--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 22 April 2009 14:10 UTC ** GOLKAR DAN PARTAI DEMOKRAT TAK BERKOALISI ** JUMLAH PENGUNGSI SRILANKA MENINGKAT ** MAOIS INDIA BAJAK KERETA API ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PERSAMAAN HAK PEREMPUAN IRAN DAN ANCAMAN TEROR BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KOMPETISI PESAWAT JET TEMPUR EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: "SEKALI PUTIH, TETAP PUTIH" ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEMATIANNYA TIDAK AKAN SIA-SIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DPP GOLKAR MENCERAIKAN SBY * GOLKAR DAN PARTAI DEMOKRAT TAK BERKOALISI Golkar dan Partai Demokrat tidak akan berkoalisi dalam pemilihan presiden Juli mendatang. Kedua partai tidak sepakat dengan persamaan visi, demikian diungkapkan sekretaris partai Soemarsono. Indonesia akan menggelar pemilihan presiden Juli mendatang. Presiden SBY dari partai Demokrat kemungkinan besar akan terpilih kembali. Ketua Golkar, Jusuf Kalla tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai wakil presiden setelah Golkar tidak bersama lagi dengan Partai Demokrat. Partai Golkar yang didirikan oleh mantan presiden Soeharto mendominasi politik Indonesia bertahun-tahun lamanya. Namun partai itu mendapat tamparan keras pada pemilu legislatif Maret lalu. Partai Demokrat milik presiden SBY kini menjadi partai terbesar. * JUMLAH PENGUNGSI SRILANKA MENINGKAT Jumlah warga Srilanka timur laut yang mengungsi semakin meningkat. Pasalnya di wilayah itu berlangsung pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan Macan tamil. Sejak Senin lalu, ada 80 ribu warga Srilanka yang melarikan diri. Mereka ditampung di kamp-kamp pengungsi. Menurut militer, pemberontak Macan Tamil terpojok di wilayah hutan, dan kekalahan mereka hanya tinggal soal waktu. Menurut militer, dua petinggi Macan Tamil menyerah. Mereka adalah seorang jurubicara dan seorang penterjemah. Gerakan Macan Tamil menuntut pendirian negara sendiri dan perjuangna itu telah menewaskan puluhan ribu orang. * MAOIS INDIA BAJAK KERETA API Di negara bagian Jharkhand, India utara, pemberontak Maois membajak kereta api. Sekitar 200 laki-laki bersenjata masuk kereta dan memaksa masinis membawa kereta ke kota Latehar. Kereta api berpenumpang ratusan orang. Pembajakan kemungkinan terkait tahap kedua pemilihan parlemen India, Kamis besok. Karena jumlah besar pemilih serta banyaknya tindakan keamanan, warga India memberikan suara dalam lima tahap. Pekan lalu adalah tahap pertama. Ketika itu pemberontak Maois melancarkan serangan di pelbagai negara bagian, menewaskan pejabat pemilu dan aparat polisi. Kelompok Maois sudah bertahun-tahun aktif di bagian besar India. Mereka berjuang bagi buruh dan petani miskin. * PEMILIHAN PARLEMEN AFSEL Hari ini Afrika Selatan menggelar pemilihan parlemen. Sebanyak 23 juta warga Afrika akan memberikan suara. Telah diberlakukan tindakan keamanan ketat. 4000 orang mengawasi pemilu. Mereka terutama berasal dari negara-negara Afrika lainnya. Sudah dapat dipastikan, ANC tetap menjadi partai terbesar. Namun masih dipertanyakan dengan selisih berapa suara ANC akan menang. Kalau berhasil mempertahankan mayoritas duapertiga, maka partai tersebut berwenang melakukan perubahan undang undang dasar. Jajak pendapat terbaru dalam surat kabar Beeld, menunjukkan partai pimpinan Jacob Zuma akan meraih 67% suara, partai oposisi DA 13% dan COPE, sempalan ANC, 11%. * WARGA PAKISTAN TAK TERSANGKA TEROR Sembilan warga Pakistan yang ditangkapi awal bulan ini di Britania dalam operasi anti teror, tidak lagi dianggap sebagai tersangka teror. Polisi Britania menyerahkan kesembilan orang itu ke dinas imigrasi, yang akan meninjau kembali apakah mereka akan dideportasi. Kendati tidak didakwa sebagai pelaku teror namun kesembilan orang itu tetap dianggap mengancam keamanan nasional. Dua pekan lalu, dua belas orang ditangkapi ketika berlangsungnya operasi anti teror besar-besaran. Kedua belas itu terdiri dari sebelas warga Pakistan dan satu orang warga Inggris. Pelaksanaan operasi anti teror terpaksa dipercepat setelah, ketua dinas anti teror Inggris, Bob Quick secara tidak sengaja berfoto dengan perdana menteri Gordon Brown sambil memegang dokumen rahasia mengenai penyelidikan anti teror yang tidak tertutup. Ketua dinas anti teror Inggris itu akhirnya mengundurkan diri. * BAJAK LAUT SOMALIA DIHUKUM Bajak laut remaja Somalia yang ditangkap dalam aksi pembebasan seorang kapten Amerika, terancam hukuman penjara seumur hidup di Amerika. Hakim di New York memutuskan remaja Somalia tersebut bakal diadili dalam pengadilan dewasa. Ibu dan bajak laut sendiri mengaku berusia 16 tahun, namun menurut pengadilan, ia setidaknya berusia 18 tahun. Jaksa bakal menuntutnya dengan hukuman seumur hidup. Remaja tersebut merupakan salah satu bajak laut yang membajak kapal Amerika dan menyandera kaptennya selama lima hari. Tiga bajak laut lainnya tewas tertembak dalam aksi pembebasan itu. * OBAMA UNDANG PEMIMPIN TIMTENG Presiden Amerika Barack Obama mengundang pemimpin Mesir, Israel dan Palestina ke Gedung Putih. Pembicaraan itu diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang. Setelah bertemu dengan raja Abdullah dari Yordania, presiden Obama mengatakan bahwa ia berharap akan adanya keinginan baik dari seluruh pihak yang terlibat di Timur Tengah. Presiden Amerika berharap pembicaraan damai itu akan berlangsung mulus. * KERUGIAN GLOBAL KRISIS EKONOMI Dana Moneter Internasional menyatakan kerugian global akibat krisis keuangan mencapai sekitar 4 ribu milyar dolar. Jumlah raksaksa itu menyangkut kerugian yang diderita oleh bank-bank dan instansi keuangan lainnya antara tahun 2007 hingga 2010. Perhitungan itu juga mencakup kerugian yang diderita oleh dana-dana pensiun dan perusahaan asuransi. Menurut IMF, dunia perbankan seharusnya lebih gencar meminta campur tangan pemerintah, justru di saat dukungan politik atas upaya tersebut melemah. Rabu ini laporan perkiraan ekonomi dunia IMF akan dikeluarkan dan menurut perkiraan ramalan itu suram. * BERITA BURSA Lantai bursa Eorpa dimulai dengan nada kurang bergairah. Indeks AEX di Amsterdam merugi 0,1 persen pada 234.58 poin. Sementara indeks Nikkei di Jepang ditutup dengan keuntungan tipis yaitu 0.18 persen pada 8727.30 poin. Nilai tukar euro tercatat $ 1,2936 Satu euro sama dengan Rp 14.044 Satu dolar sama dengan Rp 10.852 * PERSAMAAN HAK PEREMPUAN IRAN DAN ANCAMAN TEROR BELANDA Ulasan pers kali ini mengangkat soal persamaan hak perempuan dan warga Belanda yang dilatih oleh al Qaeda. Baru saja Indonesia memperingati hari Kartini, hari persamaan hak-hak perempuan. Di belahan bumi lain, tepatnya di Iran persamaan hak antara perempuan dan laki-laki masih saja menjadi masalah. Harian NRC Handelsblad menulis, aktivis perjuangan hak-hak perempuan di Iran, mengatakan semua pihak menginginkan persamaan hak namun masalahnya mereka tidak berani berjuang untuk mendapatkannya. Masalahnya aktivis perempuan terus memperjuangkan itu namun pemerintah malah membungkamnya dengan menangkapi mereka. Di Iran bukanlah seperti di Arab Saudi, perempuan di negeri itu dapat menjadi apapun yang diinginkan, baik sebagai guru besar atau supir taksi. Namun di sisi lain hak-hak perempuan dalam keluarga ternyata belum sama. Pendek kata perempuan dalam keluarga masih didiskriminasi. Dan perempuan yang melakukan protes tersebut dibungkam oleh pemerintahan Presiden Ahmadinejad. Menurut salah seorang ahli politik Iran, pemerintah Iran saat ini kembali melakukan islamisasi setelah politik liberalisasi yang dijalankan mantan Presiden Khatami. Itu berarti penekanan ekstra terhadap hal-hal yang dianggap tidak pantas untuk umum dan pengawasan ketat terhadap pakaian perempuan terus dilanjutkan. Saat ini misalnya polisi pengawas pakaian wanita di Iran melakukan kerja lembur, tapi tetap saja ditemukan banyak perempuan yang berjeans dan berambut pirang di jalan-jalan. Strategi pemerintah lainnya yaitu meningkatkan hukuman terhadap para pelaku aksi protes. Akhir maret lalu ada 12 aktivis perempuan yang ditangkap. Dengan penahanan itu maka banyak yang merasa ketakutan. Dari Iran kita beralih ke Belanda Harian de Telegraaf menulis, al Qaeda melatih warga Belanda, sementara dinas intelijen Belanda AIVD khawatir ancaman teror semakin meningkat. Warga Belanda tersebut berangkat tahun lalu ke perbatasan antara Pakistan dan Afganistan, tempat di mana al-Qaeda mempersiapkan serangan baru terhadap sasaran barat. Kendati demikian dinas intelijen Belanda tidak mau memberikan keterangan berapa warganya yang turut serta dalam pelatihan tersebut. Kekhawatiran AIVD semakin meningkat, karena jika warga Belanda yang dilatih oleh al-Qaeda kembali ke negaranya maka mereka siap melakukan serangan. AIVD melihat kemungkinan peningkatan ancaman itu sejak Agustus tahun lalu. Menurut AIVD, ancaman terhadap pemimpin Partai untuk Kebebasan PVV Geert Wilders tetap nyata dan pengamanan terhadapnya sampai saat ini tidak dikurangi. Belanda menjadi salah satu sasaran jihad antara lain dengan keberadaan militer di Uruzgan dan film anti al-Quran yang dibuat oleh Geert Wilders. AIVD juga tidak menutup kemungkinan adanya rekrutan dari negara Eropa lainnya yang juga mengikuti pelatihan dan mendapat perintah untuk melakukan serangan di Belanda. Selain al-Qaeda yang beroperasi di perbatasan Pakistan-Afganistan ada pula kelompok lainnya seperti Taliban, Persatuan Jihad Islam IJU dan Gerakan Islam Uzbekistan atau IMU. Tahun lalu reserse nasional menahan seorang warga Belanda keturunan Turki yang berhubungan dengan jaringan IMU. Demikian de Telegraaf dan sekian pula ulasan pers kali ini. * KOMPETISI PESAWAT JET TEMPUR EROPA Banyak negara Eropa harus memperbarui armada pesawat tempurnya beberapa tahun ke depan. Ini berarti banyak yang dipertaruhkan para produsen pesawat tempur militer generasi baru. Di Belanda, kabinet juga ikut bertaruh, karena ada perpecahan pendapat di Partai Buruh PvdA yang berkuasa, apakah Belanda jadi membeli pesawat Joint Strike Fighter Amerika. Laporan redaktur politik Hans Andringa. Norwegia, Denmark, Belgia, Turki, Italia dan Inggris adalah sejumlah negara Eropa yang harus menjatuhkan pilihan atas pesawat tempur baru. Banyak calon, tapi saat ini sebagian besar sudah gugur. Misalnya pesawat Prancis Rafale dan Eurofighter Typhoon. Dua model pesawat yang masih bertarung adalah Saab Gripen New Generation dan Joint Strike Fighter F35 milik Amerika, produksi fabrikan pesawat Lockheed Martin. Ketidakpastian Jet F35 berpeluang paling besar. Pemerintah Belanda, Norwegia, Inggris, Italia dan Denmark sudah menyatakan pilihan mereka. Hanya parlemen yang masih harus memutuskan. Masalah Joint Strike Fighter (JSF) adalah banyaknya ketidakpastian yang menghalangi keputusan. Angelien Eysink, juru bicara pertahanan PvdA Belanda punya kekhawatiran besar: Angelien Eysink:"Biar saya jelaskan. Saya khawatir. Pesawat semakin mahal, terjadi keterlambatan, dan selama bertahun-tahun kita tidak tahu apa-apa soal produksi pesawat. Kita juga tidak tahu berapa harga yang harus kita bayar untuk pesawat itu. Menurut saya, Anda boleh saja khawatir." Kritik BPK Mariko Peters dari partai hijau progresif Groen Links juga khawatir soal itu. Partainya sudah mengatakan saat ini menentang pembelian JSF. Terutama karena Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Amerika menilai keadaan keuangan proyek tersebut buruk. Laporan terakhir BPK Belanda juga menunjukkan lemahnya koordinasi Departemen Pertahanan pada proyek JSF. Mariko Peters:"Sukar dipercaya betapa kritis BPK menilai sembrononya dephan dalam pembelian JSF. BPK mengatakan dephan menyimpan informasi yang seharusnya diketahui parlemen, bahwa mereka tidak punya gambaran berapa biayanya, sementara mereka diwajibkan untuk tahu. Sungguh mengejutkan." JSF: Melanjutkan Tradisi Dephan Belanda sudah bertahun-tahun mendukung pembelian JSF. Pilihan atas pesawat Amerika itu adalah kelanjutan tradisi yang logis dari pesawat yang sudah dibeli dulu, Starfighter dan F16. JSF mempermudah kerja sama dengan Amerika dan Inggris, Australia dan bisa jadi Kanada, dalam misi internasional. Pilot Belanda sudah bertahun-tahun dilatih di Amerika dan mereka punya kontak luas dan terbina baik. JSF terkenal sebagai pesawat paling canggih teknologinya selama satu dekade ke depan. Antusiasme dephan membuat sejumlah anggota parlemen curiga. Sebagian berpikir dephan menyembunyikan informasi untuk dimanipulasi. Ini semua untuk keuntungan JSF. Tom Burbage, wakil presiden Lockheed Martin dan general manager proyek JSF menekankan pada setiap kunjungan ke Eropa bahwa pembelian JSF bukan soal uang, tapi soal kesempatan bagi industri dan kekuatan angkatan udara Eropa. Juga untuk Belanda: TomBurbage: "Ini bukan cuma soal uang. Ini soal keuntungan ekonomis yang diraih industri. Ini adalah kesempatan besar. Juga kesempatan bagi kemitraan yang sudah terjalin antara angkatan udara Amerika dan Belanda untuk naik ke tingkat berikutnya secara militer." Minggu ini parlemen Belanda akan memutuskan apakah jadi membeli dua pesawat tempur JSF. PvdA pegang posisi kunci. Mereka bisa membantu para penentang dengan memperkuat mayoritas suara. Tapi partai belum memutuskan. Jika Belanda jadi membeli pesawat dan para pilotnya dilatih di Amerika, maka di tahun-tahun mendatang seluruh pesawat F16 Belanda akan diganti dengan F35. * "SEKALI PUTIH, TETAP PUTIH" 'Tolong, saya jadi putih', teriak Bram Vermeulen, mantan koresponden Radio Nederland di Afrika Selatan. Bukunya, berjudul sama, diluncurkan menjelang pemilihan Jacob Zuma sebagai presiden kulit hitam ke empat Afrika Selatan. Bram Vermeulen, dinobatkan sebagai wartawan tahun 2008, dan menurut pengakuannya, sebagai orang kulit putih ia sudah tujuh tahun lamanya berupaya berbaur dengan masyarakat kulit hitam Afrika Selatan, tapi sia-sia. Dalam bukunya, ia menyatakan telah menjadi seseorang yang dulu dihindarinya: seorang kulit putih sejati. "Sebelum saya ke Afrika, saya tidak sadar apa artinya berkulit putih', kata Vermeulen. 'Apabila anda hidup di tengah-tengah mayoritas kulit putih, maka anda sebenarnya tidak memiliki warna. Tapi di Afrika, anda segera dilihat berdasar warna kulit anda yang bersamanya tertempel seluruh sejarah bersangkutan'. 'Sejarah kolonialisme dan perbudakan selama 400 tahun dengan korban jutaan orang tewas, serta apartheid. Anda menjadi seseorang yang mereka buat, meskipun anda tidak mau', kata Vermeulen yang segera belajar bahasa Zulu setibanya di Afrika Selatan. Itu ternyata tidak perlu karena semua orang berbicara bahasa Inggris atau Afrika Selatan. Tribunal rakyat Rencana integrasi Vermeulen lainnya juga gagal. Tinggal di pemukiman kulit hitam untuk memahami denyut nadi kehidupan masyarakat? Lupakan saja. Ketika ia dan pacar kulit hitamnnya berkendaraan menuju Yohanesburg, mereka langsung dihadapkan dengan tribunal rakyat. 'Kamu pikir aku mau tinggal di sini, teriak pacarnya sesudah seorang pria mendarat persis di depan mobil mereka dan dihajar oleh dua puluh orang di depan mata mereka'. Vermeulen memutuskan untuk tinggal di pemukiman orang-orang kaya kulit putih dengan tembok tinggi. Berdebar-debar Sesudah dua kali berturut-turut dihadapkan dengan perampokan, dengan cepat ia menyadari dirinya tidak saja 'putih' tapi telah menjadi seorang calon rasis. 'Tiba-tiba jantung berdebar-debar apabila saya berada di jalan karena semua orang kulit hitam Afsel telah menjadi satu gumpalan besar' Vermeluen menyaksikan para penyerangnya di setiap orang kulit hitam yang dijumpainya di jalan. Pengalaman traumatis. Pada saat para pendatang di Belanda dicekoki pentingnya berintegrasi, maka Vermeulen setiap hari dihadapkan dengan kemustahilan berintegrasi di Afrika Selatan. Banjir darah Benang merah dalam bukunya adalah banjir darah yang diakibatkan putra seorang petani kulit putih, Johann Nel, di pemukiman kumuh kulit hitam. Vermeluen bertanya-tanya bagaimana seorang remaja kulit putih dari generasi sesudah runtuhnya apartheid bisa melakukan hal seperti itu. 'Ia seorang remaja yang sangat ketakutan', kata Vermeulen. 'Tinggal di peternakan yang sudah ditinggalkan. Menjauh ke horison, jauh dari bahaya yang datang dari pemukiman kumuh. Kehidupan menyendiri, di mana ia sudah tidak bisa lagi membedakan antara para pencuri dengan orang kulit hitam'. Hal paling menarik dalam menulis buku itu adalah pernyataan bahwa warga kulit hitam di pemukiman kumuh memaafkan Nel dan keluarganya. 'Kami hanya bisa menyelesaikan masalah ini apabila orang tua remaja kulit putih itu datang kepada kami dan berdoa bersama-sama kami, kata mereka pada saya'. Toleransi, pesan presiden kulit hitam pertama sesudah runtuhnya apartheid, Nelson Mandela, kembali bergema di kalangan penduduk paling miskin di Afrika Selatan ini. Toleransi tersebut, menurut Vermeluen satu-satunya cara untuk membuat masyarakat multikultural itu berfungsi. 'Tidak dengan menuntut bahwa anda harus menjadi sama dengan saya, tapi dengan menerima bahwa seseorang itu berbeda'. Turki Vermeluen saat ini tinggal di Turki, sebagai koresponden Radio Nederland di sana. Ia kangen Afrika Selatan. Dengan tangan terbuka, ia mengatakan 'Afrika sudah masuk dalam darahmu. Bau tanah merah, sembilan bulan matahari di wajahmu dan senyuman yang tak pernah lepas dari wajah-wajah di sekelilingmu. Anda tidak bisa menemukan itu semua di tempat lain'. Baginya, Turki menjadi tantangan baru untuk mencoba memahami masyarakatnya. 'Walaupun kini tahu saya tidak akan pernah berhasil. Saya sudah belajar. Saya tidak memiliki ilusi untuk menjadi seorang Turki", demikian dia memutuskan dengan seringai lebar. * KEMATIANNYA TIDAK AKAN SIA-SIA Januari lalu, Lasantha Wickremetunga, wartawan pria Sri Lanka dibunuh. Ia dikenal sebagai pengecam keras berbagai kebijakan pemerintah. Kini, saudara laki-laki mendiang, Lal Wickremetunga, melanjutkan kegiatan sang kakak. Belum lama ini di London, ia menerima The Guardian Journalism Award at the 2009 Index of Censorship. Pada kesempatan itu, Radio Nederland Wereldomroep mewawancara Lal Wickremetunga. Oleh Davian Ford dan Paddy Maguire Sri Lanka termasuk negeri paling berbahaya bagi wartawan. Bukan karena mereka bisa terluka atau tewas di wilayah konflik. Negeri ini berbahaya bagi wartawan yang berani menyuarakan berbagai tindakan pemerintah selama beberapa dasawarsa berkecamuknya perang saudara. Karena seringkali, suara seperti itu dibungkam dengan kejam. Pembunuhan jurnalis penyidik terkemuka di ibukota Sri Lanka, Kolombo, Januari lalu menambah kekhawatiran dan kemarahan atas makin meningkatnya tindak kekerasan terhadap wartawan di negeri ini. Salah-urus Lasantha Wickremetunga, mantan pemimpin redaksi harian Sri Lanka, Sunday Leader, adalah pengecam lantang kebijakan pemerintah, dalam menangani konflik melawan kelompok separatis Macan Tamil. Dalam upaya membongkar korupsi, ia sering berhadapan dengan politisi. Mendiang wartawan ini pernah diseret ke pengadilan, karena menulis serentetan artikel mengenai kasus suap dan salah-urus penanganan perang melawan Macan Tamil. Tulisan itu menyorot keterlibatan Menteri Pertahanan, yang juga saudara laki-laki presiden. Pada tanggal 8 Januari, mobil sang pemimpin redaksi terjebak dalam suatu kemacetan lalu-lintas, Lasantha Wickremetunga ditembak oleh dua orang bersenjata mengendarai sepedamotor. Sejak pembunuhan saudaranya ini, Lal meneruskan perjuangan sang kakak, dan menjadi pemimpin redaksi Sunday Leader. Tak ada bukti Menyusul pembunuhan, Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa, mengutuk para pembunuh dan memerintahkan penyidikan. Kini empat bulan sudah berlalu, tidak ada orang yang ditangkap dan tidak ada tanda-tanda aparat pemerintah benar-benar berusaha membongkar peristiwa pembunuhan tersebut. Kepada Radio Nederland Wereldomroep, Lal Wickremetunga menjelaskan, tidak banyak yang telah dilakukan untuk menangkap para pembunuh abangnya: Lal Wickremetunga: "Tidak, saya tidak puas. Karena, hingga sekarang, tiga bulan sejak saat pembunuhan, tidak ada bukti konkrit apa saja yang telah dilakukan oleh polisi atau aparat penyidik lainnya". Sifat manusia Lal Wickremetunga meneruskan upaya saudaranya mengekspos korupsi dalam tubuh pemerintah. Surat kabar Sunday Leader secara teratur mengkritik perang pemerintah memebrantas Macan Tamil. Koran itu dalam editorialnya terutama mengkritik penolakan pemerintah untuk mengijinkan wartawan masuk ke wilayah konflik yang sudah semakin ciut di sepanjang pantai utara Sri Lanka. Meskipun perang terhadap Macan Tamil tampaknya telah memasuki tahap akhir, tapi Wickremetunga tidak yakin berakhirnya pertempuran akan bisa memperbaiki situasi hak-hak azasi manusia di negaranya. Lal Wickremetunga: "Sifat manusia itu sedemikian rupa sehingga sekali saja Anda menggunakan senjata dan biasa berkuasa atas dasar senjata, maka sangatlah sulit untuk meletakkannya. Saya curiga pemerintah akan mulai menggunakan senjata untuk melawan setiap bentuk perlawanan dari media". Wickremetunga mengakui di Sri Lanka sangatlah berbahaya untuk mengkritik pemerintah terlalu tajam. Walau demikian, koran Sunday Leader mempertahankan standar ketepatan yang sudah dicanangkan oleh saudaranya Lasantha dan menolak bertekuk lutut pada tekanan pemerintah untuk melakukan sensor. "Saya tahu itu berbahaya, tapi apabila kita tidak meneruskan apa yang sudah dimulai Lasantha sampai akhir hayatnya, maka kematiannya akan percuma saja". * DPP GOLKAR MENCERAIKAN SBY DPP Partai Golkar memutuskan, dalam pilpres mendatang tidak akan bekerja-sama lagi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan demikian, pada pilpres mendatang, SBY - Jusuf Kalla, tampaknya tidak akan tampil sebagai pasangan. Berikut penjelasan pakar politik, LIPI, Syamsudin Haris, mengenai perkembangan tersebut pada Radio Nederland Wereldomroep: Syamsudin Haris (SH): Sebetulnya sinyal itu sudah disampaikan oleh Presiden SBY, beberapa hari yang lalu. Bahwa dia tidak akan mengajak kembali Pak Jusuf Kalla. Oleh sebab itu ya, kemungkinan akan dengan tokoh lain. Radio Nederland Wereldomroep (RNW): Bisa diperkirakan, atau sudah diketahui, SBY akan mengajak siapa, Pak Syamsudin? SH: Sampai saat ini saya masih menduga akan mengajak dari kalangan Golkar juga. RNW: Di kalangan Golkar sendiri bagaimana ini Pak? SH: Ya, tentu secara institusi Golkar mungkin tidak akan ke SBY. Tapi mungkin bergabung dengan PDI-P nya Megawati. RNW: Pak Syamsudin, sementara itu Golkar sudah memutuskan, mereka tidak akan bekerja-sama dengan SBY atau Partai Demokrat. Bagaimana ini Pak Syamsudin? SH: Keputusan finalnya itu sebetulnya besok, di Rapimnas Khusus gitu. Ya, kemungkinan besar memang akan sama dengan keputusan tadi pagi, atau tadi siang. Yang sudah disampaikan oleh DPP Golkar. Tapi, walaupun demikian, tentu kita masih akan menunggu sampai besok, RNW: Jadi keputusan tidak mau bekerja-sama itu belum final, Pak Syamsudin? SH: Eeh, belum final. Sebab keputusan DPP itu belum menjadi keputusan partai. Nah keputusan partai itu, yang paling tinggi adalah Rapimnas besok itu ... Untuk mendengarkan wawancara Syamsudin Haris selengkapnya dapat anda dengarkan: http://www.ranesi.nl --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
