---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 21 Januari 2009 16:10 UTC



** GEERT WILDERS AKAN DIADILI

** ISRAEL MUNDUR DARI JALUR GAZA 

** UCAPAN SELAMAT PEMIMPIN DUNIA KE OBAMA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGADILAN AMSTERDAM PERINTAHKAN PROSES 
GEERT WILDERS

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: OBAMA DAN INDONESIA, SEBERAPA BESAR 
PERHATIANNYA? 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JEMAAH ISLAMIYAH BUKAN ANCAMAN LAGI 

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: OBAMA DAN MICHELLE, IKON BARU DAN CERMIN 
MULTIKULTURAL AMERIKA 



* GEERT WILDERS AKAN DIADILI

Kejaksaan Belanda harus tetap mengadili anggota parlemen ekstrim kanan Geert 
Wilders karena ucapan-ucapannya yang anti Islam. Demikian diumumkan oleh 
pengadilan Amsterdam Rabu ini.

Pertengahan tahun lalu, setelah penyidikan selama setengah tahun kejaksaan 
Belanda menyatakan tidak akan mengadili Wilders. Kejaksaan tidak melihat 
hal-hal yang melanggar hukum pada pernyataan Wilders, misalnya bahwa Al Quran 
adalah kitab yang fasistis dan filmnya yang kontroversial Fitna. Pernyataan 
Wilders di luar parlemen itu, demikian pihak kejaksaan, merupakan sumbangan 
pada debat kemasyarakatan Belanda tentang Islam dan karena itu tidak melanggar 
hukum. 

Pengadilan Amsterdam tidak setuju, dan berpendapat bahwa Wilders menyebar 
kebencian, baik melalui isi ucapannya maupun caranya menyatakan ucapan itu. 
Menurut pengadilan, Wilders telah menghina kawula muda Islam dengan mengejek 
simbul-simbul Islam.

Pengadilan Amsterdam juga berpendapat, mengadili dan memvonis Wilders tidak 
akan berlawanan dengan Piagam Hak-Hak Asasi Manusia Eropa, yang menjunjung 
tinggi kebebasan berpendapat. Menurut para hakim menyebar kebencian dalam 
sistem demokrasi sangat berbahaya dan adalah kepentingan bersama untuk 
menempatkan batas yang tegas.

Puluhan organisasi dan warga Belanda melaporkan pemimpin partai PVV ini sebagai 
menyebarkan kebencian dan diskriminasi. Banyak kalangan marah ketika Wilders 
membandingkan Al Quran dengan buku Mein Kampf karangan Hitler. Mereka juga 
mengeluh karena kejaksaan Belanda tidak berniat mengadili Wilders. 

Dalam reaksi pertamanya, Wilders menyatakan sangat terkejut dengan keputusan 
pengadilan. Ia menyebut hari ini sebagai 'hari gelap bagi kebebasan 
berpendapat.'


* ISRAEL MUNDUR DARI JALUR GAZA

Israel telah menarik pasukan militer dari Jalur Gaza. Menurut juru bicara 
tentara Israel, Rabu pagi ini serdadu Israel terakhir sudah meninggalkan 
wilayah Palestina di Jalur Gaza. Sementara ini, tentara Israel menunggu 
perkembangan selanjutnya di luar Gaza. Ahad silam, Israel menetapkan gencatan 
senjata sepihak dan Hamas melakukan hal serupa beberapa saat kemudian. Israel 
menyerang Jalur Gaza sehari setelah Natal Desember lalu, sebagai balasan rudal 
Hamas ke wilayah Israel. Rentetan kekerasan selanjutnya menelan 1300 korban 
tewas penduduk Palestina, di antaranya 400 anak-anak, dan ribuan rumah hancur. 
Sedangkan di pihak Israel, aksi Gaza  menewaskan 10 serdadu dan tiga warga 
sipil.


* UCAPAN SELAMAT PEMIMPIN DUNIA KE OBAMA

Para pemimpin di seluruh dunia memberikan ucapan selamat pengambilan sumpah 
Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat. Ketua Komisi Uni Eropa Jose 
Manuel Barroso, Perdana Menteri Britania Gordon Brown dan Presiden Prancis 
Nicolas Sarkozy menawarkan kerja sama dalam menuntaskan masalah-masalah 
internasional. Menurut mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, Obama 
mewakili suara dan harapan baru. Paus Benekditus XVI berseru kepada Obama untuk 
mengupayakan perdamaian dan memberantas kemiskinan. Amerika Latin memberikan 
reaksi beragam. Argentina berharap hubungan lebih baik Amerika Serikat dengan 
Amerika Latin. Ketua parlemen Kuba, Ricardo Alarcon, menyebut pidato pelantikan 
Obama amat menarik, kendati meragukan perubahan  kebijakan Amerika. Presiden 
Venezuela, Hugo Chavez, memperkirakan pula tidak akan ada perubahan di Amerika. 
Dunia turut memperingati pelantikan Obama dengan acara khusus. Di Kenya, ribuan 
orang berkumpul di Kogelo, desa kelahiran ayah Obama. Pesta di Kogelo diiringi 
tarian dan lagu tradisional sudah digelar selama empat hari sebelum pelantikan 
Obama.


* OBAMA TUNDA PROSES TAHANAN GUANTANAMO

Barack Obama ingin menunda proses peradilan terhadap tahanan Guantanamo Bay. 
Permohonan Obama diajukan sesaat setelah ia dilantik sebagai presiden baru 
Amerika Serikat. Rabu ini, hakim peradilan militer di Guantanamo Bay, Kuba, 
akan meninjau dan memutuskan permohonan Obama. Sebelumnya, Obama menyatakan 
bakal menutup kamp tahanan Guantanamo Bay. Selain itu, Obama ingin, sekitar 245 
terdakwa militer menjalani proses peradilan biasa. Kamp Guantanamo Bay 
didirikan pada 2002 sebagai bagian kebijakan Amerika melawan terorisme. Di 
antaranya, lima pelaku serangan 11 September 2001 mendekam di sana dan masih 
menunggu proses peradilan mereka.


* AMERIKA TUTUP KONSULAT DI DUBAI

Amerika Serikat menutup konsulat di Dubai, Uni Emirat Arab. Menurut juru bicara 
konsulat setempat, penutupan dilakukan dengan alasan keamanan, kendati jubir 
tidak menjelaskan lebih lanjut. Kemungkinan, pihak keamanan Dubai sudah 
memperingatkan konsulat Amerika di Dubai. Kedutaan Besar Amerika di kota Abu 
Dhabi tetap dibuka bagi publik. Di beberapa kota Uni Emirat Arab, termasuk 
obyek wisata populer Dubai, teroris Islam telah beberapa kali mengancam akan 
menyerang. Terutama gedung-gedung dan orang Amerika kerap menjadi sasaran. 
Militan muslim geram dengan hubungan erat negara-negara Teluk dan Amerika.


* BILLITON PANGKAS 6000 LAPANGAN PEKERJAAN

Billiton, perusahaan tambang terbesar dunia milik Australia dan Britania, akan 
memangkas enam ribu lapangan kerja. Billiton terimbas krisis keuangan dunia dan 
permintaan produksi menurun. Sebagian besar lapangan pekerjaan atau 2300 posisi 
bakal dihapus di Australia, 2000 di Cile dan 1600 di Amerika Serikat. Secara 
keseluruhan, Billiton membawahi seratus ribu karyawan. Dua dari lima karyawan 
Billiton adalah tenaga tetap.


* BELGIA INGIN DANA TALANGAN EKSTRA BAGI BANK

Menteri Keuangan Belgia, Didier Reynders, ingin operasi penyelamatan baru bagi 
sejumlah bank di Belgia. Demikian laporan berbagai media Belgia. Reynders 
khawatir dengan situasi beberapa bank, terutama kurs mereka di pasar saham. 
"Kita harus bertindak sedini mungkin dan menghindari menanggulangi krisis di 
tengah malam," tegas Reynders. Rabu ini, Reynders akan berbicara dengan anggota 
utama kabinet Belgia. Reynders sadar, dana talangan ekstra berarti lonjakan 
defisit APBN Belgia.


* AWAK PESAWAT AFRIKA SELATAN DITAHAN DI LONDON

15 orang awak pesawat atau seluruh kru South African Airways ditahan di bandar 
udara Heathrow, London, akibat penyelundupan obat bius. Ketika hendak melewati 
bea cukai, pihak berwajib menemukan 50 kilogram ganja dan empat kilo kokain di 
tiga tas awak pesawat tersebut. Pesawat baru saja mendarat dari Johannesburg, 
Afrika Selatan, di bandara Heathrow. Kepolisian akan menginterogasi lebih 
lanjut pilot dan seluruh awak pesawat.


* SENATOR KENNEDY AMBRUK DI INAUGURASI OBAMA

Senator Demokrat, Edward Kennedy, pingsan pada acara makan siang inaugurasi 
Presiden Barack Obama. Kennedy diangkut dengan tandu, namun sadar kembali di 
ambulans. Dokter menyatakan, kemungkinan Kennedy kelelahan dan harus menginap 
semalam di rumah sakit. Edward Kennedy, 76 tahun, menjalani operasi tumor otak 
2008 silam. Selain Kennedy, senator Robert Byrd, 91 tahun, juga sempat rubuh, 
kendati segera sadar lagi. Byrd adalah anggota tertua Senat Amerika.


* BERITA BURSA

Pasar saham Amsterdam dibuka negatif Rabu ini akibat penurunan tajam kurs Wall 
Street dan situasi buruk di Asia. Indeks AEX dibuka turun 1,4% pada 236,70 
poin. Pasar saham di Frankfurt, London dan Paris rugi masing-masing antara 0,8 
hingga 1,4%. Bursa Tokyo ditutup dengan kerugian terkait situasi pesimis pasar 
finansial dunia. Indeks Nikkei ditutup turun 2% pada 7.901,64 poin. Bursa efek 
New York juga diselimuti kecemasan seputar angka negatif perusahaan 
multinasional dan janji Obama untuk memperbaiki ekonomi Amerika. Indeks Dow 
Jones berakhir 4% lebih rendah pada 7929,09 poin. Indeks teknologi Nasdaq rugi 
5,7% pada 1440,86 poin.

Nilai tukar satu euro tercatat 1,29 dolar Amerika.
Satu euro senilai dengan 14.616 rupiah.
Satu dolar Amerika setara dengan 11.291 rupiah.

Cuaca di Hilversum berawan. Suhu berkisar 3° Celcius.


* PENGADILAN AMSTERDAM PERINTAHKAN PROSES GEERT WILDERS

Pengadilan Amsterdam datang dengan ketegasan. Pernyataan anggota parlemen 
ekstrim kanan Belanda Geert Wilders melalui wawancara dan filmnya Fitna telah 
menghina pemeluk Islam dalam martabat religius mereka. Sekarang pengadilan 
memerintahkan kejaksaan supaya memulai kasus terhadap Geert Wilders. Laporan 
redaktur parlemen Hans Andringa.

Menurut pengadilan Amsterdam mengadili Geert Wilders tidak akan melanggar 
Piagam Eropa untuk Hak-hak Asasi Manusia dan pelbagai vonis Mahkamah Eropa soal 
ini. Menurut pengadilan, proses serta vonis tidak perlu bertentangan dengan 
kebebasan Wilders dalam mengeluarkan pendapat. Politisi yang dianggap 
menyebarkan kebencian dan penghinaan sudah dinyatakan tidak sesuai dengan 
kaidah yang berlaku di Eropa. Van Asperen de Boer adalah jurubicara pengadilan 
Amsterdam.

Van Asperen de Boer: Pengadilan mengatakan, berbeda dari kejaksaan, di sini ada 
cukup dugaan bahwa telah terjadi pelanggaran hukum. Bahwa ia patut didakwa. 
Tetapi juga banyak alasan untuk berpendapat bahwa Wilders sudah terlalu jauh. 
Bahwa seorang hakim harus menjatuhkan vonisnya. 

Keputusan itu bukannya tanpa kewajiban. Kejaksaan Amsterdam sekarang harus 
menyeret Geert Wilders ke pengadilan. Sebelumnya, setelah melakukan penyidikan 
mendalam, kejaksaan Amsterdam sudah menyatakan Wilders tidak perlu diseret ke 
pengadilan. Keputusan kejaksaan itu sekarang berhasil digugat oleh pengacara 
Gerard Spong yang mewakili sekelompok penuntut.

Pengacara Gerard Spong menyatakan keputusan itu adalah kemenangan dan sesuatu 
yang unik dalam sejarah pengadilan Belanda. Belum pernah seorang anggota 
Parlemen Belanda yang ternama, sekaligus seorang pemimpin fraksi, dipaksa 
mempertanggungjawabkan ucapannya yang dinilai menyebarkan kebencian.

Geert Wilders sendiri sangat terkejut dengan keputusan pengadilan.

Geert Wilders: Ya, kalau begitu ada yang tidak beres pada kepala bapak-bapak di 
Pengadilan Amsterdam itu. Apa yang saya kerjakan mungkin tidak dipahami elit 
politik Belanda. Apa yang saya kerjakan itu atas nama empat setengah juta orang 
yang mencoblos saya, dan juga lebih banyak orang lagi yang berpendapat bahwa 
Islam harus dikritik, karena mereka muak dengan Islamisasi Belanda. Soal itulah 
pendapat saya. Bahwa ini tidak bisa dan bahwa ini tidak bisa dilakukan dalam 
debat parlemen dan sekarang seorang wakil rakyat yang dipilih melalui pemilu 
harus mempertanggungjawabkan ucapannya di hadapan hakim, maka ini adalah hari 
yang gelap, bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk kebebasan berpendapat di 
Belanda.

Apakah Wilders akan divonis atau tidak, yang jelas dari pengadilan ini akan 
muncul kejelasan mengenai batas-batas kebebasan mengeluarkan pendapat di 
Belanda. Terutama kaum muslim marah terhadap politisi yang dianggap sering 
menghina kaum muslim.

Namun kebebasan berpendapat yang dinilai lebih berat membuat upaya menyeret 
penghinaan ke pengadilan selalu saja tidak berhasil. Kendati ucapan begitu 
menghina, juga akan sulit mengadili Wilders karena ucapannya itu dilakukannya 
dalam parlemen.

Yang dijadikan dasar untuk mengadilinya adalah ucapan-ucapannya di luar 
parlemen. Wilders sendiri menyatakan, ucapan macam itu adalah kelanjutan yang 
masuk akal bagi pandangan politiknya. Dan itu juga upayanya untuk memulai debat 
di masyarakat. Pengadilan Amsterdam kini memutuskan bahwa kebebasan berpendapat 
dalam hal ini harus diuji.


* OBAMA DAN INDONESIA, SEBERAPA BESAR PERHATIANNYA?

Intro: Banyak harapan dunia pada Barack Obama, presiden baru Amerika Serikat. 
Di Indonesia saja, Obama diharapkan mampu menyelesaikan masalah Palestina. 
Kalangan Indonesia lain juga berharap Obama akan mengembalikan Amerika dalam 
pentas diplomasi dunia. Harapan terhadap Obama pendek kata bertumpuk-tumpuk. 
Mampukah Obama memenuhinya? Selain itu, akankah Obama punya perhatian khusus 
pada Indonesia, negeri tempat dia dibesarkan? Untuk menjawab semua pertanyaan 
ini Radio Nederland Wereldomroep menghubungi prof R. William Liddle, pakar 
senior Indonesia pada Ohio State University di Columbus, negara bagian Ohio.

R. William Liddle [RWL]: Kalau Anda bandingkan pidato pelantikan kedua presiden 
Bush empat tahun lalu yang dia tekankan pada waktu itu kan adalah sikap agresif 
terhadap semua negara. Demokrasi misalnya akan dibawa ke negara-negara yang 
belum demokratis. Kita semua pada waktu itu mengerti apa yang dimaksudkannya 
sebab Irak didemokratisasikan dengan kekerasan. Jadi sangat agresif kebijakan 
luar negeri Bush pada waktu itu.

Tapi yang saya tangkap dari Obama, dia mengulurkan tangan ke dunia Muslim ya, 
mengulurkan tangan. Jadi dia ingin bekerjasama. Kalau kami diserang, dia 
bilang, ya tentu saja kami akan balas. Tapi kalau Anda ingin bekerjasama dengan 
kami, kami juga ingin bekerjasama dengan Anda. Kira-kira ira begitu. Jadi lebih 
setaraf, lebih berimbang.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Tapi dalam kasus Palestina ini kan agak 
runyam ya pak Liddle?

RWL: Ini memang ujiannya dan saya pun agak pesimis tentang ini. Sebab saya 
tidak melihat bagaimana penyelesaian masalah Palestina ini. Kita harus ingat 
setiap presiden di Amerika baik dari partai Demokrat maupun partai Republik 
sangat mendukung eksistensi Israel. 

Jadi kita mulai dengan itu ya. Dan selama ini tidak ada presiden Amerika yang 
berimbang di dalam kebijakannya terhadap Israel. Dalam pengertian mengatakan 
bahwa Palestina punya hak yang sama dan menegur Israel kalau menyerang Gaza, 
atau apa. Selalu terlalu keras terhadap Palestina, terlalu lunak kepada Israel. 
Dan saya belum melihat tanda bahwa Obama akan berbeda. 

Tetapi kalau dia tidak berbeda, kalau dia tidak berubah ya, tidak akan membantu 
juga. Sebab memang diperlukan kebijakan baru, pendekatan baru dari Amerika 
dalam hal Palestina ini. Tapi saya mendengar pidato itu dan saya belum tahu apa 
sebetulnya yang akan dia lakukan.      

RNW: Ya, dan soal Indonesia memang Obama tidak menyebut Indonesia dalam 
pidatonya itu. Tapi uniknya menlu Hillary Clinton di hadapan senat dua kali 
menyebut nama Indonesia, apa artinya ini?

RWL: Ya, hubungannya dengan Ann Dunham, ibunya Obama yang aktivis perempuan 
ketika dia tinggal di Indonesia dan juga ketika dia tinggal di Amerika. Saya 
kira akan ada perhatian khusus kepada Indonesia. Tapi harapan saya jangan di 
dalam rangka bisa memecahkan masalah Palestina atau masalah Timur Tengah 
lainnya. Tapi dalam rangka ya, Indonesia sendiri atau Indonesia sebagai negara 
di Asia Tenggara atau negara sedang berkembang negara demokrasi baru. Banyak 
alasan untuk mengunjungi Indonesia dan membuat pidato yang bagus di Indonesia, 
yang mengakui sesuatu yang baik di Indonesia, banyak alasan.

Dan saya kira dia akan datang. Dua tahun pertama pemerintahan Obama, saya 
percaya dia akan datang ke Indonesia dan akan diambil foto di depan sekolahnya 
di Menteng, hal-hal seperti itu. Dan mudah-mudahan saya di Indonesia juga pada 
waktu itu, jadi saya bisa saksikan. Tapi hal-hal itu bisa dipakai untuk membuat 
hubungan yang lebih baik lagi antara Indonesia dengan Amerika. Tapi saya kira 
tidak akan berubah banyak. 

RNW: Hillary Clinton memang menyebutkan Indonesia dua kali dalam urusan peranan 
perempuan dan kredit mikro. Apakah itu memang dia sendiri yang mengelola 
kebijakan itu sampai bisa muncul Indonesia gitu dalam dengar pendapat begitu?

RWL: Bisa, sebab sebagai menlu dan wanita, saya kira salah satu fokus 
kebijakannya pasti perempuan. Jadi dia memberikan sinyal tentang itu dan 
Indonesia juga bisa dipakai untuk itu. Tapi pasti Indonesia akan lebih 
diperhatikan. Obama tahu apa itu Indonesia, presiden-presiden sebelumnya belum 
tentu tahu apa itu Indonesia. 

RNW: Tapi Bush dua kali sampai ke Indonesia, coba bandingkan dengan Amerika 
Latin yang dia cuma satu kali pergi di sana. Artinya Bush punya perhatianlah 
atas Indonesia dalam urusan teror mungkin. Obama akankah sama perhatiannya?

RWL: Ya, memang soal teror, pada waktu itu. Indonesia kan memilik geng teroris 
yang cukup penting di tingkat dunia. Jadi Bush terlibat dalam soal itu. Tapi 
lebih baik jangan diulangi lagi terorisme dari Indonesia. 

RNW: Jadi katakan kalau Obama mau memberikan perhatian terhadap Indonesia bukan 
dalam konteks terorisme?

RWL: Bukan lagi saya kira, sebab itu sudah lebih tenang. Pasti mereka akan 
menggunakan simbol-simbol Islam. Sebab memang Indonesia adalah negara 
berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Dan klise itu akan diulangi berkali-kali, 
tapi jangan percaya bahwa ada dampak besar terhadap kebijakan, Itu saja yang 
ingin saya katakan.                

RNW: Jadi akankah Obama bisa dua kali lipat perhatiannya atas Indonesia? Dua 
kali lipat dari Bush begitu? 

RWL: Oh, bisa, bisa. Tapi jangan dalam rangka teroris tapi dalam rangka 
demokrasi yang dipuji atau perjuangan perempuan, kredit mikro dan lain 
sebagainya.


* JEMAAH ISLAMIYAH BUKAN ANCAMAN LAGI

Jemaah Islamiyah saat ini bukan merupakan ancaman lagi. Perpecahan internal 
serta tak adanya tokoh-tokoh idola membuat Jemaah Islamiyah mengurangi 
kegiatannya. Namun itu bukan berarti perekrutan tidak ada sama sekali. 
Bagaimana carra perekrutan itu? Ikuti wawancara Radio Nederland Wereldomroep 
dengan Zuly Qodir, pengamat terorisme dari Universitas Gadjah Mada di 
Yogyakarta.

Zuly Qodir [ZQ]: Saya percaya bahwa Jemaah Islamiyah sudah melemah. Jadi kalau 
ada argumen bahwa Jemaah Islamiyah menguat, saya termasuk yang tidak percaya. 
Karena sejak tertangkapnya Asahari dan kawan-kawan praktis mereka tidak muncul 
sama sekali. Osama Bin Laden memang belum tertangkap, tetapi ketika orang-orang 
di sekitar dia tertangkap maka apa yang dilakukan Osama tidak ada gregetnya 
sama sekali dan tidak ada pengaruhnya yang banyak.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Bung Zuly, apa penyebab melemahnya Jemaah 
Islamiyah selain faktor-faktor dari luar?

ZQ: Banyak faksi yang ada di dalam Jemaah Islamiyah bahwa ada faksi yang 
disebut radikal. Ada faksi yang moderat. Dan sekarang faksi yang moderat ini 
sudah semakin besar daripada faksi yang radikal. Tidak terlalu banyak orang 
yang menjadi ideolog dan di idola kan di dalam Jemaah Islamiyah setelah matinya 
beberapa orang dan tertangkapnya beberapa tokoh-tokoh JI itu sendiri.

Sehingga di antara mereka sendiri, tingkat kepercayaan siapa sebetulnya yang 
akan menjadi figur sentral, tidak muncul. 

RNW: Itu lebih karena pertentangan di dalam, tapi apakah maksudnya Jemaah 
Islamiyah ini tidak mengumpulkan kekuatan untuk beraksi lagi di masa mendatang?

ZQ: Ya itu mungkin saja untuk mengumpulkan kekuatan tapi kekuatan eksternal 
jauh lebih kuat. Dan kampanye tentang bagaimana moderatisme islam itu jauh 
lebih kuat daripada kampanye soal islam fundamental atau radikal islam. Di 
kawasan Asia dan asia tenggara apalagi Indonesia misalnya. 
Faksi-faksi yang kuat di dalam Jemaah Islamiyah dan itu kemudian menimbulkan 
adanya orang yang tidak ditokohkan di dalam JI, maka ini membuat orang yang 
tadinya simpati dan ingin tertarik kepada Jemaah Islamiyah menjadi tidak.

Toh ternyata Jemaah Islamiyah yang selama ini dianggap menjadi bagian penting 
dalam gerakan islam, di dalam sendiri tidak menemukan satu figur sentral. Tidak 
ada titik samanya di antara mereka. Jangan-jangan ini terkait dengan soal 
kepentingan di antara para tokoh yang ada di dalam Jemaah Islamiyah. Begitu 
tokoh A mendapatkan privilege tertentu, mendapatkan  kebijakan-kebijakan 
tertentu lalu berhenti melakukan kegiatan.

Lalu timbul orang yang lain. Wah ternyata yang disebut tokoh sentral terlampau 
rapuh fondasinya. Sehingga untuk apa kita kemudian ikut dan kita mempertahankan 
gerakan jemaah ini. Itu yang menurut saya akan terus melemah. Walaupun mereka 
berkonsolidasi untuk kemudian melakukan perlawanan. Tapi perlawanan itu tidak 
akan efektif karena yang di luar itu jauh lebih kuat. Itu menurut hemat saya.

RNW: Apakah mereka masih melangsungkan perekrutan dengan adanya tokoh-tokoh 
yang menurun dan anda katakan tadi kegiatannya juga turut menurun. Dalam arti 
apakah pihak keamanan boleh menarik nfafas lega sekarang

ZQ: Mereka tidak melakukan rekrutmen anggota secara serempak gitu ya. Tapi 
mungkin underground mereka melakukan rekrutmen. Tapi itu artinya adalah bahwa 
di tingkat masyarakat itu tidak menjadi pilihan utama. Karena terlalu banyak 
orang ingin menjadi bagian dari Jemaah Islamiyah. Dan mereka selalu 
sembunyi-sembunyi di masyarakat. Dan masyarakat Indonesia secara agak khusus 
itu sudah mengetahui kalau diajak kepada satu kelompok-kelompok yang tidak 
begitu jelas yang tidak transparan dalam melakukan aktivitas sudah menolak. 

RNW: Dilaporkan ada 40 sekolah islam yang berasosiasi dengan Jemaah Islamiyah 
bagaimana menurut anda?

ZQ: Saya tidak yakin. Mengapa begitu? ini karena misalnya Indonesia kan banyak 
sekolah-sekolah islam. Tidak ada satupun yang secara resmi kemudian disebut 
sekolah itu berafiliasi dengan Jemaah Islamiyah. Hanya beberapa sekolah-sekolah 
atau pesantren itu diasumsikan memiliki kedekatan orang-orang yang dulu pernah 
menjadi bagian dari orang-orang yang pernah nyantri, Misalnya pesantren Solo 
yang di mana Abu Bakar Baasyir ada.


* OBAMA DAN MICHELLE, IKON BARU DAN CERMIN MULTIKULTURAL AMERIKA

Banyak yang tidak kenal first lady Amerika Serikat, Michelle Obama. Surat kabar 
de Telegraaf menulis, beberapa bulan belakangan Michelle amat populer. Berbeda 
dengan pendahulunya, Michelle memilih jalan tidak lazim dan menunjuk penasehat 
politik pribadi. Selain itu, Michelle memprioritaskan pendidikan kedua 
putrinya, Malia dan Sasha. Michelle berjanji bakal aktif di organisasi 
sukarelawan, keluarga militer, emansipasi dan orang tua. Pendek kata, persamaan 
hak menjadi kata kunci aktivitas Michelle sebagai ibu negara.

Masih ada anggapan negatif mengenai wanita berkulit hitam di Amerika. Menurut 
koran De Telegraaf, Michelle dapat menepis stigma tersebut dan menjadi ikon 
wanita Afro-Amerika baru. Pengaruh Michelle, 44 tahun, jauh lebih besar 
ketimbang klip video rap, reklame atau pertunjukan musik. Apalagi Michelle 
memboyong kedua putrinya tinggal di Gedung Putih. Hanya presiden John Kennedy 
yang melakukannya. Barack dan Michelle ingin menunjukkan, keluarga hal paling 
utama di Amerika.

Uniknya, pengamat trend dunia menyebut Michelle sebagai ikon mode baru dan ibu 
negara yang merakyat. Maklum, ia tampil bersahaja dengan busana konfeksi di 
arena politik dunia. Pilihan pakaian Michelle dianggap tepat dan sejalan dengan 
krisis keuangan yang melanda dunia. Amerika berada di situasi resesi dan wanita 
nomor satu negara adikuasa yang berani memakai pakaian kelas dua, memberi 
indikasi prihatin dengan situasi negaranya.

Harian The International Herald Tribune melaporkan, negara adidaya Amerika 
seakan dikejutkan dengan presiden baru mereka. Pelantikan Barack Hussein Obama 
dalam sejarah Amerika disebut paling multikultural. Obama, presiden Amerika 
ke-44, dikelilingi keluarga dekatnya. Nenek tirinya datang dari Kenya dan 
membawa cendera mata khusus ekor sapi. Konon, ekor sapi adalah pembawa 
keberuntungan.

Yang juga hadir adalah Maya Soetoro, adik tiri Obama. Maya, berdarah campuran 
Indonesia-Amerika, didampingi suaminya, keturunan Cina dan Kanada. "Keluarga 
kami membawa angin baru ke Gedung Putih. Sejauh ini, Gedung Putih belum 
merefleksikan ragam budaya Amerika," tegas Maya dalam sebuah wawancara. Lebih 
dari dua abad, Amerika berada di bawah dominasi kulit putih dan Obama memberi 
warna di panggung politik Paman Sam. 

Obama dan istrinya, Michelle, berlatar belakang kulit putih dan hitam, serta 
berdarah Asia. Mereka berbicara bahasa Inggris, Indonesia, Prancis, Mandarin, 
Jerman, Swahili, Luo dan Igbo, serta dialek Kreol di negara bagian South 
Carolina. Secara tidak langsung presiden Afro-Amerika pertama ini menyorot 
masalah dan kompleksitas Amerika. Orang belum lupa sejarah panjang imigrasi, 
konflik etnis, tradisi dan penduduk asli terkucil di Amerika.

Demikian The International Herald Tribune dan sekian pula Ulasan Pers kali ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke