--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 07 Januari 2009 15:40 UTC ** DEMONSTRASI TENTANG ISRAEL ** KORIDOR KEMANUSIAAN DI JALUR GAZA ** KERUGIAN BLOKADE BANDARA THAILAND ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PENUTUPAN SITUS INTERNET DI THAILAND DAN CINA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KAMBOJA MASIH DIBAYANG-BAYANGI WARISAN POL POT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERKABUNG, BERSANTAI MERAYAKAN MUHARRAM DI IRAN * DEMONSTRASI TENTANG ISRAEL Kelompok radikal islam menggelar protes di Jakarta menentang serangan Israel di jalur Gaza. Para demonstran juga mendesak agar Mesir segera membuka perbatasannya mengizinkan tenaga bantuan dan para pejuang mujahid memasuki wilayah tersebut. Sekitar 100 orang anggota kelompok Jamaah Anshorut Tauhid pimpinan Abu Bakar Bashir mengggelar protes di depan kedutaan besar Palestina, Mesir dan Amerika mengecam serangan Israel. Mesir menutup perbatasannya dengan Gaza selama berlangsungnya serangan Israel yang dimulai 27 Desember lalu yang menewaskan setidaknya 660 warga Palestina. * KORIDOR KEMANUSIAAN DI JALUR GAZA Israel membuka koridor untuk bantuan kemanusiaan. Demikian diumumkan perdana menteri Ehud Olmert. Koridor kemanusiaan itu akan berlaku Rabu ini. Koridor tersebut akan menyalurkan cadangan makanan dan obat-obatan. Bantuan organisasi mengeluh dengan situasi yang semakin sulit bagi warga Jalur Gaza. Demi lancarnya bantuan kemanusiaan maka militer Israel akan menghentikan serangan selama tiga jam setiap hari. Sementara itu serangan di Jalur Gaza terus berlangsung. Menurut milter Israel puluhan sasaran berhasil di bom. Sementara rudal Palestina kembali menyerang Israel selatan. Presiden Mesir Husni Mubarak akan melakukan pembicaraan dengan perdana menteri Ehud Olmert. Mubarak berupaya mewujudkan usulan gencatan senjata. Sampai sejauh ini upaya internasional menciptakan gencatan senjata gagal. Selanjutnya Dewan Keamanan PBB belum menyepakati resolusi. * KERUGIAN BLOKADE BANDARA THAILAND Aksi blokade bandara-bandara Thailand tahun lalu merugikan negara milyaran euro. Menurut bank sentral Thailand, aksi pendudukan yang dilakukan oleh pendukung oposisi mengakibatkan kerugian sebesar enam milyar euro. Blokade selama sepekan itu pula mengakibatkan ratusan ribu turis terdampar di bandara-bandara Thailand. * HONGARIA BATASI PASOKAN GAS Hongaria mengurangi drastis pasokan gasnya ke kalangan industri. Langkah itu diterapkan karena Rusia tidak lagi memasok gasnya melalui Ukraina. Selain itu Austria, Rumania dan Ceko melaporkan tidak mendapat pasokan gas lagi dari Rusia. Namun sampai sejauh ini, negara-negara tersebut belum membatasi pasokan gasnya ke kalangan industri. Menurut Moskow, Ukraina mencuri gas yang sebetulnya ditujukan untuk negara-negara lain. Dengan alasan itulah maka Rusia menutup pipa gasnya. Rusia mengumumkan kebutuhan gas negara-negara Eropa barat akan dilayani melalui pipa lain. * PENYAKIT CAMPAK TERSEBAR DI EROPA Penyakit campak, jenis penyakit anak-anak yang menular, disinyalir kembali menyebar di Eropa. Menurut majalah kesehatan The Lancet, pada 2007, ada kurang dari 4000 kasus ditemukan, namun pada sembilan bulan pertama di tahun 2008, ada lebih dari 6000 orang yang tertular penyakit itu. Sebagian besar penderita campak ada di Rumania, Jerman, Britania Raya, Swiss dan Italia. Organisasi kesehatan PBB, WHO, berambisi untuk menghapus penyakit tersebut di seluruh Eropa pada 2010. Penyakit tersebut tidak membahayakan namun dapat membawa kematian. Di negara-negara seperti Belanda, pencegahan dilakukan dengan program vaksinasi. Namun ada di antara kelompok masyarakat yang tidak bisa divaksinasi. Di antaranya kelompok masyarakat yang tidak memiliki asuransi kesehatan atau alasan keagamaan. Menurut majalah The Lancet, kaum ortodoks yahudi, keluarga migran, serta masyarakat perantau Roma sering dihinggapi virus penyakit campak. * VENEZUELA USIR DUBES ISRAEL Venezuela mengambil langkah diplomatik terhadap Israel menyusul aksi serangan di Jalur Gaza. Duta besar Israel di Caracas, Shlomo Cohen dan sebagian karyawan kedutaan diusir. Presiden Hugo Chavez menuduh pemerintah Israel melakukan pembunuhan dan genosida. Ia juga menganggap Israel sebagai negara boneka Amerika. Chavez juga menyerukan agar masyarakat yahudi mentang kebijakan pemerintah Israel. Sebagai balasannya Israel mengusir perwakilan Venezuela. * PASOKAN BAHAN BAKAR MURAH BERHENTI Pasokan bahan bakar dengan harga murah bagi 200 ribu warga Amerika dihentikan. Perusahaan minyak negara Citgo, mengumumkan untuk menghentikan pasokan bahan bakar murah ke warga miskin Amerika. Sejak 2005 langkah presiden Chavez menerapkan harga bahan bakar murah membantu rakyat Amerika sekaligus menyinggung presiden Bush. Program bahan bakar murah tersebut dianggap oleh Washington sebagai propaganda. Saat ini harga minyak turun drastis hingga Caracas tidak bisa melanjutkan pemberian harga bahan bakar murah itu. Kesejahteraan Venezuela sebagian besar bergantung pada ekspor minyak. * KAPAL PENGUNGSI TERDAMPAR DI ACEH Sebuah kapal yang sarat dengan pengungsi terdampar di pantai Aceh. Kapal kayu itu mengangkut hampir 200 pengungsi. Sebagian besar berasal dari Myanmar, dan dua puluh di antaranya berasal dari Bangladesh. Kapal itu ditemukan di sebuah pulau kecil di pantai Aceh. Kondisi kesehatan di antara penumpang buruk, puluhan di antaranya kekurangan cairan dan dilarikan ke rumah sakit. Perahu yang sarat pengungsi itu sedang dalam perjalanan menuju Malaysia. * BERIA BURSA Di Amsterdam indeks AEX merugi 0,7 persen sesaat setelah dibuka. Sementara indeks Dow Jones untung 0,7 persen pada 9015.10 poin sdangkan indeks teknologi Nasdaq juga mencatat keuntungan 1,5 persen pada 1652.38 poin. Satu euro senilai dengan $ 1, 3517 Satu euro sama dengan Rp 14.899 Satu dolar setara dengan Rp 10.967 * PENUTUPAN SITUS INTERNET DI THAILAND DAN CINA Harian sore NRC Handelsblad menulis, Cina melarang situs porno di internet. Menurut harian itu, Cina dengan keras menyatakan perang terhadap pornografi melalui internet. Kementrian keamanan publik melalui televisi negara menyatakan kampanye menentang dua mesin pencari internet Google dan Baidu. Cina melarang pornogari namun polisi internet kesulitan mengawasi situs-situs luar negeri. Menurut pemerintah hal itu terutama disebabkan karena mesin pencari internet Google dan Baidu hanya sedikit bertindak untuk memblokir situs-situs porno. Tidak itu saja bahkan situs Cina seperti Sina.com dan Sohu.com juga akan dihukum jika mereka ketahuan menyebarkan pornografi. Dengan sambungan sebanyak 250 juta, maka Cina merupakan negara pengguna internet terbesar di dunia. Selama berlangsungnya Olimpiade tahun lalu, larangan pemerintah Cina terhadap situs internet diperlunak. Beberapa di antaranya misalnya situs penyiaran Inggris BBC atau situs hak-hak asasi manusia Human Rights Watch tetap dapat dilihat di internet bahkan setelah Olimpiade berakhir. Peringatan yang terakhir memang ditujukan untuk melarang pornografi. Namun menurut para pengamat, Cina selanjutnya juga ingin membungkam situs yang rajin mengkritik partai komunis Cina atau situs yang misalnya mendukung kemerdekaan Taiwan. Baru-baru saja beberapa disiden meluncurkan situs Charta 08. Namun akhirnya penggagas situs itu ditahan dan sampai saat ini tidak ketahuan jejaknya. Dari Cina kita menuju Thailand Harian pagi Trouw menulis Thailand membungkam 2300 situs sepanjang 2008 karena dianggap menghina raja. Menurut para kritisi, pemerintah Thailand sengaja melakukan hal tersebut untuk menutup mulut oposisi. Setengah di antara situs yang dibungkam tersebut karena alasan penghinaan terhadap raja. Sementara 400 situs lainnya terancam untuk ditutup. Para kritisi mengatakan bahwa pemerintah menyalahgunakan UU yang dapat menghukum penghinaan terhadap raja dan anggota keluarga kerajaan. Akhir tahun lalu kelompok oposisi PAD memaksa pemerintah saat itu untuk hengkang, setelah digelarnya demonstrasi besar-besaran dan pemogokan massal. Partai oposisi PAD akhirnya mengangkat perdana menteri mereka Abhisit Vejjajiva. Namun tampaknya pemerintahan baru Thailand juga tidak ingin mengurangi tindakan menutup situs internet. Ketika baru satu pekan memerintah perdana menteri Abhisit justru membela UU penghinaan tersebut. Perdana menteri Abhisit menunjuk bahwa Thailand memiliki latar belakang sejarah dan budaya yang berbeda dengan negara-negara lain. Raja Bhumibol (81 tahun) sangat dihormati di Thailand. Menteri komunikasi Ranongruk mengatakan bahwa ia ingin memperluas kewenangan pengawas situs pemerintah. Ia menjelaskan telah menginvestasikan satu juta euro untuk mendirikan sejenis tim pengawas untuk mengontrol situs-situs di Thailand. Tingginya dana tersebut mengundang reaksi sinis di situs Bangkok Post. Para pembaca berita tersebut bahkan menyatakan bahwa jumlah itu dapat membiayai tes masuk sekitar 18.750 mahasiswa miskin. Demikian Trouw dan sekian pula ulasan pers kali ini. * KAMBOJA MASIH DIBAYANG-BAYANGI WARISAN POL POT 7 Januari 1979 30 tahun lalu, tentara Vietnam mengambil alih Phnom Penh, ibu kota Kamboja. Serbuan itu menyebabkan kejatuhan rejim Pol Pot yang selama 4 tahun menebar ketakutan dan membantai massal 2 juta warga Kamboja yang dikenal dengan The Killing Fields. Kamoboja akan mengadili tokoh-tokoh yang masih hidup yang terlibat kejahatan yang dilakukan rejim Khmer Merah itu. Namun generasi muda Kamboja tidak banyak tertarik akan proses peradilan tersebut. Kami sampaikan komentar redaktur Sebastian Gottlieb. Separuh penduduk Kamboja berumur dibawah 15 tahun. Generasi remaja Kamboja itu hanya tahu tentang Pol Pot dari cerita orang-orang tua saja. Di bangku sekolah tidak pernah diajarkan tentang rejum Pol Pot. Buku-buku sejarah juga tidak menceritakan tentang rejim Khmer Merah. Generasi tua Kamboja berharap agar proses peradilan dapat mengingatkan generasi muda tentang pembantaian massal antara tahun 1975 dan 1979, yang menewaskan satu sampai dua juta orang. Menurut Willem van der Putt yang aktif berperan dalam membangun sektor kesehatan di Kamboja, proses peradilan juga penting bagi generasi tua karena mereka harus diakui sebagai korban kekerasan rejim Khmer Merah. Keluarga yang hilang, bukan hilang begitu saja tapi karena dibunuh. Korban harus pula dihormati. Yang juga penting bagi generasi muda, bahwa kekejian tersebut benar-benar terjadi, karena mereka tidak mengalami sendiri. Perlawanan Tangguh Rejim komunis Khmer Merah berkuasa di Kamboja tahun 1975. Mereka langsung mengusir kaum elit ke pedalaman untuk dipekerjakan secara paksa sebagai buruh di perkebunan. Mereka di-isolasi dari dunia luar. Selama 4 tahun kemudian 2-jutaan mati di-eksekusi, disiksa, diburu atau karena kelaparan. Sekalipun diktator Pol Pot diusir pada tahun 1979, baru pada tahun 1998 orang terakhir yang diculik dan disekap sepanjang perbatasan dengan Muangthai, akhirnya dibebaskan. Mencari Solidaritas Sektor pelayanan kesehatan di Kamboja hancur berantakan setelah pembantaian massal. Membangun kembali struktur yang baru di sektor kesehatan menurut Willem van der Putt, sangat penting untuk memulihkan kembali kepercayaan. Bagaimana seorang petugas Puskesmas akan mau membantu, kalau kita tidak mampu membayar biayanya ? Situasi serupa terjadi di banyak negara seperti Suda, Afghanistan atau Ethiophia. Perang yang lama di negara-negara itu yang merusak hubungan antar warganya, tidak bisa begitu saja dipulihkan dalam sekejap. Pelayanan kesehatan di Kamboja belum sempurna. Otoritas yang kurang tegas membiarkan organisasi-organisasi bantuan mendanai sendiri proyek-proyek mereka. Akibatnya terjadi banyak proyek tumpang-tindih yang tidak dimaksudkan bagi warga Kamboja sendiri. Willem van der Putten optimis, proses peradilan terhadap mantan gembong-gembong Khmer Merah akan dapat memperbaiki sektor pelayanan kesehatan di Kamboja. Ia menambahkan proses tersebut harus secepatnya dilakukan, karena 5 mantan gembong Khmer Merah yang ditahan sekarang sudah tua-renta. Direncanakan, proses peradilan terhadap kepala polisi rahasia akan dimulai akhir bulan depan. Namun tidak tertutup kemungkinan akan ditangguhkan. * BERKABUNG, BERSANTAI MERAYAKAN MUHARRAM DI IRAN Di sepanjang jalan di kota Isfahan berkibar bendera besar sepanjang beberapa meter, berwarna hitam dan hijau. Suara radio dalam taksi terdengar pelan. Dan di jalan-jalan berlangsung prosesi duka, kaum pria secara teatral memukul-mukul dada mereka, atau mendera badan mereka sendiri dengan rantai. Hal ini sudah terjadi sejak seribu tigaratus tahun lalu. Dan masih berlangsung hingga sekarang. Iran memulai masa berkabung nasional mereka selama 40 hari. Laporan Elisa Scholte. Suasana dukacita memperingati gugurnya Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, yang dibunuh dalam suatu jebakan, ternyata tidak selalu penuh duka. Kenyataannya agak lain. Bagi banyak orang di Iran, saat ini masa-masa kebersamaan, makan dan minum bersama, tersedia banyak kue. Masa untuk bersenang-senang, bersenda-gurau dan saling goda bersama semua teman. Sebagai orang asing, sungguh asyik menyaksikan ini semua dari dekat. Bagaimana orang mengunakan kesempatan dalam kesempitan. Mengubah bulan berkabung menjadi suasana gembira. Dukacita Kami tetap menonton ini semua. Jika prosesi duka kaum pria lewat di jalan, mengikuti irama genderang, secara hikmat memukul dada mereka, kita tiba-tiba merasa terseret ke dalam suasana Abad Pertengahan. Udara bergetar, dan kita merasakan makin meningkatnya ketegangan teater religius ini. Seorang pria tua mengusap airmata, ketika pahlawannya secara kasar ditarik dari punggung kuda oleh algojo berjubah merah. Lalu upacara duka bagi kaum wanita. Pembicara menceritakan perjuangan pahlawan mereka. Di layar televisi nasional Iran, tampak kaum pria menangis bersama. Semua itu pertunjukkan yang membangkitkan rasa ingin tahu. Suasananya sangat mengesankan, menakjubkan. Apakah mereka semua benar-benar sedang berduka? Agenda Ganda Jika kita amati secara kritis, ternyata tidak semua orang berduka. Misalnya generasi muda. Mereka ikut memelihara ritual ini, dengan penuh semangat, tapi, sering untuk tujuan lain. Para remaja belia ikut berbaris sambil mengibarkan bendera, dan menggunakan saat prosesi yang berlangsung pada malam hari ini, untuk bertemu dengan teman-teman mereka. Dan dengan demikian lolos dari pengawasan orangtua di rumah. Selama istirahat, bendera-bendera jadi saksi bisu bagaimana remaja belia ini bergurau dan bergelut satu sama lain. Dan dengan demikian menunjukkan suasana berkabung semu mereka. Remaja yang agak lebih tua juga berduka dengan agenda ganda. Sementara beberapa pemuda dengan gagah mendera tubuh mereka dengan rantai, sedang beberapa pemuda lain memilih bagian yang lebih lunak, yaitu membagikan minuman dan kurma di sepanjang jalan yang dilalui barisan. Tapi, semua berusaha keras menarik perhatian para gadis di sepanjang jalan. "Tentu saja saya tidak begitu. Kamu tidak bisa ngomong seperti itu", bantah seorang pemuda, putra salah seorang kenalan kami. Ketika saya menanyakan hal itu padanya. Tapi, pada suatu kesempatan lain, tiba-tiba saja ia menceritakan juga: "Tahun lalu, banyak gadis menelepon saya, beberapa hari setelah perayaan Muharram! Bagaimana mereka tahu nomor telepon saya? Mereka saling memberi nomor telepon pemuda-pemuda tampan". Ketika hal ini saya tanyakan pada seorang gadis yang lebih bersikap tradisional, ia menjawab sambil tertawa: "Karena itulah saya tidak pernah ikut nonton". Walaupun demikian, juga bagi kalangan muslim alim, perayaan Muharram merupakan selingan segar bagi kehidupan sehari-hari. Teater religius dengan berbagai pertunjukkan menarik dari medan pertempuran merupakan kesempatan rekreasi bersama keluarga. Bagi kaum wanita, masa berkabung, atau pertemuan duka di rumah khusus bagi mereka, juga punya manfa'at khusus. Bagi banyak wanita, masa berkabung ini kesempatan buat menangis sepuasnya. Menangisi kehidupan sehari-hari. Namun, di antara isak dan airmata, juga banyak peluang untuk bergembira-ria. Mereka bisa ngobrol sepuasnya, atau menikmati makan bersama. Pada banyak pertemuan khusus wanita, dibagi-bagikan kurma dan sedekah. Dan pada akhir prosesi duka kaum pria, disediakan hidangan lengkap. Membagi-bagikan kekayaan seperti itu, juga akan mendapat pahala. Tapi, tentunya gengsi juga ikut berperan. Karena, tidak banyak hartawan yang setiap tahun mampu menyediakan makanan bagi limaratus orang. Walaupun menarik, bagi saya, rangkaian upacara ini berlangsung terlampau lama. Ketika saya mencoba melarikan diri, beberapa saat sebelum klimaks masa berkabung, yaitu menemui beberapa kenalan asal Belanda di Teheran, saya tidak bisa lolos dari kerumunan massa. Di bis mewah dari Isfahan ke Teheran, sepanjang jalan diputar musik-musik duka. Sehingga orang tidak akan melupakan saat-saat istimewa ini. Kecuali, pada saat diputar film. Ya, film Amerika. Kader 1 Muharram di Iran Asyura adalah hari peringatan pembunuhan Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, sekitar 1.300 tahun silam. Karena ketika itu, kaum Syiah di Iran tidak datang membantu, hingga sekarang mereka menghukum diri mereka sendiri, menyesali peristiwa tersebut, selama masa berkabung 40 hari. Kader 2 Asyura di Bagdad, dilarang bagi kaum wanita Kaum Syiah memperingati Asyura pada hari ke sepuluh, bulan pertama penanggalan Islam. Di Irak, perayaan Asyura terutama dirayakan di berbagai lokasi kuburan suci: Najaf, Kerbala, dan di wilayah Kazimiya, di Bagdad Barat. Ahad lalu, di Kazimiya tewas 35 orang, di antaranya 16 orang peziarah asal Iran, ketika seorang pelaku serangan bunuhdiri wanita, meledakkan diri di tengah keramaian. Menyusul kejadian tersebut, penguasa Irak memutuskan, pada peringatan Asyura hari Selasa dan Rabu ini, tidak mengizinkan kaum wanita masuk ke lokasi upacara. Di Kerbala, sekitar 60 kilometer di Selatan Bagdad, Rabu ini merupakan puncak upacara peringatan. Menurut perkiraan pemerintah setempat, sekitar satu setengah juta manusia akan ikut merayakan peringatan pembunuhan Imam Hussein, berserta 72 orang anggota keluarga dan pengikutnya, pada tahun 680 Masehi. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGUNGSI GEMPA DI MANOKWARI BELUM BERANI PULANG PENGUNGSI GEMPA DI MANOKWARI BELUM BERANI PULANG Banyak warga Manokwari dan sekitarnya yang mengungsi belum berani pulang. Hal itu terutama disebabkan oleh hampir 900 gempa susulan. Gempa susulan Rabu pagi sekitar jam 08.00 dengan kekuatan 7,55 skala Richter membuat warga semakin trauma. Sekalipun suasana hampir normal kembali, namun para korban terutama di pedalam masih belum menerima bantuan. Demikian pak Pieter Tauran direktur Radio Swara Kemenangan RSK 101.0 FM, mitra Ranesi di Manokwari Papua Barat. Pieter Tauran[PT]: Keadaan, kondisi kota Manokwari setelah gempa 4 Januari 2009, tepatnya hari Minggu, suasana saat ini sudah kembali normal. Tetapi tadi pagi kembali terjadi gempa susulan berkekuatan, diperkirakan 5,4 skala Richter dan sempat membuat masyarakat kembali panik, sehingga yang tadinya sudah dihimbau oleh pemerintah daerah untuk kembali lagi ke rumah-rumah ternyata masih menimbulkan trauma. Sebab itu masih banyak para pengungsi yang masih tetap bertahan di tenda-tenda pengungsian yang sudah dipusatkan di beberapa tempat, salah satunya di lapangan Borasi ada kurang lebih empat tenda dan tribun di sana, masyarakat gunakan sebagai tempat berlindung. Kemudian di asrama di Kodim 1503, kemudian dipasarkan TNI Angkatan laut dan ada beberapa posko-posko di halaman-halaman gereja kemudian di jalan Yos Sudarso yaitu ada beberapa yang ditutup untuk masyarakat nginap di sana. Aktivitas belajar mengajar sampai saat ini belum bisa terlaksana, tetapi ada beberapa tempat yang berdekatan dengan pusat gempa. Salah satu ada daerah-daerah perbatasan antara Sorong dengan Manokwari, ada distrik Masni, Kebar, Kerom terus Amberbaken, itu daerah-daerah yang memang rawan karena dekat sekali di mana terjadi gempa berkekuatan 7,6 pada skala Richter sehingga ada informasi bahwa di daerah Kebar itu tanah terbelah dan ada lumpur merah keluar. Kemudian di distrik Masni, khususnya desa Fide masyarakatnya takut untuk kembali karena memang desa itu dekat pesisir. Akibatnya mereka lari masuk hutan dan kurang lebih ada dua ratus kepala keluarga yang tinggal di dalam hutan, mereka hanya beralaskan daun-daun dan di sana itu daun-daun pisang. Tenda itu tidak sampai kesana dan mereka tetap masih bertahan di pengungsian di dalam hutan. Satu lagi informasi bahwa ada kondisi kesehatan yang cukup memprihatinkan. Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Bagaimana pemberian bantuan kepada para korban gempa ini pak? PT: Utusan dari presiden yaitu ada empat menteri yang datang, ada Mensos, menteri Perhubungan, menteri Kesehatan dan menteri Pekerjaan Umum, kemarin tiba di Manokwari dan sudah memberikan bantuan. Sampai hari ini pun menurut koran masih ada yang mengatakan bahwa bantuan belum sampai pada tempat, pada sasaran yang tepat. Mengingat kondisi masyarakat di daerah-daerah pedalaman itu memang agak sulit kesana, kemudian kondisi Papua sekarang juga sedang hujan, itu salah satu kendala, satu kendala untuk menyampaikan bantuan kesana. Untuk daerah perkotaan dan beberapa daerah yang berdekatan bantuan itu sudah disalurkan, itu diserahkan kepada posko penanggulan di tingkat kabupaten. RNW: Mengenai kerusakan yang diakibatkan oleh gempa sampai saat ini? PT: Gempa susulan dengan kekuatan 7,6 skala Richter. Nah, gempa yang kedua ini betul-betul sangat dirasakan dan berdampaknya dahsyat sekali. Banyak terjadi kerusakan, tercatat fasilitas pemerintah dan TNI yang rusak ringan itu ada sebelas, rusak berat ada lima kemudian bangunan masyarakat rusak berat kurang lebih 490 unit, sedangkan rusak ringan 328 unit. Sedangkan untuk bangunan tempat ibadah mesjid, gereja, pura dan lain-lain itu diperkirakan di sini rusak berat sekitar 16, sedangkan mesjid tiga, kemudian puskesmas ada satu dan sekolah ada empat. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
