lokal 
adalah;

"Pasal 82 ayat 1: Partai politik lokal dilarang menggunakan nama, lambang, atau 
tanda gambar yang sama dengan: bendera atau lambang negara Republik Indonesia, 
lambang lembaga negara atau lambang Pemerintah, lambang daerah Aceh, nama, 
bendera, atau lambang negara lain atau lembaga/badan internasional, nama dan 
gambar seseorang; atau  yang mempunyai  persamaan pada pokoknya atau 
keseluruhannya dengan partai politik atau partai politik lokal lain."

Larangan lain yang berkaitan dengan kegiatan partai lokal berbunyi;

"Pasal 28 ayat 2 : Partai politik lokal dilarang melakukan kegiatan yang 
bertentangan dengan Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 
Tahun 1945, atau peraturan perundang-undangan lain; kemudian melakukan kegiatan 
yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Tapi, Sekretaris Partai GAM Tengku Nazaruddin membantah sudah melanggar UU 
Pemerintahan Aceh dan Kesepakatan Helsinki. Alasannya lambang bulan bintang itu 
bukan lambang militer.

Tengku Nazaruddin: Yang namanya dalam MOU Helsinki dalam point empat titik dua, 
yang dilarang simbol-simbol militer. Ini kan bukan simbol militer

Dalam butir nota perdamainan Helsinki memang tidak disebut apakah bendera GAM 
bisa digolongkan sebagai simbol milter. 

Direktur Tata Negara Departemen Hukum dan HAM juga mengakui tak ada aturan yang 
melarang partai politik lokal Aceh menggunakan bendera dan bintang yang mirip 
dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka. 

Aidir Amin Daud: Kalau dari segi UU tak ada larangan soal itu. Cuma partai 
lokal itu juga satu, dilarang punya kegiatan yang mengancam keutuhan NKRI. 
Kedua, dalam perjanjian Helsinki dilarang juga kedua belah pihak menggunakan 
lambang GAM itu kan?

Meski belum dideklarasikan, Partai GAM mengklaim sudah mendaftarkan nama dan 
lambang partai ke Departemen Hukum dan HAM. Tidak tertutup kemungkinan nama 
Partai GAM diminta untuk diubah. Namun, menurut Aidar, hal itu harus melalui 
proses verifikasi terlebih dahulu. 

Untuk menegaskan lambang dan bendera GAM itu sah, petinggi Partai GAM bahkan 
sampai mengaku sudah mendapat restu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Juru 
Bicara Komite Peralihan Aceh Ibrahim Syamsuddin, 

Ibrahim Syamsuddin: Simbol dan bendera lebih kurang tiga hari lepas. 
Petinggi-petinggi GAM telah menemui Presiden SBY. Kemudian RI 1dan RI 2 bilang 
teruskan cita-cita orang Aceh. Kata teruskan ini berarti ini memang sudah 
dibenarkan.

Tapi Jakarta membantah. Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa menyatakan, 
keberadaan Partai GAM tak pernah disetujui oleh presiden. Hatta menjelaskan, UU 
Pemerintahan Aceh memang memberi peluang pada partai lokal. Namun semangat UU 
tersebut rekonstruksi dan rekonsiliasi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik 
Indonesia,  NKRI. Karena itu presiden tidak sepakat dengan partai lokal GAM 
yang menggunakan simbol-simbol organisasi separatis itu. 

Hatta Radjasa: Dengan demikian saya ingin tegaskan sekali lagi bahwa tidak 
betul presiden menyetujui pembentukan partai lokal dengan nama partai GAM 
tersebut karena ini tidak sesuai dengan semangat kita untuk bersatu 
menghilangkan luka-luka lama kembali ke dalam NKRI sebagaimana semangat 
Helsinki yang telah melahirkan UU Pemerintahan Aceh tersebut.

Wakil Presiden Jusuf Kalla juga membantah telah menyetujui partai yang 
menggunakan simbol-simbol organisasi Gerakan Aceh Merdeka itu. Kata Kalla, 
pendirian partai lokal GAM bisa mencederai prinsip perjanjian damai Helsinki, 
dua tahun silam. 

Jusuf Kalla: Saya kira sama sekali tidak. Memang dikemukaan Pak Malik Mahmud 
kepada saya juga. Selalu kita katakan, janganlah itu. Itu tidak sesuai dengan 
spirit kita untuk damai. Dan itu juga tidak sesuai spirit MOU untuk kembali 
membangkitkan  kembali GAM itu. 

Sementara itu, Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional, Lemhanas Muladi meminta 
Departemen Hukum dan HAM tidak memberi izin pendirian partai GAM. Kata dia, 
selain melanggar perjanjian damai Helsinki, simbol GAM juga melanggar UU 
Pemerintahan Aceh, dan Peraturan Pemerintah mengenai Partai Politik Lokal. 
Muladi meminta Presiden bersikap tegas, termasuk melaporkan soal ini kepada 
Misi Pemantau Aceh. 

Muladi: Ia akan mencari lobang-lobang untuk mencari sela-sela kelemahan 
undang-undang. Tapi jelas semua yang menyangkut Helsinki tidak boleh 
menggunakan atribut GAM, setelah penandatanganan MoU.  Kemudian UU yang 
mengatur partai lokal, mengharuskan partai lokal berdasarkan pancasila. 

Tapi menurut juru bicara Komite Peralihan Aceh KPA, Ibrahim Syamsuddin, GAM 
hanya sekadar nama, bukan singkatan Gerakan Aceh Merdeka. 

Ibrahim Syamsudin: Ini hanya sebuah nama sahaja, nama partai GAM. Dan 
selanjutnya ini adalah wadah perjuangan GAM yang ke belakang. Artinya, kita 
mengingatkan nama tersebut yang sudah lama, maka kita bawa dalam nama partai. 

Kehadiran Partai GAM di Serambi Mekah tidak luput dari perhatian politisi 
Senayan. Salah satunya adalah Ferry Mursidan Baldan dari Fraksi Partai Golkar. 
Bekas Ketua Pansus RUU Pemerintahan Aceh ini menilai nama Partai GAM harus 
diubah. Soalnya nama tersebut dikhawatirkan bisa menimbulkan konflik baru di 
Aceh.

Ferry Mursidan: Yaa kita harapkan itu tak digunakan baik simbol dan nama-nama 
itu. kekhawatiran saya penggunaan simbol dan nama-nama itu akan menimbulkan 
segala sesuatu yang akan muncul kembali itu akan kontra produktif dengan 
keinginan untuk membangun perdamaian di Aceh

Ferry bertutur, kehadiran partai politik lokal di Aceh sudah sesuai dengan 
amanat UU Pemerintahan Aceh. Partai politik ini diharapkan bisa menampung 
aspirasi warga menuju perdamaian. Ferry tidak ingin munculnya partai politik 
lokal yang menggunakan lambang Gerakan Aceh Merdeka justru mengganggu 
perdamaian  yang sudah mulai muncul di Serambi Mekah itu.

Ucapan senada juga disampaikan bekas juru runding Pemerintah Indonesia untuk 
Aceh damai, Farid Hussein. Dia menilai penggunaan nama dan simbol GAM oleh 
partai lokal Aceh bisa menimbulkan kecurigaan yang bisa berdampak negatif bagi 
kedua pihak yang berdamai. 

Farid Husein: Sudah ada kesepahaman dalam MoU, bahwa ada partai lokal. Tapi 
tidak ada disebutkan bahwa diperbolehkan penggunaan nama partai GAM. Tapi kalau 
pun menggunakan nama itu, harusnya mereka berpikir jangan ada tindakan yang 
bisa menimbulkan kecurigaan. Pada dasarnya, yakinlah akan ada banyak penolakan.

Faris Hussein yang telah menemui pemimpin GAM, menghimbaunya agar menyejukkan 
suasana dengan tidak memakai nama GAM untuk partai mereka. Menurut dia itu 
menunjukkan ketidakihlasan dalam perdamaian yang telah terwujud. 

Namun, tokoh masyarakat Nangro Aceh Darussalam, Ghazali Abbas Adnan meminta 
pemerintah tidak berlebihan menanggapi kontroversi partai lokal Aceh yang 
menggunakan nama, lambang dan simbol GAM. 

Ghazali Abbas: Saya tidak berprasangka buruk, kalau orang GAM tidak tulus 
terhadap MoU Helsinki. Semua harus mementingkan perdamaian dan kehidupan 
masyarakat Aceh ke depan. 

Di Aceh sejauh ini telah didirikan lima partai lokal.  Empat yang telah 
dideklarasikan adalah Partai Rakyat Aceh (PRA), Partai Gabthat, Partai Aliansi 
Rakyat Aceh (PARA), Partai Aceh Aman Sejahtera (PAAS). Sedangkan Partai GAM 
baru membuka kantornya. 

Menurut Gazali Abbas partai-partai lokal itu dijamin oleh perjanjian Helsinki 
dan UU Pemerintahan Aceh. Dia meminta pemerintah pusat dan Gerakan Aceh Merdeka 
saling berbesar hati dan melakukan segala sesuatu hanya untuk perdamaian. 
Apalagi alinea kedua perjanjian damai Helsinki menegaskan sebagai berikut:

"Bahwa para pihak bertekad untuk menciptakan kondisi sehingga pemerintahan 
rakyat Aceh dapat diwujudkan melalui suatu proses yang demokratis dan adil 
dalam negara kesatuan dan konstitusi Republik Indonesia." 

Tim Liputan KBR68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum.


Berita ini bisa juga anda ikuti pada: 
http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/simbol_gam070712


* BATAS PEROLEHAN SUARA PARTAI INDONESIA BERBEDA DENGAN KELAZIMAN DI DUNIA

Usulan angka batas minimum perolehan suara bagi partai peserta pemilu 
meningkat. Tadinya hanya dua persen untuk tahun 2004, lalu ada usulan untuk 
menaikkannya menjadi lima persen untuk pemilu tahun 2014. Tapi apakah hal 
tersebut lazim dilakukan di seluruh dunia? Apa yang mendasari Indonesia 
menaikkan batas minimum perolehan suara? Ikuti wawancara Radio Nederland 
Wereldomroep, dengan Pipit Kartawidjaja, pakar pemilu di Berlin yang telah 
menulis beberapa buku tentang pemilu:

Pertama yang harus dibereskan adalah istilah batas angka minimun perolehan 
suara bagi peserta pemilu atau electorate threshold di Indonesia. Di seluruh 
dunia, kalau orang bicara tentang istilah itu maka yang dimaksud adalah 
perolehan suara pada saat pemilu. Kalau pemilu dilangsungkan dan sebuah partai 
tidak mencapai angka minimal, maka partai yang yang bersangkutan tidak bisa 
masuk parlemen. Itu yang umum berlaku di dunia.

Sementara di Indonesia, batasan itu dipakai untuk pemilu selanjutnya. Jadi 
kalau sekarang sebuah partai mencapai angka di bawah lima persen maka dalam 
pemilu selanjutnya partai tersebut tidak boleh ikut pemilu lagi. Penerapan itu 
berdasarkan UU Pemilu dan UU partai politik Indonesia yang menyebutkan 
pembentukan pemerintahan yang kuat dan pembentukan multipartai sederhana. 
Karena itu ditetapkan apa yang disebutkan pembatasan minimal perolehan suara 
kacau tersebut. 

Sebetulnya batasan itu dipasang berapa persen pun besarnya tidak ada masalah 
sama sekali asalkan pada saat pemilu. Jadi ketika parpol tidak bisa masuk 
parlemen karena tidak memenui batas perolehan suara minimal maka seharusnya 
partai yang bersangkutan boleh ikut pemilu lagi tanpa harus ganti nama atau 
ganti jubah. Batasan perolehan itu diterapkan karena sistem presidential dengan 
multipartai banyak menyusahkan. Jadi ada rumus yang mengatakan presidensialisme 
dan multi partai adalah kombinasi yang paling sulit di dunia.

Penerapan batasan angka minimum yang ditetapkan itu menurut Pipit Kartawidjaja 
merupakan upaya menjegal parpol-parpol baru untuk tumbuh. Dan hal itu dapat 
mencederai demokrasi. Seharusnya parpol dapat tumbuh. Jadi meskipun gagal 
pemilu sekarang, namun misalnya lima tahun kemudian diizinkan ikut pemilu 
kembali. Dengan sistem batasan perolehan suara itu di Indonesia, berarti parpol 
hanya diberi kesempatan lima tahun untuk membangun. Hal itu adalah tidaklah 
dimungkinkan. 

Ikuti wawancara selengkapnya pada situs web kami: 
http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/tak_lazim070712


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke