---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 07 April 2009 14:30 UTC



** SERANGAN KAMP HOLLAND

** PERINGATAN PEMBUNUHAN MASSAL RWANDA

** UNJUK RASA TAMIL DI LONDON

** TINJAUAN PERS: PELECEHAN TERHADAP GEISHA DAN DETIK-DETIK MENJELANG PEMILU

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MILITER BELANDA TEWAS DI AFGHANISTAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KAMP HOLLAND BUKANNYA TIDAK RENTAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DI L'AQUILA JEMURAN MASIH TERGANTUNG 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AS TIDAK BERPERANG DENGAN ISLAM 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POLIGAMI JADI ISU POLITIK 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TUNA NETRA MERESPON PEMILU 



* SERANGAN KAMP HOLLAND

Seorang tentara Belanda meninggal dunia sewaktu serangan ke kamp tentara 
Belanda di Uruzgan, Afghanistan. Lima lainnya luka-luka, satu di antaranya 
perempuan. Dua dari korban luka dibawa ke rumah sakit Airfield di Kandahar. Ini 
adalah pertama kalinya terdapat korban tewas pada serangan ke Kamp Holland. 
Korban tewas adalah tentara Belanda kelas pertama Azdin Chadli dari Uden. Ia 
berusia 20 tahun dan baru saja bergabung dengan kesatuan di Afghanistan selama 
seminggu. Chadli adalah tentara Belanda kesembilanbelas yang meninggal dalam 
misi Afghanistan sejak Maret 2006. Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende 
menyatakan bela sungkawanya dan mengutuk serangan itu. Menteri Pertahanan 
Eimert van Middelkoop menyatakan, tewasnya Chadli sangat mengejutkan. Pada 
serangan itu, ledakan juga terjadi di kamp tentara Afghanistan yang letaknya 
berdekatan dengan Kamp Holland.


* PERINGATAN PEMBUNUHAN MASSAL RWANDA

Pembunuhan massal lima belas tahun lalu diperingati hari ini di Rwanda. 
Pembunuhan ini terjadi setelah pesawat presiden Juvenal Habyarimana ditembak 
jatuh. Tiga bulan setelahnya, lebih dari 800 ribu suku Tutsi dan Hutu dibunuh. 
Peringatan dilakngsungkan di sebuah bukit di Ibukota Rwanda Kigali, tempat 
ribuan orang dibunuh. Menurut organisasi para korban yang selamat, tempat ini 
menyimbolkan kegagalan masyarakat internasional dan humanisme.


* UNJUK RASA TAMIL DI LONDON

Sekitar tiga ribu suku Tamil berunjuk rasa di London menentang aksi-aksi 
kekerasan di tanah air mereka. Pengunjuk rasa menuntut pemerintah Inggris 
menggunakan pengaruhnya untuk menghentikan perang saudara di Srilangka. 
Westminster Bridge terpaksa ditutup karena para pengunjuk rasa memadati wilayah 
tersebut. Polisi London menurunkan kapal penyelamat ketika sejumlah orang Tamil 
mengancam loncat ke sungai Thames, tapi akhirnya membatalkan niat. 

Di Srilangka timur laut terjadi bentrokan selama berminggu-minggu antara 
tentara pemerintah dan pemberontak Macan Tamil. Penduduk sipil sama sekali 
tidak dipedulikan dalam perang saudara itu. Menurut PBB, 150 ribu penduduk 
sipil terjebak di tengah ajang pertempuran.


* RAUL CASTRO BERTEMU KONGRES AMERIKA

Presiden Kuba Raul Castro telah mengadakan pertemuan dengan delegasi Kongres 
Amerika di Havana. Ini adalah pertemuan pertama Raul Castro dengan pejabat 
Kongres Amerika sejak abangnya Fidel menyerahkan kursi presiden. Isi pertemuan 
belum diketahui, namun pertemuan ini dianggap sebagai isyarat baik menyusul 
ketegangan antara Kuba-Amerika. Sebelumnya, Washington menunjukkan tanda-tanda 
akan menghapus larangan perjalanan ke Kuba dan memperbolehkan warga Amerika 
asal Kuba mengirim lebih banyak uang kepada anggota keluarga di negara asal. Di 
sisi lain, embargo perdagangan terhadap Kuba masih terus berlaku.


* KEPALA BARU KEPOLISIAN EROPA

Rob Wainwright asal Inggris akan menjabat sebagai direktur baru Europol, Dinas 
Kepolisian Eropa. Hal itu diputuskan para menteri luar negeri Eropa di 
Luxemburg. Wainwright sebelumnya memimpin cabang internasional kepolisian 
Inggris dengan spesialisasi memerangi kejahatan terorganisasi. Ia akan 
menggantikan Max-Peter Ratzel, pria Jerman yang telah menjabat sebagai direktur 
Europol sejak April 2005.


* MENTERI KOENDERS KUNJUNGI RWANDA

Menteri Kerjasama Pembangunan Belanda, Bert Koenders, mengunjungi Rwanda untuk 
membicarakan bantuan pembangunan. Presiden Rwanda Paul Kagame menyatakan 
kemarin, pihaknya tidak keberatan jika sebagian bantuan Belanda dibatalkan, 
karena toh tidak ada gunanya. Koenders menyatakan, Kagame keliru dan sebelumnya 
pemerintah Rwanda justru sangat senang dengan bantuan langsung di bidang 
pendidikan, pertanian dan hukum. Belanda memutuskan menghentikan sebagian 
bantuan setelah menerima laporan dari PBB bahwa Rwanda diduga mengacaukan 
keamanan di Kongo Timur.


* GEMPA BUMI DI ITALIA

Senin pagi, pencarian korban selamat dari gempa bumi mulai kembali dilakukan di 
Italia tengah. Jumlah korban tewas sampai saat ini kira-kira 180 orang, 
sedangkan 1500 lainnya luka-luka. Selasa dini hari ditemukan dua mahasiswa yang 
masih hidup di bawah puing-puing. Kemungkinan para korban masih ditemukan hidup 
makin menurun, pasukan penyelamat di kota L'Aquila menyatakan, 34 orang masih 
dinyatakan hilang. Gempa bumi yang terjadi di propinsi Abruzzen di timur laut 
Roma ini mengakibatkan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Mereka 
ditampung di tenda-tenda dan aula-aula olahraga. Perdana Menteri Italia Silvio 
Berlusconi telah menyisihkan 30 juta euro untuk membantu wilayah bencana. 
Sementara itu, polisi Italia menangkapi orang-orang yang mencoba mencuri dari 
rumah-rumah yang terkena gempa.


* BERITA BURSA

Setelah dibuka positif, bursa-bursa Eropa mengalami kerugian menjelang siang. 
Indeks AEX Amsterdam turun 1,1% pada 227 poin.

Di bursa Tokyo, setelah mengalami keuntungan berturut-turut indeks Nikkei 
ditutup 0,28% lebih rendah pada 8.832,85 poin.

1 Eur = 1, 32 USD
1 Eur = Rp. 15.387,-
1 USD = Rp. 11.599,-


* PELECEHAN TERHADAP GEISHA DAN DETIK-DETIK MENJELANG PEMILU

Pemerintah Jepang meminta para wisatawan untuk tidak mengganggu Geisha. 
Demikian angkat The New York Times. Geisha - penari Jepang dengan dandanan khas 
dan kostum kimono - menjadi pusat perhatian wisatawan di Kyoto. Sayangnya, 
perhatian berlebih ini kadang menjurus ke pelecehan seksual.

Geisha
Kota-kota bersejarah Jepang seperti Kyoto terkenal akan kuil dan istananya. 
Akhir-akhir ini, bukan hanya kuil dan istana yang menarik perhatian wisatawan, 
tapi juga Geisha. Seorang wisatawan Finlandia menyatakan, geisha berbeda dengan 
budaya Jepang lainnya. "Sebagian besar budaya Jepang adalah percampuran 
berbagai budaya luar negeri, sedangkan Geisha tidak." Wisatawan lain dari 
Amsterdam, Belanda, juga bilang, "Geisha terlihat sangat misterius. Kimono dan 
bedak putih tebal menyembunyikan identitas mereka. Kita tidak tahu siapa dan 
apa yang mereka lakukan. Mereka jadi sangat menarik."

Perburuan
'Perburuan' Geisha ini makin menjadi. Para Geisha mengeluh karena wisatawan 
terus-menerus memburu mereka. Memotret close-up, menghalangi jalan, bahkan 
sampai menarik lengan kimono dan membuat mereka terjatuh. "Rambut saya pernah 
ditarik wisatawan!" adu seorang Geisha.

"Sangat berbahaya bagi Geisha ketika dikejar-kejar, karena mereka memakai ohogo 
- sepatu kayu berhak tinggi - yang sulit dipakai berlari," kata ketua komunitas 
lokal Kyoto. Menanggapi keluhan Geisha, Kantor Wisata Kyoto sampai mengeluarkan 
larangan berbahasa Inggris di situsnya yang berbunyi: Tolong hormati privacy 
Geisha. Jangan ikuti mereka di jalan atau menyentuh kimono mereka! Demikian The 
New York Times.

Pemilu Indonesia
Beralih ke Indonesia. Harian Belanda de Volkskrant mengangkat Pemilu Indonesia. 
Menjelang pemilu parlemen, kampanye berlangsung relatif tenang. Toh, suasana 
tetap menegangkan.

Beberapa hari lagi rakyat Indonesia harus menentukan pilihan. Dan kali ini, 
bukan cuma partai yang harus dipilih, tapi juga kandidat yang akan menduduki 
DPR. Desember lalu, MPR mengubah 'aturan main': bukan partai yang menentukan 
kandidat anggota DPR, tapi rakyat. Pemilihan langsung ini membuat para kandidat 
yang sudah dicalonkan partai kembali harus bekerja keras, mereka membutuhkan 85 
ribu suara untuk benar-benar bisa duduk di DPR.

Belum Beres!
Pengamat politik Izul Muslimin menyatakan, "Partai tidak lagi punya kuasa 
menentukan calon anggota DPR. Semua kandidat harus berkampanye untuk diri 
sendiri. Mereka punya slogan sendiri, yang kadang-kadang sama sekali tidak 
cocok dengan program partai."

Yang dipertanyakan: berapa banyak partai yang punya program? Di Indonesia, 
pemilihan umum berarti kampanye, jual image, membodohi rakyat. Sedangkan 
program kerja? nol besar! "Dari 38 partai, mungkin cuma dua partai yang punya 
program kerja. Di sini, partai cuma dianggap alat untuk meraih kursi jabatan," 
tukas Izul lagi.

Belum lagi rakyat selesai bertanya-tanya, bagaimana cara menandai kertas Pemilu 
berukuran jumbo, sudah muncul lagi kepusingan lain: Daftar pemilih tahun ini 
tidak sesuai! Banyak nama yang tercantum adalah anak-anak, atau orang yang 
sudah puluhan tahun meninggal. Kampanye memang berlangsung lumayan tenang, toh 
suasana makin menegangkan. Pemilu Indonesia masih saja belum beres. Demikian de 
Volkskrant.


* MILITER BELANDA TEWAS DI AFGHANISTAN

Serangan terhadap Kamp Holland di propinsi Uruzgan, Afghanistan Senin malam 
kemarin menewaskan seorang militer Belanda. Lima orang lainnya terluka, 
termasuk seorang perempuan. Dua diantaranya telah diantar ke rumah sakit 
Airfield, Kandahar. Kondisi kesehatan mereka stabil. 

Militer yang tewas adalah prajurit satu Azdin Chadli dari Uden. Ia berusia 20 
tahun dan baru satu pekan bergabung dengan satuan tempur Afganistan. Inilah 
korban tewas pertama pada serangan di Kamp Holland. Chadli adalah korban ke 19 
sejak Belanda menempatkan pasukan di Uruzgan Maret 2006.

Penembakan juga terjadi terhadap kamp militer Afghanistan, dekat Kamp Holland. 
Dua orang Afghanistan diberitakan luka ringan. 

Perbuatan pengecut
Perdana Menteri Jan Peter Balkenende menyebutnya 'perbuatan pengecut'. Menteri 
Pertahanan Belanda, Eimert van Middelkoop menyebut pemberitaan serangan Kamp 
Holland, kejutan besar. Ia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada sanak 
keluarga, korban luka serta satuan Chadli. 

Di situs web Departemen Pertahanan telah dibuka buku belasungkawa, ujar Michel 
Walraven, wartawan Radio Nederland Wereldomroep yang tengah berada di Kandahar. 
"Selasa pagi ini kami diinformasikan tragedi Kamp Holland. Diberitahu apa yang 
terjadi dan telah dibuka daftar buku belasungkawa."

Ancaman
Senin malam kemarin Kandahar Airfield ditembaki roket 107 mm. Juga Kamp Holland 
kembali menjadi sasaran penembakan, setelah serangan roket. Tidak seorang pun 
terluka akibat dua serangan terbaru ini. "Kendati demikian betapa nyata ancaman 
proyektil itu", kata Panglima Angkatan Bersenjata Belanda, Peter van Uhm. 

Bulan-bulan belakangan serangan terhadap kamp militer Belanda meningkat. 
Menurut Van Uhm telah diambil tindakan keamanan serta preventif di kamp-kamp 
Belanda. Misalnya dilakukan operasi militer di kawasan yang diduga lokasi 
peluncur roket, tempat seringkali ditemukan tempat penyimpanan roket 107 mm.


* KAMP HOLLAND BUKANNYA TIDAK RENTAN

Kamp Holland di Uruzgan tampak begitu aman. Siapa kembali dari patroli bisa 
langsung lepas helm dan jaket kedap peluru. Sejak serangan rudal Selasa itu, 
perasaan aman langsung hilang. Dari Kandahar, reporter Michel Walraven yang 
baru kembali dari Kamp Holland mengirim laporan tentang suasana setelah 
serangan.

Di kamp Belanda di Kandahar yang penuh debu, bernama Kandahar Airforce Base, 
KAF, kami memutuskan untuk beristirahat sebentar. Di situ ada Echos, tempat 
orang bisa makan minum, tapi minuman tanpa alkohol.

Echos adalah tempat istirahat setelah kesibukan sehari-hari, baik bagi tentara 
mau pun wartawan, seperti kami. Banyak orang datang ke Echos, mungkin karena di 
situ bisa didengar musik. Tiba-tiba kasir berteriak, suaranya seperti membelah 
musik. "Alarm rudal, semua tiarap!" Langsung semua orang tengkurap di atas 
penutup lantai. Sejenak sunyi. Untung tidak ada rudal. Setengah menit kemudian 
mulai terdengar orang bicara, termasuk lelucon pertama.

Bunker
Tak lama kemudian, semua orang boleh berdiri, dan bergegas ke bunker. Tempat 
perlindungan ini terdiri dari beton-beton besar yang disusun satu di atas 
lainnya. Orang bisa berdiri di belakang atau di bawahnya. Lalu harus menanti, 
maka terdengar deruan kapal terbang dan helikopter. Sebagian besar militer 
tampak tenang-tenang saja. "Tak perlu khawatir, ini sering terjadi." Beredar 
rokok dan minuman, dan terdengar gelak tawa. Setengah jam kemudian terdengar 
tanda aman. Kelelahan, saya lapor pada komandan dan segera tidur. Akhirnya saua 
alami juga tanda bahaya, untung saja tak ada apa-apa. Seperti biasa setelah 
tanda bahaya, telpon dan internet diputus. Harus jelas dulu semua selamat. 

Baru larut malam seorang lain masuk kamar. Seorang kapten muda dengan seragam 
lengkap. Dari dia diperoleh berita yang sebenarnya. Kamp Holland terkena 
serangan rudal. Seorang tewas, mungkin beberapa orang lain cedera. Sayang, 
lebih dari itu ia tidak tahu.

Selasa pagi tersiar berita akan ada pertemuan di "Dutch Corner" atau "Pojok 
Belanda" yaitu podium milik pasukan Belanda. Dengan tenang para prajurit 
mendengarkan penjelasan Laksamana Snoek dan Kolonel Pellemans yang dengan lugas 
menceritakan apa yang terjadi. Dalam serangan terhadap Kamp Holland ditembakkan 
empat rudal. Dua tidak kena sasaran, seperti biasanya. Dua yang lain kena. 
Prajurit Belanda, Azdin Chadli, 20 tahun, tewas. Lima pasukan Belanda lain dan 
dua orang Afghanistan cedera. Dua pasukan Belanda kritis. Mereka langsung 
diterbangkan ke rumah sakit Kandahar Airfield. Semua pasukan muda Belanda ini 
berasal dari barak De Ruyter van Steveninck di Oirschot. Azdin bahkan baru 
memulai missinya di Afghanistan. Dua pekan silam saya naik satu pesawat 
dengannya ke Kandahar. 

Prajurit Azdin Chadli bergabung dalam apa yang disebut Battle Group. Mereka 
akan bertugas di luar. Menurut dua rekannya, pekerjaan mereka tidaklah 
berbahaya. Memang bisa menegangkan, dan dalam berpatroli mereka harus 
memusatkan perhatian pada lingkungan sekitar, dan kemungkinan datangnya bahaya 
dari sana. Tetapi kalau patroli selesai, mereka sekali kembali. Kamp Holland 
memberi perasaan aman. Di situ belum pernah ada orang yang tewas karena 
serangan. Orang bisa melepas helm dan jaket kedap peluru.

Perasaan aman itu, menurut mereka, sekarang sudah lenyap. Kamp Holland ternyata 
tetap rentan. Jujur saja, karena pengalaman ini, saya sendiri merasa bahaya 
makin dekat. Saya sepertinya memang harus segera pergi.


* DI L'AQUILA JEMURAN MASIH TERGANTUNG

Para penduduk di wilayah Abruzzen melewati malam pertama setelah bencana gempa 
bumi di tenda-tenda, mobil dan hotel. Tenda-tenda disediakan untuk sekitar 
17.000 warga yang kehilangan tempat tinggal. Sementara itu regu-regu penyelamat 
masih mencari korban yang mungkin masih hidup. Masih puluhan orang belum 
ditemukan. Sedikitnya 179 orang tewas akibat gempa bumi ini. Laporan Hans Jaap 
Melissen dan Pieternel Gruppen:

"Cucian masih tergantung di tali jemuran di sana-sini." Reporter Hans Jaap 
Melissen, berada di pusat kota yang senyap l'Aguilla, wilayah yang paling parah 
terkena gempa bumi di Italia Tengah.

Hans Jaap Melissen: Orang-orang masih takut, karena msih dirasakan banyak gempa 
susulan. Mereka takut untuk tidur di dalam. Malah banyak yang begadang 
sepanjang malam dengan menggunakan selimut. Yang lain tidur di dalam mobil. 
Selain itu juga didirikan tenda-tenda di mana orang bisa tidur apabila tidak 
punya rumah lagi.

Namun sampai saat ini belum semua orang kebagian tenda. Orang tua dan anak-anak 
mendapat prioritas. Jika semuanya berjalan lancar, maka tenda-tenda tambahan 
akan datang untuk melindungi setiap orang. 

Sepanjang malam, anggota bantuan terus mencari korban di antara reruntuhan, 
kata Melissen.

Hans Jaap Mellisen: Saya berada di sebuah gedung di mana ada kesibukan 
pencarian korban dan ada tubuh dua orang perempuan yang tewas yang baru 
dikeluarkan dari reruntuhan. Di situ tidak ada harapan lagi. Sementara regu 
bantuan juga pergi.

Kendati demikian regu bantuan semalam berhasil mengeluarkan seratus orang dari 
puing-puing dengan mendapat pujian.

Gempa bumi tersebut berkekuatan 5.8 pada skala richter. Dan itu bukanlah 
goncangan yang sangat kuat, namun dampaknya cukup parah, di wilayah pegunungan 
dengan desa-desa dan kota-kota kecil kuno. Penduduk dikagetkan dengan guncangan 
saat terlelap.

Saksi: Saya sedang tidur ketika gempa mengguncang. Saya mencoba untuk 
berpegangan, namun lemari-lemari di rumah saya berjatuhan.

Sementara itu kemarin malam di seluruh tempat di pegunungan, dapat dilihat 
pancaran lampu senter biru yang menyala, kata Melissen. Ia mendapat kesan kalau 
regu bantuan menjalankan tugasnya dengan baik. Di darat dapat dilihat banyak 
buldozer sementara helikopter terbang di udara.

Perdana menteri Silvio Berlusconi menyediakan dana sebesar 30 juta euro untuk 
para korban di wilayah bencana. Italia sampai saat ini belum membutuhkan 
bantuan luar negeri. Kendati demikian Belanda sudah mempersiapkan regu bantuan 
jika diperlukan. Tim Pencarian dan Penyelamatan Urban USAR Belanda, dapat 
segera beraksi. Rob Brons, komandan USAR Nl memahami mengapa Italia tidak 
langsung membutuhkan bantuan internasional.

Rob Brons: Jika seluruh regu bantuan yang ditawarkan beraksi maka ada kelebihan 
orang dan barang di wilayah yang relatif sempit. Maka itu justru akan 
menghambat kerja regu bantuan. 

Kendati demikian, Brons bersiap untuk berangkat jika suatu saat dibutuhkan. Ia 
berharap untuk sepuluh hari mendatang masih ada orang yang dapat diselamatkan. 
Kenyataannya ini seperti permainan Mikado. Akibat gempa beberapa gedung tetap 
berdiri, sementara lainnya runtuh. Kemungkinan bahwa korban berada di ruangan 
sebuah lubang di bawah gedung runtuh akan ada. 

Italia berulang kali dilanda gempa. Negara itu berada di perbatasan dua wilayah 
retak. Pada 1980, gempa bumi besar dekat Napoli, menewaskan hampir tiga ribu 
orang.


* AS TIDAK BERPERANG DENGAN ISLAM

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menutup kunjungan kelilingnya ke Eropa di 
Turki. Dan tentu saja ini sebuah pesan kepada dunia, demikian Obama di depan 
parlemen Turki. Dalam pesan itu juga ditawarkan uluran tangan yang punya arti 
besar untuk rakyat Turki dan kaum muslimin di seluruh dunia. Laporan redaktur 
Perro de Jong.

Obama: "Saya ingin mencoba menyatakannya sejelas mungkin. Amerika Serikat tidak 
dan tidak akan pernah berperang melawan Islam. Saya juga ingin menerangkan 
bahwa hubungan Amerika dengan ummat Muslim tidak bisa dan tidak hanya berdasar 
pada perjuangan melawan terorisme. Kami ingin mencari dasar yang lebih luas 
lagi, berdasarkan rasa hormat dan kepentingan satu sama lain. Kami akan tetap 
hormat, walaupun kami tidak sependapat."

Demikian dinyatakan presiden Amerika Serikat di depan parlemen Turki. Rasa 
hormat, demikian diakui Obama, memang di masa lalu hampir tidak ada. Dan 
perlakukan terhadap Turki adalah contoh yang menyedihkan. Ankara memang 
menyediakan berbagai pangkalan militernya untuk serangan pasukan Amerika di 
Irak dan Afghanistan, tetapi di mata orang Turki mereka tidak mendapat 
keuntungan yang setimpal. Dan terutama juga tidak ada rasa hormat.

Evet, Ya!
"Saya telah menghadiri KTT G20 di Londen dan KTT NATO di Strassburg serta KTT 
Uni Eropa di Praha. Orang bertanya pada saya apakah pilihan kunjungan ke Ankara 
dan Istanbul untuk memberikan pesan kepada dunia. Dan jawaban saya pendek saja, 
'Evet, Ya!"

Dalam pidato setengah jam yang banyak mengandung pujian itu Obama menekankan 
bahwa di mata pemerintahannya, Turki adalah sekutu yang sangat penting. Dengan 
ini Obama meninggalkan kebijakan yang dijalankan pendahulunya George Bush. 
Karena menurutnya kekuatan Turki adalah, negara ini memilih sendiri jalur 
demokrasi. Jadi tidak ditekan oleh pihak-pihak asing. Lanjut Obama.

Obama menekankan bahwa Washington mendukung pemerintah Ankara sepenuhnya, juga 
di tubuh NATO. Dan Obama secara spesifik mengambil contoh berbagai serangan 
oleh pihak separatis Kurdi, PKK. Sudah bertahun-tahun media Turki menganalisa 
bahwa NATO sengaja menolak menindak tegas pihak PKK, karena Kurdi adalah sekutu 
yang penting di Irak. tetapi dalam pidatonya Obama dengan tegas menentang 
asumsi tersebut, aksi-aksi terorisme  yang dilakukan PKK menurutnya akan 
ditindak sama tegas seperti aksi-aksi yang dilakukan Al-Qaida.

Masalah Armenia
Itu bukanlah satu-satunya uluran tangan yang diberikan Amerika. Sebelumnya 
ketua NATO yang baru Anders Fogh Rasmussen harus terlebih dulu berjanji pada 
Obama, untuk lebih berhati-hati kalau menyinggung soal-soal yang dianggap peka 
di negara-negara muslim seperti Turki. 

Selain itu Obama kembali menekankan bahwa pemerintahnya sangat mendukung 
keanggotaan Turki di Uni Eropa. Tapi kali ini ditambahkan bahwa ia tidak bisa 
berbicara atas nama Uni Eropa, seseuatu yang sebelumnya diperingatkan presiden 
Prancis Nikolas Sarkozy. 

Tetapi Obama sendiri juga harus mengakui kesalahannya. Sewaktu masih sebagai 
calon presiden, Obama pernah menyinggung tentang 'genosida' yang dilakukan 
Tukri terhadap warga Armenia di tahun 1915. Sekarang ia menyerukan agar 
pemerintah Turki mau berdamai dengan masa lalu, tetapi dengan kata-kata yang 
sangat hati-hati.

"Sejarah biasanya tragis. Tetapi apabila tidak diselesaikan, maka bisa menjadi 
beban berat. Saya tahu memang ada pendapat tegas di parlemen ini mengenai 
kejadian besar di tahun 1915. Dan walaupun banyak sekali komentar mengenai 
pandangan saya ini, sebenarnya masalah ini menggambarkan bagaimana pemikiran 
bangsa Turki dan Armenia. Dan cara yang terbaik di masa mendatang untuk bangsa 
Turki dan Armenia adalah menyelesaikan masalah ini dengan jujur, terbuka dan 
konstruktif.

Soal Peka
Memang itu boeh dibilang sejumlah pernyataan yang bisa berdampak besar, tetapi 
yang juga sedikit ditekan dengan menyinggung dua isu lainnya yang juga sangat 
peka bagi ummat muslim dunia. Yang pertama apakah akan tetap ada perisai nuklir 
melawan Iran. Menurut Obama itu tergantung apakah pemerintah Teheran memilih 
antara senjata nuklir atau 'masa depan yang lebih baik'. Dalam hal ini Obama 
tidak mau memperlunak kebijakannya sedikit pun. Selain itu ditekankan inti 
kebijakan Washington di Timur Tengah masih tetap perdamaian yang langgeng antar 
Israel dengan negara-negara di sekitarnya.

Obama menekankan yang menjadi titik terpenting adalah, Amerika ingin membangun 
jembatan dan bukannya menyebar benih kebencian. Dan menurutnya Turki dengan 
posisinya yang unik di antara Timur dan barat, sangat mengerti pentingnya hal 
tersebut.


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SURUH PECANDU NARKOBA MELUKIS JARING LABA-LABA

SURUH PECANDU NARKOBA MELUKIS JARING LABA-LABA

Bermula dari sekadar mengisi waktu, tapi menjelma jadi seni. Pencandu narkoba 
mendapat proyek melukis sarang laba-laba. Hasilnya sangat mengejutkan, apalagi 
kalau baru saja mengkonsumsi kokain dan heroin. Di rumah penampungan pencandu 
Narkoba di Amsterdam ada proyek untuk kalangan terlupakan, pencandu asal 
Suriname. Ulasan redaksi Karibia Radio Nederland.
Pelukis Saskia Janssen, suatu hari ingin melihat-lihat ke dalam rumah 
penampungan pencandu Blaka Watra, yang artinya "Air Hitam". Di sana para 
pencandu obat bius berkumpul dan menghabiskan waktu tujuh hari seminggu, 
delapan jam sehari. Para pencandu itu rata-rata berusia antara 40 sampai 60 
tahun. Mereka datang ke Belanda tahun 1975 ketika Suriname lepas dari Belanda 
dan merdeka. Sekarang hidup orang-orang ini benar-benar di bawah tanah.
"Ruang itu menyeramkan. Di gudang bawah tanah itu berkumpul sekitar 30 pria 
sambil mengisap obat bius crack. Suara gaduh mendominasi ruangan itu dibarengi 
dengan musik reggae. Suasana yang menggebu-gebu, namun tetap asyik. Semacam 
kumpulan tertutup." 
menurut Saskia Janssen ini sebenarnya kelompok tertutup di Belanda. Mereka 
sengaja di sembunyikan dari tempat umum agar tidak mengganggu masyarakat. 
Mereka ini adalah pengguna narkoba yang sudah bertahun-tahun. Mereka berkumpul 
di sana tujuh hari seminggu, delapan jam memakai obat bius dan mereka berbagi 
nasib." 
Pelukis Saskia ingin tahu lebih jauh tentang kelompok pengguna narkoba. "Saya 
ingin membuat cerita tentang mereka." Sebuah potret tentang pencandu sebagai 
manusia, dan bukan pencandu menurut penilaian masyarakat.
Karena kelompok ini adalah kelompok tertutup, maka Saskia butuh waktu lebih 
lama untuk bisa masuk dalam komunitas ini. Pertama-tama ia menganalisa para 
pencandu ini dan menyaksikan orang-orang ini mulai menorehkan gambar ketika 
sedang high atau teler.  Terkadang di atas kertas, kadang di meja saja atau 
kadang malah di dinding. Di sanalah munculnya gagasan jaringan laba-laba itu. 
Putih dan Coklat 
Gagasan ini sebenarnya tidak baru. Saskia Janssen terinspirasi oleh penelitian 
seorang apotheker Austria : "Dia memberi makan laba-laba dengan obat bius. 
Kemudian diteliti bentuk dari sarang yang dibuat oleh laba-laba teler itu. 
Ternyata hasilnya adalah jaringan laba-laba yang bernilai seni tinggi. Saya 
jadi penasaran. Bagaimana kalau itu diterapkan pada para pencandu narkoba. 
Mereka diminta menggambar jaring laba-laba setelah mengkonsumsi narkoba. Suatu 
karya yang membutuhkan pekerjaan yang tepat dan teratur." 
Proyek selama tiga tahun ini menghasilkan 34 lukisan yang menggambarkan 
karakter si pelukisnya. Lukisan-lukisan itu disatukan dalam sebuah buku 
berjudul 'Blaka Watra Spiders' atau 'Laba-Laba Blaka Watra'. Kalau menyaksikan 
buku ini sekilas tampak polanya. Satu jaring laba-laba memunculkan gaya 
kekanakan. Sedangkan lainnya lebih nuansa abstrak dengan garis-garis.
Para pencandu ini memakai judul biasa untuk lukisannya, seperti 'Polisi', 
'Kokain', 'Heroin'. Sekarang ini proyek terus berjalan. Di Blaka Watra, seniman 
Saskia Janssen menyediakan tempat khusus untuk mengumpulkan semua lukisan. 
Salah seorang yang ikut proyek ini adalah Roy Telgt. Dia pencandu berat 
narkoba. Hampir setiap hari dia berada di rumah penampungan ini. Dia bangga 
dengan lukisan yang tercipta 'di bawah pengaruh barang putih dan coklat" atau 
dengan kata lain dia bangga bisa melukis sambil memakai kokain dan heroin. 
Lukisan sarang laba-labanya seringkali menggunakan garis-garis tipis. 
Laba-labanya sendiri tidak ada di sana. "Sebuah sarang yang bagus kan" 
ungkapnya. "Tentu tidak seperti jaring laba-laba yang asli. Wajar karena saya 
kan bukan laba-laba." ungkap Roy.


* POLIGAMI JADI ISU POLITIK

Belakangan ini banyak sekali diributkan tentang caleg yang berpoligami. 
Seolah-olah itu merupakan suatu isyu politik. Menurut aktivis perempuan Islam, 
Nong Darol Mahmada, ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan kenapa isyu 
poligami itu menjadi isyu politik.

Nong Darol Mahmada [NDM]: "Pertama soal komitmen caleg tersebut terhadap 
keluarga, yaitu soal kesetiaan, soal pegang janji dan lain-lain. Kita tahu 
bahwa orang berpoligami, itu dalam proses sebelum, misalnya dia memutuskan 
untuk menikah kembali, ada proses membohongi. Prosesnya seperti itulah. Dan itu 
dikhawatirkan kemudian kalau kita kaitkan dengan personaliti orang tersebut, 
itu misalnya kalau dia menjadi legislatif, apakah dia juga akan memperlakukan 
konstituennya itu seperti itu atau tidak? Itu hal yang pertama."

Nong Darol juga meyakini bahwa orang yang melakukan poligami sebenarnya 
mengganggu anggaran negara.

NDM: "Bagaimana pun, anggota DPR yang melakukan poligami itu budgetnya atau 
asuransilah, atau apa pun, biayanya itu lebih besar dibandingkan dengan 
misalnya yang mempunyai isteri satu. Jadi ini sangat mengganggu, sangat 
memboroskan."

Sementara itu masyarakat umum juga tahu bahwa caleg ataupun anggota DPR/MPR 
yang berpoligami kebanyakan dari partai Islam. Salah satunya adalah PKS. Apakah 
Nong Darol setuju PKS identik dengan poligami?

Ikuti wawancara selengkapnya pada situs web kami: www.ranesi.nl


* TUNA NETRA MERESPON PEMILU

Kampanye sudah berakhir. Pemilu parlemen sudah di depan mata. Bagaimana kaum 
tuna netra Indonesia memandang proses pemilu selama ini. Menurut Irwan 
Dwikusyanto, wakil direktur eksekutif Yayasan Mitra Netra Indonesia, ada 
beberapa hambatan yang dihadapi. 

Irwan Dwikusyanto: "Iya, yang pertama mengenai sosialisasi pemilih tuna netra, 
karena pemilih tuna netra ini banyak di daerah-daerah, ia tidak bisa mengakses 
media nasional. Sehingga mereka agak kebingungan, misalnya dalam 
istilah-istilah yang sekarang, kan, contreng, [pokoknya] sistem pemilu baru 
inilah."
 
"Kemudian hambatan lainnya pada mengakses daftar pemilih tetap. Jadi daftar 
pemilih tetap ini, kan, juga bentuknya tertulis. Jadi untuk mengakses ini para 
tuna netra harus meminta bantuan orang lain: apakah dirinya terdaftar atau 
tidak. Hambatan-hambatan lain nanti saya kira ketika di saat pemilunya 
tentunya, ya." 

"Yang penting sekarang ini, kalau saya pribadi menganggap bahwa sudah saya 
lihat dalam satu bulan, atau satu bulan paling tidak, dalam kampanye di media 
elektronik ataupun di media-media lain, tampaknya isu tentang disability, isu 
tentang pemilih penyandang cacat ini tidak terakomodir. Artinya tidak menjadi 
bagian dari perhatian para caleg, para partai untuk mengakomodir 
kepentingan-kepentingan atau hak-hak penyandang cacat terutama tuna netra dalam 
visi-misi atau program kerja mereka."
 
"Terus terang saya belum dengar, baik di TV maupun di radio, tetapi mungkin ini 
selain dari gambaran peta politik kita, mungkin juga karena memang sudah 
sedemikian rupa penyandang cacat ini terabaikan atau terpuruk, sehingga mereka 
tidak punya nilai tawar terhadap berbagai macam partai yang ada atau penguasa 
yang ada. Sehingga kepentingan atau hak-hak yang mereka ingin tuntut itu tidak 
nampak diabaikan. Sebagai pemilih, saya belum tahu ke mana suara saya akan saya 
suarakan."

Wawancara selengkapnya bisa diikuti di situs kami: www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke