---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 09 Maret 2009 15:50 UTC



** KORSEL VS. KORUT

** TENTARA CINA DI TIBET

** KEBAKARAN DI MANILA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DE KRUIF -- KAMI JELAS TIDAK AKAN KALAH DI 
AFGHANISTAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEMAM PIALA DUNIA LANDA CAPE TOWN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BUKU HARIAN BAGHDAD JILID III -- Seniman 
Teater dan Teroris

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KRI FRANS KAISEPO -- PELUKAN JAKARTA UNTUK PAPUA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INDONESIA TERIMA CORVETTE KEEMPAT DARI BELANDA 

** TOPIK-TOPIK TINJAUAN PERS: REVOLUSI BARBIE DAN PEREMPUAN DI DPR



* KORSEL VS. KORUT

Ketegangan antara Korea Selatan dan Korea Utara makin meningkat, menyusul 
latihan militer yang digelar antara Korea Selatan dan Amerika Serikat. Latihan 
bersama yang dilakukan rutin kedua negara tiap tahun telah dimulai. Korea Utara 
menganggap latihan tersebut sebagai persiapan invasi dan menyatakan tentara 
Korea Utara siap berperang. Dalam waktu dekat, Pyongyang akan meluncurkan 
satelit yang memperingatkan, pihaknya akan memulai perang jika satelit tersebut 
ditembak. Washington dan Seoul khawatir, peluncuran satelit itu hanya alasan di 
balik uji coba roket jarak jauh.


* TENTARA CINA DI TIBET

Cina telah mengirim tambahan pasukan keamanan ke Tibet untuk menjaga perbatasan 
internasional Tibet. Hari ini, lima puluh tahun yang lalu, pemimpin spiritual 
Tibet Dalai Lama mengasingkan diri ke India setelah gagal pemberontakan melawan 
Cina. Cina ingin mencegah peringatan ini digunakan sebagai 'aktivitas sabotase 
para pengikut Dalai Lama'. Tahun lalu, unjuk rasa para biksu Buddha di Tibet 
mengakibatkan kekacauan. Unjuk rasa ini diakhiri dengan serangan balik Cina 
yang mengakibatkan banyak korban tewas, di antaranya para biksu itu.


* KEBAKARAN DI MANILA

Di Manila dipastikan dua ribu orang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. 
Kebakaran ini menghanguskan ratusan rumah di kawasan kumuh San Andres Bukid, di 
Manila selatan. Tiga orang luka-luka. Diduga penyebab kebakaran ini adalah 
lilin menyala yang terjatuh.


* BELANDA DESAK PBB SOAL ANAK-ANAK

Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhagen menyatakan PBB harus secepatnya 
mengangkat wakil khusus untuk menangani kekerasan terhadap anak-anak. PBB 
seharusnya sudah memutuskan hal ini sejak 2007. Nyatanya, sampai sekarang belum 
ada yang ditunjuk. 
Belanda telah menganggarkan 800 ribu euro untuk masalah kekerasan terhadap 
anak-anak. Menlu Verhagen menyatakan, ribuan anak di dunia menjadi korban 
kekerasan. Terutama kekerasan terhadap anak perempuan terjadi di setiap 
lingkungan. Verhagen menyatakan hal ini dalam pidatonya di Scheveningen, Den 
Haag, pada pembukaan konferensi internasional Kekerasan Terhadap Anak 
Perempuan. Konferensi ini diadakan atas inisiatif Menlu Verhagen.


* DEWAN PERTAHANAN AMERIKA SELATAN

Selasa besok 12 negara akan membentuk Dewan Pertahanan Amerika Selatan. Para 
menteri pertahanan negara-negara Amerika Selatan akan berkumpul di Santiago 
selama dua hari guna membicarakan pembentukan ini. Menurut Menteri Pertahanan 
Cile, Jose Goni, membentuk organisasi militer bersama bukanlah tujuan Dewan 
ini. Dewan Pertahanan ini akan bertindak sebagai dasar kerjasama antar 
negara-negara Amerika Selatan. Inisiatif pembentukan dewan ini datang tahun 
lalu dari Presiden Brazilia Luiz Ignacio Lula da Silva, setelah keributan 
antara Kolombia dan negara tetangga Ekuador dan Venezuela..


* KECELAKAAN PESAWAT DI UGANDA

Sebuah pesawat jatuh di danau Victoria, Uganda. Dipastikan paling sedikit 10 
orang tewas, sebagian besar adalah tentara Burundi. Pesawat ini jatuh tak lama 
setelah tinggal landas di Entebbe, bandara terbesar di Uganda. Segera setelah 
jatuh, pesawat tenggelam di danau Victoria. Sebab kecelakaan ini masih belum 
jelas.


* OPOSISI SUDAN DIBEBASKAN

Di Sudan, pemimpin oposisi islam Hassan Al-Turabi dibebaskan, dua bulan setelah 
ditangkap. Ia ditangkap pada Januari 2009, setelah mendesak presiden Omar 
Hassan Al-Bashir untuk menyerahkan diri terhadap Mahkamah Pidana Internasional 
Den Haag. Tak ada penjelasan berkaitan pembebasan A-Turabi. Presiden Bashir 
bereaksi keras terhadap pelbagai misi luar negeri di negaranya. Jika organisasi 
bantuan, pasukan kedamaian, atau korps diplomat tidak mematuhi aturan Sudan, 
mereka harus pergi dari Sudan, begitu ungkapnya pada pidato di Darfur. 
Kunjungan ke Sudan bisa dianggap provokasi, justru karena keadaan Darfur, 
Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap 
Presiden Bashir.


* OBAMA IZINKAN PENELITIAN SEL INDUK

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan menandatangani dekrit yang 
mengakhiri larangan penelitian sel induk. Dana pemerintah pusat akan tersedia 
untuk penelitian sel induk. Penelitian ini dilarang di Amerika selama delapan 
tahun terakhir, karena Presiden Bush, sebagai Kristen Konservatif, 
menentangnya. Sel induk dibuat dari embryo manusia, namun penggunaaan sel ini 
dianggap beberapa pihak tidak bermoral. Institut Kesehatan Nasional Amerika 
diberi waktu empat bulan untuk menyusun aturan baru penelitian ini. Sel induk 
bisa digunakan untuk menyembuhkan syaraf-syaraf yang rusak, seperti pada 
penyakit Parkinson atau Alzheimer.


* PENANGKAPAN DI TURKI

Di Turki lima orang ditangkap berkaitan dengan komplotan pembunuhan terhadap 
Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan. Penangkapan ini dilakukan di Edana, 
sebuah kota di Turki selatan, di mana Erdogan menghadiri pertemuan pemilihan 
umum Sabtu lalu. Menurut media Turki, polisi berhasil melacak pelaku lewat 
penyadapan telepon.


* KAMI JELAS TIDAK AKAN KALAH DI AFGHANISTAN

"Kami memang belum menang." Begitu reaksi komandan pasukan NATO berkebangsaan 
Belanda di Afghanistan selatan menimpali perkataan Barack Obama di depan media 
Amerika. Ketika ditanya, aapakah Amerika ada di pihak yang menang di 
Afghanistan, Obama cuma menjawab pendek, "Tidak."  Laporan redaktur perdamaian 
dan keamanan Hans de Vreij.

Sejak 1 November lalu, Mayor Jenderal Mart de Kruif, atas nama NATO, memegang 
komando pasukan International Security Assistance Force (ISAF) di enam 
propinsi, Afghanistan selatan. Menurut De Kruif, Afghanistan selatan berada di 
jalan buntu. Lebih banyak pasukan dibutuhkan, tambahnya lagi. Tak hanya itu, 
para insinyur juga sangat dibutuhkan untuk mengembangkan dan menghubungkan 
daerah-daerah aman. Sampai saat ini, masih ada 17 titik aman di Afghanistan 
Selatan.  

Mart de Kruif "Menurut saya, kita memang belum menang, tapi jelas kita tidak 
akan kalah. Saya pikir, konsep yang diterapkan sudah tepat. Itulah menyebarkan 
titik aman sebanyak mungkin, supaya bisa menjamin keamanan agar pembangunan dan 
pemerintahan bisa berjalan. Kami hanya butuh aset lebih banyak lagi untuk 
mendorong konsep ini bisa dipertahankan dan diperluas di seluruh Afghanistan 
Selatan."

Belanda
Jenderal De Kruif membandingkan situasi daerahnya dan di Belanda. Komandan 
Regional (Selatan) ISAF yang dipimpinnya lima kali lebih luas ketimbang 
Belanda. "Di Belanda, kita punya 55 ribu anggota polisi, sedangkan di 
Afghanistan Selatan hanya ada 40 ribu orang, sudah termasuk polisi Afghanistan, 
tentara Afghanistan, dan ISAF. Jadi tidak banyak orang yang bisa mengamankan 
Afghanistan Selatan." 

Menurut laporan terbaru NATO, tahun lalu, 35% tentara asing diculik di 
Afghanistan. Aktivitas Taliban dan kelompok pemberontak ilegal lain bertambah 
33%, terutama bom rakitan. Jumlah korban sipil juga meningkat tajam: menurut 
NATO 80% dari 46% penduduk sipil adalah korban Taliban.

Pengeboman 
Jenderal De Kruif menyatakan, dibandingkan dua tahun lalu, serangan Taliban 
sekarang berbeda. Serangan langsung terhadap ISAF lebih sedikit, lebih banyak 
teroris direkrut dari penduduk setempat, dan 'penyerangan asimetris' seperti 
bom buatan pemberontak-pemberontak kecil. "Artinya, insiden penyerangan lebih 
banyak. Lagipula, sekarang kita berada di daerah yang sebelumnya tidak pernah 
didatangi, itu juga berpengaruh terhadap jumlah insiden," kata De Kruif.

Sebenarnya,  jumlah insiden tidak bisa jadi patokan. 17 titik aman telah 
dikembangkan dan dua daerah aman baru bisa ditambahkan. Satu di daerah pusat 
propinsi Helmand dan satu lagi di Lembah Baluchi, Uruzgan.

Opium dan Heroin
Waktu-waktu ke depan, Amerika Serikat akan menambah kontribusinya di 
Afghanistan selatan kepada ISAF. Menurut Jenderal De Kruif kontribusi Amerika 
akan ditempatkan di Helmand tengah dan di sekitar kota Kandahar. "Helmand 
bertetangga dengan Uruzgan. Di sini Taliban membudidaya dan berdagang ganja, 
juga tempat produksi opium dan heroin. Singkat kata, di sana jantung Taliban."

Mart de Kruif: "Tentara akan masuk tempat yang belum pernah kita datangi. 
Tempat yang patut diperjuangkan jika dilihat dari sisi militer. Juga tempat 
penduduk Afghanistan tinggal. Daerah itu adalah Helmand tengah dan sekitar kota 
Kandahar."

Pada briefing untuk para jurnalis, Presiden Obama juga menyatakan kemungkinan 
berunding dengan Taliban. Jenderal De Kruif sebelumnya sudah menerangkan bahwa 
hal ini pada prinsipnya adalah tanggung jawab pemerintah Afghanistan, yang 
memiliki posisi lebih kuat untuk mengadakan perundingan semacam itu.

Konferensi Afghanistan
Tentang konferensi Afghanistan mendatang yang akan diselenggarakan oleh Belanda 
atas permintaan Washington, De Kruif menyatakan: "Kita butuh dukungan 
masyarakat internasional untuk membantu Afghanistan. Bukan saja mengirim lebih 
banyak tentara, tapi juga memperkuat komponen sipil dari operasi-operasi 
tersebut. Kita juga harus bersabar menunggu konsep ini matang dan hasilnya 
terlihat."


* DEMAM PIALA DUNIA LANDA CAPE TOWN

Demam Piala Dunia 2010 menyebar ke seluruh Afrika Selatan, sementara negara ini 
bersiap-siap menjadi tuan rumah pesta olah raga terbesar yang pernah dikenal 
oleh benua Afrika. Demam itu sendiri paling terlihat di Cape Town, tempat akan 
berlangsungnya babak semi final. Di mana-mana orang memandang terlihat tiang 
pengerek dan mesin menyampur semen yang terus-terusan sibuk. Laporan redaktur 
siaran bahasa Inggris Paul Anstiss.

Cepatnya pembangunan sangat mentakjubkan. Belum lama berselang, bandara Cape 
Town cuma secuil dari besarnya sekarang. Bandara ini akan menampung setengah 
juta fans sepak bola dan wisatawan lain yang dijadwalkan datang Juni tahun 
depan. Sistem angkutan umum baru, jalan yang diperbaiki, delapan hotel baru, 
apartemen mewah dan stadion kelas dunia sedang dibangun. Piala dunia dilihat 
sebagai dorongan ekonomi.

Pieter Cronje adalah jurubicara Cape Town untuk Piala Dunia 2010.

Pieter Cronje: Artinya besar sekali. Kami memperoleh kesempatan untuk tampil 
atau menjadi bagian peristiwa olah raga terbesar dunia. Kami diberi kesempatan 
memamerkan betapa indahnya kota kami kepada bermilyar-milyar penonton di 
seluruh dunia. Kami berkesempatan meningkatkan infrastruktur, mutu layanan dan 
menggunakannya sebagai ajang untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi dan 
investasi jangka panjang. 

Kartu merah
Jatung semuanya adalah pembangunan stadion Green Point atau Titik Hijau senilai 
400 juta euro. Sejak proyek ini dimulai tahun 2006, sudah tercipta 2000 lebih 
lapangan kerja. Untuk mempromosikan semangat tim, para buruh bangunan 
menandatangani kontrak sama dengan para pemain sepak bola. Siapa saja yang 
melanggar aturan keamanan secara otomatis akan menerima kartu merah, artinya 
harus keluar dari pertandingan. 

Di balik ketakutan para pengkritik bahwa Juni tahun depan Afrika Selatan tidak 
akan siap menjadi tuan rumah, pembangunan stadion yang bisa menampung 68 ribu 
pengunjung ini, ternyata lebih cepat dari jadwal. Rancangan stadion ini 
dicocokkan dengan tata kota Cape Town, yang didominasi oleh Gunung Meja.

Paling Dramatik
Mungkin bagian paling dramatik adalah atap yang terbuat dari kaca berukuran 36 
ribu meter persegi yang menutupi stadion di bagian penonton. Semuanya bersandar 
pada 72 baris kolom. Robert Holmes arsitek pada perusahaan Jerman 
GMP-Architekten mengatakan, Cape Town harus memperhitungkan atap kelima yang 
bisa menghalangi pandangan penonton.

Atap stadion dibangun serendah mungkin, tanpa mengganggu jarak pandang penonton 
ke arah laut. Atap digantung seperti halnya roda sepeda yang menopang semua 
tekanan dari atapnya. Sehubungan dengan berat bersih maka maka muncul tekanan 
yang rata. Masalah pada penggantungan atap akan muncul jika ada tarikan angin 
pada atapnya. Untuk itu diperlukan beban dengan berat yang pas untuk menahan 
angin. Kami belum pernah melakukan hal ini, kata Robert Holmes.

Sejauh ini dunia olah raga Afrika Selatan didominasi cricket dan rugby. Mereka 
menyedot semua dana olah raga. Suporter sepakbola berharap akan terjadi 
perubahan ketika demam Piala Dunia berjangkit. 

Urban Warriors
Salah satu team sepakbola paling ngetop di kota itu adalah Ajax Cape Town, fans 
setia memberi julukan "Urban Warriors". Klub ini punya afiliasi dengan dengan 
klub kondang Ajax Amsterdam Belanda.  Baru-baru ini kiper Ajax Amsterdam, 
Maarten Stekelenburg, sosok yang bertanggung jawab untuk urusan bakat muda di 
Belanda, menandatangani kontrak tiga tahun untuk perkembangan bakat Klub Cape 
Town.

Tugas utamanya adalah membantu para bakat muda menuju team utama.Ia mengatakan 
suatu hari nanti beberapa di antaranya bisa bermain untuk Ajax Amsterdam.

Maarten van Stekelenburg: "Kalau saya bandingkan kualitas pemain di sini dan 
Amsterdam, mereka punya standar bagus. Dan saya rasa mereka bisa bersaing 
dengan pemain di Amsterdam. Ini bukti kualitas pemain-pemain di sini bagus."

Tahun 2010 merupakan kesempatan bagi sepakbola Afrika Selatan untuk tampil, dan 
bukan lagi sebagai negeri kerdil. Sementara itu sebagian lain di Afrika Selatan 
berharap 2010 bisa mendongkrak ekonomi yang berdampak jangka panjang.


* BUKU HARIAN BAGHDAD JILID III -- Seniman Teater dan Teroris

Chaalan Charif

Hari ini, para peminat teater bisa merayakan sesuatu. Untuk kali pertama dalam 
enam tahun, mereka kini bisa menonton pertunjukan malam. Sebenarnya, 
pertunjukan dimulai pukul empat sore. Tapi, para pengunjung teater nasional, 
lebih senang mengatakan pertunjukan malam.

Selama beberapa tahun belakangan, tidak banyak pertunjukan teater di Bagdad. 
Dan berhubung masalah keamanan, pertunjukan selalu berlangsung tengah hari. 
Para pengunjung kini gembira, bisa pergi nonton pertunjukan pada pukul empat 
sore. Mereka berharap, dalam waktu dekat, benar-benar bisa menikmati 
pertunjukan malam.

"Nonton pertunjukan, harus kembali sebagai hiburan keluarga. Setelah seharian 
bekerja, kami ingin bersama pasangan pergi ke teater, mengenakan pakaian indah. 
Sesudahnya, makan di restauran", kata salah seorang pengunjung.

Gedung teater nasional di pusat kota Bagdad, adalah satu-satunya bangunan yang 
tetap berdiri utuh, menyusul serbuan tentara Amerika, dan kekacauan selama 
beberapa tahun belakangan. Gedung-gedung lainnya hancur akibat perang. Atau, 
pada tahun-tahun sesudahnya kosong melompong, akibat penjarahan.

Para pengusaha pemilik bangunan melarikan diri ke luar negeri, mencari keamanan 
dan sumber pendapatan baru. Pada masa itu, kehidupan para pekerja gedung teater 
sangat berat. Mereka bekerja di bawah tekanan berbagai kelompok milisi 
bersenjata.

Bahkan, di antara para seniman sendiri ada juga yang tidak begitu cinta-damai. 
Beredar berita tentang seorang sutradara yang membawa kelompok milisi 
bersenjata menghadap pengurus gedung teater. Konon pengurus ini menolak 
pertunjukan sang sutradara. Akhirnya, cerita propaganda karya sang sutradara, 
dipentaskan juga di gedung teater nasional ini.

Pertunjukan hari ini mengenai kelompok teror, kata seorang sutradara. Kita 
tentu akan berpikir, tema aktual seperti itu pasti masuk akal. Namun, menurut 
sang sutradara, baru kali pertama, seniman teater Bagdad menggelar cerita 
mengenai teroris. Yang bersangkutan juga bangga, karena ia berani melakukan hal 
ini.

Tapi, berani juga sangat relatif. Di tempat lain atau pada masa lain, kita sama 
sekali tidak akan menamakan pementasan cerita seperti ini berani. Pementasan 
berdasarkan cerita "Penyulut Kebakaran", karya penulis sandiwara Swis, Max 
Frisch. Kecuali beberapa penyesuaian kecil, alur cerita tetap mengikuti naskah 
asli. Sama sekali tidak ada rujukan pada situasi aktual Bagdad saat ini. 
Suasana Eropa pada cerita, tetap dipertahankan.

Publik harus menarik kesimpulan sendiri mengenai kaitan cerita dengan teror di 
Irak sekarang. Ini menunjukkan, betapa dalamnya rasa takut yang mengakar di 
benak warga Irak. Selama tiga hari pertama pementasan, separoh dari 1.000 
tempat duduk gedung teater ini terisi.

Jumlah penonton wanita cukup banyak. Sebagian besar tidak mengenakan kerudung. 
Padahal, tahun lalu, ke luar rumah dengan pakaian seperti itu masih bisa 
berakibat fatal. Walau pun alur cerita benar-benar mengenai Eropa, bagi setiap 
penonton jelas. Teater ini menyajikan "Penyulut Kebakaran" yang ada di Irak 
sekarang.


* KRI FRANS KAISEPO -- PELUKAN JAKARTA UNTUK PAPUA

Penyerahan kapal corvette keempat kepada pihak Indonesia di Galangan Schelde 
Belanda tenggara, menuai tanggapan beragam. Sebagian kalangan menilai pilihan 
nama Frans Kaeisepo, pahlawan asal Papua, sebagai nama KRI ini adalah upaya 
merangkul orang Papua. Pemerintah Indonesia mengirimkan dua mantan warga Papua 
di pengasingan untuk membujuk warga Papua Belanda pulang membangun daerah. 
Mereka adalah Frans Albert Yoku dan Nicolas Simeon Meset. Pertama-tama berikut 
Frans Albert Yoku menjelaskan missinya ke Belanda.

Frans Albert Yoku [FAY]: Yang jelas sebagai orang Papua, kami rasa bangga nama 
seorang pahlawan Papua sudah diberikan pada kapal ini. Karena 
pengalaman-pengalaman di waktu-waktu lalu, kami juga berharap jangan kapal ini 
dipakai untuk bertindak terhadap masyarakat Indonesia sendiri termasuk kami di 
Papua, Maluku atau di Aceh, daerah-daerah lain juga.

Kami berharap kapal ini malah dapat melindungi masyarakat Indonesia termasuk 
kami di Papua dan daerah-daerah lain yang tadi saya sebut itu. Nama saya Frans 
Albert Yoku, saya juga teman dari pak Nicolas Simeon Meset, kami dari Papua dan 
kami rasa bangga, kapal ini sudah diberi nama seorang pahlawan yang berasal 
dari daerah kami. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Bapak diundang khusus datang dari Indonesia 
untuk datang ke sini?

FAY: Kami tidak secara khusus diundang. Kami dalam misi khusus dari pemerintah 
Indonesia ke sini untuk meletakan pendekatan-pendekatan dengan masyarakat Papua 
yang berdomisili di sini. Kami sedang laksanakan itu dan setelah satu minggu 
lagi, kami akan kembali ke Papua. 

RNW: Pendekatan seperti apa pak, kenapa harus didekati di sini pak?

FAY: Pendekatan karena setelah pemerintahan Orde Baru berakhir, banyak 
perubahan yang terjadi di Indonesia. Proses reformasi, demokratisasi khususnya 
di Papua, kami juga sudah mendapatkan satu struktur dalam sistim pemerintahan 
baru yang namanya otonomi khusus. 

Jadi kami di Papua dan saya rasa masyarakat Indonesia sedang diberikan 
kesempatan yang luar biasa untuk ikut membangun negerinya. Jadi banyak 
perubahan yang sedang terjadi, banyak perbaikan yang terjadi. Kami tidak 
katakan bahwa Indonesia itu merupakan surga, tidak. 

Tapi yang jelas, sudah banyak perubahan terjadi dan kami merasa diri 
bertanggungjawab untuk kembali membangun negeri kami, khususnya di Papua. 

RNW: Ini dalam rangka misi perdamaian begitu pak?

Nicolas Simeon Meset [NSM]: Ya, kita dua ini dulu warga negara asing, bukan 
warga negara Indonesia. Pak Nic dulu Swedia, saya sendiri Papua Nugini. Tapi 
kita dua yang pertama masuk Indonesia untuk diberikan warga negara, kembali 
lagi itu terjadi pada tanggal 29 Nopember 2007. 

Menteri Kehakiman Andi Matalatta menandatangani kita dua punya kewarganegaraan 
kembali. Saya kembali dari Swedia, pak Frans dari Papua Nugini. Kita ini juga 
berjuang dulu untuk Papua merdeka.  

RNW: Tapi kenapa sekarang bisa kembali?

NSM: Karena otonomi khusus yang tadi itu. Itu kompromi untuk mendapat solusi 
yang terbaik supaya Papua ini tetap dalam bingkai NKRI. Kita minta merdeka, 
Indonesia kasih otonomi khusus yang hampir 85% sudah merdeka hanya rakyat Papua 
saja harus pakai uang itu baik-baik ya. 

Dan kami datang menghimbau untuk masyarakat Papua di Belanda ini, pulanglah. 
Pulang dan melihat membangun tanah Papua, tanah yang kami cintai semua. 
Pulanglah, otonomi khusus sudah ada. Meskipun itu tidak sempurna tapi pakailah 
itu. 

RNW: Tapi banyak generasi muda Papua yang tinggal di sini pak ya, mereka 
benar-benar ingin menuntut pemisahan dari Indonesia, merdeka begitu buat mereka?

NSM: Ya, banyak itu siapa mereka? Banyak orang Papua ada di Papua. Yang 
sekarang ikut mendukung proses perubahan yang di sana. Jangan bilang begitu 
banyak orang Papua, bisa dihitung tidak banyak. 

RNW: Jadi minoritas yang di sini?

NSM: Minoritas di sini dan mimpi-mimpi muluk. Mimpi-mimpi keju dengan roti di 
sini.

RNW: Mereka harus pulang?

FAY: Harus pulang membangun Papua. Papua sudah lebih aman. Jangan pikir dogma 
politik, paradigma yang lalu itu masih ada.

Demikian Frans Albert Yoku. Namun demikian, Oridek Ap ketua LSM Free West Papua 
yang bermukim di Belanda punya pendapat lain. Bagi putra Arnold Ap, korban 
pembunuhan Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopasandha) tahun 1984 itu, nama Frans 
Kaiseipo sama dengan pengkhianat.

Oridek Ap: Bagi orang Papua dan juga bagi saya, nama Frans Kaisiepo itu sama 
saja dengan seorang pengkhianat bangsa. Jadi Indonesia mau kasih kapal nama 
Frans Kaisiepo itu hak Indonesia. Mungkin juga maksudnya begitu, buat kasih 
tunjuk sama orang Papua, bahwa Frans Kaisiepo yang dulu membawa Papua masuk 
Indonesia, sekarang yang menjajah Papua juga lewat corvette itu. Bangsa Papua 
tidak akan sambut kapal perang ini, walau pun kapal ini bernama seorang Papua.


* INDONESIA TERIMA CORVETTE KEEMPAT DARI BELANDA

Sabtu lalu di Galangan Schelde Belanda tenggara, berlangsung upacara penyerahan 
kapal korvet dari pembuatnya yaitu galangan kapal SNS kepada pemerintah RI. 
Kapal yang diberi nama KRI Frans Kaisiepo ini adalah kapal ke empat yang 
dipesan Angkatan Laut Republik Indonesia dari Belanda. Walaupun namanya diambil 
dari pahlawan asal Papua, penempatannya belum tentu di Indonesia Timur. Seperti 
berikut disampaikan KSAL Laksamana TNI Tedjo Edhi Purdjianto.

Tedjo Edhi Purdjianto [TEP]: Ini sementara sampai di Indonesia dulu ya, 
sedangkan kapal yang pertama sudah akan dapat tugas ke Libanon. Pertengahan 
Maret ini akan berangkat, jadi setelah enam bulan akan diganti kapala kedua, 
ketiga, yang keempat dia juga akan berangkat juga ke Libanon. Secara bergantian 
setiap enam bulan. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Kenapa ke Libanon pak? 

TEP: Memang ada misi perdamaian PBB di sana. Kita diminta untuk partisipasi dan 
ini adalah pertama kali Angkatan Laut mendapat tugas di PBB, di Unifil 
pertamakali.

RNW: Misi perdamaian?

TEP: Ya, misi perdamaian.

RNW: Lalu uangnya dari mana itu pak?

TEP: Dari PBB, kita hanya menugaskan kapalnya dan personilnya, semua dari PBB.  

RNW: Sampai saat ini pak, tiga korvet sudah di Indonesia, sudah ditugaskan, 
semuanya lancar pak?

TEP: Lancar, lancar, mereka sudah beroperasi. Sudah ada Sapal yang ikut juga 
field review (penjelajahan) di Korea, sudah juga ke sana. 

RNW: Dan persenjataannya, semuanya sudah siap?

TEP: Bertahap akan kami lengkapi untuk ini.

Demikian KSAL Laksamana Tedjo Edhi Purdjianto. Kapal buatan Belanda ini 
harganya 220 juta dolar sebuah. Menurut Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, 
pembayarannya menggunakan anggaran TNI yang sudah terbatas dan selalu harus  
mengalah. 

Juwono Sudarsono [JS]: Lebih dari lima tahun ini, TNI selalu mengalah pada 
program-program pembangunan ekonomi dan santunan sosial. 

RNW: Sampai di mana pak, kesabaran mengalahnya?

JS: Mereka adalah tentara kejuangan, jadi sampai kapan pun kita bersedia untuk 
mendahulukan kepentingan rakyat, kepentingan nasional. 

RNW: Tapi kepentingan nasional kan juga menjaga keamanan Indonesia pak?

JS: Betul, betul, tapi saya yakin sanggup semua Angkatan, Darat, Laut, Udara, 
sanggup dengan anggaran yang minimum melaksanakan tugas-tugas pokok.

RNW: Anggaran minimum itu berapa pak, yang paling dibutuhkan oleh Angkatan 
Bersenjata Indonesia pak?

JS: Sebetulnya 100 trilyun rupiah satu tahun, tapi yang kita terima hanya 36 
trilyun rupiah. 

RNW: Lalu mau menaikkannya lagi bagaimana pak, bisnis TNI juga sudah hilang?

JS: Sambil menunggu sampai pemulihan ekonomi berlanjut, penerimaan negara 
meningkat. Anggaran Pertahanan, Insya Allah akan meningkat. 

Demikian Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. Nama Frans Kaisiepo berasal dari 
pahlawan Indonesia asal Papua. Di antara hadirin ada pula dua warga asal Papua, 
Frans Albert Yoku dan Nicolas Simeon Meset. Keduanya merasa bangga sebagai 
warga Papua. 

Frans Albert Yoku [FAY]: Saya cuma kecewa anaknya pak Frans Kaisiepo, yang 
notabena mantan menteri Republik Indonesia di zaman Megawati Soekarnoputri, 
Manuel Kaiseipo, tidak datang. Mengapa tidak datang? Saya pertanyakan. Apakah 
dia setia untuk NKRI atau tidak? Bapaknya setia.

RNW: Karena kalau menurut saya, keluarga Kaisiepo di sini, itu ada berbeda. Ada 
yang pro NKRI, ada yang tidak pro NKRI. 

Nicolas Simeon Meset: Ya, itu juga setahu saya dulu begitu. Bama saya Nicolas 
Simeon Meset. Saya dari Jayapura, dari Sarmi.

RNW: Dan menurut bapak, bagaiamana ini. Apakah ini positif untuk rakyat Papua 
atau bagaimana?

NSM: Ini bukan buat rakyat Papua kapal perang ini. Kapal perang ini untuk 
Republik Indonesia. 

RNW: Tapi ini kan kapal yang pertama, yang pakai nama Papua pak?

NSM: Harap di kemudian hari akan banyak juga kalau pahlawan-pahlawan yang macam 
Martin Indei, Korinus Krei yang tadi disebut, Silas Papare itu banyak 
pahlawan-pahlawan yang merebut Irian waktu itu ya. 

FAY: Yang jelas, sebagai orang Papua kami rasa bangga, nama seorang pahlawan 
Papua sudah diberikan kepada kapal ini. Karena pengalaman-pengalaman di 
waktu-waktu lalu, kami juga berharap jangan kapal ini dipakai, untuk bertindak 
terhadap masyarakat Indonesia sendiri, termasuk kami di Papua, Maluku atau di 
Aceh, daerah-daerah lain juga. 

Kami berharap malah dapat melindungi masyarakat Indonesia, termasuk kami di 
Papua dan daerah-daerah lain, yang tadi saya sebut itu. Nama saya Frans Albert 
Yoku, saya juga teman dari Pak Nicolas Simeon Meset. Kami dari Papua, dan kami 
rasa bangga kapal ini sudah diberi nama seorang pahlawan yang berasal dari 
daerah kami.


* REVOLUSI BARBIE DAN PEREMPUAN DI DPR

Perjalanan 50 tahun Barbie diangkat di harian International Herald Tribune pagi 
ini. 9 Maret 1959 boneka ini pertama kali muncul di Pameran Boneka Amerika 
Internasional di New York. 

Heran
Kemunculan boneka ini tidak hanya disambut antusias, namun juga kebingungan. 
Anak-anak di Iran misalnya, mengaku terheran-heran melihat Barbie. "Ini kan 
perempuan dewasa, bukan bayi. Bagaimana kita bisa mengajaknya bermain?" Begitu 
reaksi umum yang terdengar.

Perusak Budaya
Dua puluh tahun kemudian, Barbie mulai diterima di Iran. Gadis-gadis kecil 
tergila-gila padanya. Penjualan Barbie di negara ini makin melonjak. Tak lama, 
pemerintah Iran mulai gelisah. Barbie dianggap salah satu senjata Barat 
menghancurkan jati diri Islam di Iran. Pemerintah melarang Barbie dijual di 
pelbagai pameran boneka. Institut Pengembangan Intelektual Anak-anak dan Remaja 
Iran lalu menciptakan tandingan Barbie: Sara dan Dara, versi muslim Barbie dan 
Ken. Lengkap dengan jilbab dan busana muslim. 

Sampai sekarang, perang melawan Barbie masih berlangsung di Iran. Barbie 
dituding sebagai 'perusak budaya' yang membuat gadis-gadis kecil terobsesi 
memiliki tubuh langsing layaknya boneka produksi Mattel ini. Demikian 
International Herald Tribune.

Hari Perempuan Internasional
Beralih ke Indonesia. Perempuan Indonesia merayakan Hari Perempuan 
Internasional dengan satu tuntutan: lebih banyak perempuan di DPR! Demikian 
angkat The Jakarta Post. 

Masruchah, Sekjen Koalisi Perempuan Indonesia menyatakan, "Fokus perayaan kali 
ini juga menyangkut Pemilu. Kami akan berkampanye agar lebih banyak perempuan 
bisa duduk di kursi DPR."

Perempuan di DPR
Kemarin, kampanye ini dimulai. Para perempuan turun ke jalan dengan slogan 
'Pilih Perempuan Pada Pemilu April'. Lebih lanjut Masruchah menyatakan, jumlah 
perempuan di DPR yang hanya mencapai 11.6% menunjukkan diskriminasi dalam 
politik terhadap perempuan. Padahal, katanya lagi, perempuan akan lebih 
mengerti isu-isu macam poligami dan kesehatan reproduksi. 

Masruchah menyayangkan kebijakan bias-gender dalam politik. "Jumlah pemilih 
perempuan lebih banyak ketimbang laki-laki. Tapi, sebaliknya, wakil rakyat 
perempuan jauh lebih sedikit ketimbang laki-laki. Ini membuktikan, perempuan 
memiliki sangat sedikit akses dan kontrol dalam politik."

Di sisi lain, seperti dikutip The Jakarta Post, 30% kuota untuk perempuan di 
DPR akan sia-sia, jika perempuan yang menduduki kursi tersebut tidak layak, 
alias tidak cukup pintar. Kita lihat saja, akankah perempuan Indonesia bisa 
membuktikan diri di Pemilu Mendatang. Selamat Hari Perempuan.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke