--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 05 Mei 2009 14:00 UTC ** AMERIKA INGINKAN JAMINAN KEAMANAN NUKLIR ** AL AUSTRALIA TEMUKAN KAPAL PENGUNGSI ** MEDVEDEV INGINKAN MAHKAMAH PEROMPAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RADIO ORANYE: PENTING TAPI TERLALU HATI-HATI ** GEMA WARAT TOPIK INTERNASIONAL: KOTA TAK PERNAH TIDUR SEKARANG KOMA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TANGGAPAN ICW TENTANG PENANGKAPAN KETUA KPK ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PAKISTAN HAMPIR HANCUR DAN PENGALAMAN SERDADU BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SEABAD WAKTU BELANDA * AMERIKA INGINKAN JAMINAN KEAMANAN NUKLIR Amerika ingin jaminan Pakistan soal keamanan senjata nuklir mereka. Pemerintah Pakistan bersumpah keamanan akan senjata nuklir mereka terkendali, namun Washington khawatir menyusul serangan Taliban baru-baru ini di wilayah Buner yang terletak kurang seratus kilometer dari Islamabad. Amerika khawatir pula pusat nuklir Pakistan jatuh di tangan Taliban atau al-Qaeda. Atau kelompok militan itu berhasil masuk ke laboratorium atau pabrik pengembangan nuklir. Presiden Obama akan bertemu dengan presiden Asif Ali Zardari di Gedung Putih. Obama akan akan menyampaikan kekhwatiran Amerika akan keamanan senjata nuklir Pakistan. Presiden Hamid Karzai dari Afganistan juga diundang. * AL AUSTRALIA TEMUKAN KAPAL PENGUNGSI Angkatan Laut Australia, kembali menemukan kapal pengungsi. Dari lima puluh penumpang, sebagian besar berasal dari Srilanka dan Afganistan. Ini merupakan yang kesebelas kalinya angkatan laut Australia menangkap basah kapal pengungsi. Jumlah total saat ini melebihi 600 pengungsi. Para penumpang ditempakan di pulau Christmas yang berjarak 360 kilometer dari Indonesia. Selama di pulau itu mereka harus menanti keputusan soal permintaan suaka mereka. * MEDVEDEV INGINKAN MAHKAMAH PEROMPAK Presiden Rusia Dmitri Medvedev menyerukan pembentukan mahkamah internasional untuk para perompak Somalia. Ia menghendaki agar pakar hukum Rusia meninjau kemungkinan dibentuknya mahkamah tersebut bersama dengan pakar hukum asing. Menurut Medvedev pemerintah negara asal para bajak laut ini kerapkali tidak berbuat apa-apa. Kapal angkatan laut Rusia menangkap sekitar 30 perompak di dekat pantai Somalia. Mereka berupaya membajak kapal tanker. Sejauh ini pihak Rusia belum tahu harus berbuat apa. Beberapa minggu lalu kapal angkatan laut Belanda menangkap sembilan orang bajak laut Somalia di Teluk Aden, tapi mereka dibebaskan lagi. Menurut pemerintah di Den Haag, para perompak itu tidak membahayakan kepentingan Belanda. Para pakar hukum Belanda juga mendukung pembentukan tribunal khusus untuk kaum perompak. Bulan ini 24 negara ikut serta dalam KTT di New York untuk membahas masalah bajak laut. * KASUS SABERI KEMBALI DISIDANGKAN Kasus banding mata-mata jurnalis Amerika Roxane Saberi disidangkan pekan depan. Bulan lalu, Saberi 32 tahun, warga Amerika keturunan Iran divonis delapan tahun penjara karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Amerika. Pemerintah Amerika menyatakan vonis itu tidak berdasar dan langsung menuntut pembebasan Saberi. Pengacaranya menyatakan banding atas vonis terdahulu dan pekan depan kasusnya akan kembali disidangkan. * BALKENENDE RESMIKAN HARI PEMBEBASAN Perdana menteri Jan Peter Balkenende membuka festival hari pembebasan di Belanda. Hal itu ditandai dengan penyulutan api pembebasan. Dalam pidatonya perdana menteri Balkenende menyempatkan mengenang peristiwa percobaan serangan terhadap keluarga kerajaan di Apeldoorn, pekan lalu. Di seluruh Belanda berlangsung 13 festival musik dengan menampilkan penyanyi-penyanyi terkenal antara lain Ellen ten Damme dan rapper Typhoon. Mengheningkan cipta juga berlangsung di seluruh festival mengenang korban serangan di hari Ratu. Konser 5 Mei yang akan berlangsung di Amstel juga disesuaikan menyusul tragedi hari ratu. * PESANAN PERTAMA MOBIL NANO Pabrik otomotif India, Tata, menerima 200 ribu pesanan mobil Nano. Kendaraan itu merupakan mobil termurah di seluruh dunia dan dirancang khusus agar rakyat di negara miskin dapat membeli mobil baru. Harga termurah mobil Nano bahkan kurang dari 1500 euro. Masalah produksi menimpa pabrik Tata,, dan sampai 2011 hanya dapat mendistribusikan setengah dari total pesanan. Pabrik Tata akan mengundi, siapa di antara 200 ribu pemesan yang dapat memperoleh mobil Nano pertama. Diharapkan pada Juli mendatang mobil Nano akan terlihat di jalan-jalan India. * PESAWAT ANGKUT WARGA MEKSIKO DI CINA Sebuah pesawat didatangkan guna mengangkut puluhan warga Meksiko yang dikarantina di Cina karena menyusul penyebaran flu meksiko. Pemerintah Meksiko menyatakan tindakan pemerintah Cina berlebihan. Seluruh warga Meksiko di Cina ditempatkan di karantina, kendati mereka tidak memiliki gejala flu meksiko. Warga Meksiko itu dijemput dari karantina di Shanghai dan Hongkong. Sebaliknya Cina menginginkan warganya kembali dari Meksiko. Mereka terdampar karena Beijing membatalkan seluruh penerbangan. Sementara itu Meksiko akan membatalkan beberapa larangan yang diberlakukan sebelumnya karena penyebaran penyakit tersebut. Restoran kembali dibuka Rabu, disusul dengan kembali dibukanya museum-museum dan tempat-tempat keagamaan. Sementara itu klub malam, bioskop dan pertunjukan theater untuk sementara terhenti, begitu pula dengan sekolah dasar. Pemerintah mendapat tekanan agar untuk meluweskan larangan itu. Banyak warga Meksiko sudah sepekan lamanya menganggur dan terancam akan tertimpa masalah besar. Jumlah korban tewas di Meksiko saat ini mencapai 26 oerang. Sementara jumlah kasus di seluruh dunia mencapai lebih dari 1000 kasus, 700 di antaranya ada di Meksiko. Organisasi kesehatan dunia WHO untuk sementara masih memberlakukan fase lima, yang merupakan fase kedua tertinggi. * KUBURAN MASAL PD I DIBONGKAR Kuburan massal dari Perang Dunia pertama dibongkar di Prancis utara. Diperkirakan ada sekitar 400 jenazah militer Britania dan Australia dikuburkan di tempat itu. Tim ahli forensik internasional berharap penelitian DNA akan dapat mengidentifikasi sebanyak mungkin jenazah di tempat itu. Pasukan Britania dan Australia tewas pada 19 Juli 1916 dalam perang di Fromelies. Mereka dikubur oleh pasukan Jerman tanpa papan nama. Kuburan masal itu ditemukan dua tahun lalu oleh sejarawan amatir. Sejak saat itu banyak warga Britania dan Australia yang menduga keluarganya dikubur di tempat itu datang mengunjungi Fromelies. Seluruh militer yang ditemukan di tempat itu akan dikebumikan kembali dengan upacara militer. * 45 TEWAS DALAM PENEMBAKAN TURKI Sebanyak 45 orang tewas dalam peristiwa penembakan di sebuah perayaan pernikahan di desa Bilge, Turki tenggara. Di antara korban tewas terdapat banyak perempuan dan anak-anak. Beberapa laki-laki bermasker menerobos masuk ruang pesta dan menembak ke arah sekitar 200 tamu dengan senjata otomatis dan melempar granat. Menurut otoritas peristiwa berdarah itu terjadi menyusul perseteruan keluarga. Delapan tersangka ditahan. * CHAD TUDUH SUDAN AGRESI Chad menuduh negara tetangga Sudan akan melakukan agresi militer. Khartum dicurigai mengirim militernya ke berbagai wilayah perbatasan untuk menyerang. Padahal dua hari lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan. Chad tidak menjelaskan tuduhannya itu kapan Sudan akan menyerang. Sudan menyangkal tuduhan itu. * PENANGKAPAN AKTIVIS ZIMBABWE Pengadilan Zimbabwe memerintahkan penangkapan terhadap delapan belas aktivis di antaranya berbagai anggota partai pemerintah MDC. Para aktivis itu tahun lalu juga dijebloskan ke penjara dengan dakwaan terlibat dalam rencana penurunan presiden Robert Mugabe. Padahal bulan Maret lalu mereka dibebaskan dengan tebusan. Dengan demikian aktivis hak-hak asasi manusia, Jestina Mukoko akan kembali dijebloskan ke penjara. MDC yang tahun lalu masih menjadi kelompok oposisi di Zimbabwe menyesalkan peristiwa itu. * TEMA 5 MEI KEBEBASAN DAN IDENTITAS Hari Pembebasan Belanda yang diperingati Selasa 5 Mei bertema 'Kebebasan dan Identitas'. Setiap tahun Belanda memperingati pembebasan dari Nazi Jerman 5 Mei 1945. Perayaan resmi hari ini dimulai di balai kota Zwolle, Belanda timur, dengan pelbagai diskusi dan musik. Menteri muda luar negeri Belanda Frans Timmermans menyampaikan ceramah 5 Mei yang berjudul 'Beritahu siapa aku'. Perdana Menteri Jan Peter Balkenende menyalakan api pembebasan pukul 12.30. Dengan demikian ia membuka Festival Pembebasan yang diselenggarakan di 13 kota Belanda. Ratusan orang, terutama kaum muda, mengunjungi pelbagai festival itu setiap tahunnya. * BERITA BURSA Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan kerugian 0,5 persen sesaat setelah dibuka. Sementara itu indeks Dow Jones New York berakhir dengan keuntungan 2.7 persen pada 8.431.68 poin. Sementara indeks Nasdaq naik 2.4 persen pada 1760, 56 poin. Nilai tukar euro tercatat $ 1,3345 Satu euro sama dengan Rp 14.111 Satu dolar setara dengan Rp 10.545 * RADIO ORANYE: PENTING TAPI TERLALU HATI-HATI Radio Oranje berperan membesarkan hati rakyat Belanda yang diduduki musuh pada masa Perang Dunia II. Propaganda Jerman juga sukses dilucuti. Tapi radio pemerintah Belanda di pengasingan itu tidak berperan besar bagi perlawanan. Alasannya: stasiun ini tidak bisa memperkirakan seberapa besar pembalasan Jerman, maka mereka selalu berhati-hati. Demikian kesimpulan desertasi sejarahwan Onno Sinke. Pentingnya Radio Oranje tidak diragukan lagi, juga di mata sejarahwan Onno Sinke yang mempelajari siaran semasa perang dari London itu untuk gelar doktornya. Tapi gambaran bahwa perlawanan gencar didorong dan diatur ketat dari London menurut dia tidak benar. Sinke: "Radio Oranje tidak pernah bisa membentuk perlawanan. Jika mereka memang bergabung dengan pendirian masyarakat pada saat itu, mereka memang benar memperkuat perlawanan. Tapi sayangnya justru hal itu yang sulit, seringkali cuma mengira-ngira reaksi yang akan muncul. Kerapkali cuma rencana garis besar yang diumumkan, tapi detil dan suasana hati rakyat tidak diberitakan." Itu berarti siaran acapkali lebih cocok dengan keinginan redaksi di London dan Ratu Wilhelmina, ketimbang memenuhi kebutuhan para pendengar di Belanda yang sedang diduduki musuh. Tapi di sisi lain, pidato ratu di pengasingan sangat populer, dan merupakan pembangkit semangat seluruh rakyat. Status Pahlawan Seusai perang Radio Oranje memperoleh status pahlawan. Ini juga berkat buku-buku karangan karyawan Radio Oranje Lou de Jong yang juga seorang sejarahwan perang dan Hendrik Jan van de Broek, direktur pertama Radio Nederland Wereldomroep. Sinke menjelaskan status pahlawan itu juga karena tujuan lain selain perlawanan, seperti meningkatkan keyakinan akan pembebasan, bisa tercapai. Sinke: "Radio Oranje selalu memberitakan perkembangan positif sekutu. Ini menyentuh rakyat Belanda di pendudukan karena kesannya optimis. Memang belakangan Radio Oranje jadi lebih obyektif, namun waktu itu rakyat sudah sangat mengidamkan perang berakhir, jadi apapun yang dikatakan Radio Oranje diartikan perang bisa berakhir kapan saja." Perlawanan atas propaganda Jerman juga sukses. Terutama karena para pemain kabaret radio terkenal selalu mengolok-olok slogan mereka. Hati-hati Karena dari London sulit memperkirakan besarnya bahaya yang bisa diakibatkan pemberian instruksi secara rinci untuk perlawanan, Radio Oranje jadi takut-takut. Ratu Wilhelmina sendiri berulangkali menekankan hal itu, beliau tidak mau membahayakan rakyatnya dalam situasi apapun. Rakyat mendengarkan Radio Oranje secara diam-diam. Banyak radio disembunyikan di loteng, di ruang bawah tanah, dan di tempat persembunyian. Kemudian berita disebar secara bisik-bisik kepada mereka yang tidak bisa mendengar langsung. Tidak lama setelah serangan, Jerman melarang rakyat mendengarkan 'Propaganda Diluar Kerajaan Jerman. ' Selanjutnya rakyat bahkan dilarang memiliki radio sendiri. Tapi sementara itu, karena terpaksa, penyebaran pesan tetap samar-samar dan hal inilah yang membuat efektifitas radio Oranje sebagai pembangkit perlawanan tumpul. Namun dengan mempertimbangkan semua faktor, ahli sejarah Sinke menyimpulkan: "Menurut saya pribadi, hasil yang dicapai sudah baik, mereka toh tidak bisa melakukannya jauh lebih baik lagi." * KOTA TAK PERNAH TIDUR SEKARANG KOMA Ketika sekarang seluruh dunia menyebut flu babi sebagai flu Meksiko, negeri ini merasa tersingkir. Rabu 5 Mei langkah ketat di negeri itu sedikit diperlunak. Tetapi mata dunia tetap curiga dalam mengikuti perkembangan epidemi flu di negeri itu. Laporan koresponden Cees Zoon. "Kenakan penutup mulut!" begitu tertera sebagai peringatan menjelang masuk jalan tol. Tak lama kemudian terbaca peringatan lain yang lebih memaksa, "Cuci tangan!" Papan yang memuat peringatan itu ada di kota Cuernava, 60 kilometer dari ibukota Ciudad de Mexico. Biasanya pada papan-papan itu tertera anjuran berperilaku santun dalam mengemudikan mobil. Tetapi karena lalu lintas sepi-sepi saja, papan-papan itu bisa digunakan untuk memasang peraturan-peraturan penting pada masa wabah flu babi. Kosong total Senin lalu orang juga dengan cepat bisa melewati gerbang tol. Tak ada yang ingin masuk kota besar. Bisa dimaklumi, karena siapa yang tidak tinggal di sana, juga tidak punya alasan masuk kota besar. Ibukota sendiri juga lengang. Bar dan restoran yang biasanya ramai pengunjung sekarang tutup. Pada trotoar juga tidak terlihat orang berjualan makanan. Gereja, toko-toko besar dan museum tutup semua. Ibukota yang tidak pernah tidur itu sekarang seperti berada dalam keadaan koma. Kalau seseorang tetap ingin keluar di tengah kesepian itu, maka serasa ia akan masuk kota para tunanetra seperti dalam novel Jose Saramago. Dua juta penduduk Ciudad de Meksiko, seperti dalam novel itu, sepertinya tiba-tiba menjadi buta, tapi selain buta mereka sekarang juga mengenakan penutup mulut yang menakutkan. Dengan curiga, seperti terlihat pada sorotan mata, mereka melihat beberapa orang berlalu lalang. Sepertinya mereka adalah calon musuh dan pihak yang menularkan penyakit. Pelukan, ciuman pipi atau jabatan tangan yang biasanya terlihat di mana-mana sekarang tabu dan berbahaya. Apa yang disebut virus flu baru ini tidak hanya memporakporandakan kehidupan sehari-hari Meksiko. Martabat negeri ini ternyata juga tercemar. Meksiko dengan konsekuen menyebut virus ini A/H1N1. Istilah flu babi tidak boleh dipakai lagi karena tidak tepat, tapi lebih banyak lagi negara menyebutnya flu Meksiko. Inilah parahnya. Karena itu orang-orang Meksiko kembali muncul sebagai tokoh jahat, seperti sering dulu dalam film koboi. Paling sedikit itulah yang dirasakan orang Meksiko. Menteri Luar Negeri Patricia Espinosa berseru supaya tidak lagi melawat ke Cina. Menurutnya, tanpa alasan Beijing menerapkan langkah-langkah diskriminasi, setelah puluhan orang Meksiko dikarantina dalam hotel. Selain Cina, sekarang makin banyak negara Amerika Latin sendiri, antara lain Argentina, Peru, Ekuador dan Kuba yang menghentikan penerbangan ke Meksiko. Kecurigaan terhadap Meksiko sebenarnya sudah meningkat. Karena berlanjutnya kekerasan seputar obat bius, para penumpang pesawat yang tiba dari Meksiko selalu diperiksa dengan teliti, bahkan ada yang sampai diperiksa tiga kali. Para pemain kesebelasan sepak bola Chiva di kota Guadalajara yang harus bertanding ke Cile, diperlakukan sebagai penderita Lepra ketika tiba di ibukota Cile. Sedangkan Kolombia tidak mengizinkan kesebelasan sepakbola Meksiko datang. Permusuhan politik Walaupun Menteri Kesehatan Jose Angel Cordova Senin lalu sudah meningkatkan jumlah korban tewas menjadi 26 orang dan jumlah pengidap menjadi 727, pemerintah berani berpendapat wabah flu di negeri itu sudah lewat titik gawat. Begitu seriusnya pemerintah menangani wabah ini terlihat pada pertemuan pertama dua politisi penting negeri itu. Senin lalu Presiden Felipe Calderon bertemu dengan walikota Ciudad de Mexico Marcelo Ebrard sejak mereka terpilih tiga tahun silam. Ebrard adalah anggota partai kiri PRD yang menuduh presiden Calderon melakukan kecurangan untuk bisa berkuasa, karena itu dia juga tidak diakui sebagai presiden. Walikota Ebrard mengumumkan semacam rambu-rambu baru, yang bisa dibandingkan dengan langkah memerangi pencemaran udara, yaitu waspada maksimal sampai waspada ringan. Tetapi ia memperingatkan bahwa tanda bahaya di ibukota sekarang turun jadi warna jingga. Itu berarti bahwa mulai Rabu 6 Mei, restoran yang tidak memiliki ijin menjual minuman beralkohol boleh buka kembali. Tetapi bar dan disko masih harus tutup. Sedangkan Kamis 7 Mei gereja dan museum boleh buka kembali. Pendidikan Langkah Presiden Calderon lebih jauh lagi, ketika mengumumkan dunia pendidikan yang macet total bisa bangkit kembali. "Sekarang kita berada pada fase stabilisasi penyebaran virus ini. Keadaan sudah membaik sehingga kita bisa kembali pada kegiatan sehari-hari, walaupun harus pelan-pelan dan hati-hati." Mulai Kamis 7 Mei sekolah menengah dan universitas boleh kembali buka. Senin 11 Mei sekolah dasar dan TK boleh buka. Tapi sang Presiden meminta upaya tambahan. Sebelum dibuka, ia minta supaya orang tua murid dan guru di seantero negeri melakukan desinfeksi dan pembersihan. Jelas ini operasi besar-besaran karena Meksiko memiliki 233 ribu sekolah. Tapi sang presiden diam saja tentang 26 ribu sekolah yang tidak punya air bersih, sehingga murid-muridnya tidak bisa mencuci tangan, padahal cuci tangan adalah aturan utama dana tata kesehatan baru Meksiko. Birokrasi Mulai Rabu 6 Mei ibukota Meksiko kembali berjalan normal. Tetapi apa yang disebut normal itu sekarang berwajah lain, karena banyak peraturan baru yang harus dipatuhi. Misalnya restoran tidak boleh menjejalkan empat pengunjung dalam ruang sebesar 10 meter persegi. Suhu para pengunjung restoran juga harus diukur kalau masuk restoran dan jarak antara dua kursi minimal harus sejauh dua setengah meter. Jelas inspektur kota akan menghadapi tugas berat memeriksa itu semua. * TANGGAPAN ICW TENTANG PENANGKAPAN KETUA KPK Polda Metro Jaya menetapkan Ketua Non Aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Senin (4/5) sore. Apa artinya ini bagi KPK? Apakah kinerja KPK terganggu oleh penangkapan ketuanya? Apakah Antasari murni tidak bersalah? Ikuti wawancara dengan Danang Widoyoko, koordinator International Corruption Watch (ICW) Indonesia dengan Radio Nederland Wereldomroep. Danang menyebut kejadian ini menyedihkan dan mengejutkan. Sudah jadi asumsi umum, hanya orang 'bersih' yang boleh memimpin penyidikan kasus korupsi. Tentu ini akan mengurangi kepercayaan publik atas KPK. Dulu ICW adalah salah satu yang paling keras menolak dipilihnya Antasari sebagai ketua KPK, karena latar belakangnya yang kurang baik. Sebagai jaksa, Antasari tidak menunjukkan prestasi gemilang, bahkan banyak kasus tidak selesai. Tapi toh keputusan politik tetap memilih Antasari. Lebih jauh Danang menjelaskan, ini juga menunjukkan indikasi bagaimana KPK diperlemah dengan menempatkan orang-orang yang bisa diatur pimpinan. Munculnya kasus Antasari ini memperlihatkan ada usaha-usaha memperlemah KPK secara sistematis. Pelajaran penting Di lain pihak KPK bisa mengambil pelajaran penting. KPK bisa menggunakan momentum untuk menghilangkan ganjalan-ganjalan yang menodai citra institusi. Selain itu, KPK juga bisa menggunakan kesempatan untuk membenahi diri dari dalam. Danang mensinyalir sewaktu Antasari memimpin banyak peraturan diacak-acak. Untungnya penangkapan ketua tidak mengganggu kinerja KPK, karena birokrasi dan perangkat KPK sudah berjalan baik. Ibaratnya, pimpinan tidur pun, KPK tetap jalan. Namun KPK harus mengembalikan kepercayaan publik yang ternoda. Salah satunya dengan menyelesaikan kasus-kasus besar yang macet di tengah jalan. Ditanya apakah ini murni masalah cinta segitiga dan apakah hanya jebakan belaka, Danang berkomentar, banyak alasan yang bisa menyebabkan Antasari dijadikan tersangka pembunuhan. Tapi jangan lupa, Antasari sendiri bermain golf dengan almarhum dan tertangkap 'nongkrong' di hotel. Melanggar kode etik Belum lagi Antasari menyebut Nasrudin sebagai salah satu pelapor korupsi. Ini sudah melanggar kode etik internal KPK sendiri. Hal ini tentu berbahaya. "Jika ketuanya saja melanggar aturan internalnya sendiri, bagaimana dengan yang lain? Bagaimana orang mengharapkan institusi menjalankan tugasnya dengan baik?, " Danang bertanya-tanya. Klik gambar untuk wawancara selengkapnya. * PAKISTAN HAMPIR HANCUR DAN PENGALAMAN SERDADU BELANDA Ulasan pers kali ini menyorot soal Pakistan hampir hancur dan pengalaman seorang serdadu Belanda di Indonesia Harian Algemeen Dagblad menulis, komandan militer Amerika di timur tengah Jenderal David Petraeus memperingatkan bahwa mereka hanya memiliki dua pekan untuk mencegah Taliban menguasai Pakistan. Menurut Petraeus, jika pemerintah Pakistan ingin selamat, sekarang adalah saatnya untuk melakukan aksi militer besar-besaran. Petraus menyatakan bahwa kaum fundamentalis telah menguasai Pakistan barat laut. Bulan lalu bahkan Taliban berhasil bergerak dan berada dalam jarak 100 kilometer dari ibukota Islamabad. Baru setelah ada tekanan dari Amerika maka pemerintah Pakistan memerintahkan untuk melakukan aksi peperangan. Selain itu pemerintah Amerika juga berpendapat bahwa pemerintahan presiden Asif Ali Zardari terlampau lamban dalam mengatasi Taliban. Menteri luar negeri, Hillary Clinton bahkan menuduh pemerintah telah menyerah kepada Taliban. Pergerakan Taliban itu diramalkan akan menjadi bahan pembicaraan antara presiden Barack Obama dan presiden Pakistan dalam pertemuan mereka. Dari Pakistan kita beralih ke masalah Indonesia Harian Trouw menulis kisah seorang militer Belanda yang bertugas di Indonesia pada tahun 1945 hingga 1948. Samuel Peet (97) menjabat komandan peleton sementara di Jawa dan Sumatra. Namun ia tidak merasa sebagai seorang komandan perang. Peet saat itu sempat mendapat tugas ke desa, untuk menumbangkan pemberontak yang saat itu terlihat. Sebuah jalur kereta membentang melintasi sawah. Peet dan pasukannya saat itu berjalan dengan tenang. Namun tiba-tiba peluru berdatangan ke arah peletonnya. Langsung saja Peet memerintahkan anak buahnya untuk menembak kembali. Peet akhirnya saat itu memutuskan untuk menghentikan patroli mereka. Bukan hanya karena berbahaya untuk anak buahnya namun juga karena ia ingin melindungi penduduk. Selain itu selama berlangsungnya patroli-patroli lainnya Samuel Peet juga mempertimbangkan keselamatan anak buah dan penduduk. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyesal dengan keputusan tersebut. Berbeda dengan kesatuan lainnya yang melakukan patroli di Rawagede. Angkatan Darat Belanda akhirnya menciptakan pertumpahan darah di wilayah itu dan menewaskan antara 150 hingga 450 orang. Kendati demikian Semuel Peet mengatakan untung saja tragedi itu tidak terjadi di peleton yang dipimpinnya. "Saya dapat menguasai diri, penembakan seperti yang terjadi di Rawagede tentu saja tidak baik namun saya dapat memahami. Peet juga menyangkal bahwa inlanders atau pribumi atau orang Indonesia kurang ajar. "Tidak. Justru sebaliknya. Mereka sangat ramah. Kami selalu dapat berhubungan dengan mereka. Saya tidak pernah menganggap mereka sebagai musuh. Jika kami patroli di sebuah kampung, maka saya katakan kepada anak buah: Jangan menembak sebelum saya perintahkan. Sebetulnya kami tahu bahwa kami tidak akan mendapat perlawanan. Demikian harian Trouw dan sekian pula ulasan pers kali ini. * SEABAD WAKTU BELANDA Seabad yang lalu, Belanda menyeragamkan waktu. Kira-kira demikian, karena lonceng di Amsterdam dan Enschede masih bisa beda setengah menit. Sementara ini, jam atom digunakan untuk menetapkan waktu, yang ketepatannya mencapai hampir satu nano detik. Sampai seabad yang lalu, jam di Belanda menunjukkan waktu yang berbeda-beda. Den Haag, Utrecht, Enschede, semuanya memiliki waktunya sendiri-sendiri. Ini menjadi masalah besar pada masyarakat yang berkembang dengan cepat pada waktu itu. Di 'laboratorium waktu' milik Lembaga Standar waktu Belanda NSI di Delft, tempat di mana waktu standar dijaga dengan ketepatan yang luar biasa cermat, insinyur Erik Dieriks menjelaskan bagaimana waktu bisa beda dari satu kota ke kota lainnya seabad yang silam. Erik Dieriks: "Dulu, waktu ditentukan dengan melihat letak matahari. Apabila matahari mencapai titik tertinggi, maka itu adalah siang hari dan ini berbeda di setiap tempat. Oleh karena itulah setiap kota dan desa memiliki perhitungan waktu sendiri-sendiri. Dari tepi barat sampai tepi timur Belanda, perbedaan waktu bisa mencapai setengah jam". Terlindung Tahun 2009, perbedaan waktu seperti itu tidak terbayangkan lagi. Di laboratorium waktu di Delft, empat jam atom menunjukkan waktu yang sama. Mereka berada di ruang tertutup di mana suhu udara dan kelembabanya dijaga tetap sama. Masing-masing jam berdiri di atas blok granit berat yang di bawahnya terdapat pegas khusus. Jadi faktor pengganggu terkecil sekalipun ditiadakan dan hasilnya: standar waktu Belanda ditetapkan dengan penyimpangan maksimal beberapa nano detik setiap hari. 'Satu nano detik adalah seperseribu bagian dari seperjuta detik', jelas Erik Dieriks dengan seringai lebar. Telegraf Tanggal 1 Mei 1909, semua jam di Belanda ditetapkan bersama menggunakan telegraf. Sejak itu, waktu Amsterdam menjadi waktu standar Belanda. Di kota tersebut dipasang telegraf di sebelah jam, dari situ waktu tepat diteruskan melalui telegraf ke misalnya kota Enschede. Dulu waktu lokal harus disesuaikan secara manual, yang bisa menyebabkan penyimpangan sebesar satu detik, yang satu abad lalu orang tidak mempermasalahkan. Jejak Masalah memang sudah muncul akibat berbagai perhitungan waktu yang berbeda-beda di seluruh negara. Ini terutama dirasakan oleh jawatan kereta api. Tapi menurut Dieriks, mereka menemukan jalan keluarnya sendiri Erik Dieriks: "Jawatan kereta api sebelumnya telah menyepakati waktu bersama. Tahun 1884, jawatan kereta api menetapkan semua stasiun harus menggunakan waktu yang ditetapkan di Amsterdam, dan waktu itu berasal dari jam di Istana de Dam". Perhitungan sendiri ini dalam jangka waktu lama tidak bisa dipertahankan, karena penumpang kereta di kota Maastricht misalnya harus terus menerus memperhatikan waktu yang berbeda untuk mengejar kereta. Di samping itu, negara-negara tetangga Belanda juga sudah memberlakukan waktu standar, maka Belanda melakukannya pada 1 Mei 1909. Tomtom Apa benar-benar perlu menjaga ketepatan waktu sampai nano detik? Erik Dieriks mengakui bahwa untuk kehidupan sehar-hari hal itu bisa dibilang mengada-ada. Tapi dalam sejumlah kasus memang perlu. Erik Dieriks: "Sistem navigasi di mobil, tomtom misalnya, membutuhkan ketepatan ekstrem. Ia bekerja dengan menerima dua atau tiga sinyal dari satelit yang ketepatannya sangat tinggi. Dalam hal ini, anda bicara pada aras nano detik." Dengan kata lain, kalau NSI tidak menjaga waktu dengan tepat, maka jutaan pengemudi mobil akan tersesat. Pokoknya, Belanda tahu jam berapa sekarang ini, dan yang masih harus belajar adalah tepat waktu. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
