---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 22 April 2009 14:10 UTC



** GOLKAR DAN PARTAI DEMOKRAT TAK BERKOALISI

** JUMLAH PENGUNGSI SRILANKA MENINGKAT

** MAOIS INDIA BAJAK KERETA API

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PERSAMAAN HAK PEREMPUAN IRAN DAN ANCAMAN TEROR 
BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KOMPETISI PESAWAT JET TEMPUR EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: "SEKALI PUTIH, TETAP PUTIH"

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEMATIANNYA TIDAK AKAN SIA-SIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DPP GOLKAR MENCERAIKAN SBY



* GOLKAR DAN PARTAI DEMOKRAT TAK BERKOALISI

Golkar dan Partai Demokrat tidak akan berkoalisi dalam pemilihan presiden Juli 
mendatang. Kedua partai tidak sepakat dengan persamaan visi, demikian 
diungkapkan sekretaris partai Soemarsono. Indonesia akan menggelar pemilihan 
presiden Juli mendatang. Presiden SBY dari partai Demokrat kemungkinan besar 
akan terpilih kembali. Ketua Golkar, Jusuf Kalla tidak akan mencalonkan diri 
lagi sebagai wakil presiden setelah Golkar tidak bersama lagi dengan Partai 
Demokrat. Partai Golkar yang didirikan oleh mantan presiden Soeharto 
mendominasi politik Indonesia bertahun-tahun lamanya. Namun partai itu mendapat 
tamparan keras pada pemilu legislatif Maret lalu. Partai Demokrat milik 
presiden SBY kini menjadi partai terbesar.


* JUMLAH PENGUNGSI SRILANKA MENINGKAT

Jumlah warga Srilanka timur laut yang mengungsi semakin meningkat. Pasalnya di 
wilayah itu berlangsung pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan Macan 
tamil. Sejak Senin lalu, ada 80 ribu warga Srilanka yang melarikan diri. Mereka 
ditampung di kamp-kamp pengungsi. Menurut militer, pemberontak Macan Tamil 
terpojok di wilayah hutan, dan kekalahan mereka hanya tinggal soal waktu. 
Menurut militer, dua petinggi Macan Tamil menyerah. Mereka adalah seorang 
jurubicara dan seorang penterjemah.  Gerakan Macan Tamil menuntut pendirian 
negara sendiri dan perjuangna itu telah menewaskan puluhan ribu orang.


* MAOIS INDIA BAJAK KERETA API

Di negara bagian Jharkhand, India utara, pemberontak Maois membajak kereta api. 
Sekitar 200 laki-laki bersenjata masuk kereta dan memaksa masinis membawa 
kereta ke kota Latehar. Kereta api berpenumpang ratusan orang. Pembajakan 
kemungkinan terkait tahap kedua pemilihan parlemen India, Kamis besok. Karena 
jumlah besar pemilih serta banyaknya tindakan keamanan, warga India memberikan 
suara dalam lima tahap. Pekan lalu adalah tahap pertama. Ketika itu pemberontak 
Maois melancarkan serangan di pelbagai negara bagian, menewaskan pejabat pemilu 
dan aparat polisi. Kelompok Maois sudah bertahun-tahun aktif di bagian besar 
India. Mereka berjuang bagi buruh dan petani miskin.


* PEMILIHAN PARLEMEN AFSEL

Hari ini Afrika Selatan menggelar pemilihan parlemen. Sebanyak 23 juta warga 
Afrika akan memberikan suara. Telah diberlakukan tindakan keamanan ketat. 4000 
orang mengawasi pemilu. Mereka terutama berasal dari negara-negara Afrika 
lainnya. Sudah dapat dipastikan, ANC tetap menjadi partai terbesar. Namun masih 
dipertanyakan dengan selisih berapa suara ANC akan menang. Kalau berhasil 
mempertahankan mayoritas duapertiga, maka partai tersebut berwenang melakukan 
perubahan undang undang dasar. Jajak pendapat terbaru dalam surat kabar Beeld, 
menunjukkan partai pimpinan Jacob Zuma akan meraih 67% suara, partai oposisi DA 
13% dan COPE, sempalan ANC, 11%.


* WARGA PAKISTAN TAK TERSANGKA TEROR

Sembilan warga Pakistan yang ditangkapi awal bulan ini di Britania dalam 
operasi anti teror, tidak lagi dianggap sebagai tersangka teror. Polisi 
Britania menyerahkan kesembilan orang itu ke dinas imigrasi, yang akan meninjau 
kembali apakah mereka akan dideportasi. Kendati tidak didakwa sebagai pelaku 
teror namun kesembilan orang itu tetap dianggap mengancam keamanan nasional. 
Dua pekan lalu, dua belas orang ditangkapi ketika berlangsungnya operasi anti 
teror besar-besaran. Kedua belas itu terdiri dari sebelas warga Pakistan dan 
satu orang warga Inggris. Pelaksanaan operasi anti teror terpaksa dipercepat 
setelah, ketua dinas anti teror Inggris, Bob Quick secara tidak sengaja berfoto 
dengan perdana menteri Gordon Brown sambil memegang dokumen rahasia mengenai 
penyelidikan anti teror yang tidak tertutup. Ketua dinas anti teror Inggris itu 
akhirnya mengundurkan diri.


* BAJAK LAUT SOMALIA DIHUKUM

Bajak laut remaja Somalia yang ditangkap dalam aksi pembebasan seorang kapten 
Amerika, terancam hukuman penjara seumur hidup di Amerika. Hakim di New York 
memutuskan remaja Somalia tersebut bakal diadili dalam pengadilan dewasa. Ibu 
dan bajak laut sendiri mengaku berusia 16 tahun, namun menurut pengadilan, ia 
setidaknya berusia 18 tahun. Jaksa bakal menuntutnya dengan hukuman seumur 
hidup. Remaja tersebut merupakan salah satu bajak laut yang membajak kapal 
Amerika dan menyandera kaptennya selama lima hari. Tiga bajak laut lainnya 
tewas tertembak dalam aksi pembebasan itu.


* OBAMA UNDANG PEMIMPIN TIMTENG

Presiden Amerika Barack Obama mengundang pemimpin Mesir, Israel dan Palestina 
ke Gedung Putih. Pembicaraan itu diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa 
pekan mendatang. Setelah bertemu dengan raja Abdullah dari Yordania, presiden 
Obama mengatakan bahwa ia berharap akan adanya keinginan baik dari seluruh 
pihak yang terlibat di Timur Tengah. Presiden Amerika berharap pembicaraan 
damai itu akan berlangsung mulus.


* KERUGIAN GLOBAL KRISIS EKONOMI

Dana Moneter Internasional menyatakan kerugian global akibat krisis keuangan 
mencapai sekitar 4 ribu milyar dolar. Jumlah raksaksa itu menyangkut kerugian 
yang diderita oleh bank-bank dan instansi keuangan lainnya antara tahun 2007 
hingga 2010. Perhitungan itu juga mencakup kerugian yang diderita oleh 
dana-dana pensiun dan perusahaan asuransi. Menurut IMF, dunia perbankan 
seharusnya lebih gencar meminta campur tangan pemerintah, justru di saat 
dukungan politik atas upaya tersebut melemah. Rabu ini laporan perkiraan 
ekonomi dunia IMF akan dikeluarkan dan menurut perkiraan ramalan itu suram.


* BERITA BURSA

Lantai bursa Eorpa dimulai dengan nada kurang bergairah. Indeks AEX di 
Amsterdam merugi 0,1 persen pada 234.58 poin. Sementara indeks Nikkei di Jepang 
ditutup dengan keuntungan tipis yaitu 0.18 persen pada 8727.30 poin.

Nilai tukar euro tercatat $ 1,2936
Satu euro sama dengan Rp 14.044
Satu dolar sama dengan Rp 10.852


* PERSAMAAN HAK PEREMPUAN IRAN DAN ANCAMAN TEROR BELANDA

Ulasan pers kali ini mengangkat soal persamaan hak perempuan dan warga Belanda 
yang dilatih oleh al Qaeda.

Baru saja Indonesia memperingati hari Kartini, hari persamaan hak-hak 
perempuan. Di belahan bumi lain, tepatnya di Iran persamaan hak antara 
perempuan dan laki-laki masih saja menjadi masalah. Harian NRC Handelsblad 
menulis, aktivis perjuangan hak-hak perempuan di Iran, mengatakan semua pihak 
menginginkan persamaan hak namun masalahnya mereka tidak berani berjuang untuk 
mendapatkannya. 

Masalahnya aktivis perempuan terus memperjuangkan itu namun pemerintah malah 
membungkamnya dengan menangkapi mereka. Di Iran bukanlah seperti di Arab Saudi, 
perempuan di negeri itu dapat menjadi apapun yang diinginkan, baik sebagai guru 
besar atau supir taksi. Namun di sisi lain hak-hak perempuan dalam keluarga 
ternyata belum sama. Pendek kata perempuan dalam keluarga masih didiskriminasi. 
Dan perempuan yang melakukan protes tersebut dibungkam oleh pemerintahan 
Presiden Ahmadinejad.

Menurut salah seorang ahli politik Iran, pemerintah Iran saat ini kembali 
melakukan islamisasi setelah politik liberalisasi yang dijalankan mantan 
Presiden Khatami. Itu berarti penekanan ekstra terhadap hal-hal yang dianggap 
tidak pantas untuk umum dan pengawasan ketat terhadap pakaian perempuan terus 
dilanjutkan. Saat ini misalnya polisi pengawas pakaian wanita di Iran melakukan 
kerja lembur, tapi tetap saja ditemukan banyak perempuan yang berjeans dan 
berambut pirang di jalan-jalan.

Strategi pemerintah lainnya yaitu meningkatkan hukuman terhadap para pelaku 
aksi protes. Akhir maret lalu ada 12 aktivis perempuan yang ditangkap. Dengan 
penahanan itu maka banyak yang merasa ketakutan. 

Dari Iran kita beralih ke Belanda

Harian de Telegraaf menulis, al Qaeda melatih warga Belanda, sementara dinas 
intelijen Belanda AIVD khawatir ancaman teror semakin meningkat. Warga Belanda 
tersebut berangkat tahun lalu ke perbatasan antara Pakistan dan Afganistan, 
tempat di mana al-Qaeda mempersiapkan serangan baru terhadap sasaran barat. 

Kendati demikian dinas intelijen Belanda tidak mau memberikan keterangan berapa 
warganya yang turut serta dalam pelatihan tersebut. Kekhawatiran AIVD semakin 
meningkat, karena jika warga Belanda yang dilatih oleh al-Qaeda kembali ke 
negaranya maka mereka siap melakukan serangan.

AIVD melihat kemungkinan peningkatan ancaman itu sejak Agustus tahun lalu. 
Menurut AIVD, ancaman terhadap pemimpin Partai untuk Kebebasan PVV Geert 
Wilders tetap nyata dan pengamanan terhadapnya sampai saat ini tidak dikurangi. 

Belanda menjadi salah satu sasaran jihad antara lain dengan keberadaan militer 
di Uruzgan dan film anti al-Quran yang dibuat oleh Geert Wilders. AIVD juga 
tidak menutup kemungkinan adanya rekrutan dari negara Eropa lainnya yang juga 
mengikuti pelatihan dan mendapat perintah untuk melakukan serangan di Belanda.  

Selain al-Qaeda yang beroperasi di perbatasan Pakistan-Afganistan ada pula 
kelompok lainnya seperti Taliban, Persatuan Jihad Islam IJU dan Gerakan Islam 
Uzbekistan atau IMU. Tahun lalu reserse nasional menahan seorang warga Belanda 
keturunan Turki yang berhubungan dengan jaringan IMU.

Demikian de Telegraaf dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* KOMPETISI PESAWAT JET TEMPUR EROPA

Banyak negara Eropa harus memperbarui armada pesawat tempurnya beberapa tahun 
ke depan. Ini berarti banyak yang dipertaruhkan para produsen pesawat tempur 
militer generasi baru. Di Belanda, kabinet juga ikut bertaruh, karena ada 
perpecahan pendapat di Partai Buruh PvdA yang berkuasa, apakah Belanda jadi 
membeli pesawat Joint Strike Fighter Amerika. Laporan redaktur politik Hans 
Andringa.

Norwegia, Denmark, Belgia, Turki, Italia dan Inggris adalah sejumlah negara 
Eropa yang harus menjatuhkan pilihan atas pesawat tempur baru. Banyak calon, 
tapi saat ini sebagian besar sudah gugur. Misalnya pesawat Prancis Rafale dan 
Eurofighter Typhoon. Dua model pesawat yang masih bertarung adalah Saab Gripen 
New Generation dan Joint Strike Fighter F35 milik Amerika, produksi fabrikan 
pesawat Lockheed Martin.

Ketidakpastian
Jet F35 berpeluang paling besar. Pemerintah Belanda, Norwegia, Inggris, Italia 
dan Denmark sudah menyatakan pilihan mereka. Hanya parlemen yang masih harus 
memutuskan. Masalah Joint Strike Fighter (JSF) adalah banyaknya ketidakpastian 
yang menghalangi keputusan. Angelien Eysink, juru bicara pertahanan PvdA 
Belanda punya kekhawatiran besar:

Angelien Eysink:"Biar saya jelaskan. Saya khawatir. Pesawat semakin mahal, 
terjadi keterlambatan, dan selama bertahun-tahun kita tidak tahu apa-apa soal 
produksi pesawat. Kita juga tidak tahu berapa harga yang harus kita bayar untuk 
pesawat itu. Menurut saya, Anda boleh saja khawatir."  

Kritik BPK
Mariko Peters dari partai hijau progresif Groen Links juga khawatir soal itu. 
Partainya sudah mengatakan saat ini menentang pembelian JSF. Terutama karena 
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Amerika menilai keadaan keuangan proyek tersebut 
buruk. Laporan terakhir BPK Belanda juga menunjukkan lemahnya koordinasi 
Departemen Pertahanan pada proyek JSF.

Mariko Peters:"Sukar dipercaya betapa kritis BPK menilai sembrononya dephan 
dalam pembelian JSF. BPK mengatakan dephan menyimpan informasi yang seharusnya 
diketahui parlemen, bahwa mereka tidak punya gambaran berapa biayanya, 
sementara mereka diwajibkan untuk tahu. Sungguh mengejutkan." 

JSF: Melanjutkan Tradisi 
Dephan Belanda sudah bertahun-tahun mendukung pembelian JSF. Pilihan atas 
pesawat Amerika itu adalah kelanjutan tradisi yang logis dari pesawat yang 
sudah dibeli dulu, Starfighter dan F16. JSF mempermudah kerja sama dengan 
Amerika dan Inggris, Australia dan bisa jadi Kanada, dalam misi internasional. 
Pilot Belanda sudah bertahun-tahun dilatih di Amerika dan mereka punya kontak 
luas dan terbina baik. JSF terkenal sebagai pesawat paling canggih teknologinya 
selama satu dekade ke depan.

Antusiasme dephan membuat sejumlah anggota parlemen curiga. Sebagian berpikir 
dephan menyembunyikan informasi untuk dimanipulasi. Ini semua untuk keuntungan 
JSF. 

Tom Burbage, wakil presiden Lockheed Martin dan general manager proyek JSF 
menekankan pada setiap kunjungan ke Eropa bahwa pembelian JSF bukan soal uang, 
tapi soal kesempatan bagi industri dan kekuatan angkatan udara Eropa. Juga 
untuk Belanda:

TomBurbage: "Ini bukan cuma soal uang. Ini soal keuntungan ekonomis yang diraih 
industri. Ini adalah kesempatan besar. Juga kesempatan bagi kemitraan yang 
sudah terjalin antara angkatan udara Amerika dan Belanda untuk naik ke tingkat 
berikutnya secara militer."

Minggu ini parlemen Belanda akan memutuskan apakah jadi membeli dua pesawat 
tempur JSF. PvdA pegang posisi kunci. Mereka bisa membantu para penentang 
dengan memperkuat mayoritas suara. Tapi partai belum memutuskan. Jika Belanda 
jadi membeli pesawat dan para pilotnya dilatih di Amerika, maka di tahun-tahun 
mendatang seluruh pesawat F16 Belanda akan diganti dengan F35.


