---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 25 Desember 2008 12:30 UTC



** PAUS MINTA PIKIRKAN ANAK GELANDANGAN

** CHANNEL FOUR INGGRIS DIKECAM

** LEDAKAN DI KOMPLEKS APARTEMEN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MALAIKAT TURUN DALAM KEPERCAYAAN ORANG 
BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MEREKA YANG SELAMAT LEWATKAN MUSIM DINGIN DI 
TENDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LARANGAN MEROKOK MEMBANTU PEROKOK BERAT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JAMBANISASI DAN PENYADARAN KESEHATAN MASYARAKAT 
DI DESA PENARUBAN PURBALINGGA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HAMPIR SAMA MASA ORDE BARU KERUKUNAN BERAGAMA 
2008



* PAUS MINTA PIKIRKAN ANAK GELANDANGAN

Paus Benediktus sewaktu misa tengah malam di Basilik Santo Petrus meminta 
ummatnya untuk memikirkan nasib anak-anak di seluruh dunia. Paus meminta 
perhatian untuk anak-anak gelandangan dan serdadu anak-anak. Ribuan ummat 
Katholik mengikuti misa tengah malam di Roma ini, yang juga disiarkan lewat 
layar-layar televisi lebar. Juga di Bethlehem, tempat kelahiran Yesus, ribuan 
orang merayakan hari Natal. Di Gereja Kelahiran Patriark Yerusalem memimpin 
misa tengah malam. Sang Patriark mengatakan perdamaian adalah hak manusia, dan 
menyerukan untuk mengakhiri pertumpahan darah. Untuk pertama kali dalam delapan 
tahun banyak orang datang ke berkunjung ke Bethlehem. Walaupun kerusuhan di 
Jalur Gaza tidak berkurang, tetapi situasi di wilayah Tepi Barat belakangan 
bertambah aman.


* CHANNEL FOUR INGGRIS DIKECAM

Stasiun televisi komersial Inggris Channel Four dihujani kritikan, karena 
mengundang Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad untuk memberikan pidato Natal. 
Duta besar Israel di Londen mengatakan, ia tidak mengerti bahwa seseorang yang 
tidak mengakui adanya holocaust, diberi kesempatan untuk muncul di stasiun 
televisi tersebut. Sementara kelompok-kelompok homoseksual di Inggris mengecam 
pendapat sang presiden yang dianggap memalukan dan menghina. Setiap tahunnya 
Channel Four mengundang seorang tokoh yang dipertentangkan untuk berpidato, 
sebagai padanan dari pidato natal yang diucapkan Ratu Elizabeth di BBC. Dalam 
pidatonya Ahmadinejad mengatakan, apabila Yesus hidup sekarang, maka Ia akan 
mendukung orang-orang yang menentang kekuatan yang berniat menguasai dunia. 
Dengan ini dimaksud Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.


* LEDAKAN DI KOMPLEKS APARTEMEN

Akibat sebuah ledakan di kompleks apartemen di Ukraina Selatan, sedikitnya 11 
orang tewas. 24 orang penghuni lainnya masih belum ditemukan, sementara 21 
orang berhasil diselamatkan. Kompleks apartemen bertingkat lima ini terletak di 
kota permandian Evpatoria di dekat Laut Hitam. Masih diselidiki apa penyebab 
ledakan. Saksi mata menyebut ledakan gas, tetapi pemerintah setempat 
mengatakan, tidak ada petunjuk mengenai hal tersebut.


* ATHENA RUSUH MENJELANG NATAL

Suasana di ibukota Yunani Athena rusuh menjelang perayaan Natal kemarin. Di 
berbagai tempat terjadi kebakaran yang disebabkan bom-bom molotov. Sasaran kali 
ini adalah dua dealer mobil dan gedung pemerintah di ibukota tersebut. Tidak 
ada korban cedera, tetapi kerusakan yang terjadi cukup besar. Yunani masih 
dilanda rangkaian aksi protes penuh kekerasan. Tiga minggu lalu polisi menembak 
mati seorang anak lelaki berusia 15 tahun, sejak itu terjadi aksi-aksi 
kerusuhan di Yunani. Anak-anak muda secara massal beraksi menentang pemerintah, 
pengangguran diantara anak muda dan upah yang rendah.


* PENUMPANG ALASKA AIRLINES SAKIT

Di bandara kota Seattle Amerika Serikat, lebih dari 30 orang penumpang pesawat 
Alaska Airlines, jatuh sakit. Tujuh penumpang dengan keluhan mual dan pusing 
dibawa ke rumah sakit. Penyebabnya adalah cairan anti-beku yang masuk ke sistim 
udara pesawat tersebut. 25 orang lainnya merasakan perih di mata dan setelah 
perawatan bisa langsung melanjutkan perjalanan. 148 penumpang pesawat menghirup 
cairan anti-beku itu selama 45 menit di dalam pesawat. Bagaimana cairan 
tersebut bisa masuk ke dalam sistim udara pesawat, masih belum jelas. Cairan 
ini digunakan untuk menghilangkan es dari landasan pesawat. Bandara Seattle 
memang sudah seminggu lamanya ditutup salju dan es yang menyulitkan 
penerbangan. Seluruh wilayah utara Amerika Serikat dan sebagian besar wilayah 
Kanada saat ini sedang mengalami musim yang sangat dingin.


* BUSH TARIK KEMBALI GRASI

Presiden Amerika Serikat George W. Bush menarik grasi yang diberikan kepada 
seorang pengusaha real estate asal New York, satu hari sesudahnya. Alasan utama 
karena ada bukti-bukti baru yang memberatkan mengenai kejahatan yang dilakukan 
pria tersebut. Demikian Gedung Putih menjelaskan tanpa memberikan rincian lebih 
lanjut. Pengusaha real estate yang berusia 37 tahun ini ditahan karena 
mengelabui sejumlah penjualan rumah. Selain itu ia masih harus diajukan ke 
pengadilan sehubungan kasus penipuan terhadap banyak pembeli dan menjual rumah 
terlalu mahal. Selasa kemarin sehubungan perayaan Natal presiden Bush 
memberikan grasi kepada 19 orang tahanan, antara lain sang pengusaha. Jarang 
terjadi sang presiden menarik kembali pemberian grasi tersebut.


* GURU AUSTRALIA SELUNDUPKAN MUMI

Seorang guru Australia berusia 61 tahun ditahan di Mesir karena membawa mumi 
kucing yang umurnya 2000 tahun di dalam kopernya. Sang guru juga mencoba 
menyelundupkan 20 patung dewa dari negara itu. Departemen luar negeri di 
Canberra memperkuat berita penahanan pria tersebut, dan menambahkan bahwa sang 
guru mendapat bantuan hukum dari konsulat Australia di Mesir. Warga Australia 
ini bisa dijatuhi hukuman penjara 15 tahun.


* KUDETA DI GUINEA

Pemimpin kudeta militer di Guinea disambut meraih oleh puluhan ribu orang. 
Kapten Moussa Dadis Camara yang masih muda, berpawai dengan menggunakan mobil 
jip terbuka di ibukota Conakry. Ia menyatakan dirinya sebagai presiden baru 
negara di Afrika Barat ini. Selain itu Camara menjanjikan pemilu presiden baru 
dalam waktu dua tahun. Kelompok militer ini melakukan kudeta tidak lama setelah 
Presiden Lansana Conte meninggal dunia, Senin lalu. Tapi masih belum jelas 
apakah kapten muda itu yang memegang kekuasaan di Guinea. Perdana menteri Ahmed 
Tidiane Souare menyatakan, pemerintah sipil pimpinannya masih tetap berkuasa di 
negara tersebut. Jam malam yang mulai diberlakukan Rabu kemarin, ditunda hingga 
Jumat setelah perayaan Natal. Kami ini tiba delegasi dari Uni Afrika di Guinea 
dalam usaha mencari jalan keluar krisis politik di negara itu.


* MALAIKAT TURUN DALAM KEPERCAYAAN ORANG BELANDA

Berabad-abad lamanya, malaikat selalu diminati orang Kristen. Sebagai pembawa 
pesan Tuhan, di Eropa pada abad pertengahan digambarkan dengan makhluk yang 
memiliki sayap di punggung. Di zaman sekarang, malaikat itu bahkan muncul 
sebagai iklan. Selain itu malaikat juga cocok untuk kehidupan spiritual saat 
ini. Laporan redaktur Belanda Saskia van Reenen.

"Belum lama berselang, dua perempuan setengah baya berdiri ketika saya 
memberikan ceramah. Mereka berkata bahwa mereka malaikat. Mereka sangat 
menyakinkan. Saya hampir percaya," kata Twan Geurts, seorang teolog sekaligus 
penulis buku "Malaikat masa Kini".

Di Alkitab, Malaikat digambarkan berkelamin pria. Namun sepanjang zaman, 
malaikat itu berubah kelamin. Geurts, memperlihatkan karikatur abad ke-17 yang 
menggambarkan seorang anak laki-laki mengejar kupu-kupu. Malaikat perempuan 
menjaga agar anak itu tidak jatuh. Berkat pengaruh zaman pencerahan dan 
rasionalisme, maka malaikat menjadi tidak penting lagi, bahkan hilang dari 
gereja. Sejak pergantian abad, sekitar tahun 2000, malaikat kembali dalam 
kepercayaan rakyat di bawah pengaruh Gerakan New Age.

Sejak jaman purba, malaikat merupakan figur religius, kata teolog Twan Geurt. 
Pada abad pertengahan, malaikat muncul dalam lukisan di kaca jendela dan poster 
iklan. Di museum Catharijneconvent di Utrecht dipertontonkan berbagai obyek 
seni yang menggambarkan malaikat dalam berbagai bentuk. Sebuah lukisan 
menggambarkan kelahiran Yesus, malaikat yang bernyanyi terbang di 
sekelilingnya. Tanya Kootte, Konservator Museum juga menyediakan tempat bagi 
para peminat malaikat. Museum tersebut juga menarik 30 ribu pengunjung. Para 
pengunjung juga dapat berfoto bersama malaikat. Dan anak-anak membuat pekerjaan 
tangan dengan membuat sayap kertas menjadi malaikat atau anak nakal. Tanya 
Kootte menjelaskan mengapa malaikat begitu menarik orang.

Tanya Kootte: Orang-orang butuh kepercayaan bahwa ada sesuatu yang lebih di 
antara surga dan dunia. Dan mahkluk yang bergerak di kosmos adalah malaikat. 
Mereka adalah pembawa pesan, penunjuk dan pelindung terhadap segala kejahatan. 
Saya rasa kita semua menginginkan untuk dijaga. 

Annelies Hoornik adalah seorang praktisi terapi malaikat. Ia berkomunikasi 
dengan malaikat. Ceramahnya banyak menarik orang. Hoornik minta agar para 
pengunjung saling duduk berduaan, menutup mata, membuka hati untuk mengeluarkan 
energi dan membuka diri untuk para malaikat. Melalui healing, ia dapat 
menyembuhkan orang dengan bantuan malaikat dan dalam reading, ia dapat minta 
saran dari malaikat untuk tahun baru.

"Saya bicara dengan malaikat, setiap hari. Dimulai beberapa tahun lalu ketika 
saya bermeditasi. Sebelum ini saya bekerja di bidang teknologi informasi dan 
saya menderita stres. Ketika saya mengosongkan pikiran dan duduk di bangku, 
lingkungan sekitar saya berubah.

Annelis Hoornik: Tiba-tiba di sekitar saya berubah putih dan saya melihat orang 
laki-laki dengan mata bershabat yang mengacungkan telunjuknya. Saya kaget 
ketika melihat sayapnya yang lebar dan saya sangka saya mati. Untung saja saya 
duduk kembali di bangku, karena malaikat menghormati keinginan. Laki-laki 
dengan mata bersahabat itu menurutnya adalah Malaikat pelindung Michael. 
Malaikat Gabriel yang mendorong kreativitas dan Rafael yang penuh perhatian. 
Selain itu orang-orang paling tidak memiliki dua malaikat pelindung.

Tidak semua orang dapat melihat malaikat, kata praktisi terapi malaikat itu. 
Anda memiliki empat saluran di mana anda menerima informasi. Melihat adalah 
saluran yang paling jarang digunakan orang. Sebagian besar orang merasakan 
keberadaan malaikat.

Beberapa orang yang melihat malaikat adalah orang-orang depresif atau pernah 
mengalami situasi gawat dalam hidupnya, demikian kesimpulan dari berbagai 
rekasi di situs Catharijneconvent. Annelies Hoornik mengaku manusia menjadi 
lebih terbuka namun mengatakan bahwa dengan berdoa atau meditasi, seseorang 
dapat juga berhubungan dengan malaikat. Setidaknya ini tidak akan merugikan, 
kata seorang peserta usai mengikuti ceramah.

Twan Geurts juga mengikuti presentasi.

Twan Geurts: Saya merasa sangat santai. Namun saya tidak melihat malaikat 
terbang di sekitar saya. Itu bukan untuk saya, namun saya terkesan juga bahwa 
ada pula orang-orang yang percaya. 

Menurut Geurts, tidak ada bukti malaikat benar-benar ada, sama halnya juga 
tidak ada bukti apakah malaikat benar-benar tidak ada.

Di museum, anak-anak itu mengepakkan sayap buatan mereka. Banyak yang  melihat 
mereka.


* MEREKA YANG SELAMAT LEWATKAN MUSIM DINGIN DI TENDA

Desember di provinsi Sichuan, Cina. Ratusan ribu orang masih tidur di tenda dan 
bersiap-siap menanti datangnya salju. Pada gempa bumi tujuh bulan lalu, jatuh 
lebih dari 88 ribu korban jiwa dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. 
Sementara saat ini sudah memasuki musim dingin. Laporan koresponden Karen 
Meirik dari Sichuan.

Dari kios jualan Xiaolu terlihat reruntuhan Beichuan. Dari bukit dan sungai 
yang berkelok-kelok bisa dilihat dulu tempat ini indah. Tapi sekarang hanya 
kota hantu berisi puing berwarna abu-abu.
Toh Beichuan menarik lebih banyak turis dari sebelumnya. Orang-orang berjalan 
berkelompok mendaki bukit untuk melihat dari atas seberapa besar kerusakan yang 
ditimbulkan bencana alam 12 Mei lalu. Anak-anak berusaha menjual foto Beichuan 
yang dilapisi plastik.

Dilupakan
Xiaolu yang masih remaja ini menempatkan kiosnya di atas bukit. "Adik saya 
meninggal karena gempa, tapi orang tua saya selamat. Saya menjual foto dan dvd 
kepada turis." Bisnis kecil Xiaolu adalah sumber pemasukan penting. Karena 
kerusakan parah pada industri dan prasarana, pengangguran jadi salah satu 
masalah terbesar di kawasan tersebut. "Sangat menyedihkan berdiri tiap hari di 
sini dan melihat kota di bawah dalam keadaan demikian. Tapi saya senang 
turis-turis berkunjung kemari dan membuktikan bahwa kita tidak dilupakan," 
demikian Xiaolu.

Namun para petani yang tinggal tidak jauh dari pusat pengamatan merasa 
benar-benar dilupakan. Mereka mengatakan, tiga bulan pertama setelah gempa, 
tempat itu dipenuhi tentara, pemberi bantuan, pekerja suka rela dan wartawan. 
Tapi ketika di bulan Agustus Olimpiade Beijing dimulai, mereka semua 
menghilang. Para korban gempa 12 Mei kembali sendirian.

Mu Xiangui kehilangan peternakannya. Setelah itu pada tanggal 24 September dia 
harus menyaksikan bagaimana lumpur melumat sisa-sisa miliknya. "Tinggi lumpur 
hampir semeter. Lihat, kamu masih bisa lihat bekasnya di mebel. Butuh tiga hari 
sebelum saya bisa mengeringkan rumah. Dan tidak ada yang menolong kami; tidak 
pemerintah distrik, dan tidak juga pemerintah provinsi." 

Mu paling frustrasi menghadapi pemerintah. Pemerintah memaksa Mu menunda 
pembangunan kembali hingga rencana sistem pembuangan air kota madya siap. 
Paling cepat Maret atau April. Sementara ini keluarga Mu yang terdiri dari lima 
orang, termasuk kakek berusia 90 tahun harus tinggal di tenda yang dibangun 
sendiri. Tenda dibangun dari kanvas beralaskan tikar bambu. "Pemerintah 
berjanji membantu dengan tenda tahan dingin, tapi kami belum terima apa-apa. 
Tidak apa-apa kalau tidak seorang pun menolong kami membangun kembali 
reruntuhan ini, tapi paling tidak jangan mengirim tenda kanvas." 

Kepercayaan terhadap pemerintah lokal memang rendah, tapi tekanan pada 
pemerintah sangat besar. Sudah tiga pejabat bunuh diri bulan-bulan. Menurut 
kabar mereka tidak bisa lagi menghadapi tekanan para korban dan kesedihan 
mereka sendiri kehilangan orang-orang yang disayangi.

Luo adalah seorang petani yang marah karena sudah berbulan-bulan menanti bahan 
bangunan untuk rumahnya. "Pejabat lokal kami tidak becus. Mereka menyimpan 
semua subsidi dan mengatur pengadaan batu bata untuk mereka sendiri, tidak 
untuk kami." 

Sekolah
Orang sudah lama sekali mengeluh soal korupsi lokal di provinsi Sichuan. Tapi 
jarang ketidakpuasan itu begitu besar. Ini karena banyak sekolah rubuh akibat 
gempa, sementara sejumlah apartemen mewah dan gedung pemerintah yang letaknya 
berdekatan tetap berdiri. Orang tua yang marah menyebut rumah mereka cuma 
'bangunan tahu' dan menuduh kontraktor yang mencurangi bahan bangunan. Mereka 
menuntut supaya yang bertanggung jawab diadili.

Selama tujuh bulan terakhir sudah milyaran euro disuntikkan bagi pembangunan 
kembali. Beijing masih menjanjikan 120 milyar euro dana hingga tahun 2010. 
Sebagian besar untuk prasarana dan perumahan.

Penipuan
Sejauh ini belum ada upaya menyeret mereka yang bertanggungjawab atas buruknya 
mutu bangunan sekolah ke pengadilan. Tapi banyaknya kawasan kosong bekas 
sekolah-sekolah, terus mengingatkan soal ambtenar korup dan perusahaan 
konstruksi yang menipu.

Dari puing-puing sebuah sekolah menengah di bukit di luar Beichuan, seorang 
perempuan tua menyanyi. Dia bernyanyi soal kota yang hilang. Sangat indah, 
katanya. Dengan gunung, hutan, pohon kenari, Semua orang menyanyi dan menari. 
Hingga datang gempa bumi.


* LARANGAN MEROKOK MEMBANTU PEROKOK BERAT

Setahun lalu Ton Versluis memutuskan melakukan perubahan besar dalam hidupnya. 
Versluis berusia 49 tahun dan sejak umur 14 tahun sudah jadi perokok berat. 
Berhasilkah upayanya berhenti merokok? Laporan redaktur Belanda Marcel Decraene.

Perokok:  Yah, memang buruk sekali. Dulu saya merokok satu hingga satu setengah 
bungkus perhari, tapi sekarang tidak lagi.

Larangan merokok di horeca yaitu singkatan bahasa Belanda untuk hotel, restoran 
dan cafe, mulai berlaku 1 Juli 2008 di seantero Negeri Belanda. Dasar 
pemikirannya adalah setiap pekerja berhak mendapat lingkungan bebas asap rokok, 
termasuk karyawan horeca. Untuk hal ini Belanda bukan contoh terbaik, karena 
berbagai negara anggota Uni Eropa sudah lebih dulu menerapkan larangan merokok 
di restoran dan kafe.

Peraturan baru ini menjadi dorongan telak bagi perokok berat seperti Ton 
Versluis untuk berhenti merokok.

Perokok: Tentu saja, dulu saya berpendapat, setiap kali kita pergi keluar dan 
minum anggur, harus ada rokok. Dan jika harus merokok di luar, yah 
kenikmatannya hilang. Jika berada di bandara Schiphol dan hanya diijinkan 
merokok di sebuah sudut, rasanya makin terisolir.


Ton Versluis berhenti merokok lima bulan lalu. 

Terapi laser adalah salah satu cara yang dipakai untuk membantu berhenti 
merokok. Dineke Cannegieter adalah seorang terapis. Dia menerangkan apa 
pengaruh laser untuk para perokok.


Terapis: Apakah laser itu? Laser sebenarnya bentuk akupuntur moderen. 
Keuntungan laser adalah peralatan tersebut bekerja dengan cahaya, jadi 
seseorang tidak akan merasakannya. Cahaya menstimulasi titik-titik akupuntur 
tertentu pada tubuh yang akan menimbulkan reaksi kimiawi dalam tubuh Anda. 
Titik-titik ketergantungan/kecanduan terletak dekat telinga. Selain itu saya 
juga menyorot daun telinga, tangan dan beberapa titik di wajah.

Banyak perusahaan asuransi kesehatan mengganti biaya terapi laser, seluruh 
maupun sebagian saja. Tapi karena ini termasuk cara penanganan alternatif, Ton 
Versluis hanya setengah percaya akan khasiatnya.

Perokok: Saya pikir..yah saya coba saja. Biayanya 140 euro, sama dengan biaya 
rokok selama dua minggu. Saya pikir yah kita lihat saja bagaimana hasilnya. 
Sangat mengagumkan bahwa saya jadi tidak kepingin merokok sama sekali. Biasanya 
saya bakal panik dan mencari-cari rokok. Tapi ini tidak. Jadi ya bisa saja itu 
juga karena terapi laser tadi.

Menurut Versluis, terapi laser bisa menjadi sarana pendukung. Syarat utama 
berhenti merokok adalah motivasi kuat. Ton Versluis sudah mencoba berhenti 
merokok dua kali sebelumnya, tapi kali ini dia yakin akan berhasil.

Perokok: Bakal berhasil, ya sudah tiga kali, biasanya yang ketiga bawa 
keberuntungan, ha ha ha..


* JAMBANISASI DAN PENYADARAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA PENARUBAN PURBALINGGA

Pemerintah dan masyarakat Purbalingga Jawa Tengah sadar betul soal kesehatan 
sebagai investasi atau modal hidup. Karena itulah mereka punya program Desa 
Siaga Mandiri, kesehatan jelas bukan masalah sepele. Reporter KBR68H Humto Jaya 
Marbun berjalan-jalan ke sana, melongok porgram ini lebih dekat.

Namanya dokter Chandra Indianto. Dia mengklaim sebagian besar rumah di desa 
Penaruban, Bukateja, Purbalingga, Jawa Tengah sudah komplit dengan jamban untuk 
buang hajat. Padahal sekitar empat tahun lalu jamban sangat sulit ditemukan di 
rumah penduduk.

Chandra Indianto: Ciptakan lingkungan sehat mandiri atas kesadaran masyarakat 
sendiri. Jangan kita. Kalau kita tak jadi. Dulu kita bangun WC umum, tidak ada 
yang pakai. Di sini saya jamin, sekarang tiap rumah punya WC. Di sini tidak ada 
WC umum. 

Selama 20 tahun berdinas di daerah terpencil, Chandra susah payah 
memperkenalkan jamban atau WC ke masing-masing keluarga di desa Penaruban. 
Berulangkali disosialisasikan, warga lebih memilih buang hajat di daerah aliran 
sungai. Seperti kebanyakan desa lainnya di negeri ini, sungai untuk buang hajat 
juga dipakai mencuci dan mandi. Kata Chandra, kala itu, kesadaran masyarakat 
untuk hidup sehat masih rendah.

Chandra Indianto: Biasanya kita melakukan program yang mudah, contoh membangun 
puskesmas, rumah sakit, tambah dokter, bidan. Kita lupa esensi yang paling 
penting dalam pembangunan bidang kesehatan adalah masyarakatnya. Kita mesti 
langsung menusuk masyarakatnya. Karena kalau masyarakatnya belum sadar, biar 
kita bangun rumah sakit di setiap desa lengkap dengan dokter spesialis, 
masyarakat tidak pernah  akan sehat.

Sampai akhirnya petaka itu datang. Dua balita di desa tetangga meninggal dunia 
karena diare. Bayi lain selamat, meski sempat kena diare. Selidik punya 
selidik, Chandra menyimpulkan, diare terjadi karena air sungai sudah tidak 
beres, terkontaminasi kotoran hampir 2000 manusia desa itu. Perilaku buang 
hajat di sungai harus total dihentikan, galakkan jambanisasi.

Chandra Indianto: Program gerakan 1000 jamban kita mulai empat tahun lalu 
sebenarnya. Dimulai dari kasus kematian dua balita di desa lain karena diare. 
Kemudian kita sentuh masyarakat lakukan penyuluhan dan simpulkan penyebab 
kematian adalah diare. Dan kita survey pemakai kloset hanya 10 %. Sangat-sangat 
rendah.

Tapi, kenapa memusatkan diri pada urusan jamban?

Chandra Indianto: Kenapa fokus ke WC? Karena semua penularan penyakit berasal 
dari kotoran manusia. Itulah perilaku manusia yang paling sulit diberantas.

Rupanya, ide jambanisasi tak cukup. Soal baru datang. Warga mengaku tak punya 
uang untuk membeli dan membangun jamban di rumah masing-masing. Alasannya 
klasik, itulah kemiskinan. Dokter Chandra dan Kepala Desa Penaruban Ahmad 
Mubakir tak hilang akal. Mereka menawarkan dudukan buang air besar atau kloset 
gratis, bagi warga yang bersedia membangun WC. Ternyata rayuan kloset gratis 
manjur. 

Chandra Indianto: Kemudian kita tawarkan kalau anda mau bikin WC kita tawarkan 
kloset gratis, mulanya. Ternyata ada 31 orang yang mendaftar. Dalam satu bulan, 
mereka bangun sendiri wc hanya dengan bantuan kloset gratis. Kami terkejut, 
ternyata masyarakat itu punya kemampuan. 

Tapi, ketika WC sudah lengkap dengan kloset, masih muncul masalah baru. Kepala 
Desa Penarubah Ahmad Mubakir mengatakan, warganya kesulitan membiasakan diri 
dengan kloset. 

Ahmad Mubakir: Kesulitan selama ini hanya satu hal. Itu mengubah perilaku 
masyarakat. Jadi, di mana masyarakat kami sudah terpasung selama bertahun-tahun 
yaitu tadi dengan pola-pola tidak disiplin buang air, tidak jaga kebersihan, 
tidak peduli kesehatan, bahkan setelah diteliti, ternyata mereka tidak bisa 
buang air besar di atas kloset.

Namun, jambanisasi harus jalan terus, demi memelihara kesehatan. Dalam enam 
bulan pertama sejak kloset dan jamban diperkenalkan pada 2004, langsung muncul 
700an kloset dan jamban di Desa Penaruban. Kantor instansi desa, masjid, 
sekolah, dan sebagian rumah penduduk sudah dilengkapi jamban. Kembali Dokter 
Chandra.

Chandra Indianto: Kemudian dengan bantuan Pak Bupati dan Dinas Kesehatan, kita 
tawarkan ke seluruh SD, mesjid, dan orang miskin. Siapa yang mau bangun wc 
diberi kloset gratis dengan mengambil dana Jaringan Pengamanan Sosial. Dalam 
enam bulan ada 720 orang, instansi, mesjid, dan sekolah yang membangun WC.

Sayangnya, subsidi dana Jaringan Pengamanan Sosial itu tak selalu bisa 
diandalkan memenuhi kebutuhan kloset warga. Sedikit demi sedikit kas desa 
menipis. Strategi lain pun ditempuh. Subsidi dikurangi separuhnya, sisanya 
dibayar warga secara gotong royong, lewat arisan. Dari situ, satu per satu 
jamban terbangun. 

Chandra Indianto: Mereka mengadakan iuran arisan, di tiap RT. Kumpulkan duit. 
Setelah kumpul dikocok, siapa yang dibangun. Tentukan rumah siapa yang 
dibangun. Kita target dua a tiga tahun ke depan, 100 persen pakai WC.

Desa Penaruban, Bukateja, adalah salah satu dari 200-an desa di Purbalingga, 
Jawa Tengah. Butuh sekitar 45 menit untuk jalan dari ibukota kabupaten menuju 
desa yang telah ditetapkan sebagai Desa Sehat Mandiri ini.

Keluarga kecil Ahmad Nurudin di Desa Penaruban, Bukateja, Purbalingga, Jawa 
Tengah sudah paham betul akan pentingnya kesehatan. Seingat Nurudin, tak sekali 
pun keluarganya kejangkitan penyakit serius sepanjang tahun ini. Kalau pun ada, 
paling cuma flu atau batuk ringan pada pergantian musim. Jamban sudah tersedia 
di rumah Nurudin. Sudah lama ditinggalkannya kebiasaan buang hajat di sungai. 

Ahmad Nurudin: Kita sudah pakai jamban sekarang, sejak bikin rumah. Kebetulan, 
masyarakat sekarang sudah menyadarilah. Sebagian besar sudah pakai jamban. 
Dulu, kita kan dekat sungai, jadi alternatif orang-orang dulu lebih suka buang 
air di sungai. Ada tiga sungai. 

Sang istri, Sudarti yang suka cerewet mengingatkan Nurudin dan dua putri mereka 
agar peduli kesehatan. Sudarti kadang geram ketika dulu anak-anaknya suka 
mencuri kesempatan bermain sembarangan di sungai. Tapi sekarang tidak. Untuk 
mencuci, Sudarti sudah tidak ke sungai lagi. Sudarti pula yang mengatur susunan 
pekarangan rumah untuk tempat sampah dan kandang ternak.

Sudarti: Dulu pelihara ayam dan kambing di depan rumah sekarang ya sudah tahu 
ada penyuluhan di samping dan belakang rumah. Dulu, kan, di depan rumah. 
Sekarang sudah tahu, ya, di belakang rumah. Bikin kolam di belakang.

Kepala Desa Penaruban Ahmad Mubakir mengatakan semua perilaku sehat yang baik 
itu banyak diawali dengan kegiatan kerohanian. Kegiatan itu menjadi media 
pemerintah menyampaikan pesan penting, sehat itu perlu.

Ahmad Mubakir: Perlu saya sampaikan kami punya kelebihan. Banyak kegiatan desa. 
Sampai 15 kelompok tadarus melakukan kegiatan rutin. Itu media paling baik 
menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Kini, kata Mubakir, hanya segelintir rumah yang belum ada jamban. Sialnya, 
masih saja ada yang keras kepala buang air besar di sungai. Kata Mubakir, 
sanksi belum ditetapkan.

Ahmad Mubakir: Tidak beri sanksi. Tapi beri pendekatan dengan kekeluargaan. 
Tapi kalau ada yang mbalelo, kami punya kiat. 

Tak hanya jamban yang menjadi perhatian serius Ahmad Mubakir dan Dokter Chandra 
untuk menjadikan Desa Penaruban sebagai Desa Sehat Mandiri seutuhnya. Soal 
kebiasaan buruk tidak memakai alas kaki pun turut diperhatikan. Chandra juga 
susah payah menjelaskan pentingnya memakai alas kaki apalagi kala berangkat 
bertani ke sawah atau kebun.

Chandra Indianto: Kita juga sediakan sepatu murah untuk petani, 4000 warga 
sudah pakai sepatu. Kita berikan stimulan masker murah, sarung tangan, tabung 
penjernih air dan tudung saji.

Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko menargetkan seluruh 230-an desa di 
Purbalingga menjadi Desa Sehat Mandiri pada akhir tahun depan. Bertahap, kata 
dia.

Triyono Budi Sasongko: Desa sehat mandiri suatu desa yang punya kemampuan 
surfulensi atau pendeteksidinian permasalahan kesehatan sekaligus mampu 
memberikan pelayanan dasar kepada rakyat secara mandiri. Belum 239, Baru 188 
desa, sisanya mau diselesaikan tahun 2008 - 2009. 

Triyono menglaim sejauh ini warga sudah mengutamakan kesehatan, jauh lebih baik 
dibanding sebelum Program Desa Sehat Mandiri digalakkan.

Triyono Budi Sasongko: Saya pikir bagus sekali, permasalahan kesehatan sudah 
bisa diatasi desa sendiri dengan poliklinik desa yang dimotori oleh bidan desa, 
ahli gizi dan perawat. Mereka ditempatkan di desa dengan lembaga poliklinik 
kesehatan desa (pkd) untuk memobilisir lembaga masyarakat desa, seperti 
posyandu, pos daya , dasa wisma, lkmd bergerak.

Sebagai bagian investasi kesehatan, Bupati Triyono juga memperkenalkan 
masyarakat desa dengan asuransi kesehatan. Asuransi itu dikenal dengan Jaringan 
Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat, JPKM. Rakyat membayar premi JPKM sesuai 
kemampuan. Filosofi JPKM, jelas Triyono, si kaya bantu si miskin dan si sehat 
bantu si sakit. Jadi, siapa pun yang sakit di Purbalingga, semua biaya dapat 
dibayar ke rumah sakit.

Triyono Budi Sasongko: 2002 mulai JPKM, pembangunan kesehatan dibiayai oleh 3 
komponen, apbd, apbn dan dana masyarakat. Itu konkrtit dalam bentuk uang. 
Bagaimana cara himpun dana masyarakat untuk bisa mengelola JPKM. Kalau APBN di 
tempat lain? Ada nggak? APBD hanya 2,8 miliar. Saya himpun 3,7 miliar. Cari 
kabupaten atau daerah lain. Itu bayar di muka.

Imbasnya, perlahan tapi pasti, masyarakat Purbalingga, khususnya yang telah 
tinggal di Desa Sehat Mandiri sudah kebal melawan masalah kesehatan. Bukan 
kebal penyakit saja, tapi kebal masalah biaya rumah sakit jika sampai jatuh 
sakit. Kondisi kesehatan saat ini pun turut mendongkrak Indeks Pembangunan 
Masyarakat Purbalingga. Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko patut 
berbangga bagi prestasi Purbalingga yang satu ini. 

Triyono Budi Sasongko: IPM: dari peringkat paling bontot, menjadi peringkat 16. 
Ditargetkan pada 2008 sudah masuk 10 persen.

Tim Liputan KBR68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum.


* HAMPIR SAMA MASA ORDE BARU KERUKUNAN BERAGAMA 2008

2008 adalah tahun politisasi agama di Indonesia. Berbagai peraturan dari 
tingkat nasional sampai tingkat daerah menunjukkan agama dipakai sebagai alat 
politik untuk mencapai kepentingan beberapa kelompok. Apa arti perkembangan ini 
bagi keragaman beragama di Indonesia? Berikut Elga J Sarapung dari Lembaga 
Dialog antar Agama INTERFIDEI di Yogyakarta

Elga J. Sarapung [EJS]: Satu, saya pikir kita masih ada problem besar dengan 
negara ya. Maksud saya dari beberapa kasus terakhir. Baik itu undang-undang, 
mau pun kasus, misalnya saja yang jelas, Ahmadiyah. Yang hal lain lagi, tentang 
perda-perda Syariah, perda-perda yang bernuansa agama. Nah itu kan semua 
bersentuhan dengan negara. Yang berkaitan dengan hak-hak publik dan privat, itu 
jelas sekali masih sangat rancu di negara kita ini. Dan itu masih sangat 
kelihatan di tahun 2008. 

Yang kedua, saya kira, toh kita perlu di kalangan umat beragama, jadi kalau 
tadi mungkin lebih pada level elit, termasuk juga di sana yang pertama tadi 
soal politisasi agama ya. Saya lihat itu ada satu faktor yang ke depan. Ini 
cukup memberi isyarat, kalau kita tidak hati-hati dari sekarang, ini akan 
memperpanjang arena konflik di mana-mana. Karena kepentingan-kepentingan 
politik yang memakai agama. Atau agama kemudian masuk pada arena politik dan 
ini sangat berbahaya. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Kalau kita bilang konflik itu kan 
sebenarnya 2008 banyak konflik dalam satu agama gitu ya, mungkin yang mencolok 
itu Islam. Kalau antar agama sendiri bagaimana bu?

EJS: Kalau hubungan antar agama itu kemarin selama 2008 praktis tidak ada ya. 
Dalam arti, kalau kita bandingkan dengan Poso, Ambon, yang terakhir memang 
habis-habisan. Tetapi toh sekali pun yang terjadi intra dalam satu agama, nah 
saya melihat misalnya hal-hal berkaitan dengan penutupan gereja, pelarangan 
orang beribadah dan lain-lain itu sudah menggambarkan potensi-potensi konflik 
yang bisa saja terjadi eskalasi ya. Kalau itu juga tidak dihadapi benar-benar 
dengan baik dengan sportif dan objektif.

RNW: Ironi ya bu, maksudnya dengan era disentralisasi dengan era setelah 
Soeharto, kebebasan agama ditekan sebenarnya .Sekarang sudah dapat bebas tapi 
pada saat yang bersamaan melakukan praktek-praktek yang hampir sama dengan masa 
Orde Baru?

EJS: Ya, saya pikir hampir tidak ada beda ketika kita menghadapi Orde Baru, dan 
yang sekarang. Dalam arti begini, ketika Orde Baru memang agama-agama, segala 
sesuatu bisa diseragamkan. Termasuk agama-agama kalau bisa atas nama kerukunan 
dan toleransi yang ternyata hanya mengelabui masyarakat. Dalam arti, bagaimana 
kita bisa mengerti dengan benar kalau kita yang berbeda ini tidak bisa 
membicarakan perbedaan kita. 

Sekarang ini juga terjadi usaha-usaha totaliteristik ya. Hampir sama juga. Tapi 
ini lebih cenderung atas nama agama. Dan itu kelihatan sekali kalau kita lihat 
mulai dari perda-perda, sampai undang-undang. Jadi dari tingkat nasional, ke 
provinsi, sampai ke daerah-daerah, atas nama otonomi daerah.

RNW: Tantangannya ini apa bu, arti pemilu 2009 nanti untuk keragaman beragama 
di Indonesia?

EJS: Saya terus terang semuanya agak khawatir. Kekhawatiran saya begini, itu 
tadi faktor politisasi agama. Itu kan masih kental sekali. Juga sekarang kalau 
kita lihat persiapan ke 2009. Bagaimana agama-agama juga toh masih menjadi 
sebuah modal politik yang luarbiasa. Jadi peran, fungsi agama-agama itu 
sebenarnya, sekarang di Indonesia, semakin pudar dari segi nilai ya. Kalau 
institusi, nah itu justru yang merusak selama ini. 

Karena lebih banyak kita mewujudkan peran fungsi agama-agama itu dari segi 
institusi. Menurut saya ini bahaya. Kalau memang motivasinya adalah benar-benar 
dalam rangka memperbaiki segala pengalaman buruk kita ke depan. Saya kira, 
siapa pun dia, entah Islam, entah Kristen, ya harus kita dukung. Nah, tapi ini 
kan sepertinya masih sulit kita ke sana, ya. Memperbaiki kehidupan kita ke 
depan. Apalagi sekarang kemiskinan, faktor pendidikan, persoalan-persoalan yang 
luar bisa yang sedang kita hadapi.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke