--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 14 April 2009 14:50 UTC ** SANDERA BELANDA DIBEBASKAN ** UNJUK RASA THAILAND BERAKHIR ** MACAN TAMIL BERSEDIA BERUNDING ** TINJAUAN PERS: HOMOSEKSUAL VS ISLAM DAN UNJUK RASA BANGKOK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KERUSUHAN THAILAND PUKUL WISATAWAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: ORANG AMERIKA BOLEH KUNJUNGI KELUARGA DI KUBA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARGA BELANDA YANG DICULIK AKHIRNYA BEBAS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LAMPU DISKO SIMBOL PERDAMAIAN? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KESELAMATAN PENERBANGAN LEBIH TERGANTUNG PADA SDM PENGAWASAN * SANDERA BELANDA DIBEBASKAN Pasangan suami isteri asal Belanda yang diculik di Yaman, telah dibebaskan. Sekarang Jan Hoogendoorn dan Heleen Janszen sedang dalam perjalanan menuju ibukota Sanaa, ke kedutaan besar Belanda. Suami isteri yang sudah bertahun-tahun bekerja di Yaman ini, diculik dua pekan lalu di luar ibukota Sanaa dan dibawa ke daerah pegunungan. Beberapa hari lalu sudah jelas bahwa mereka akan dibebaskan. Penculik mereka bernegosiasi dengan pemerintah Yaman. Para penculik antara lain menuntut uang tebusan dan pembuatan jalan-jalan di wilayah mereka. Belum jelas apakah tuntutan mereka dikabulkan. * UNJUK RASA THAILAND BERAKHIR Sehari setelah insiden berdarah di ibukota Thailand, Bangkok, pengunjuk rasa anti pemerintah diperkirakan menghentikan aksi massal mereka. Ratusan pengunjuk rasa yang sudah menduduki kantor perdana menteri Abhisit Vejjajiva selama tiga minggu terakhir mematuhi perintah tentara untuk meninggalkan tempat. Para pendukung mantan Perdana Menteri Thaksin menyatakan ingin menghindari bentrokan berdarah. Masih belum jelas apakah pengunjuk rasa berpakaian merah ini akan membubarkan diri dan pulang ke rumah, atau malah berunjuk rasa di tempat lain. Militer Thailand, yang telah mengerahkan panser dan ribuan tentara, menyatakan situasi di Bangkok terkendali. Dua orang tewas dan ratusan luka-luka kemarin sewaktu bentrokan antara pendukung dan penentang pemerintah serta tentara keamanan. Walaupun sementara ini situasi di Bangkok relatif tenang dan transportasi umum sudah kembali beroperas, keadaan gawat darurat masih tetap diberlakukan. * MACAN TAMIL BERSEDIA BERUNDING Pemberontak Macan Tamil di timur laut Sri Lanka akhirnya bersedia berunding untuk menghentikan pertikaian secara permanen. Gencatan senjata harus diartikan sebagai akhir definitif dari konflik berdarah Sri Lanka. Keterangan ini dinyatakan tentara pemerintah pada hari kedua gencatan senjata sementara, tepat pada tahun baru Tamil. Kolombo menyatakan, ratusan ribu orang akan diberi kesempatan untuk meninggalkan daerah perang. Sedangkan menurut pemberontak, gencatan senjata yang sudah berlangsung dua hari hanya dimaksudkan untuk meredam protes yang terus meningkat. Beberapa hari lalu, ribuan Tamil berunjuk rasa di berbagai negara melawan pemerintah Sri Lanka. Kaum Tamil di Inggris, Norwegia, dan Belanda menuntut agar konflik diakhiri dan agar pemerintah Sri Lanka mengakui negara Tamil di utara Sri Lanka. * KOREA UTARA MENGUNDURKAN DIRI Korea Utara mengundurkan diri dalam pertemuan enam negara yang akan membahas program nuklir Pyongyang. Korea Utara juga akan kembali membuka pabrik yang memproduksi uranium. Hal tersebut adalah bukti Korea Utara tidak menghiraukan keputusan Dewan Keamanan PBB. Senin lalu PBB mengutuk peluncuran sebuah roket Korea Utara dan menyatakan akan memberikan sanksi berat. Di bawah tekanan Cina dan Rusia, akhirnya ditetapkan bahwa keputusan tersebut tidak mengikat. Tetapi Korea Utara sudah terlanjur marah. Pyongyang menyatakan, ini adalah akhir definitif dari pertemuan enam negara. * PROTES PEMILU INDONESIA Sejumlah pemimpin politik Indonesia menyatakan pemilu minggu lalu dipenuhi kecurangan dan kesalahan administratif. Di antara tokoh-tokoh yang memprotes pemilu, terdapat mantan presiden Megawati Soekarno Putri dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. KPU menerima paling banyak kritik; daftar jumlah pemilih dituduh tidak lengkap sehingga jutaan orang Indonesia tidak bisa memilih. * QANTAS BANGKRUT Keuntungan maskapai penerbangan Australia, Qantas, diduga akan berkurang 50-80% dibanding 2008. Maskapai ini akan memecat 1750 pegawai dan membatalkan pemesanan pesawat baru untuk mengurangi kerugian. Sebelumnya, Qantas baru saja memesan empat Airbus A 380 dan dua belas Boeings 737-800. Selain itu, Qantas juga akan menjual pesawat-pesawat miliknya. Maskapai ini sudah memecat 1500 orang tahun lalu. Dan bulan lalu 90 manajer terpaksa diberhentikan. * BERITA BURSA Setelah libur panjang Paskah, bursa-bursa Eropa dibuka Selasa lebih rendah. Para pemegang saham masih menunggu perkembangan perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat. Di Amsterdam, tak lama setelah dibuka, indeks AEX naik 0,2% pada 233,22 poin. Paris dan London turun 0,1% - sedangkan Frankfurt turun 0,6%. Bursa Tokyo kembali turun, indeks NIKKEI ditutup 0,9% lebih rendah pada 8842,68 poin. 1 Eur = 1, 32 USD * HOMOSEKSUAL VS ISLAM DAN UNJUK RASA BANGKOK Harian Belanda Algemeen Dagblad mengangkat usaha seorang pejabat kota Amsterdam Slotervaart untuk memperbaiki dialog antara muslim dan homoseksual. Sejumlah muslim memang terkenal anti homo-dan-lesbi. Begitu juga muslim di Amsterdam Slotervaart: mereka marah karena Ahmed Marcouch - si pejabat kota - malah sengaja ingin membela homo. Apa sebenarnya yang ingin dicapai Marcouch? "Saya ingin menjelaskan bahwa homoseksualitas bukan penyakit. Bukan sesuatu yang patut dikutuk. Atau lebih jelasnya: homo punya hak yang sama dengan muslim." Homonota Minggu lalu, Marcouch mempresentasikan rencana yang disebutnya 'homonota'. Di dalamnya tertera masalah penerimaan homoseksual dalam masyarakat. Kekerasan, agresi verbal, dan penolakan terhadap homo jadi benang merahnya. Sudah terlalu sering homo dan lesbi didiskriminasi, katanya. Ada orangtua muslim bahkan tidak mengakui anak mereka jika si anak mengaku homo atau lesbi. Dan ini jadi masalah serius. Kaum homo/lesbi yang masih muda terancam menderita gangguan psikologis karena terpaksa menjalani kehidupan ganda; mereka harus menutupi identitas seksual di depan orangtua masing-masing. Demikian Algemeen Dagblad. Beberapa pihak mempertanyakan, apakah langkah Marcouch tidak terlalu jauh? Tidakkah mengkonfrontasikan Islam dengan homoseksualitas justru akan memperbesar jurang pengertian di antara keduanya? Toh, Marcouch bersikeras. "Justru jurangnya sudah terlalu besar. Kita harus berbuat sesuatu untuk menghadapi orang-orang yang tidak toleran. Kita harus memberikan pengertian pada mereka," katanya lagi. Unjuk Rasa Thailand Beralih ke Asia. Akhir pekan lalu unjuk rasa pendukung Thaksin Shinawatra berhasil membatalkan KTT negara-negara Asia di Thailand. Demikian angkat harian de Volkskrant. Unjuk rasa tak kunjung berakhir ini menunjukkan kalau jalan yang harus ditempuh Thailand menuju kestabilan pemerintahan masih panjang. Kubu Merah vs Kuning Masalah berawal dari rakyat yang terbagi ke dua kubu: kubu merah pendukung Thaksin Shinawatra, dan kubu kuning simpatisan Abhisit Vejjajiva. 'Kekuatan rakyat' Thailand mulai diperhitungkan tahun 2006. Kala itu Thaksin terpilih sebagai perdana menteri, dan rakyat kelas menengah Bangkok tidak setuju. Mereka turun ke jalan, berpakaian kuning dan menuntut Thaksin turun. Unjuk rasa berbulan-bulan ini berakhir ketika kudeta dilaksanakan sewaktu Thaksin berada di New York menghadiri pertemuan PBB. Pemerintahan 'kuning' pun dibentuk di bawah Abhisit Vejjajiva. Pendukung Thaksin tidak mau kalah. Mereka membalas kejatuhan Thaksin juga dengan unjuk rasa. gagalnya KTT Asean mereka anggap sebagai salah satu keberhasilan. Tuntutan mereka, tentu saja agar Vejjajiva turun dari jabatan perdana menteri dan pemilihan umum kembali dilaksanakan. Kapan duel kuning-merah ini akan berakhir, sampai sekarang masih belum ada jawaban. Toh sejumlah rakyat yang frustrasi akan konflik ini sedang bersiap membentuk blok baru: kelompok biru. Mereka bertekad menyelesaikan 'perang' tanpa akhir antara kelompok kuning dan merah. Demikian de Volkskrant. * KERUSUHAN THAILAND PUKUL WISATAWAN Banyak wisman terjebak akibat kerusuhan di Thailand beberapa hari belakangan. Situasi serupa terjadi akhir tahun lalu. Biro-biro perjalanan mengkhawatirkan keadaan tersebut akan menjadi pukulan pamungkas terhadap industri pariwisata Thiland yang memang sudah sekarat. Tahun lalu tidak banyak orang yang memperkirakan para lawan mantan Perdana Mentri Thaksin Shinawatra akan melumpuhkan bandara Bangkok. Akibatnya ribuan turis terjebak dalam sekejap mata. Biasanya dalam pertikaian internal seperti itu, ada peraturan tidak tertulis yang intinya sebisa mungkin tidak mengorbankan pariwisata. Beberapa hari belakangan, bukan lawan tapi justru para pendukung Thaksin yang turun ke jalan. Mereka melakukannya sekitar Songkran yaitu tahun baru Thailand dan puncak musim wisatawan. Wisman lagi-lagi menjadi korban. Memang bandara kali ini tetap dibuka, tapi pusat pertokoan tutup. Di samping itu, berlaku larangan berkumpul. Amerika Serikat, Prancis, dan Korea Selatan mengeluarkan nasehat kepada warganya untuk tidak mengunjungi Thailand. Cina, Rusia, Australia, dan Hong Kong juga menyusul dengan nasehat serupa. Kelugasan Belanda Pemerintah Belanda masih tenang dan hanya mengeluarkan nasehat kepada wisatawan serta warganya di sana untuk tidak terlalu dekat dengan demonstrasi. Wisatawan Belanda juga dinasehati untuk tidak mengenakan warna merah, warna para pendukung Thaksin, atau warna kuning yaitu warna lawannnya. 'Bangkok itu besar', kata wakil ketua Asosiasi Belanda di Thailand. 'Nasehat dari kementrian agar menjauh dari tempat berlangsungnya demonstrasi pasti akan dilaksanakan. Saya juga. Pada kerusuhan akhir pekan lalu, saya berada dua kilometer darinya, dan jujur saja, saya tidak melihat apa-apa'. Menurut direktur Biro Lalu Lintas Thailand di Belanda Harry Betist, tidak terdapat tanda adanya wisatawan Belanda yang panik dan ingin segera meninggalkan Thailand atau membatalkan rencana perjalanannya. 'Jumlah permintaan yang masuk pada kami bisa dihitung dengan jari sebelah tangan', katanya. Daerah Rawan Blokade bandara oleh para lawan Thaksin Desember lalu juga tidak membuat wisatawan Belanda beranggapan bahwa mereka berada di daerah rawan. Demikian Betist. "Di beberapa negara asing sering terjadi sesuatu, dan ini pada umumnya demonstrasi damai. Kalau ini dimasukkan dalam konteks, maka semua konsumen memang mengandalkan nasehat kementerian." "Dan saran negatif, kata Betist, "untung saja jauh dari kita". Kendati demikian biro-biro perjalanan Thailand mengatakan dampak kerusuhan itu dramatis. Januari lalu jumlah penumpang di bandara internasional Suvarnabhumi, bandara terpenting Bangkok, merosot 20 persen dibanding tahun lalu. Itu kemerosotan terbesar selama sepuluh tahun terakhir. Takut Pakar pariwisata Ton Tepe dari sekolah tinggi Pariwisata dan Lalu Lintas di Breda, Belanda, berpendapat terutama biro-biro perjalananlah yang mudah ditakut-takuti. "Mereka sekarang takut menjual Thailand dalam paket wisata", katanya. "Sebab Thailand sudah menjadi agak beresiko. Dampaknya tidak dirasakan oleh Thailand saja, melainkan juga oleh negara-negara di sekitarnya seperti Laos dan Kamboja, karena banyak orang pergi ke negera-negara tersebut melalui Bangkok." Karena itu biro-biro perjalanan Thailand terus-menerus malakukan kampanye. Mereka pergi ke Asia Utara dengan 'roadshow' khusus, mengetuk pintu maskapai-maskapai penerbangan agar lebih sering terbang ke Thailand dan mereka menawarkan harga-harga yang murah untuk menginap di hotel-hotel Thailand. Suram Menurut organisasi-organisasi perjalanan, dengan kampanye itu mereka bisa sedikit mengatasi kerugian yang dialami akibat aksi unjuk rasa tahun lalu. Tapi prospek mereka suram lagi menyusul demonstrasi beberapa hari lalu: kini 200 ribu pekerjaan terancam dihapus, yaitu sepersepuluh dari seluruh cabang wisata. * ORANG AMERIKA BOLEH KUNJUNGI KELUARGA DI KUBA Warga Amerika Serikat keturunan Kuba mulai minggu ini diperbolehkan mengunjungi sanak keluarganya di Kuba tanpa batas. Dengan pelunakan kebijakan ini Presiden Barack Obama memenuhi salah satu janjinya semasa kampanye. Tetapi embargo perdagangan Amerika terhadap Kuba tetap berlaku, dan untuk sementara Washington juga tidak berniat memperbaiki hubungan diplomatik dengan Kuba. Laporan koresponden Reinout van Wagtendonk: Tahun lalu sewaktu masa kampanyenya, Presiden Barack Obama menjanjikan akan memperlunak aturan kunjungan keluarga ke Kuba Sudah waktunya warga Amerika keturunan Kuba membebaskan sanak keluarga mereka dari ketergantungan atas rezim Castro. Itu adalah janji yang saya buat di sini. Dengan kebijakan baru ini Obama meninggalkan kebijakan isolasi yang dijalani Amerika Serikat selama 50 tahun terakhir terhadap Kuba. Kebijakan lama itu kembali dipertegas sewaktu masa pemerintahan George Bush. Presiden Obama mencabut pembatasan kunjungan keluarga sehingga warga Amerika mulai saat ini dengan leluasa dapat mengirim uang dan hadiah lainnya kepada sanak keluarga mereka di Kuba. Bantuan finansial dan kunjungan keluarga dari Amerika adalah cara yang efisien untuk memukul pemerintah komunis Kuba daripada mengisolasi pulau tersebut, demikian pendapat Obama. Tidak ada duta besar yang lebih baik untuk kebebasan warga Kuba dari orang-orang Amerika keturunan Kuba. Itu dikatakan Obama tahun lalu di Florida, negara bagian yang paling banyak penduduk keturunan Kubanya. Orang Kuba yang anti-Castro memang dikenal punya pengaruh yang besar, karena Florida semasa pemilu presiden acapkali punya peranan menentukan. Karena itu kebijakan Kuba presiden Amerika sekarang lebih daripada ajang internasional belaka, banyak pertimbangan politik-dalam negeri penting yang mempengaruhi pengambilan keputusan ini. Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs, sewaktu konperensi pers menolak mengakui secara langsung. Tetapi kenyataaan bahwa justru dia dan bukannya Presiden Obama yang mengumumkan perubahan kebijakan Kuba di depan pemirsa televisi Amerika, menunjukkan bahwa di lingkungan politik Amerika, Kuba tetap masalah sangat peka. Gibbs menyatakan: Saya rasa ini sedikit dihubungankan dengan apa yang dinamaka koreografi dari sejumlah pernyataan, tetapi lebih berhubungan dengan fakta bahwa saat ini presiden sedang mempertimbangkan sejumlah langkah kongkrit yang dibutuhkan, agar bisa menguntungkan rakyat Kuba. Bagaimana pun masalah Kuba tidak sepeka dahulu. Sebuah jajak pendapat terakhir menunjukkan 71% warga Amerika tidak keberatan apabila Washington memperbaiki hubungan diplomatik dengan Kuba. Dua pertiga warga Amerika berpendapat orang harus boleh bepergian tanpa batas ke pulau tersebut dan tidak hanya mereka yang punya sanak keluarga di Kuba, seperti yang ditetapkan pemerintah Obama saat ini. Berbagai politisi Partai Republik mengkritik perubahan kebijakan Obama ini. Tetapi masayarakt Kuba di Florida tidak menentangnya. Pendapat itu bisa berubah jika di masa datang Obama juga berencana mengubah embargo perdagangan terhadap Kuba. Untuk sementara masalah embargo tidak disinggung. Juru bicara Robert Gibbs menyatakan pemerintahnya sekarang menunggu apakah rezim Kuba juga bersedia memberikan lebih banyak kebebasan kepada rakyatnya. Tetapi diperkirakan pemerintah Amerika tidak hanya berniat memperlunak larangan bepergian warganya dan pengiriman uang ke Kuba. Sementara itu pemimpin Kuba Fidel Castro menyatakan bahwa kebijakan pemerintah Amerika ini jauh dari cukup. "Kuba tidak menunggu belas kasihan, tetapi pencabutan embargo perdagangan", demikian Castro. * WARGA BELANDA YANG DICULIK AKHIRNYA BEBAS Nikmat rasanya, kembali bebas, kata Jan Hoogendoorn, Selasa pagi, sesaat setelah pembebasannya di Yaman kepada Radio Nederland. Dua pekan lalu ia bersama istrinya diculik di luar wilayah ibukota Sanaa dan dibawa ke wilayah pegunungan. Laporan Robert Blom. ''Kami disandera selama dua pekan, nyawa kami tidak terancam, kami diurus dengan baik. Namun sekarang kami bisa kembali bebas dan itu sangat berharga"kata Hogendoorn melalui telepon. Bersama istrinya, Helen Janszen, mereka berada di kedutaan besar Belanda di Sanaa. Yang mencolok, ketika disekap keduanya boleh menggunakan telepon genggam salah seorang penyandera dan diizinkan menelpon keluarga dan pers. Sebetulnya para penyandera itu memiliki kepentingan dengan diizinkannya kami menelpon kedutaan dan pihak ketiga,"ujar pasangan yang dilayani dengan baik. Hoogendorn: Kami ditahan selama dua pekan. Pada dasarnya nyawa kami tidak terancam. Namun sekarang kami bebas dan itu sangat berarti." Proyek air minum Sejak 2006 Jan Hoogendoorn bekerja di sebuah proyek air minum di Yaman untuk perusahaan Belnda, Vitens. Perusahaan itu membantu perusahaan air minum di kota Taiz dengan meningkatkan mutu sarana penyediaan dan penyulingan air. Pada Selasa 31 Maret, pasangan itu sedang berada dalam perjalanan dari ibukota Sanaa ke kota Tazi. Ketika dalam perjalanan keduanya diculik dan dibawa ke wilayah yang jaraknya 90 kilometer sebelah tenggara Sanaa. Ketua dewan perusahaan Vitens, Rik van Terwisga lega dengan pembebasan itu. Terwisga: Ya di sini semua orang lega. Juga karyawan lainnya. Kami kebetulan menggelar pertemuan darurat di sini, yang kami lakukan setiap hari. Kebetulan saat itu kami menerima berita dari kedutaan besar di Sanaa. Kami akan merayakannya besar-besaran. Serangan Beberapa hari lalu, semakin jelas pembebasan itu semakin mendekat. Para penculik menurut media massa lokal, berunding dengan pemerintah Yaman. Para penyandera menuntut agar polisi, sejumlah anggota militer dan pejabat keamanan yang menyerang suku mereka diinterogasi. Sebelumnya suku tersebut menuntut agar tentara dan para pejabat keamanan diserahkan kepada mereka. Apakah tuntutan itu disetujui belumlah jelas. Ekstra hati-hati Peristiwa penculikan atas warga asing di Yaman bukanlah pertama kalinya. Kendati pemerintah Yaman berupaya keras agar pengunjung asing tidak mengalami kekerasan, kementerian luar negeri Belanda menyarankan agar warganya bersikap ekstra hati-hati di Yaman. Beberapa wilayah menurut kementerian luar negeri harus dihindarkan, menyusul kerusuhan antara pemerintah dan suku-suku lokal. Penculikan itu merupakan upaya suku-suku lokal untuk menekan pemerintah. Di wilayah tempat pasangan Belanda itu diculik, tidak ada saran negatif dari kementerian luar negeri. Setelah bebas, pasangan itu dibawa ke kantor gubernur. Hoogendoorn: Sebetulnya para penculik itu berkepentingan agar kami tetap berhubungan kedutaan dan pihak ketiga. Namun maaf, saya harus menutup telepon sekarang, karena kami sudah tiba di tempat gubernur. Dan setelah itu kami akan menuju kedutaan besar Belanda. Banyak orang disni dan kami harus memperlihatkan diri dahulu. * LAMPU DISKO SIMBOL PERDAMAIAN? Johan van Slooten Keliling Korea Utara adalah kesempatan yang sangat menarik tapi sekaligus menakutkan bagi kebanyakan orang Barat. Apalagi kalau keliling negara tertutup itu untuk tujuan seni. Tapi bagi Morten Traavik, itu adalah sebuah tantangan. Morten Traavik dikenal karena berbagai proyek seninya yang nyentrik. Tahun lalu, misalnya, ia menggelar kontes kecantikan di Angola. Tapi, tentu saja dengan sentuhan lain. Para peserta adalah korban ranjau darat. Pemilihan Putri Ranjau Darat Angola 2008 menarik publisitas besar-besaran di seluruh dunia. Misi Untuk proyek nyleneh Morten berikutnya, ia keliling ke Korea Utara. Bukan untuk tujuan pesiar tentunya. Ia punya dua misi. Pertama, melihat langsung suasana di pedalaman Korea Utara. Kedua, mengkritik kebiasaan Eropa dan Amerika yang suka mengekspor nilai-nilai mereka ke masyarakat lain. "Walau masyarakat yang bersangkutan sama sekali tidak memintanya," kata Morten. Tapi, kenapa ia berkeliling Korea Utara dengan menenteng-nenteng lampu disko? clip1 "Lampu disko itu bagi saya melambangkan masyarakat Barat yang konsumtif. Anda bisa mengatakan, ini sebenarnya yang saya bisa saya tawarkan sebagai orang Barat kepada Korea Utara." Konsep Barat Dengan membawa lampu disko, Morten berkeliling Pyongyang dan membuat foto. Walau ia diawasi ketat oleh tentara, ia sama sekali tidak mendapat kesulitan. "Aparat keamanan di Bandara Frankfurt jauh lebih ketat," katanya. Namun, tidak ada satu orang pun di Korea Utara yang tahu apa lampu disko itu. 'Disko' yang merupakan konsep Barat itu dilarang di Korea Utara. clip 2 "Orang-orang heran. Mereka ingin tahu apa fungsi dan tujuan lampu disko itu. Selama saya menjelaskan apa yang dilambangkan lampu itu dalam konteks ini, itu tidak masalah. Satu-satunya tempat yang tidak boleh saya kunjungi dengan menenteng lampu disko adalah tapal batas antara utara dan selatan. Menurut warga Korea Utara, Korea Selatan bisa melihat refleksi lampu disko itu dan menilainya sebagai sesuatu yang mencurigakan...!" Sukses Morten merasa misinya sukses. Walau bisa diragukan apakah orang Korea Utara mengerti misinya itu. Lagi pula, kebanyakan orang di sana tidak mengerti bahasa Inggris. Namun demikian, Morten merasa kunjungannya telah merubah pandangannya tentang Korea Utara, salah satu negara Stalin yang masih tersisa di dunia. clip 3 "Saya punya pandangan yang lebih baik tentang masyarakat dan dunia luar. Fakta bahwa saya berhasil membawa lampu disko ini ke negara paling tertutup di dunia menunjukkan bahwa segala hal di dunia ini tidaklah hitam dan putih, selalu ada nuansa lainnya." Sekembalinya di Eropa, Morten sudah disibukkan lagi dengan proyek berikutnya. Akhir tahun ini ia akan menggelar Kontes Putri Ranjau Darat Kamboja. Selain itu, ia akan kembali ke Korea Utara untuk membuka zona khusus di sana untuk disko. Tujuannya? "Menyebarkan disko ke Korea Utara", katanya. Kata Kunci: disko, Korea Selatan * KESELAMATAN PENERBANGAN LEBIH TERGANTUNG PADA SDM PENGAWASAN Keselamatan penerbangan di Indonesia tidak tergantung dari banyaknya pesawat yang dimiliki perusahaan penerbangan. Kemampuan SDM yang mengawasi sektor penerbangan lebih penting. Demikian captain Prita Wijaya anggota KNKT mengenai imbauan departemen perhubungan agar perusahaan penerbangan di Indonesia memiliki 10 pesawat tahun 2010 untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan jasa. Prita Wijaya (PW) : Banyaknya pesawat belum tentu akan meningkatkan keselamatan. Kedua, effektivitas oversight (red : inspeksi pesawat) yang dilakukan oleh regulator (red : dalam hal ini Dephub sebagai pengawas) juga tidak jalan bersama. Jadi apa gunanya perusahaan punya 10 pesawat. Kalau nanti di Indonesia ada 50 perusahaan masing-masing punya 10 pesawat. Berarti harus ada yang meng-oversight semua 50 perusahaan itu. Apakah regulator mampu secara effektif melakukan kontrol ? Harus begitu melihatnya. Kecuali memang regulator sudah mempersiapkan SDM para inspektor yang bisa meng-oversight bahwa operator (red : perusahaan penerbangan) itu benar melakukan tugasnya. Saat ini secera realistis kita melihat apakah jumlah para inspektor yang ada di regulator itu sesuai dengan jenis pesawat yang ada. Jenis pesawat kan macem-mecem. Apakah itu memadai atau tidak ? Beban kerjanya cukup atau tidak ? Saya mengkuatirkan di negara ini inspektornya juga mungkin belum cukup yang bisa melakukan tugasnya dengan baik. Mereka harus mengawasi sekian banyak pesawat. Ya sama saja kalau begitu. Radio Nederland (RN) : siapa yang dimaksud dengan inspektor regulator ? PW : Personil, paling tidak jabatan mereka inspektor. Salah satu tugas mereka adalah melakukan pengawasan, survailence (red : patroli), aduit, ramp (red : inspeksi mendadak) cek tapi bisa juga pembinaan. Mereka harus mengawasi betul semua pesawat sudah dilakukan complaince yang betul oleh operator. Itulah tugas mereka. Kalau pesawatnya banyak, berati tugas mereka juga makin banyak. Begini saja. Di Amerika, kasus FAA dengan SouthWest. Masalahnya SouthWest tidak benar melakukan maintenance pesawat-pesawat MD-80. Oversight FAA ternyata overlook( red: terlewatkan) . FAA sebagai Badan Pengawas Penerbangan memvonis denda besar jutaan dollar kepada SouthWest dan mereka bayar itu. Itu terjadi di Amerika. Yang mereka oversight memang banyak dan bisa juga kelewat seperti itu. lebih lengkap klik di www.ranesi.nl --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