* "SEKALI PUTIH, TETAP PUTIH"

'Tolong, saya jadi putih', teriak Bram Vermeulen, mantan koresponden Radio 
Nederland  di Afrika Selatan. Bukunya, berjudul sama, diluncurkan menjelang 
pemilihan Jacob Zuma sebagai presiden kulit hitam ke empat Afrika Selatan. 

Bram Vermeulen, dinobatkan sebagai wartawan tahun 2008, dan menurut 
pengakuannya, sebagai orang kulit putih ia sudah tujuh tahun lamanya berupaya 
berbaur dengan masyarakat kulit hitam Afrika Selatan, tapi sia-sia. Dalam 
bukunya, ia menyatakan telah menjadi seseorang yang dulu dihindarinya: seorang 
kulit putih sejati. 

"Sebelum saya ke Afrika, saya tidak sadar apa artinya berkulit putih', kata 
Vermeulen. 'Apabila anda hidup di tengah-tengah mayoritas kulit putih, maka 
anda sebenarnya tidak memiliki warna. Tapi di Afrika, anda segera dilihat 
berdasar warna kulit anda yang bersamanya tertempel seluruh sejarah 
bersangkutan'.  

'Sejarah kolonialisme dan perbudakan selama 400 tahun dengan korban jutaan 
orang tewas, serta apartheid. Anda menjadi seseorang yang mereka buat, meskipun 
 anda tidak mau', kata Vermeulen yang segera belajar bahasa Zulu setibanya di 
Afrika Selatan. Itu ternyata tidak perlu karena semua orang berbicara bahasa 
Inggris atau Afrika Selatan.

Tribunal rakyat
Rencana integrasi Vermeulen lainnya juga gagal. Tinggal di pemukiman kulit 
hitam untuk memahami denyut nadi kehidupan masyarakat? Lupakan saja. Ketika ia 
dan pacar kulit hitamnnya berkendaraan menuju Yohanesburg, mereka langsung 
dihadapkan dengan tribunal rakyat.

'Kamu pikir aku mau tinggal di sini, teriak pacarnya sesudah seorang pria 
mendarat persis di depan mobil mereka dan dihajar oleh dua puluh orang di depan 
mata mereka'. Vermeulen memutuskan untuk tinggal di pemukiman orang-orang kaya 
kulit putih dengan tembok tinggi.

Berdebar-debar
Sesudah dua kali berturut-turut dihadapkan dengan perampokan, dengan cepat ia 
menyadari dirinya tidak saja 'putih' tapi telah menjadi seorang calon rasis. 
'Tiba-tiba jantung berdebar-debar apabila saya berada di jalan karena semua 
orang kulit hitam Afsel telah menjadi satu gumpalan besar'  

Vermeluen menyaksikan para penyerangnya di setiap orang kulit hitam yang 
dijumpainya di jalan. Pengalaman traumatis. Pada saat para pendatang di Belanda 
dicekoki pentingnya berintegrasi, maka Vermeulen setiap hari dihadapkan dengan 
kemustahilan berintegrasi di Afrika Selatan.

Banjir darah
Benang merah dalam bukunya adalah banjir darah yang diakibatkan putra seorang 
petani kulit putih,  Johann Nel, di pemukiman kumuh kulit hitam. Vermeluen 
bertanya-tanya bagaimana seorang remaja kulit putih dari generasi sesudah 
runtuhnya apartheid bisa melakukan hal seperti itu. 

'Ia seorang remaja yang sangat ketakutan', kata Vermeulen. 'Tinggal di 
peternakan yang sudah ditinggalkan. Menjauh ke horison, jauh dari bahaya yang 
datang dari pemukiman kumuh. Kehidupan menyendiri, di mana ia sudah tidak bisa 
lagi membedakan antara para pencuri dengan orang kulit hitam'. 

Hal paling menarik dalam menulis buku itu adalah pernyataan bahwa  warga kulit 
hitam di pemukiman kumuh memaafkan Nel dan keluarganya. 'Kami hanya bisa 
menyelesaikan masalah ini apabila orang tua remaja kulit putih itu datang 
kepada kami dan berdoa bersama-sama kami, kata mereka pada saya'. 

Toleransi, pesan presiden kulit hitam pertama sesudah runtuhnya apartheid, 
Nelson Mandela,  kembali bergema di kalangan penduduk paling miskin di Afrika 
Selatan ini. Toleransi tersebut, menurut Vermeluen satu-satunya cara untuk 
membuat masyarakat multikultural itu berfungsi. 'Tidak dengan menuntut bahwa 
anda harus menjadi sama dengan saya, tapi dengan menerima bahwa seseorang itu 
berbeda'. 

Turki
Vermeluen saat ini tinggal di Turki, sebagai koresponden Radio Nederland di 
sana. Ia kangen Afrika Selatan. Dengan tangan terbuka, ia mengatakan 'Afrika 
sudah masuk dalam darahmu. Bau tanah merah, sembilan bulan matahari di wajahmu 
dan senyuman yang tak pernah lepas dari wajah-wajah di sekelilingmu. Anda tidak 
bisa menemukan itu semua di tempat lain'. 

Baginya, Turki menjadi tantangan baru untuk mencoba memahami masyarakatnya. 
'Walaupun kini tahu saya  tidak akan pernah berhasil. Saya sudah belajar. Saya 
tidak memiliki ilusi untuk menjadi seorang Turki", demikian dia memutuskan 
dengan seringai lebar.


* KEMATIANNYA TIDAK AKAN SIA-SIA

Januari lalu, Lasantha Wickremetunga, wartawan pria Sri Lanka dibunuh. Ia 
dikenal sebagai pengecam keras berbagai kebijakan pemerintah. Kini, saudara 
laki-laki mendiang, Lal Wickremetunga, melanjutkan kegiatan sang kakak.  Belum 
lama ini di London, ia menerima The Guardian Journalism Award at the 2009 Index 
of Censorship. Pada kesempatan itu, Radio Nederland Wereldomroep mewawancara 
Lal Wickremetunga. Oleh Davian Ford dan Paddy Maguire

Sri Lanka termasuk negeri paling berbahaya bagi wartawan. Bukan karena mereka 
bisa terluka atau tewas di wilayah konflik. Negeri ini berbahaya bagi wartawan 
yang berani menyuarakan berbagai tindakan pemerintah selama beberapa dasawarsa 
berkecamuknya perang saudara. Karena seringkali, suara seperti itu dibungkam 
dengan kejam.

Pembunuhan jurnalis penyidik terkemuka di ibukota Sri Lanka, Kolombo, Januari 
lalu menambah kekhawatiran dan kemarahan atas makin meningkatnya tindak 
kekerasan terhadap wartawan di negeri ini.

Salah-urus
Lasantha Wickremetunga, mantan pemimpin redaksi harian Sri Lanka, Sunday 
Leader, adalah pengecam lantang kebijakan pemerintah, dalam menangani konflik 
melawan kelompok separatis Macan Tamil. Dalam upaya membongkar korupsi, ia 
sering berhadapan dengan politisi. Mendiang wartawan ini pernah diseret ke 
pengadilan, karena menulis serentetan artikel mengenai kasus suap dan 
salah-urus penanganan perang melawan Macan Tamil. Tulisan itu menyorot 
keterlibatan Menteri Pertahanan, yang juga saudara laki-laki presiden.

Pada tanggal 8 Januari, mobil sang pemimpin redaksi terjebak dalam suatu 
kemacetan lalu-lintas, Lasantha Wickremetunga ditembak oleh dua orang 
bersenjata mengendarai sepedamotor. Sejak pembunuhan saudaranya ini, Lal 
meneruskan perjuangan sang kakak, dan menjadi pemimpin redaksi Sunday Leader.

Tak ada bukti
Menyusul pembunuhan, Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa, mengutuk para 
pembunuh dan memerintahkan penyidikan. Kini empat bulan sudah berlalu, tidak 
ada orang yang ditangkap dan tidak ada tanda-tanda aparat pemerintah 
benar-benar berusaha membongkar peristiwa pembunuhan tersebut. Kepada Radio 
Nederland Wereldomroep, Lal Wickremetunga menjelaskan, tidak banyak yang telah 
dilakukan untuk menangkap para pembunuh abangnya:

Lal Wickremetunga: "Tidak, saya tidak puas. Karena, hingga sekarang, tiga bulan 
sejak saat pembunuhan, tidak ada bukti konkrit apa saja yang telah dilakukan 
oleh polisi atau aparat penyidik lainnya".

Sifat manusia
Lal Wickremetunga meneruskan upaya saudaranya mengekspos korupsi dalam tubuh 
pemerintah. Surat kabar Sunday Leader secara teratur mengkritik perang 
pemerintah memebrantas Macan Tamil. Koran itu dalam editorialnya terutama 
mengkritik penolakan pemerintah untuk mengijinkan wartawan masuk ke wilayah 
konflik yang sudah semakin ciut di sepanjang pantai utara Sri Lanka. 

Meskipun perang terhadap Macan Tamil tampaknya telah memasuki tahap akhir, tapi 
Wickremetunga tidak yakin berakhirnya pertempuran akan bisa memperbaiki situasi 
hak-hak azasi manusia di negaranya.

Lal Wickremetunga: "Sifat manusia itu sedemikian rupa sehingga sekali saja Anda 
menggunakan senjata dan biasa berkuasa atas dasar senjata, maka sangatlah sulit 
untuk meletakkannya. Saya curiga pemerintah akan mulai menggunakan senjata 
untuk melawan setiap bentuk perlawanan dari media".

Wickremetunga mengakui di Sri Lanka sangatlah berbahaya untuk mengkritik 
pemerintah terlalu tajam. Walau demikian, koran Sunday Leader mempertahankan 
standar ketepatan yang sudah dicanangkan oleh saudaranya Lasantha dan menolak 
bertekuk lutut pada tekanan pemerintah untuk melakukan sensor.
 
"Saya tahu itu berbahaya, tapi apabila kita tidak meneruskan apa yang sudah 
dimulai Lasantha sampai akhir hayatnya, maka kematiannya akan percuma saja".


* DPP GOLKAR MENCERAIKAN SBY

DPP Partai Golkar memutuskan, dalam pilpres mendatang tidak akan bekerja-sama 
lagi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan demikian, pada pilpres 
mendatang,  SBY - Jusuf Kalla, tampaknya tidak akan tampil sebagai pasangan. 
Berikut penjelasan pakar politik, LIPI, Syamsudin Haris, mengenai perkembangan 
tersebut pada Radio Nederland Wereldomroep:

Syamsudin Haris (SH): Sebetulnya sinyal itu sudah disampaikan oleh Presiden 
SBY, beberapa hari yang lalu. Bahwa dia tidak akan mengajak kembali Pak Jusuf 
Kalla. Oleh sebab itu ya, kemungkinan akan dengan tokoh lain.

Radio Nederland Wereldomroep (RNW): Bisa diperkirakan, atau sudah diketahui, 
SBY akan mengajak siapa, Pak Syamsudin?

SH: Sampai saat ini saya masih menduga akan mengajak dari kalangan Golkar juga.

RNW: Di kalangan Golkar sendiri bagaimana ini Pak?

SH: Ya, tentu secara institusi Golkar mungkin tidak akan ke SBY. Tapi mungkin 
bergabung dengan PDI-P nya Megawati.

RNW: Pak Syamsudin, sementara itu Golkar sudah memutuskan, mereka tidak akan 
bekerja-sama dengan SBY atau Partai Demokrat. Bagaimana ini Pak Syamsudin?

SH: Keputusan finalnya itu sebetulnya besok, di Rapimnas Khusus gitu. Ya, 
kemungkinan besar memang akan sama dengan keputusan tadi pagi, atau tadi siang. 
Yang sudah disampaikan oleh DPP Golkar. Tapi, walaupun demikian, tentu kita 
masih akan menunggu sampai besok,

RNW: Jadi keputusan tidak mau bekerja-sama itu belum final, Pak Syamsudin?

SH: Eeh, belum final. Sebab keputusan DPP itu belum menjadi keputusan partai. 
Nah keputusan partai itu, yang paling tinggi adalah Rapimnas besok itu ...

Untuk mendengarkan wawancara Syamsudin Haris selengkapnya dapat anda dengarkan: 
http://www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke