---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 23 Desember 2008 15:20 UTC



** SURAT TERBUKA MINTA PEMBEBASAN LIU XIABAO 

** CINA MINTA TAHANAN GUANTANAMO DIKEMBALIKAN 

** FIJI DEPORTASI DUBES SELANDIA BARU 

** ULASAN PERS: FILIPINA MENGELABUI DUNIA DAN AKANKAH MUCHDI BEBAS? 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AHMAD ABUTALEB KE ROTTERDAM: WARGA MAROKO 
PERTAMA PADA JABATAN WALIKOTA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENDANGKALAN HAK-HAK ASASI MANUSIA SELAMA 2008 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEKERASAN TERHADAP PERS BISA MENINGKAT DALAM 
PEMILU 2009



* SURAT TERBUKA MINTA PEMBEBASAN LIU XIABAO

Sekitar 150 penulis kondang dan aktivis HAM meminta Cina membebaskan 
pembangkang Liu Xiaobo. Mereka mengirim seruan dalam bentuk surat itu kepada 
Presiden Hu Jintao. Surat terbuka itu ditandatangani oleh lantara lain Salman 
Rushdie dan Umberto Eco. Cina sudah mengumumkan tidak akan melayani surat 
tersebut. 

Aktivis HAM Liu ditangkap awal bulan ini karena menandatangani manifest yang 
meminta demokrasi dan kebebasan berpendapat. Liu dikenal atas perannya dalam 
protes mahasiswa berdarah tahun 1989 di lapangan Tianannmen.


* CINA MINTA TAHANAN GUANTANAMO DIKEMBALIKAN

Cina ingin ke-17 pemberontak muslim yang ditahan di penjara Guantanamo Bay 
dikirim kembali ke Cina. Beijing bereaksi atas kesediaan Jerman menampung 
pemberontak dari suku Uigur tersebut. Presiden Amerika yang akan datang Barack 
Obama berencana menutup penjara Amerika di basis marinir Kuba tersebut. Para 
tahanan ini sudah bebas dua tahun lalu, tapi tidak bisa kemana-mana. Mereka 
tidak mungkin kembali ke Cina karena kemungkinan besar akan disiksa, sementara 
negara lain tidak ada yang siap menampung. 

Jerman agak berkelit dengan penerimaan tahanan Guantanamo, tapi berpendapat hal 
ini harus dilaksanakan dalam ikatan Eropa. Portugal dan negara anggota Uni 
Eropa lain sudah menyatakan bersedia bertanggungjawab.


* FIJI DEPORTASI DUBES SELANDIA BARU

Pemerintah militer Fiji mendeportasi duta besar Selandia Baru. Demikian Menteri 
Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully. Sebagai balasan Wellington 
memerintahkan dubes Fiji untuk angkat kaki. McCully mengatakan tidak terkejut 
dengan tindakan FIji. Pemerintah Selandia Baru adalah salah satu yang paling 
keras mengkritik pemerintahan pimpinan Jenderal Voreqe Bainimarama yang naik 
jabatan dengan kudeta 2006.


* PEMERINTAH AUSTRALIA MENGAKU SALAH

Pemerintah Australia mengaku melakukan kesalahan besar pada sebuah kasus 
terorisme. Kasus ini melibatkan dokter India Mohamed Hanif. Menteri Kehakiman 
Robert McClelland mengatakan undang-undang anti terorisme harus disesuaikan 
untuk mencegah kesalahan sama terulang. Demikian McClleland menanggapi laporan 
penyelidikan kasus Hanif. 

Hanif dituduh secara tidak benar terlibat dalam rencana pemboman gagal di 
London dan Glasgow. Hanif ditangkap dan ditahan selama dua minggu. Ternyata 
tidak ada bukti yang memberatkan dirinya. Sementara pemerintah Australia sudah 
menarik visanya, sehingga Hanif harus kembali ke India.


* AMERIKA INGIN SANKSI LEBIH KERAS ATAS MUGABE

Amerika ingin Presiden Zimbabwe Robert Mugabe dijatuhi sanksi lebih berat. 
Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice mengatakan akan merundingkan hal tersebut 
dengan negara lain. Dia tidak lagi percaya akan pembentukan pemerintah koalisi 
pimpinan Mugabe. Perundingan soal ini sudah berbulan-bulan macet. Satu-satunya 
penyelesaian adalah Mugabe harus lengser. Saat ini sudah diterapkan larangan 
bepergian dan berdagang terhadap rejim Mugabe, tapi Rice ingin sanksi 
diperketat. Sementara Rice belum menyebutkan detilnya.


* BELANDA MASIH KONSUMSI KAYU ILEGAL

Di Belanda masih banyak dijual kayu tropis yang ditebang secara ilegal. 
Demikian LSM lingkungan Belanda Milieu Defensie. Belanda adalah salah satu 
konsumen utama kayu merbau, yang banyak digunakan pada pintu atau lantai. 
Merbau berasal dari jenis pohon yang terancam punah dan ditebangi secara ilegal 
di Papua. 

Pertahunnya Indonesia menebangi dua milyar hektar hutan tropis, sama besar 
dengan setengah wilayah Belanda. Walau pun tempat penjualan kayu dan perusahaan 
lain sudah berjanji, mereka jarang menawarkan alternatif pengganti atas kayu 
ilegal.


* AMERIKA VONIS LIMA PEMUDI MUSLIM BERSALAH

Pengadilan di Amerika menyatakan lima pemuda muslim bersalah berencana masuk ke 
basis tentara Fort Dix, dekat Philadephia. Selain menerobos masuk, mereka juga 
berencana menembak sebanyak mungkin tentara. Kelima pemuda ini kelahiran luar 
Amerika. Tiga bersaudara Albania dan dua lainnya kelahiran Turki dan Yordania.

FBI terus mengawasi mereka selama setahun setelah penangkapan bulan Mei 2007. 
Tim pembela mengatakan rencana itu tidak serius, hanya bualan belaka. Hukuman 
akan diputuskan bulan April, kemungkinannya penjara seumur hidup.


* TIMOR LESTE DI TEPI ANARKI

Laporan pasukan keamanan PBB mengatakan Timor Leste masih di ujung anarki. Ini 
bisa menyebabkan kerusuhan sewaktu-waktu. Termasuk kerusuhan yang memecahbelah 
negara ini tahun 2006. Turunnya pemasukan minyak juga mengancam terjadinya 
keresahan sosial.

Ekonomi Timor Leste bergantung pada pengeboran minyak lepas pantai dan cadangan 
gas milik bersama dengan Australia. Kedua sumber ini menghasilkan 40 juta dolar 
per tahun bagi kas negara.

Laporan mengatakan pasukan penjaga keamanan internasional harus tetap tinggal, 
walau pun penduduk lokal ingin mereka hengkang.


* UUD GUINEA DITANGGUHKAN

Tentara Republik Guinea menangguhkan undang-undang dasar, memecat para pejabat 
pemerintah dan melarang aktivitas serikat buruh. Ini terjadi beberapa jam 
setelah meninggalnya presiden Lansana Conte yang sudah memerintah negara di 
Afrika Barat ini dengan tangan besi selama 24 tahun. Menurut UUD, ketua 
parlemen bisa menjabat presiden sementara dan dalam dua bulan harus diadakan 
pemilu. 

Conte berkuasa tahun 1984 melalui kudeta militer. Semakin banyak pihak tidak 
puas di tahun-tahun terakhir pemerintahannya. Ini ditekan dengan cara-cara 
militer. Mei lalu, posisi Conte semakin terpuruk karena pemberontakan militer 
yang tidak puas.

Kesehatan Conte juga sudah lama buruk. Dia menderita diabetes kronis dan 
leukemia. Usianya 74 tahun.


* PEMBANGUNAN RUMAH LIBURAN WILLEM-ALEXANDER

Putra Mahkota Belanda Pangeran Willem-Alexander dan Putri Maxima boleh 
membangun rumah liburan mereka di Mozambik. Demikian Perdana Menteri Jan Peter 
Balkenende seperti dikutip harian Telegraaf. Sebelumnya proyek terancam batal 
akibat kekhawatiran akan biaya pengamanan yang tinggi. Balkenende menyebut hal 
itu berlebihan. Dia mengatakan sudah ada perjanjian dengan Dinas Pengamanan 
Kerajaan dan Diplomatik. Willem-Alexander berharap pembangunan dimulai awal 
tahun. Sejumlah rekan dari berbagai negara Eropa juga sudah mulai membangun di 
kawasan yang sama. Pembangunan diharap membawa kesejahteraan bagi rakyat 
sekitar. Dalam rencana terdapat juga kompleks liburan bintang lima.


* BERITA BURSA

Bursa Eropa berhasil mengatasi kekalahan pada pembukaan hari ini. Para pialang 
kembali yakin untuk berinvestasi setelah turunnya nilai tukar beberapa hari 
terakhir. Tampaknya penutupan Wall Street yang negatif dan turunnya nilai tukar 
Asia tidak mempengaruhi. Indeks AEX Amsterdam ditutup laba 1% pada 246 poin. 
Bursa di Frankfurt, Paris dan London naik 0,2 hingga 0,8%.

Sementara bursa Tokyo tutup sehubungan dengan hari raya nasional. Bursa lain di 
wilayah sekitar ditutup dengan rugi. Seoul ditutup 3% lebvih rendah, sydney 
0,7% dan Hong Kong 2,8%. Seould merugi akibat produsen mobil Kia kehilangan 15% 
nilai sahamnya, setelah Toyota memberi perkiraan rugi untuk kedua kalinya dalam 
dua bulan Senin kemarin. Bursa Tokyo ditutup Senin pada 8723,78 poin naik 1,6% 
dari penutupan Jumat.
 
1.00 euro = 1,39623 dolar
1.00 euro = 15.307.40 rupiah
1.00 dolar = 10.962.62 rupiah


* FILIPINA MENGELABUI DUNIA DAN AKANKAH MUCHDI BEBAS?

Sejak Presiden Gloria Arroyo berkuasa tahun 2001, 933 orang hakim, aktivis HAM 
dan wartawan dibunuh, sementara 200 orang lainnya hilang. Mereka semua adalah 
menentang pemerintah. Menurut laporan khusus PBB, pelaku eksekusi di luar hukum 
ini adalah tentara yang dilindungi penuh pemerintah. Demikian harian Belanda 
Trouw.

Filipina dinilai baik oleh Dewan HAM PBB Juni lalu. Dewan menilai sudah ada 
perbaikan dalam hal eksekusi aktivis HAM dan wartawan. Namun di awal 2008 
kembali terjadi 47 eksekusi di luar hukum. Pemerintah Filipina yang sangat 
tergantung pada bantuan internasional, sudah mengelabui mata dunia. Demikian 
Neri Colmenares, ketua asosiasi pengacara HAM Filipina seperti dikutip harian 
Trouw.

Salah satu tindakan yang digembar-gemborkan pemerintah Arroyo di depan Dewan 
HAM PBB di Jenewa adalah pendirian seratus pengadilan untuk mengadili 
pembunuhan tersebut. Hanya, menurut Colmenares, sidang tidak pernah 
berlangsung. Selain itu, Arroyo juga memerintahkan semua informasi soal 
eksekusi ini dilaporkan padanya. Colmenares tambah skeptis, ini berarti 
presiden bisa menentukan informasi mana yang diteruskan ke hakim dan mana yang 
tidak.

Menurut Trouw semua ini akan tetap berlangsung di bawah presiden baru tahun 
2010. Selama tentara masih sangat kuat, pelanggaran HAM tetap akan terjadi. 
Para pembunuh juga akan tetap bebas berkeliaran. Masyarakat takut lapor. Dunia 
internasional harus menekan pemerintah Filipina.

Kita ke Indonesia. Majalah internet Australia Inside Indonesia mengulas 
kejanggalan proses pengadilan Muchdi Purwopranjono, mantan wakil kepala BIN 
yang dituduh mengotaki pembunuhan Munir. Muchdi dijerat pasal pembunuhan 
berencana yang bisa hukuman mati, penjara seumur hidup atau 20 tahun. Tapi, 
jika jaksa gagal menghadirkan bukti rencana dan motif pembunuhan, Muchdi bisa 
bebas.

Motif Muchdi adalah dirinya dipecat sebagai Komandan Kopasus akibat 
penyelidikan Munir. Tapi pejabat senior TNI bersaksi dan mengatakan Muchdi 
tidak masuk Tim Mawar yang diklaim Munir terlibat dalam pembunuhan dan 
penculikan para pengkritik Soeharto tahun 1997-1998. Ini bertentangan dengan 
pernyataan Departemen Pertahanan pada situs webnya. Namun dokumen yang bisa 
dijadikan bukti bahwa Muchdi membunuh Munir karena ingin balas dendam, ternyata 
tidak bisa digunakan di pengadilan. Alasannya tidak jelas.

Bukti yang bisa didapat dari saksi, juga tidak ada. Sejumlah pejabat BIN yang 
sedianya bersaksi, mundur atau menarik pernyataan. Budi Santoso, mantan staf 
Muchdi yang ingin dijadikan saksi utama, bahkan tidak pernah hadir walau pun 
sudah 14 kali dipanggil. Dikabarkan Budi sekarang adalah intel pada kedubes 
Indonesia di Afganistan. Pembicaraan telpon Muchi dengan Budi Santoso juga 
tidak bisa digunakan sebagai bukti, karena tidak ada rekaman percakapan.

Inside Indonesia mengatakan kasus pembunuhan Munir adalah ujian bagi 
kedewasaaan demokrasi Indonesia. Dengan absennya motif, saksi utama dan rekaman 
percakapan, tampaknya Muchdi bisa lolos. Tapi apa pun hasilnya, jaksa masih 
bisa banding. Keputusan akhir ada di tangan Mahkamah Agung. Siapa tahu bukti 
lain akan tampil sementara itu.

Demikian Inside Indonesia, demikian pula ulasan pers kali ini.


* AHMAD ABUTALEB KE ROTTERDAM: WARGA MAROKO PERTAMA PADA JABATAN WALIKOTA

Menteri Muda Sosial Belanda Ahmed Aboutaleb mulai 5 Januari mendatang akan 
menjabat sebagai Walikota Rotterdam. Naiknya pejabat keturunan Maroko ini 
selalu dipantau dengan pandangan tajam. "Saya terkadang punya perasaan bahwa 
adanya harapan terhadap diri saya yang di atas kemampuan manusia. Itu tidak 
adil'. Berikut laporan redaktur siaran Arab Nicolien den Boer.

Jarang terjadi pengangkatan walikota begitu kontroversial seperti pengangkatan 
Ahmed Aboutaleb. Baru saja tersiar berita surat kabar, Leefbaar Rotterdam 
partai oposisi terbesar kota itu, sudah marah-marah. Partai tersebut 
berpendapat tidaklah bisa diterima bahwa 'fansnya kesebelasan Ajax' dari 
Amsterdam yang memiliki paspor ganda menjadi walikota Rotterdam. Di jalanan 
tanggapan sebagian warga Rotterdam juga negatif.

Apa keberatan terpenting mereka? Aboutaleb adalah a. Muslim, b. berasal dari 
Maroko dan c. 'terlalu Amsterdam'. Namun itu tidaklah benar; Aboutaleb hanya 
tinggal di Amsterdam beberapa tahun dan selanjutnya di terutama di Den Haag dan 
sekitarnya. Walau pun kebanyakan warga Rotterdam bersikap positif terhadap 
pengangkatannya, tidak berarti akan disambut hangat di lingkungan kerja 
barunya. Aboutaleb menyatakan sudah biasa dikritik, yang membuatnya selalu 
siaga. Namun komentar tentang kepercayaan dan asal-usulnya, lebih sulit 
dipahami, katanya. 

Ahmed Aboutaleb: Kritik seperti; ia datang dari Amsterdam. Hal itu sudah tentu 
merupakan kritik yang tidak bisa dibantah. Bahwa saya ini muslim juga tak bisa 
dibantah. 

Ahmed Aboutaleb, 47 tahuh, dilahirkan sebagai anak lelaki seorang imam di Beni 
Sidel, di kawasan pegunungan batu Maroko. Pada umur 15 tahun, bersama 
keluarganya, ia berimigrasi ke Belanda. Impian masa kecilnya untuk menjadi 
penyair, diubahnya menjadi karier jurnalis. Ia antara lain bekerja untuk 
televisi swasta RTL4 dan radio publik NOS. Namun pada akhirnya ia pindah ke 
bidang politik, antara lain sebagai penjabat Pemda Amsterdam. 

Penampilannya segera setelah pembunuhan sineas Theo van Gogh tahun 2004 banyak 
dipuji warga Amsterdam asal Maroko. Yang terkenal adalah pidatonya di suatu 
masjid Amsterdam, ketika ia menganjurkan warga yang mengalami kesulitan dengan 
norma-norma Belanda untuk pulang saja.  Penampilannya itu membuahkan ketenaran, 
namun juga ancaman. Sejak itu ia tidak bisa keluar bebas tanpa penjagaan. Namun 
ia tidak melunak, dan memang ia juga tidak ingin melunakkan diri.

Ahmed Aboutaleb: Saya akan bergaul dengan kawula muda Maroko di Rotterdam 
seperti halnya cara saya bergaul dengan kawula muda lainnya. Mereka yang baik, 
bisa mengaharapkan dukungan saya, bisa mengharapkan penghargaan saya. Tetapi 
terhadap mereka yang dengan sadar mengecewakan masyarakat, dengan sadar merusak 
segalanya, tidak mau bekerja; akan ditindak tanpa ampun.

Di samping masalah yang timbul dengan para pemuda pandatang di Rotterdam, ia 
masih punya sejumlah masalah pelik. Ambil contoh kritik yang bekembang terhadap 
jantung Rotterdam, atau lebih baik disebut hari yang tak terpatahkan. Karena 
walau pun banyak upaya dilakukan para penjabat kota, Rotterdam sejak pemboman 
dalam Perang Dunia Kedua tidak punya pusat kota. Di samping itu  angka 
pengangguran Roterdam juga relatif tinggi. Dan itu hanya beberapa contoh saja.

Siapkah Aboutaleb menangani itu semua? Selain masalah-masalah berat, ia juga 
akan disorot karena keturunan Maroko. Kalau walikota keturunan Maroko pertama 
Belanda ini berhasil, maka pamornya akan meningkat dan jelas ia akan menjadi 
teladan. Tetapi kalau dia gagal, maka itu akan makin memberatkan warga 
pendatang Maroko lainnya.

Ahmed Aboutaleb: Saya sangat sadar akan peran itu, tetapi saya rasa itu tidak 
adil. Kalau seorang politikus asli Belanda dari Friesland gagal, apakah berarti 
seluruh masyarakat Friesland juga gagal? Saya ingin di Belanda kita berkembang 
menjadi masyarakat yang emansiparis. Kita sering bicara tentang masalah yang 
ditimbulkan oleh kawula muda Maroko. Tapi pada saat yang sama 80% anak muda 
Maroko yang ke sekolah atau bekerja dengan baik-baik tidak boleh disalahkan 
atas kesalahan sekelompok kecil itu.

Aboutaleb tidak suka mengumumkan rencananya sebelum ia benar-benar menjabat 
walikota Rotterdam tanggal 5 Januari mendatang. Ia ingin supaya warga Rotterdam 
memberinya waktu mengembangkan gagasan. "Kadang-kadang saya berpikir bahwa 
orang-orang mengharapkan hal yang tidak mungkin dari saya. Tapi saya tidak 
punya tongkat sihir." Ia hanya mengatakan akan menyelesaikan masa baktinya 
selama enam tahun.


* PENDANGKALAN HAK-HAK ASASI MANUSIA SELAMA 2008

Selama tahun 2008 yang hampir berakhir ini bisa dikatakan orang Indonesia makin 
sadar hak-hak asasi manusia. Walau begitu masih saja terjadi pelanggaran hak 
asasi. Itu memang masih diprihatinkan oleh para pegiat hak-hak asasi manusia. 
Tetapi yang lebih mereka khawatirkan adalah terjadinya pendangkalan atas apa 
yang disebut hak-hak asasi manusia itu. Beirkut penjelasan pegiat hak-hak asasi 
manusia Usman Hamid.

Usman Hamid [UH]: Usman Hamid[UH]: Hak Asasi Manusia di tahun 2008 ini 
mengalami satu pergeseran yang luar biasa dari apa yang disebut sebagai 
aspirasi HAM. Dari politik redistribusi kehadiran menuju ke satu politik 
identitas, atau politik rekognisi yang justru mengerosi kwalitas demokrasi. 
Yang pertama dalam perlindungan kebebasan beragama dan berkeyakinan. Insiden 
serangan kekerasan terhadap sejumlah peserta demonstrasi damai di Monas, itu 
menjadi catatan yang cukup serius dalam penegakan Hak-hak Asasi Manusia di 
Indonesia. 

Atau perlindungan terhadap sejumlah warga yang dianggap menganut aliran sesat, 
apakah itu Ahmadiyah atau yang lainnya termasuk Komunitas Lia Eden. Yang kedua, 
pergeseran itu juga kemudian menyampingkan kewajiban negara dalam menyelesaikan 
berbagai problem ketidakadilan struktural. Baik itu antara buruh dengan 
perusahaan yang sekarang mulai mengalami PHK masal, dan juga terutama berkenan 
dengan reforma agraria yang juga belum direalisasikan. Khususnya pembagian 
ulang distribusi tanah yang sampai hari ini malah makin menunjukan keadaan yang 
sangat serius di lapangan. 

Terakhir insiden di Bengkalis, Riau dan juga penangkapan warga petani di desa 
Indragiri Hilir di Riau juga atau sebelumnya di Blora, di Kendal yang juga 
menunjukan bahwa konflik agraria yang tidak terselesaikan, itu menimbulkan 
tindakan-tindakan kekerasan oleh negara terhadap kelompok-kelompok miskin, 
petani dan lain sebagainya. 

Nah yang ketiga, ada satu kesempatan yang sebenarnya merupakan kesempatan 
terakhir di tahun 2008, tapi tidak digunakan secara maksimal dalam 
menyelesaikan sebagai kejahatan masa lalu yaitu pelanggaran hak asasi manusia 
yang terjadi di era pemerintahan orde baru. 

Di awal tahun, presiden sempat memberi sinyal positif dengan menggelar 
pertemuan dengan para wakil keluarga korban pelanggaran HAM masa lalu dan 
menjanjikan untuk adanya rakorpolkam. Menko polhukam ikut serta, menteri hukum 
dan hak asasi manusia ikut serta, mensesneg, seskap dan selanjutnya juga 
digelar pertemuan korban dengan menteri hukum dan HAM dan secara terpisah, dan 
baru saja hari ini juga ada pertemuan dengan menteri pertahanan setelah 
sebelumnya juga ada pertemuan-pertemuan konsultatif terlebih dahulu. 

Nah, tetapi ketika memasuki akhir tahun 2008, suasana berubah menjadi semacam 
prematurisasi pemilu. Ada suasana batin politik yang menunjukkan bahwa 
pertarungan politik yang seharusnya dimulai tahun depan 2009 itu telah terjadi 
di tahun ini. Sehingga inisiatif yang muncul baik dari pemerintah yang berkuasa 
hari ini, SBY sebagai incumbent politik maupun juga DPR yang membentuk pansus 
orang hilang, kasus penculikan aktivis selalu dilihat sebagai bagian dari upaya 
pencitraan menuju tahun 2009. Nah, dengan begitu maka kemajuan-kemajuan yang 
substantif, penegakan hak-hak asasi manusia mengalami penurunan kualitas 
kembali.   

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Lalu bagaimana menurut Anda situasi hak-hak 
asasi manusia di tahun 2009?

UH: Khusus untuk pelanggaran berat hak asasi manusia yang terjadi di masa lalu, 
sebagai agenda transisi yang penting, itu menjadi sulit untuk sampai pada 
tingkat penuntutan atau sampai pada tingkat akuntabilitas di pengadilan gitu 
ya. Tetapi secara umum maka hak asasi manusia memang akan tersubordinasi di 
dalam ketegangan pertarungan politik tahun pemilu. 

Pada saat yang sama juga ada satu atmosfir baru yang mempersempit 
peluang-peluang perbaikan hak asasi manusia yaitu resesi global yang dampaknya 
hari ini sudah mulai kita rasakan dengan PHK massal di berbagai tempat. Ada 
ribuan orang yang sekarang kehilangan pekerjaan bukan saja di dunia tapi juga 
di Indonesia yang hari-hari ini sudah mulai kita rasakan.

Ini yang saya kira akan menjadi tantangan bagi partai-partai politik di tahun 
2009, seberapa jauh hak-hak asasi manusia memang betul-betul merupakan satu 
agenda politik yang penting bagi pembaharuan ketatanegaraan Indonesia yang akan 
datang atau sekedar komoditas politik untuk menjatuhkan atau melemahkan 
rival-rival politik dalam pemilihan umum yang akan datang. Ini yang saya kira 
tantangan yang terberat di dalam tahun 2009 yang buat kami merupakan tahun yang 
politik sehingga memandang hak asasi manusia pada tahun depan menjadi satu 
ramalan yang sangat politis gitu.


* KEKERASAN TERHADAP PERS BISA MENINGKAT DALAM PEMILU 2009

Lembaga Bantua Hukum Pers akan membuka posko  pengaduan terhadap kemungkinan 
terjadinya tindak kekerasan terhadap pers selama pemilu 2009. Potensi tindak 
kekerasan itu mungkin muncul dari ormas-ormas partai pesera pemilu. Berikut 
Hendrayana dari LBH Pers mengungkapkan hal itu kepada Radio Nederland 
Wereldomroep.

Hendrayana: Berdasarkan pengalaman pemilu 2004 terutama masalah ajakan 
demokrasi di Indonesia tidak lepas dari sering terjadinya tindak kekerasan ya, 
terutama terhadap media dalam hal ini wartawan. Nah, apalagi ini mencapai 40 
parpol ya sebanyak ormas-ormas yang dilapisan bawah parpol kadangkala dia tidak 
memahami jurnalis misalkan kesalahan dalam memberitakan sebuah perolehan suara 
kecenderungan yang saya perkirakan itu akan terjadi di 2009 ini. 

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Oh, jadi ini berdasarkan 
pengalaman-pengalaman pemilu 2004. Tapi di lapangan sendiri sudah ada 
tanda-tanda yang menuju ke arah itu pak, sehingga timbul suatu kekhawatiran?

Hendrayana: Kemarin ketika verifikasi parpol itu kan, verifikasi Papua yang 
diperlakukan oleh KPU ya, pernah ada satu stasiun televisi didatangi oleh 
orang-orang yang merasa dirugikan oleh pemberitaan sebuah statisun televisi 
tentang verifikasi parpol itu. Nah, saya melihat untuk kedepan mungkin ini kita 
terutama di kalangan pers akan terjadi. Semoga saja ini tidak terjadi tapi 
mengingat banyaknya partai politik yang ikut dalam pemilu ini cukup banyak. Dan 
juga di bawahnya itu kan ada ormas-ormas dan sebagainya. 

RNW: Nah, ini sebenarnya juga mencerminkan taraf demokrasi di Indonesia ini 
kebebasan mengutarakan pendapat dan sebagainya itu?     

Hendrayana: Ya, betul kebebasan mengutarakan pendapat yang sering dilibat bukan 
dengan cara seperti yang proporsional apalagi termasuk dengan masalah kasus 
gugatan hukum juga pak. Tetapi di tingkatan bawah dulu tahun 2004 terjadi 
sampai pendudukan kantor media oleh ormas parpol tersebut ya. 

Jadi saya melihat di sini kecenderungan di 2009 ini terutama kebebasan 
berekspresi dan menyatakan pendapat masih jadi pontensial untuk tindak 
kekerasan.  Apalagi catatan LBH Pers tahun 2008 ini, ada 17 kasus kekerasan ya, 
baik fisik maupun non fisik berupa tindakan pukulan, pelemparan, perampasan 
kamera, pelarangan liputan memasuki suatu wilayah yang sebetulnya itu 
diperbolehkan begitu seperti itu. 

RNW: Jadi ini pernah terjadi semuanya gejala-gejala semacam ini pak ya?

Hendrayana: Pernah pak, dicatatan kita 2008 itu ada 17 ya, kasus kekerasan. 
Para pelakunya diidentifikasi adalah TNI, polisi, masyarakat, birokrasi, partai 
politik, ormas, mahasiswa dalam hal ini. Dan dalam 2008 ini, dari hasil 
monitoring yang dilakukan oleh LBH Pers, yang dominan dilakukan oleh TNI dan 
polisi di Papua, di Tanjung Pinang sama di Jawa Timur itu jumlahnya enam kasus.

RNW: Kemudian juga diberitakan bahwa Lembaga Bantuan Hukum Pers membuka 
posko-posko pengaduan. Ini bagaimana pak, apa tugas dia yang kongkrit?

Hendrayana: LBH Pers selama ini kan membuka hotline pengaduan 24 jam begitu ya. 
Jadi setiap misalkan nanti kalau ada kasus kekerasan atau kasus apa pun kan 
terkait dengan bekerja juranlistik, kita siap melakukan advokasi. Apakah itu 
dengan melakukan pendampingan ke kepolisian jika itu terjadi kekerasan dan 
sebagainya. 

Dengan membuka posko ini apalagi menjelang pemilu mungkin, kecenderungan itu 
akan meningkat. Kami tadi sudah adakan konperensi pers, posko pengaduan kepada 
wartawan ketika ada kasus kekerasan dalam kampanye atau dalam pemilihan 
legislatif maupun dalam pemilihan presiden nanti. Jadi ke arah pendampingan 
pembelaan nanti di proses hukum seperti itu pak.  
 

RNW: Jadi ini salah satu langkah LBH Pers dalam mengantisipasi kemungkinan 
terjadinya tindak kekerasan terhadap pers pak ya?

Hendrayana: Betul, betul pak, kita itu sebagai antisipasi saja. Kita seandainya 
satu waktu ada kasus itu terjadi kepada wartawan. 

RNW: Dapatkah Anda mengungkapkan selama ini menurut pengalaman dari pihak ormas 
atau partai mana yang melakukan tindakan kekerasan semacam ini terhadap pers?

Hendrayana: Terutama ini organisasi masyarakat, laporan dari daerah-daerah. 
Misalnkan kaya kemarin itu yang dilakukan oleh Media Center KPI Yahya, itu 
ormas Islam. Jadi ada semacam pengetatan terhadap wartawan yang akan melakukan 
liputan seperti itu di luar Jawa terutama di daerah-daerah rawan yang konflik 
ya, Papua, Timika sama yang di Tanjung Pinang itu. Masih maraknya kasus 
kekerasan terutama terhadap jurnalis. 

Kami menghimbau kepada masyarakat atau pun partai politik setiap kasus 
kekerasan tidak dibenarkan. apalagi ini terhadap wartawan yang menjalankan 
profesi untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi. Jadi kepada masyarakat 
untuk menempuh mekanisme bagaimana diatur dengan undang-undang pers. Jika dia 
merasa keberatan, jika merasa dirugikan oleh sebuah pemberitaan maka tempuhlah 
hak jawab, hak koreksi seperti itu.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke