---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 03 April 2009 14:00 UTC



** TEMBAK-MENEMBAK PASUKAN KAMBOJA DAN THAILAND

** AFGHANISTAN DAN PENAMBAHAN PASUKAN

** AUSTRALIA AKUI HAK-HAK SUKU TERASING

** TINJAUAN PERS: INSPEKSI TENAGA KERJA DI BELANDA DAN PERDANA MENTERI BARU 
MALAYSIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KESEPAKATAN G20 HANYA SAMPAI KRISIS BERIKUT

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA TIDAK SAMBUT HUT NATO

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERHARAP REFORMASI DARI NAJIB

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MALUKU, DI BALIK KAMPANYE, SOAL PENGUNGSI 
TERLANTAR



* TEMBAK-MENEMBAK PASUKAN KAMBOJA DAN THAILAND

Di perbatasan antara Kamboja dan Thailand, pasukan dari kedua negara saling 
tembak menembak. Tidak diberitakan korban jiwa. Pasukan Kamboja dan Thailand 
bertikai di dekat sebuah candi Hindhu yang umurnya 900 tahun. Candi ini memang 
diperebutkan kedua negara. Kamis kemarin seorang tentara Thailand luka berat 
ketika menginjak ranjau darat yang dipasang di dekat candi tersebut. Mahkamah 
Internasional di Den Haag memutuskan bahwa di tahun 1962 bahwa candi ini adalah 
milik Kamboja, tetapi tidak diputuskan kepemilikan wilayah di sekitar candi 
tersebut.


* AFGHANISTAN DAN PENAMBAHAN PASUKAN

Rencana pengiriman lebih banyak lagi pasukan perdamaian ISAF ke Afghaistan 
tidak menjamin keamanan di negara itu, melainkan justru menambah jumlah korban 
penduduk sipil. Demikian laporan yang disusun sebelas organisasi bantuan yang 
aktif di negara tersebut. Tahun 2008 lalu sekitar 2000 warga sipil menjadi 
korban, 30% lebih banyak dari tahun sebelumnya. Laporan itu menambahkan 
terutama Taliban dan kelompok militan lainnya bertanggung jawab atas pembunuhan 
warga sipil Afghanistan. Karena itu diusulkan agar ISAF memperketat aturan 
untuk serangan udara. Laporan ini ditujukan kepada pada pemimpin pakta 
pertahanan NATO yang berunding di Strassburg Jumat ini.


* AUSTRALIA AKUI HAK-HAK SUKU TERASING

Australia menanda-tangani Pernyataan PBB mengenai hak-hak warga suku terasing, 
di antaranya hak-hak untuk memelihara budaya, lembaga dan tradisi sendiri. 
Dengan ini, keputusan yang diambil oleh pemerintah Australia terdahulu, dari 
partai konservatif, batal. Pada tahun 2007, pemerintah Selandia Baru, Kanada 
dan Amerika Serikat, juga menolak menanda-tangani perjanjian ini.

Menurut pemerintah Australia, hal ini merupakan langkah penting, dalam upaya 
menyembuhkan luka-luka akibat masa lalu, dan memperbaiki hubungan di antara 
sesama warga Ausralia. Beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Kevin Rudd telah 
menyatakan penyesalan atas tindakan sewenang-wenang yang dilakukan pada 
penduduk asli, pada masa lalu.

Sementara itu berbagai organisasi kelompok Aborigin menyatakan, mereka tidak 
butuh isyarat niat baik. Mereka lebih senang jika pemerintah Australia 
memperbaiki pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi penduduk asli yang 
terbelakang.


* DAFTAR HITAM SURGA PAJAK

Antilen Belanda tidak lagi termasuk dalam daftar hitam internasional surga 
pajak. Hal ini terungkap kemarin di London dalam pertemuan G20, di mana daftar 
pajak terbaru dikeluarkan. Sejumlah negara Karibia juga dikeluarkan dari daftar 
ini, seperti Barbuda, Virgin Island, Dominica, dan Cayman Island. 
Walaupun keluar dari daftar hitam, Antilen - seperti halnya Aruba - masih ada 
di daftar 'abu-abu'. Daftar ini diduduki negara-negara yang sudah mau bekerja 
sama dalam transaparnsi pajak, tapi belum mencapai standar internasional. Di 
Eropa, negara-negara seperti Belgia, Luxemburg, dan Swiss masuk ke dalam daftar 
abu-abu. Sedangkan Kosta Rika, Malaysia, Filipina, dan Uruguay menduduki daftar 
hitam paling atas.


* AMNESTI UNTUK PEMBERONTAK NIGERIA

Pemerintah Nigeria mempertimbangkan memberi amnesti pada para pemberontak di 
Niger Delta jika mereka bersedia menyudahi pemberontakan bersenjata. Presiden 
Nigeria Umaru Yar-Adua menyatakan, kabinet akan memikirkan cara mengembalikan 
pemberontak ke tengah-tengah masyarakat. Di sisi lain, Nigeria akan menumpas 
pemberontak yang menolak meletakkan senjata. Tentara Nigeria akan diperkuat, 
kata presiden Yar-adua. Strategi ganda ini diharapkan bisa menyelesaikan 
kekerasan di Niger Delta. Sementara itu, kelompok pemberontak menolak tawaran 
amnesti dan menganggapnya sebagai propaganda. Beberapa pemberontak menyatakan, 
mereka tetap menuntut pembagian adil pemasukan minyak.


* RAUL ALFONSIN DIMAKAMKAN

Puluhan ribu warga Argentina mengantar pemakaman mantan presiden Raul Alfonsin. 
Mantan presiden yang wafat Selasa lalu, dikebumikan di pemakaman Recoleta di 
mana banyak tokoh penting lain Argentina juga dimakamkan. Sebelumnya 
dilangsungkan misa terbuka yang dihadiri ribuan orang. Rabu kemarin jenazah 
Alfonsin dibaringkan di gedung Kongres, sehingga puluhan ribu rakyat Argentina 
bisa memberikan penghormatan terakhir. Alfonsin dianggap sebagai tokoh yang 
mereformasi Argentina dari pemerintah diktator ke demokrasi. Selain itu ia juga 
menuntut keadilan bagi para korban junta militer. Kepemimpinan Alfonsin 
sebenarnya harus menjadi contoh pemimpin-pemimpin Argentina berikutnya, 
demikian pendapat berbagai komentator.


* PERUNDINGAN MEKSIKO-AS SOAL NARKOBA

Meksiko dan Amerika Serikat akan bekerja sama lebih erat untuk memerangi mafia 
narkoba. Demikian diputuskan sewaktu perundingan di Meksiko antara menteri 
keamanan dalam negeri Janet Napolitano dan menteri kehakiman Eric Holder, 
keduanya dari Amerika Serikat dengan rekan mereka dari meksiko menteri 
kehakimana Eduardo Medina-Mora dan menlu Fernando Gomez-Mont. Tujuan utama 
kerjasama ini adalah mengurangi penyelundupan senjata dari Amerika ke Meksiko, 
yang digunakan untuk perang antara kelompok mafia narkoba. Selain itu juga 
disepakati gudang informasi dan data bersama mengenai berbagai mafia narkoba.

Sebelum perundingan dimulai polisi Meksiko mengumumkan berhasil menangkap salah 
satu boss mafia terpenting di negara itu. Vicente Carillo Leyva, 32 tahun 
ditangkap ketika sedang lari pagi di sebuah taman di ibukota Meksiko. Kepala 
mafia narkoba Juarez ini dituduh menyelundupkan narkoba dalam jumlah besar ke 
Amerika Serikat dan praktek pemutihan uang. Namanya tertera dalam daftar 24 
kriminal narkoba Meksiko yang paling dicari. Pemerintah Meksiko menjanjikan 
hadiah dua juta dolar untuk informasi penting mengenai boss mafia tersebut.


* BLAGOJEVICH RESMI DITUDUH KORUPSI

Mantan gubernur negara bagian Illinois, Rod Blagojevich, resmi dituduh 
melakukan korupsi. Blagojevich tahun lalu dituduh ingin menjual kursi senat 
yang ditinggalkan Barack Obama kepada penawar tertinggi. Dengan alasan itu ia 
akhirnya diturunkan dari jabatan oleh Senat Illinois. Blagojevich dituduh 
menyalahgunakan kekuasaan dan tidak diperbolehkan memegang jabatan politik 
lagi. Mantan gubernur Partai Demokrat ini menyatakan bahwa ia tidak bersalah.


* BERITA BURSA

Bursa-bursa Eropa dibuka pagi ini dengan kerugian. Tak lama sweetelah 
pembukaan, indeks AEX Amsterdam rugi 0,7% pada 230,51 poin. London, Paris, 
Frankfurt rugi 0,5 sampai 0,8%.
Bursa Tokyo ditutup dengan keuntungan tipis.Indeks Nikkei untung 0,34% pada 
8.749,84 poin. Pasar menguat karena hasil positif pertemuan G20 dan naiknya 
dolar terhadap yen. 
1 Euro = 1,34 USD
1 Euro = Rp. 15.473,-
1 USD = Rp. 11.510,-


* INSPEKSI TENAGA KERJA DI BELANDA DAN PERDANA MENTERI BARU MALAYSIA

Harian Belanda Algemeen Dagblad mengangkat tema pekerja ilegal pagi ini. Di 
Belanda, bekerja tanpa kontrak resmi dilarang undang-undang. Ini dimasukkan ke 
dalam kegiatan 'ekonomi informal' - dan bisa disamakan dengan jual-beli narkoba 
ilegal.

Inspeksi
Mulai hari ini pemerintah Rotterdam akan mengadakan inspeksi tenaga kerja 
ilegal di kota pelabuhan itu. Rotterdam memang terkenal sebagai kota pendatang 
asing. Dan tentu saja, tidak semua pendatang asing memasuki kota ini secara 
legal.  

Seorang pelayan toko yang tidak mau disebut namanya mengiyakan bahwa banyak 
sekali pekerja ilegal di Rotterdam. "Saya yakin, pasti akan banyak pekerja 
ilegal di sini. Sebagian besar toko punya banyak sekali pelayan, sampai-sampai 
saya bingung, bagaimana mereka membayar orang sebanyak itu." 

Murah
Memperkerjakan orang secara ilegal memang jauh lebih murah. Selain tidak perlu 
memberikan tunjangan transportasi dan asuransi, pemilik usaha juga bisa memecat 
pekerja ilegal begitu saja, tanpa pesangon. Pekerja ilegal bahkan bersedia 
menerima upah sangat kecil. Ketidakamanan finansial inilah yang menjadi 
kekhawatiran pemerintah. Demikian Algemeen Dagblad. 

Dua bulan ke depan, 150 pemilik usaha akan diberikan penyuluhan mengenai hal 
ini. Mereka juga akan dikontrol secara ketat. Jika mereka memperkerjakan 
pekerja ilegal, denda sebesar maksimal 8000 euro harus mereka bayar per tenaga 
kerja ilegal. Demikian Algemeen Dagblad.

PM Baru Malaysia
Beralih ke Asia. Najib Abdul Razak resmi diangkat menjadi Perdana Menteri baru 
Malaysia hari ini. Demikian angkat harian Belanda Trouw. Razak menggantikan 
rekan satu partai Abdullah Badawi sebagai ketua partai UMNO. Dan karena itu ia 
juga otomatis menggantikan Badawi sebagai perdana menteri, karena UMNO -- 
partai terbesar di Malaysia -- telah memerintah negara Islam ini sejak 
kemerdekaan tahun 1957. 

Trouw mempertanyakan kredibilitas Razak dalam memimpin Malaysia. Ia datang dari 
partai penuh KKN dan diskriminasi terhadap minoritas Cina dan Hindustan di 
Malaysia. Razak berkoar-koar akan membersihkan money politics dalam kabinetnya, 
sedangkan ia sendiri sudah terlibat dalam praktik kotor ini sejak usia 22 
tahun. Lagipula nepotisme juga sangat kental dalam karier Razak, ayah dan 
pamannya adalah mantan perdana menteri Malaysia.

Oposisi
Pihak oposisi tentu saja tidak mau tinggal diam. Mereka membuka kembali 
'sejarah kelam' Razak. Korupsi di tubuh UMNO dan keterlibatan Razak dalam 
pembunuhan fotomodel Altantuya Shaaribuu. Pertemuan tahunan UMNO minggu lalu 
juga jadi sorotan oposisi. Partai ini tidak memperbolehkan siapa pun meliput. 
Seorang blogger dan anggota parlemen diseret ke pengadilan dengan tuduhan 
'memaksa masuk dan mengganggu ketertiban'. Sedangkan dua koran Malaysia 
dibredel karena berusaha meliput. Demikian Trouw.


* KESEPAKATAN G20 HANYA SAMPAI KRISIS BERIKUT

Wajah-wajah puas setelah KTT G20 di London. 1.000 milyar dolar disediakan untuk 
membantu negara-negara miskin dan merangsang perdagangan dunia. Surga pelarian 
pajak dan berbagai macam bonus akan dibereskan, aturan main diperjelas, dan 
pengawasan diperketat. Akhir tahun ini, produksi dunia akan meningkat empat 
persen. Orang yang percaya berbagai KTT, pernyataan bersama dan dongeng 
lainnya, kembali bisa tidur nyenyak. 

Johan Huizinga.

Pernyataan akhir G20 terdengat sangat merdu. Saya sebenarnya tidak patut untuk 
ikut bicara. Apalagi bersikap sinis, karena saya bukan ekonom. Untunglah, ada 
sekian banyak direktur bank, badan pengawas, menteri, dan pejabat IMF, yang 
dengan mulus membawa kita semua ke jurang kehancuran ekonomi. Kini, mereka 
tentu bisa membawa kita, juga secara mulus, berjalan balik.

Namun, penanganan G20 mengingatkan pada montir mobil yang memang trampil, tapi 
memandang enteng persoalan. Karena mengenakan kacamata hitam dengan kaca 
terlalu gelap, kita sedikit kesasar. Dan dengan kecepatan penuh, menabrak pagar 
pengaman jalan. Untung, sang montir segera datang. Ia mengambil kaos kaki nilon 
panjang dari mobil G20-nya, dan mengikat berbagai bagian mesin yang berantakan 
dengan kaos tersebut. "Ini memang tidak ideal", katanya dengan sikap minta 
ma'af. "Tapi, paling tidak, Anda akan bisa sampai ke atas puncak bukit sana. 
Selanjutnya, jalan menurun, tidak akan ada masalah. Selamat jalan".

Demikianlah, kita ditinggalkan dengan mobil yang nyaris berantakan dan kaos 
nilon panjang seharga 1.000 milyar dolar. Menggunakan mobil bobrok, dengan 
kecepatan pertumbuhan produksi empat persen, menempuh tanjakan dan mencapai 
puncak. Namun, sang montir lupa memberi-tahu, di mana kita nanti bisa menjumpai 
bengkel, untuk memperbaiki mobil yang nyaris tidak bisa dikendalikan lagi.

Untuk mengungkit perdagangan dunia, memulihkan ekspor Cina, India dan Brasil, 
para pemimpin G20 menyisihkan banyak dana. Walaupun sebagian besar bukan pos 
anggaran baru, karena lebih banyak sekedar pemindahan dari pos anggaran yang 
ada. Menurut Menteri Perdagangan Britania Raya, Peter Mandelson, pada 
tahun-tahun mendatang, pertumbuhan ekonomi terutama hanya akan terjadi di tiga 
negara tersebut. Namun, sang menteri tidak menyatakan, siapa yang akan membeli 
ekspor mereka. Mungkin Amerika Serikat? Karena calon pembeli lain tidak ada. 
Eropa tidak akan memboros-boroskan, dan menolak anjuran Presiden Barack Obama, 
untuk "belanja sebanyak mungkin".

Kita kembali ke keadaan semula. Amerika akan terbenam hutang lebih dalam lagi, 
dalam upaya mengungkit tingkat konsumsi. Cina dan Jepang akan terus mengalirkan 
uang pinjaman pada Amerika, untuk membiayai pasar dan pertumbuhan ekonomi 
mereka. Tanpa peningkatan hutang Amerika, pertumbuhan ekonomi di bagian dunia 
lain mustahil. 

Hiduplah ekonomi global, di mana kita saling menjepit satu sama lain, secara 
membabi-buta tetap memompa uang ke mana-mana, dan ketidak-seimbangan neraca 
dagang antara Amerika dan negara-negara pengekspor seperti Cina, Jepang, dan 
Jerman semakin timpang. Demikianlah, jika perdagangan dunia, apa pun akibatnya 
harus tetap tumbuh, tumbuh dan tumbuh. Kita mengendarai mobil butut dengan 
kecepatan penuh, dan dengan mengerikan terseok-seok, hingga menabrak pagar 
pembatas berikut. Jika kita mampu memelihara kecepatan.

Mungkin kita harus meninggalkan globalisasi yang banyak dipuji itu, dan 
bersama-sama mundur selangkah. Biarkan Cina lebih banyak menanam modal bagi 
ekonomi negeri mereka sendiri, bagi sektor pertanian mereka yang selama ini 
terlantar. Biarkan India lebih memperhatikan kesenjangan kaya dan miskin di 
negeri mereka sendiri. Biarkan Eropa lebih banyak menanam modal di bidang 
pendidikan dan pembaruan berkepanjangan. Dan kali ini, biarkan Amerika lebih 
banyak menabung.

Itu semua tidak akan membuahkan angka pertumbuhan yang menyilaukan, dan karena 
krisis akan berlangsung lebih lama, simpan dulu semua Hummer dan SUV itu. Saya 
dengar, mereka semua sudah memprotes, "Orang ini gila, dia jelas bukan ekonom". 
Betul ... sebagian.


* RUSIA TIDAK SAMBUT HUT NATO

Pada tahun 1991, ketika Uni Sovyet bubar dan terpecah-belah, tampaknya garis 
batas yang membelah Eropa selama puluhan tahun menjadi dua blok militer, akan 
segera lenyap. Tembok Berlin diruntuhkan, Pakta Warsawa dibubarkan. Tapi, NATO 
tetap ada, dan ini membuat Rusia tidak senang. Karena itu, hari ulang tahun ke 
enampuluh Pakta Pertahanan Atlantik Utara sekarang ini, bagi Rusia bukan hari 
besar. Laporan Geert Groot Koerkamp dari Moskow:

Mantan Presiden Rusia Boris Jeltsin, tidak bisa menerima dan tidak bisa 
memahami kenyataan ini. "Kami telah membubarkan Pakta Warsawa. Dalam proses 
penyatuan Jerman, NATO berjanji kepada pemimpin Sovyet waktu itu, Gorbatsjov, 
dan Menlu Sjevardnadze, tidak akan memperluas keanggotaan ke arah Timur", kata 
Jeltsin pada tahun 1997. "Janji tersebut tidak ditepati, dan itu 
mengkhawatirkan kami". Itulah keluhan yang sering diulang-ulang dua penerus 
Jeltsin, Vladimir Poetin dan Dmitri Medvedev.

Pada tahun 1991, dunia seolah terbalik. Sekonyong-konyong, semua musuh Uni 
Sovyet berubah menjadi sahabat Rusia Baru, dan juga sebaliknya. Beberapa 
pejabat tinggi Rusia malah mulai berangan-angan dengan gagasan Rusia menjadi 
anggota NATO. Beberapa tahun kemudian, arus mulai membalik. Jeltsin mendapat 
tekanan berat dari pihak oposisi, kalangan komunis konservatif dan nasionalis. 
Untuk menghadapi tekanan ini, ia mengambil alih berbagai butir program para 
pesaingnya. "Dengan demikian, garis politik luar negeri menghadapi NATO pun 
menjadi lebih keras", ujar mantan Menlu Andrej Kozyrev, setelah ia turun 
jabatan pertengahan tahun 1990-an.

Rangkaian pengeboman NATO di Yugoslavia pada tahun 1999 memancing berbagai 
protes kemarahan di Rusia. Ketika pasukan Rusia, selama beberapa waktu 
menduduki bandara Pristina, rakyat Rusia justru menyambut gembira. Akhirnya 
Rusia berhasil mempermalukan NATO.

Tahun-tahun berikutnya, Rusia banyak menelan pil pahit. Dengan jengkel, Moskow 
menyaksikan proses perluasan NATO. Satu demi satu, negara bekas anggota Pakta 
Warsawa menjadi anggota aliansi tersebut. Dan dengan demikian, hilang juga 
wilayah penyangga, yang sudah sekian lama memisahkan Uni Sovyet dari 
negara-negara Barat. Rusia merasa terancam.

Kejengkelan makin besar, karena semua protes Rusia tidak ditanggapi. 
Lebih-lebih setelah di beberapa negara bekas republik Sovyet, tampil berkuasa 
pemerintahan yang pro-Barat. Mereka semua ingin menjadi anggota Uni Eropa dan 
NATO. Puncak kejengkelan terjadi pada bulan April 2008 pada KTT NATO di 
Brussel. Ketika itu, untuk kali pertama, Ukraina dan Georgia mendapat isyarat 
bisa menjadi anggota NATO. Gambaran seperti itu, bagi Moskow sangat 
menyakitkan. "NATO menyambut keinginan Ukraina dan Georgia untuk bergabung", 
kata Sekretaris Jendral Jaap de Hoop Scheffer sewaktu KTT itu. "Kami 
memutuskan, dua negara ini bisa menjadi anggota NATO".
clip jaap de hoop scheffer

Menurut beberapa pakar Rusia, ada kaitan langsung antara janji tersebut dan 
pecahnya perang di Georgia pada bulan Agustus berikutnya. Selama musim panas 
2008, Rusia menegaskan, tidak bisa menerima penggabungan Ukraina dan Georgia 
dengan NATO. "Kami akan berusaha sekuat tenaga, agar hal itu tidak terjadi", 
kata Dubes Rusia untuk NATO, Dmitri Rogozin. "Kami tidak mau, suatu kendaraan 
militer asing diparkir di dekat garasi kami".

Perang di Georgia merupakan titik paling buruk dalam hubungan Rusia dengan 
NATO. Rusia mengakui kemerdekaan dua propinsi Georgia, Abkhasia dan Ossetia 
Selatan. Dan sudah mulai mempersiapkan pembangunan pangkalan militer di sana. 
Sebagai reaksi, NATO memutuskan semua bentuk kerjasama dengan Rusia. Beberapa 
usul Presiden Medvedev untuk membicarakan berbagai perjanjian kerjasama Eropa, 
ditolak secara halus. "Saya tidak mengerti, bagaimana kita bisa berbicara, jika 
Rusia membangun beberapa pangkalan militer di Georgia. Tanpa persetujuan negara 
yang bersangkutan", kata Jaap de Hoop Scheffer Februari lalu. Presiden Medvedev 
juga tidak berpangku-tangan. Belum lama berselang, dalam suatu pidato di muka 
para pemimpin militer, ia menyatakan salah satu alasan modernisasi tentara 
Rusia adalah perluasan keanggotaan NATO.
clip medvedev

Sementara ini status quo tidak berubah. Dalam hal Abhkasia dan Ossetia Selatan, 
Rusia tidak berubah sikap. NATO dan Rusia sama-sama tidak mau mengalah. Namun, 
kini kerjasama sudah jalan kembali. Misalnya, dalam pemasokan logistik bagi 
pasukan NATO di Afghanistan. Operasi, yang juga bermanfa'at bagi Rusia.


* BERHARAP REFORMASI DARI NAJIB

Malaysia punya perdana menteri baru: Najib Tun Razak. Ia dipilih sebagai ketua 
partai terbesar di negeri tersebut, UMNO, dan ini menjadikannya sebagai 
pemimpin pemerintah. Radio Nederland menghubungi aktivis hak-hak azasi manusia 
Arutchelvan -dipanggil Arul- di ibukota Kuala Lumpur.

"Perdana mentri paling kontroversial!" tukasnya. Ia tidak disenangi baik oleh 
kelompok hak-hak sipil dan partai oposisi. 

Mahathir Muhammad, mantan perdana menteri yang disebut-sebut otoriter, langsung 
kembali ke partai United Malays National Organisation setelah Abdullah Badawi 
tak lagi menjabat ketua umum. "Zaman rezim Mahathir akan kembali di bawah Najib 
Tun Razak," kata Arul.

Perdana menteri baru juga pernah diisukan terlibat kasus pembunuhan.

"Ya nama beliau sering dikaitkan dengan pembunuhan Altantuya Shaariibuu, warga 
Mongolia." Dua orang pengawal pribadi Najib, dari unit tindakan khas, membunuh 
si penerjemah. "Ramai orang percaya Datuk Najib terlibat dalam isu ini," ujar 
Arul. Pengadilan Malaysia dan lembaga-lembaga lain juga dipandang tak bebas 
untuk mengeluarkan suara berani dan terbuka. 

Dalam berbagai kesempatan, Najib Tun Razak menegaskan pentingnya UMNO 
direformasi. Kalau tidak partai etnis ini akan terus kehilangan pendukung. 

Arutchelvan, yang juga tokoh Partai Sosialis Malaysia, ragu itu bisa terjadi.  

"Mungkin ahli-ahli berpendapat, mempunyai pemimpin yang berwatak sama dengan 
Mahathir Muhammad, maka UMNO dapat kembali. Tetapi UMNO jika kembali, bukan 
karena kepopulerannya, tetapi dengan kuasa kuku besi."

Pemilihan raya nasional dan daerah telah menunjukkan itu. Sang partai terbesar 
kian turun suaranya.


* MALUKU, DI BALIK KAMPANYE, SOAL PENGUNGSI TERLANTAR

Pemilihan umum bagi Maluku adalah ujian perdamaian. Sejak konflik pecah tahun 
1999, Maluku sudah menggelar lima kali pemilihan. Semuanya aman dan sukses. 
Kini di Ambon, pemilu sepi, hanya empat partai terbesar, Golkar, PDI-P, partai 
Kristen PDS dan partai Islam PKS mengadakan kampanye besar. 

Partai Demokrat dan PKS diduga akan membayang-bayangi posisi mereka. Di balik 
semua itu, masalah pengungsi Maluku, dari komuniti Kristen mau pun Muslim, 
belum juga tuntas, padahal tenggat waktunya tahun ini. 

Koresponden Aboeprijadi Santoso belum lama lalu meliput di kota Ambon. Berikut 
ini beberapa catatannya.
 
Partai Golkar, yang merosot sejak konflik pecah tahun 1999 dan kemudian bangkit 
ini, sekarang tampaknya merosot lagi. Golkar berkampanye tentang perlunya 
Propinsi Maluku menjadi Propinsi Kepulauan Maluku agar mendapat anggaran dari 
pusat lebih besar. Dua masalah besar menghantui partai partai mana pun yang 
akan memenangi pemilu kali ini: soal pengungsi dan korupsi. 

Masih ada 12.080 KK (kepala keluarga) yang tinggal di barak barak atau belum 
terrelokasi di perumahan baru. Nyaris tak ada partai yang peduli soal 
pengungsi, bahkan 62 KK pengungsi saat ini masih tersekap di sebuah gudang 
cengkeh.  Para pengungsi cenderung pasrah. 

"Kita maunya sukses, pemerintahnya aman, hanya bagaimana kita masyarakat kecil, 
pengungsi. Partai-partai itu belum ada perhatian," tutur seorang Ibu pengungsi 
di desa Passo, Ambon. Yunus Solomon, caleg PKB, menunjuk biangnya adalah soal 
korupsi.

Menurut Ketua Synode Ambon John Ruhulessin, Ambon bukan daerah konflik lagi 
namun potensi ke depan perlu diantisipasi.

"Masih terjadi konsensus di antara partai politik, pemerintah, TNI dan POLRI, 
bahwa kalau terjadi konflik, maka jalur hukum, bukan jalur massa. Rakyat Maluku 
bukan rakyat bodoh untuk dieksploitasi." 

Piet Pattiwailapia, Koordinator Masalah Pengungsi, memperingatkan:

"Kalo soal pengungsi Maluku yang sampai titik ini belum terselesaikan dan masih 
tersisa 12080 KK, saya melihat para pemangku kebijakan, maupun DPRD maupun 
eksekutif, tidak memiliki kepekaan sosial terhadap masyarakat Maluku, terutama 
korban konflik itu sendiri. Ada kecenderungan para elit mengexploitasi 
kepentingan pengungsi ini untuk kepentingan politik mereka. Tidak selesainya 
masalah pengungsi bisa jadi bom waktu konflik."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke