--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 03 April 2009 14:00 UTC ** TEMBAK-MENEMBAK PASUKAN KAMBOJA DAN THAILAND ** AFGHANISTAN DAN PENAMBAHAN PASUKAN ** AUSTRALIA AKUI HAK-HAK SUKU TERASING ** TINJAUAN PERS: INSPEKSI TENAGA KERJA DI BELANDA DAN PERDANA MENTERI BARU MALAYSIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KESEPAKATAN G20 HANYA SAMPAI KRISIS BERIKUT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA TIDAK SAMBUT HUT NATO ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERHARAP REFORMASI DARI NAJIB ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MALUKU, DI BALIK KAMPANYE, SOAL PENGUNGSI TERLANTAR * TEMBAK-MENEMBAK PASUKAN KAMBOJA DAN THAILAND Di perbatasan antara Kamboja dan Thailand, pasukan dari kedua negara saling tembak menembak. Tidak diberitakan korban jiwa. Pasukan Kamboja dan Thailand bertikai di dekat sebuah candi Hindhu yang umurnya 900 tahun. Candi ini memang diperebutkan kedua negara. Kamis kemarin seorang tentara Thailand luka berat ketika menginjak ranjau darat yang dipasang di dekat candi tersebut. Mahkamah Internasional di Den Haag memutuskan bahwa di tahun 1962 bahwa candi ini adalah milik Kamboja, tetapi tidak diputuskan kepemilikan wilayah di sekitar candi tersebut. * AFGHANISTAN DAN PENAMBAHAN PASUKAN Rencana pengiriman lebih banyak lagi pasukan perdamaian ISAF ke Afghaistan tidak menjamin keamanan di negara itu, melainkan justru menambah jumlah korban penduduk sipil. Demikian laporan yang disusun sebelas organisasi bantuan yang aktif di negara tersebut. Tahun 2008 lalu sekitar 2000 warga sipil menjadi korban, 30% lebih banyak dari tahun sebelumnya. Laporan itu menambahkan terutama Taliban dan kelompok militan lainnya bertanggung jawab atas pembunuhan warga sipil Afghanistan. Karena itu diusulkan agar ISAF memperketat aturan untuk serangan udara. Laporan ini ditujukan kepada pada pemimpin pakta pertahanan NATO yang berunding di Strassburg Jumat ini. * AUSTRALIA AKUI HAK-HAK SUKU TERASING Australia menanda-tangani Pernyataan PBB mengenai hak-hak warga suku terasing, di antaranya hak-hak untuk memelihara budaya, lembaga dan tradisi sendiri. Dengan ini, keputusan yang diambil oleh pemerintah Australia terdahulu, dari partai konservatif, batal. Pada tahun 2007, pemerintah Selandia Baru, Kanada dan Amerika Serikat, juga menolak menanda-tangani perjanjian ini. Menurut pemerintah Australia, hal ini merupakan langkah penting, dalam upaya menyembuhkan luka-luka akibat masa lalu, dan memperbaiki hubungan di antara sesama warga Ausralia. Beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Kevin Rudd telah menyatakan penyesalan atas tindakan sewenang-wenang yang dilakukan pada penduduk asli, pada masa lalu. Sementara itu berbagai organisasi kelompok Aborigin menyatakan, mereka tidak butuh isyarat niat baik. Mereka lebih senang jika pemerintah Australia memperbaiki pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi penduduk asli yang terbelakang. * DAFTAR HITAM SURGA PAJAK Antilen Belanda tidak lagi termasuk dalam daftar hitam internasional surga pajak. Hal ini terungkap kemarin di London dalam pertemuan G20, di mana daftar pajak terbaru dikeluarkan. Sejumlah negara Karibia juga dikeluarkan dari daftar ini, seperti Barbuda, Virgin Island, Dominica, dan Cayman Island. Walaupun keluar dari daftar hitam, Antilen - seperti halnya Aruba - masih ada di daftar 'abu-abu'. Daftar ini diduduki negara-negara yang sudah mau bekerja sama dalam transaparnsi pajak, tapi belum mencapai standar internasional. Di Eropa, negara-negara seperti Belgia, Luxemburg, dan Swiss masuk ke dalam daftar abu-abu. Sedangkan Kosta Rika, Malaysia, Filipina, dan Uruguay menduduki daftar hitam paling atas. * AMNESTI UNTUK PEMBERONTAK NIGERIA Pemerintah Nigeria mempertimbangkan memberi amnesti pada para pemberontak di Niger Delta jika mereka bersedia menyudahi pemberontakan bersenjata. Presiden Nigeria Umaru Yar-Adua menyatakan, kabinet akan memikirkan cara mengembalikan pemberontak ke tengah-tengah masyarakat. Di sisi lain, Nigeria akan menumpas pemberontak yang menolak meletakkan senjata. Tentara Nigeria akan diperkuat, kata presiden Yar-adua. Strategi ganda ini diharapkan bisa menyelesaikan kekerasan di Niger Delta. Sementara itu, kelompok pemberontak menolak tawaran amnesti dan menganggapnya sebagai propaganda. Beberapa pemberontak menyatakan, mereka tetap menuntut pembagian adil pemasukan minyak. * RAUL ALFONSIN DIMAKAMKAN Puluhan ribu warga Argentina mengantar pemakaman mantan presiden Raul Alfonsin. Mantan presiden yang wafat Selasa lalu, dikebumikan di pemakaman Recoleta di mana banyak tokoh penting lain Argentina juga dimakamkan. Sebelumnya dilangsungkan misa terbuka yang dihadiri ribuan orang. Rabu kemarin jenazah Alfonsin dibaringkan di gedung Kongres, sehingga puluhan ribu rakyat Argentina bisa memberikan penghormatan terakhir. Alfonsin dianggap sebagai tokoh yang mereformasi Argentina dari pemerintah diktator ke demokrasi. Selain itu ia juga menuntut keadilan bagi para korban junta militer. Kepemimpinan Alfonsin sebenarnya harus menjadi contoh pemimpin-pemimpin Argentina berikutnya, demikian pendapat berbagai komentator. * PERUNDINGAN MEKSIKO-AS SOAL NARKOBA Meksiko dan Amerika Serikat akan bekerja sama lebih erat untuk memerangi mafia narkoba. Demikian diputuskan sewaktu perundingan di Meksiko antara menteri keamanan dalam negeri Janet Napolitano dan menteri kehakiman Eric Holder, keduanya dari Amerika Serikat dengan rekan mereka dari meksiko menteri kehakimana Eduardo Medina-Mora dan menlu Fernando Gomez-Mont. Tujuan utama kerjasama ini adalah mengurangi penyelundupan senjata dari Amerika ke Meksiko, yang digunakan untuk perang antara kelompok mafia narkoba. Selain itu juga disepakati gudang informasi dan data bersama mengenai berbagai mafia narkoba. Sebelum perundingan dimulai polisi Meksiko mengumumkan berhasil menangkap salah satu boss mafia terpenting di negara itu. Vicente Carillo Leyva, 32 tahun ditangkap ketika sedang lari pagi di sebuah taman di ibukota Meksiko. Kepala mafia narkoba Juarez ini dituduh menyelundupkan narkoba dalam jumlah besar ke Amerika Serikat dan praktek pemutihan uang. Namanya tertera dalam daftar 24 kriminal narkoba Meksiko yang paling dicari. Pemerintah Meksiko menjanjikan hadiah dua juta dolar untuk informasi penting mengenai boss mafia tersebut. * BLAGOJEVICH RESMI DITUDUH KORUPSI Mantan gubernur negara bagian Illinois, Rod Blagojevich, resmi dituduh melakukan korupsi. Blagojevich tahun lalu dituduh ingin menjual kursi senat yang ditinggalkan Barack Obama kepada penawar tertinggi. Dengan alasan itu ia akhirnya diturunkan dari jabatan oleh Senat Illinois. Blagojevich dituduh menyalahgunakan kekuasaan dan tidak diperbolehkan memegang jabatan politik lagi. Mantan gubernur Partai Demokrat ini menyatakan bahwa ia tidak bersalah. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa dibuka pagi ini dengan kerugian. Tak lama sweetelah pembukaan, indeks AEX Amsterdam rugi 0,7% pada 230,51 poin. London, Paris, Frankfurt rugi 0,5 sampai 0,8%. Bursa Tokyo ditutup dengan keuntungan tipis.Indeks Nikkei untung 0,34% pada 8.749,84 poin. Pasar menguat karena hasil positif pertemuan G20 dan naiknya dolar terhadap yen. 1 Euro = 1,34 USD 1 Euro = Rp. 15.473,- 1 USD = Rp. 11.510,- * INSPEKSI TENAGA KERJA DI BELANDA DAN PERDANA MENTERI BARU MALAYSIA Harian Belanda Algemeen Dagblad mengangkat tema pekerja ilegal pagi ini. Di Belanda, bekerja tanpa kontrak resmi dilarang undang-undang. Ini dimasukkan ke dalam kegiatan 'ekonomi informal' - dan bisa disamakan dengan jual-beli narkoba ilegal. Inspeksi Mulai hari ini pemerintah Rotterdam akan mengadakan inspeksi tenaga kerja ilegal di kota pelabuhan itu. Rotterdam memang terkenal sebagai kota pendatang asing. Dan tentu saja, tidak semua pendatang asing memasuki kota ini secara legal. Seorang pelayan toko yang tidak mau disebut namanya mengiyakan bahwa banyak sekali pekerja ilegal di Rotterdam. "Saya yakin, pasti akan banyak pekerja ilegal di sini. Sebagian besar toko punya banyak sekali pelayan, sampai-sampai saya bingung, bagaimana mereka membayar orang sebanyak itu." Murah Memperkerjakan orang secara ilegal memang jauh lebih murah. Selain tidak perlu memberikan tunjangan transportasi dan asuransi, pemilik usaha juga bisa memecat pekerja ilegal begitu saja, tanpa pesangon. Pekerja ilegal bahkan bersedia menerima upah sangat kecil. Ketidakamanan finansial inilah yang menjadi kekhawatiran pemerintah. Demikian Algemeen Dagblad. Dua bulan ke depan, 150 pemilik usaha akan diberikan penyuluhan mengenai hal ini. Mereka juga akan dikontrol secara ketat. Jika mereka memperkerjakan pekerja ilegal, denda sebesar maksimal 8000 euro harus mereka bayar per tenaga kerja ilegal. Demikian Algemeen Dagblad. PM Baru Malaysia Beralih ke Asia. Najib Abdul Razak resmi diangkat menjadi Perdana Menteri baru Malaysia hari ini. Demikian angkat harian Belanda Trouw. Razak menggantikan rekan satu partai Abdullah Badawi sebagai ketua partai UMNO. Dan karena itu ia juga otomatis menggantikan Badawi sebagai perdana menteri, karena UMNO -- partai terbesar di Malaysia -- telah memerintah negara Islam ini sejak kemerdekaan tahun 1957. Trouw mempertanyakan kredibilitas Razak dalam memimpin Malaysia. Ia datang dari partai penuh KKN dan diskriminasi terhadap minoritas Cina dan Hindustan di Malaysia. Razak berkoar-koar akan membersihkan money politics dalam kabinetnya, sedangkan ia sendiri sudah terlibat dalam praktik kotor ini sejak usia 22 tahun. Lagipula nepotisme juga sangat kental dalam karier Razak, ayah dan pamannya adalah mantan perdana menteri Malaysia. Oposisi Pihak oposisi tentu saja tidak mau tinggal diam. Mereka membuka kembali 'sejarah kelam' Razak. Korupsi di tubuh UMNO dan keterlibatan Razak dalam pembunuhan fotomodel Altantuya Shaaribuu. Pertemuan tahunan UMNO minggu lalu juga jadi sorotan oposisi. Partai ini tidak memperbolehkan siapa pun meliput. Seorang blogger dan anggota parlemen diseret ke pengadilan dengan tuduhan 'memaksa masuk dan mengganggu ketertiban'. Sedangkan dua koran Malaysia dibredel karena berusaha meliput. Demikian Trouw. * KESEPAKATAN G20 HANYA SAMPAI KRISIS BERIKUT Wajah-wajah puas setelah KTT G20 di London. 1.000 milyar dolar disediakan untuk membantu negara-negara miskin dan merangsang perdagangan dunia. Surga pelarian pajak dan berbagai macam bonus akan dibereskan, aturan main diperjelas, dan pengawasan diperketat. Akhir tahun ini, produksi dunia akan meningkat empat persen. Orang yang percaya berbagai KTT, pernyataan bersama dan dongeng lainnya, kembali bisa tidur nyenyak. Johan Huizinga. Pernyataan akhir G20 terdengat sangat merdu. Saya sebenarnya tidak patut untuk ikut bicara. Apalagi bersikap sinis, karena saya bukan ekonom. Untunglah, ada sekian banyak direktur bank, badan pengawas, menteri, dan pejabat IMF, yang dengan mulus membawa kita semua ke jurang kehancuran ekonomi. Kini, mereka tentu bisa membawa kita, juga secara mulus, berjalan balik. Namun, penanganan G20 mengingatkan pada montir mobil yang memang trampil, tapi memandang enteng persoalan. Karena mengenakan kacamata hitam dengan kaca terlalu gelap, kita sedikit kesasar. Dan dengan kecepatan penuh, menabrak pagar pengaman jalan. Untung, sang montir segera datang. Ia mengambil kaos kaki nilon panjang dari mobil G20-nya, dan mengikat berbagai bagian mesin yang berantakan dengan kaos tersebut. "Ini memang tidak ideal", katanya dengan sikap minta ma'af. "Tapi, paling tidak, Anda akan bisa sampai ke atas puncak bukit sana. Selanjutnya, jalan menurun, tidak akan ada masalah. Selamat jalan". Demikianlah, kita ditinggalkan dengan mobil yang nyaris berantakan dan kaos nilon panjang seharga 1.000 milyar dolar. Menggunakan mobil bobrok, dengan kecepatan pertumbuhan produksi empat persen, menempuh tanjakan dan mencapai puncak. Namun, sang montir lupa memberi-tahu, di mana kita nanti bisa menjumpai bengkel, untuk memperbaiki mobil yang nyaris tidak bisa dikendalikan lagi. Untuk mengungkit perdagangan dunia, memulihkan ekspor Cina, India dan Brasil, para pemimpin G20 menyisihkan banyak dana. Walaupun sebagian besar bukan pos anggaran baru, karena lebih banyak sekedar pemindahan dari pos anggaran yang ada. Menurut Menteri Perdagangan Britania Raya, Peter Mandelson, pada tahun-tahun mendatang, pertumbuhan ekonomi terutama hanya akan terjadi di tiga negara tersebut. Namun, sang menteri tidak menyatakan, siapa yang akan membeli ekspor mereka. Mungkin Amerika Serikat? Karena calon pembeli lain tidak ada. Eropa tidak akan memboros-boroskan, dan menolak anjuran Presiden Barack Obama, untuk "belanja sebanyak mungkin". Kita kembali ke keadaan semula. Amerika akan terbenam hutang lebih dalam lagi, dalam upaya mengungkit tingkat konsumsi. Cina dan Jepang akan terus mengalirkan uang pinjaman pada Amerika, untuk membiayai pasar dan pertumbuhan ekonomi mereka. Tanpa peningkatan hutang Amerika, pertumbuhan ekonomi di bagian dunia lain mustahil. Hiduplah ekonomi global, di mana kita saling menjepit satu sama lain, secara membabi-buta tetap memompa uang ke mana-mana, dan ketidak-seimbangan neraca dagang antara Amerika dan negara-negara pengekspor seperti Cina, Jepang, dan Jerman semakin timpang. Demikianlah, jika perdagangan dunia, apa pun akibatnya harus tetap tumbuh, tumbuh dan tumbuh. Kita mengendarai mobil butut dengan kecepatan penuh, dan dengan mengerikan terseok-seok, hingga menabrak pagar pembatas berikut. Jika kita mampu memelihara kecepatan. Mungkin kita harus meninggalkan globalisasi yang banyak dipuji itu, dan bersama-sama mundur selangkah. Biarkan Cina lebih banyak menanam modal bagi ekonomi negeri mereka sendiri, bagi sektor pertanian mereka yang selama ini terlantar. Biarkan India lebih memperhatikan kesenjangan kaya dan miskin di negeri mereka sendiri. Biarkan Eropa lebih banyak menanam modal di bidang pendidikan dan pembaruan berkepanjangan. Dan kali ini, biarkan Amerika lebih banyak menabung. Itu semua tidak akan membuahkan angka pertumbuhan yang menyilaukan, dan karena krisis akan berlangsung lebih lama, simpan dulu semua Hummer dan SUV itu. Saya dengar, mereka semua sudah memprotes, "Orang ini gila, dia jelas bukan ekonom". Betul ... sebagian. * RUSIA TIDAK SAMBUT HUT NATO Pada tahun 1991, ketika Uni Sovyet bubar dan terpecah-belah, tampaknya garis batas yang membelah Eropa selama puluhan tahun menjadi dua blok militer, akan segera lenyap. Tembok Berlin diruntuhkan, Pakta Warsawa dibubarkan. Tapi, NATO tetap ada, dan ini membuat Rusia tidak senang. Karena itu, hari ulang tahun ke enampuluh Pakta Pertahanan Atlantik Utara sekarang ini, bagi Rusia bukan hari besar. Laporan Geert Groot Koerkamp dari Moskow: Mantan Presiden Rusia Boris Jeltsin, tidak bisa menerima dan tidak bisa memahami kenyataan ini. "Kami telah membubarkan Pakta Warsawa. Dalam proses penyatuan Jerman, NATO berjanji kepada pemimpin Sovyet waktu itu, Gorbatsjov, dan Menlu Sjevardnadze, tidak akan memperluas keanggotaan ke arah Timur", kata Jeltsin pada tahun 1997. "Janji tersebut tidak ditepati, dan itu mengkhawatirkan kami". Itulah keluhan yang sering diulang-ulang dua penerus Jeltsin, Vladimir Poetin dan Dmitri Medvedev. Pada tahun 1991, dunia seolah terbalik. Sekonyong-konyong, semua musuh Uni Sovyet berubah menjadi sahabat Rusia Baru, dan juga sebaliknya. Beberapa pejabat tinggi Rusia malah mulai berangan-angan dengan gagasan Rusia menjadi anggota NATO. Beberapa tahun kemudian, arus mulai membalik. Jeltsin mendapat tekanan berat dari pihak oposisi, kalangan komunis konservatif dan nasionalis. Untuk menghadapi tekanan ini, ia mengambil alih berbagai butir program para pesaingnya. "Dengan demikian, garis politik luar negeri menghadapi NATO pun menjadi lebih keras", ujar mantan Menlu Andrej Kozyrev, setelah ia turun jabatan pertengahan tahun 1990-an. Rangkaian pengeboman NATO di Yugoslavia pada tahun 1999 memancing berbagai protes kemarahan di Rusia. Ketika pasukan Rusia, selama beberapa waktu menduduki bandara Pristina, rakyat Rusia justru menyambut gembira. Akhirnya Rusia berhasil mempermalukan NATO. Tahun-tahun berikutnya, Rusia banyak menelan pil pahit. Dengan jengkel, Moskow menyaksikan proses perluasan NATO. Satu demi satu, negara bekas anggota Pakta Warsawa menjadi anggota aliansi tersebut. Dan dengan demikian, hilang juga wilayah penyangga, yang sudah sekian lama memisahkan Uni Sovyet dari negara-negara Barat. Rusia merasa terancam. Kejengkelan makin besar, karena semua protes Rusia tidak ditanggapi. Lebih-lebih setelah di beberapa negara bekas republik Sovyet, tampil berkuasa pemerintahan yang pro-Barat. Mereka semua ingin menjadi anggota Uni Eropa dan NATO. Puncak kejengkelan terjadi pada bulan April 2008 pada KTT NATO di Brussel. Ketika itu, untuk kali pertama, Ukraina dan Georgia mendapat isyarat bisa menjadi anggota NATO. Gambaran seperti itu, bagi Moskow sangat menyakitkan. "NATO menyambut keinginan Ukraina dan Georgia untuk bergabung", kata Sekretaris Jendral Jaap de Hoop Scheffer sewaktu KTT itu. "Kami memutuskan, dua negara ini bisa menjadi anggota NATO". clip jaap de hoop scheffer Menurut beberapa pakar Rusia, ada kaitan langsung antara janji tersebut dan pecahnya perang di Georgia pada bulan Agustus berikutnya. Selama musim panas 2008, Rusia menegaskan, tidak bisa menerima penggabungan Ukraina dan Georgia dengan NATO. "Kami akan berusaha sekuat tenaga, agar hal itu tidak terjadi", kata Dubes Rusia untuk NATO, Dmitri Rogozin. "Kami tidak mau, suatu kendaraan militer asing diparkir di dekat garasi kami". Perang di Georgia merupakan titik paling buruk dalam hubungan Rusia dengan NATO. Rusia mengakui kemerdekaan dua propinsi Georgia, Abkhasia dan Ossetia Selatan. Dan sudah mulai mempersiapkan pembangunan pangkalan militer di sana. Sebagai reaksi, NATO memutuskan semua bentuk kerjasama dengan Rusia. Beberapa usul Presiden Medvedev untuk membicarakan berbagai perjanjian kerjasama Eropa, ditolak secara halus. "Saya tidak mengerti, bagaimana kita bisa berbicara, jika Rusia membangun beberapa pangkalan militer di Georgia. Tanpa persetujuan negara yang bersangkutan", kata Jaap de Hoop Scheffer Februari lalu. Presiden Medvedev juga tidak berpangku-tangan. Belum lama berselang, dalam suatu pidato di muka para pemimpin militer, ia menyatakan salah satu alasan modernisasi tentara Rusia adalah perluasan keanggotaan NATO. clip medvedev Sementara ini status quo tidak berubah. Dalam hal Abhkasia dan Ossetia Selatan, Rusia tidak berubah sikap. NATO dan Rusia sama-sama tidak mau mengalah. Namun, kini kerjasama sudah jalan kembali. Misalnya, dalam pemasokan logistik bagi pasukan NATO di Afghanistan. Operasi, yang juga bermanfa'at bagi Rusia. * BERHARAP REFORMASI DARI NAJIB Malaysia punya perdana menteri baru: Najib Tun Razak. Ia dipilih sebagai ketua partai terbesar di negeri tersebut, UMNO, dan ini menjadikannya sebagai pemimpin pemerintah. Radio Nederland menghubungi aktivis hak-hak azasi manusia Arutchelvan -dipanggil Arul- di ibukota Kuala Lumpur. "Perdana mentri paling kontroversial!" tukasnya. Ia tidak disenangi baik oleh kelompok hak-hak sipil dan partai oposisi. Mahathir Muhammad, mantan perdana menteri yang disebut-sebut otoriter, langsung kembali ke partai United Malays National Organisation setelah Abdullah Badawi tak lagi menjabat ketua umum. "Zaman rezim Mahathir akan kembali di bawah Najib Tun Razak," kata Arul. Perdana menteri baru juga pernah diisukan terlibat kasus pembunuhan. "Ya nama beliau sering dikaitkan dengan pembunuhan Altantuya Shaariibuu, warga Mongolia." Dua orang pengawal pribadi Najib, dari unit tindakan khas, membunuh si penerjemah. "Ramai orang percaya Datuk Najib terlibat dalam isu ini," ujar Arul. Pengadilan Malaysia dan lembaga-lembaga lain juga dipandang tak bebas untuk mengeluarkan suara berani dan terbuka. Dalam berbagai kesempatan, Najib Tun Razak menegaskan pentingnya UMNO direformasi. Kalau tidak partai etnis ini akan terus kehilangan pendukung. Arutchelvan, yang juga tokoh Partai Sosialis Malaysia, ragu itu bisa terjadi. "Mungkin ahli-ahli berpendapat, mempunyai pemimpin yang berwatak sama dengan Mahathir Muhammad, maka UMNO dapat kembali. Tetapi UMNO jika kembali, bukan karena kepopulerannya, tetapi dengan kuasa kuku besi." Pemilihan raya nasional dan daerah telah menunjukkan itu. Sang partai terbesar kian turun suaranya. * MALUKU, DI BALIK KAMPANYE, SOAL PENGUNGSI TERLANTAR Pemilihan umum bagi Maluku adalah ujian perdamaian. Sejak konflik pecah tahun 1999, Maluku sudah menggelar lima kali pemilihan. Semuanya aman dan sukses. Kini di Ambon, pemilu sepi, hanya empat partai terbesar, Golkar, PDI-P, partai Kristen PDS dan partai Islam PKS mengadakan kampanye besar. Partai Demokrat dan PKS diduga akan membayang-bayangi posisi mereka. Di balik semua itu, masalah pengungsi Maluku, dari komuniti Kristen mau pun Muslim, belum juga tuntas, padahal tenggat waktunya tahun ini. Koresponden Aboeprijadi Santoso belum lama lalu meliput di kota Ambon. Berikut ini beberapa catatannya. Partai Golkar, yang merosot sejak konflik pecah tahun 1999 dan kemudian bangkit ini, sekarang tampaknya merosot lagi. Golkar berkampanye tentang perlunya Propinsi Maluku menjadi Propinsi Kepulauan Maluku agar mendapat anggaran dari pusat lebih besar. Dua masalah besar menghantui partai partai mana pun yang akan memenangi pemilu kali ini: soal pengungsi dan korupsi. Masih ada 12.080 KK (kepala keluarga) yang tinggal di barak barak atau belum terrelokasi di perumahan baru. Nyaris tak ada partai yang peduli soal pengungsi, bahkan 62 KK pengungsi saat ini masih tersekap di sebuah gudang cengkeh. Para pengungsi cenderung pasrah. "Kita maunya sukses, pemerintahnya aman, hanya bagaimana kita masyarakat kecil, pengungsi. Partai-partai itu belum ada perhatian," tutur seorang Ibu pengungsi di desa Passo, Ambon. Yunus Solomon, caleg PKB, menunjuk biangnya adalah soal korupsi. Menurut Ketua Synode Ambon John Ruhulessin, Ambon bukan daerah konflik lagi namun potensi ke depan perlu diantisipasi. "Masih terjadi konsensus di antara partai politik, pemerintah, TNI dan POLRI, bahwa kalau terjadi konflik, maka jalur hukum, bukan jalur massa. Rakyat Maluku bukan rakyat bodoh untuk dieksploitasi." Piet Pattiwailapia, Koordinator Masalah Pengungsi, memperingatkan: "Kalo soal pengungsi Maluku yang sampai titik ini belum terselesaikan dan masih tersisa 12080 KK, saya melihat para pemangku kebijakan, maupun DPRD maupun eksekutif, tidak memiliki kepekaan sosial terhadap masyarakat Maluku, terutama korban konflik itu sendiri. Ada kecenderungan para elit mengexploitasi kepentingan pengungsi ini untuk kepentingan politik mereka. Tidak selesainya masalah pengungsi bisa jadi bom waktu konflik." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
